Bahu Membahu Bantu Pekerja Harian Terdampak Corona

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Sebanyak ratusan bingkisan sembako dibagikan oleh PT. Jasa Titipan Ekpres (JTE) untuk seluruh karyawan, warga sekitar, tukang sampah, driver ojek online maupun ojek pangkal, Senin, (3/30/2020).

Pembagian ini disalurkan langsung di kantor PT. Jasa Titipan Ekpres atau JTE yang beralamat di Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Kita harus optimis, untuk ikut mensukseskan program pemerintah dalam hal menghambat penyebaran wabah yang sedang terjadi JTE ikut berperan serta dalam meringankan beban beberapa pihak yang terimbas dari kebijakan tersebut,” jelas Ariyanto Komisaris JTE.

Sebagaimana juga, ia katakan tujuan berbagi ini untuk meringankan beban akan dampak dan wabah covid-19 yang tengah melanda Indonesia bahkan mancanegara terlebih terkait kesulitan kebutuhan sehari-hari dikarenakan banyak sebagian memlilih dan mengikuti himbauan untuk dirumah saja dan menghindari penularan yang kian terus bertambah khususnya di Jakarta.

“Sebenarnya, kegiatan ini sering manajemen JTE adakan,namun kali ini pas terjadi disaat ada wabah virus corona dan kita turut berbagi untuk meringankan kesulitan warga sekitar, khususnya driver ojek yang kesehariannya mencari penumpang namun sepi akan sebagian besar daerah lockdown maupun tidak ada warga bekerja,” tegas Ariyanto.

Ariyanto menambahkan,  JTE sebagai bagian dari anggota Ikatan Pengusaha Cargo Nusantara (IPCN) yang ikut berkontribusi dengan membagikan bingkisan sembako kepada yang membutuhkan dalam keadaan saat ini.

Mewakili penerima, Iwan ketua RT.009 RW 01 menyampaikan banyak terimakasih kepada JTE/Jati Express akan pembagian sembako yang menjadi kesulitan bersama warga menengah kebawah akan dampak Covid-19 untuk warga.

“Mewakili warga Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, saya ucapkan terimakasih banyak dan semoga berkah,” ucap Iwan.

Sembako ini, sambung Ariyanto, untuk kebutuhan pokok yang kini sulit didapatkan diantarannya; beras, minyak, gula, mie instan, dan sebagainnya dan ini murni dari perusahaan yang mengeluarkan tidak ada donator atau iuran bersama. []

Cerita Emak-emak Banten Bagikan Sembako untuk Pedangang Kecil Tedampak Corona

SERANG (Jurnalislam.com) – Hati Ibu-ibu memanglah sangat peka, apa lagi jika itu kaitannya dengan urusan perut keluarga, begitu ungkapan banyak orang.

Kepekaan itulah yang mendorong sejumlah ibu-ibu di kota Cilegon Banten, Senin (30/3/2020) melakukan kegiatan berbagi sembako untuk pedagang-pedagang kecil yang mereka temui di jalan.

Ayu Oktaviyani, koordinator berbagi sembako untuk pedagang kecil mengatakan bahwa aksi berbaginya berawal dari status story di Whatsapp melihat kondisi ekonomi masyarakat yang semakin sulit.

“Alhamdulillah ada salah satu wali murid yang merespon dan japri saya mau ikut nyumbang jika saya mau mengkoordinir ini (baksos-red). Beberapa wali murid ikut berdonasi mentransfer sejumlah uang kepada saya, teman mengajar, tetangga dan keluarga pun ikut berdonasi juga, terkumpul 100 bungkus sembako dengan isi 2 kg beras,  4 bungkus mie instan dan 1/2 kg telur” kata Ayu kepada Jurnalislam.com, Senin (30/3/2020).

Pengumpulan dana yang cukup singkat hanya membutuhkan waktu 2 hari dilakukan oleh Ayu, kemudian berbelanja dan packing sembako 1 hari dilakukan oleh ibu 2 anak ini dengan dibantu oleh kedua orangtuanya.

Mencari Pedagang

Teknis pendistribusian Ayu dibantu oleh saudara laki-lakinya mengantarkan langsung ke rumah-rumah di kampung yang diketahui sebagai pedagang kecil, janda dan anak yatim.

Selain itu, Ayu pun berkeliling mencari pedagang kecil dijalan dan langsung memberikan sembako tersebut, saat membagikan ke pedagang di jalan inilah Ayu ditemui oleh Jurnalislam.com

Pedagang yang menerima bantuan sembako ini pun saat ditemui jurnalislam.com sangat apresiasi sekali dengan bantuan Ayu dan ibu-ibu yang berdonasi, karena wabah Cofid-19 yang sedang melanda Indonesia sangat berpengaruh kepada penghasilan mereka, bahkan sangat menurun drastis.

“Sepi jarang orang keluar sejak ada wabah corona ini, penghasilan saya turun hingga 3/4 nya. Akhirnya saya cuma bawa barang sedikit saja, cuma seperempatnya” ujar Satrio pedagang es cincau dipinggir jalan.

Hal senada pun diungkapkan oleh Pak Karno seorang bapak tua pedagang cireng isi yang penghasilannya merosot hingga 3/4 nya.

Pedagang cuanki merosot hanya setengahnya, namun pedagang madu dari suku Baduy yang biasa menjajakan barang dagangannya di pinggir jalan mengaku 1 bulan ini belum ada penjualan, tidak seperti sebelum yang bisa menjual 10-20 botol setiap bulannya.

reporter: Jumi yanti sutisna

 

Ajudan Positif Corona, PM Zionis Israel Netanyahu Dikarantina

INTERNASIONAL(Jurnalislam.com)- Perdana Menteri Zionis Israel, Benjamin Netanyahu dan asistennya dikarantina setelah seorang staf di kantor mereka dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Sebuah pernyataan dari kantor Netanyahu mengabarkan bahwa sebelum penyelidikan epidemologi selesai, dan untuk menghilangkan keraguan,

Perdana Menteri memutuskan untuk dikarantina bersama staf dekatnya sampai tes yang dia lakukan keluar. Staf yang dikabarkan positif terinfeksi corona adalah Rivka Paluch. Dia seorang penasihat Perdana Menteri untuk urusan Ultra-Ortodoks.

Paluch dikabarkan positif terjangkit virus corona pada Senin (30/3/2020). Dia menghabiskan waktu beberapa terakhir di sekitar N

etanyahu, anggota Knesset dan penasihat lainnya, berdasarkan laporan The Jerusalem Post. Paluch dinyatakan positif beberapa jam setelah suaminya dirawat di rumah sakit karena virus corona. Oleh karenanya, Perdana Menteri Netanyahu menjalani tes virus kedua kalinya.

sumber: kompas.com

Isolasi Diri Resapi Makna Ibadah

(Jurnalislam.com) – Generasi sahabat adalah generasi yang beribadah pada Allah azza wa jalla. Yaitu generasi yang memahami ibadah dengan makna asal atau prinsip terlebih dahulu sebelum makna sekunder; yaitu ibadah itu merupakan amalan nusuk seperti shalat, puasa, zakat, haji, zikir, kurban dll.

 

Artinya pekerjaan asal hidup manusia hanyalah untuk shalat, berpuasa, tahajud, ibadah untuk menyucikan diri dan banyak-banyak berzikir:

 

لا يزال لسانك رطباً من ذكر الله

 

“Senantiasa lisanmu basah dengan zikir pada Allah.” (At-Tirmidzi)

 

Setelah itu semua dipahami barulah kemudian sahabat beralih pada pekerjaan sekunder, yang mengikuti makna ibadah prinsip. Seperti perbuatan baik secara umum, bekerja, menasihati, mencari nafkah, berbaik dengan tetangga dll. Ini adalah definisi ibadah dalam makna luas.

 

Dengan memahami makna ibadah yang prinsipal tersebut, sabahat menjadi generasi yang cinta pada Al-Quran. Demikianlah kita berdakwah pada masyarakat untuk memahamkan mereka makna ibadah tersebut.

 

Sehingga tema dakwah pertama yang kita sampaikan pada masyarakat untuk menumbuhkan kecintaan mereka pada Al-Quran; membacanya, tahsinnya, dan menjadikannya sebagai kebiasaan wirid harian. Agar lisannya selalu basah dengan bacaan Al-Quran yang merupakan bentuk ibadah paling agung.

 

Dakwah untuk menumbuhkan kecintaan pada shalat fardhu berjamaah dan tepat waktu, membiasakan shalat malam, puasa sunah, menutup aurat dengan sempurna dan itikaf. Sebelum itu semua terlebih dahulu membersihkan duri dalam hati kita sebelum menyingkirkan duri dari jalan.

 

Kita tidak mungkin dapat menyingkirkan rintangan di jalan dengan ikhlas kecuali hati kita harus bersih terlebih dahulu. Caranya dengan memperbanyak amalan ibadah prinsip. Melazimi thaharah, memperbanyak shalat, tilawah dan zikir.

 

Jadi, tugas utama seorang muslim adalah sibuk beribadah pada Allah dengan bentuk ibadah-ibadah asal. Sahabat merupakan perwujudan muslim ideal, sebabnya keberadaan Nabi shalallahu alaihi wasallam bersama mereka. Syakhsiyah Nabi shalallahu alaihi wasallam dalam masyarakat sahabat merupakan rukun penting dalam mencetak generasi sahabat.

 

Seluruh sahabat ditarbiyah oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam untuk beribadah pada Allah dengan makna ibadah asal, menyerahkan segala urusan pada Allah dan memperbanyak zikir agar hati mereka bersih. Mereka melihat contoh nyata Nabi shalallahu alaihi wasallam yang selalu shalat, puasa, beristighfar dan ibadah lainnya.

 

Muhammad shalallahu alaihi wasallam yang telah diampuni dosa yang lampau dan akan datang tetapi kakinya bengkak begadang shalat malam. Sehingga ibunda Aisyah radhiyallahu anha mengatakan: “Bukankah Allah telah ampuni segala dosa antum yang lalu dan akan datang?” yang dijawab oleh beliau shalallahu alaihi wasallam:

 

أفلا أكون عبدا شكورا؟

 

“Tidakkah sudah sepatutnya aku menjadi hamba yang bersyukur.”

 

Kalimat itu menjadi mutiara tarbiyah sepanjang hayat bagi Aisyah radhiyallahu anha dan seluruh sahabat radhiyallahu anhum yang menyaksikan langsung shalat dan ibadahnya Nabi shalallahu alaihi wasallam.

 

Sehingga bila kita melihat pada sahabat, kita akan menjumpai mereka selalu berdiri shalat di tengah kegelapan malam, melazimi zikir tanpa putus, selalu berpuasa sunah dan mereka mengutamakan amal-amalan hati agar mendapat anugerah kecintaan Allah ta’ala. Mewujudkan apa yang disebut ibadah pada Allah azza wa jalla.

 

Momen isolasi diri, karantina ataupun lockdown sejatinya anugerah bagi kaum mukmin untuk dapat meresapi makna prinsip ibadah. Lalu hari-hari dilalui dengan wirid, shalat, puasa dan menyucikan hati. (Agus Riyanto)

 

Sinergi Foundation Bagikan Ribuan Minuman Lemon untuk Tingkatkan Imun Tenaga Medis

BANDUNG (Jurnalislam.com)– Sinergi Foundation melawan COVID-19 terus berlanjut. Selain menyemprot disinfektan ke masjid-masjid dan membagikan masker, Sinergi Foundation melalui Sinergy for Humanity (S4H) juga menyalurkan minuman lemon untuk tenaga medis.

“Ada sebanyak 2.500 minuman lemon Lemonite yang dibagikan. Ini bertujuan agar para tenaga medis bisa meningkat imunnya,” kata CEO Sinergi Foundation, Asep Irawan, Senin (20/3/2020).

Asep menjelaskan, tim medis seperti dokter dan perawat merupakan baris terdepan dalam menangani kasus virus Corona. Sebab hal ini, tak sedikit yang mengalami kelelahan fisik dan mental. “Dan tingginya beban kerja mereka ini pastinya berdampak pula pada menurunnya imunitas tubuh,” katanya.

Sebab itu, melalui sinergi kebaikan masyarakat, Sinergi Foundation menyalurkan minuman peningkat daya tahan tubuh ini. Lemon sendiri merupakan buah Buah lemon adalah sumber antioksidan, vitamin, dan nutrisi yang sangat baik. Termasuk vitamin C, serat, folat, dan kalium.

“Dengan aneka nutrisi di dalamnya, lemon menjadi buah yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh dengan sangat baik. Insya Allah, daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah masuknya virus,” papar Asep.

Sampai saat ini ribuan minuman peningkat imun ini telah disalurkan ke berbagai rumah sakit, seperti RS Hasan Sadikin, RS Sartika Asih, RSAU Salamun, RSUD Cibabat, RSUD Hermina Pasteur, RS Bandung Eye Center, RS Harkel Rancaekek, RSU Bina Sehat Dayeuhkolot, RS Izza Cikampek, dan RS Muhammadiyah Bandung.

Asep memungkas, “Semoga ikhtiar ini semakin menguatkan perjuangan mereka di baris terdepan melawan virus Corona. Bagi masyarakat yang ingin bersinergi membantu melawan COVID-19, bisa kunjungi www.sinergifoundation.org,” []

*Eggie Ginanjar,*
*Koordinator Program Sinergi Foundation*

*MobilePhone (WhatsApp) +628562192315*
*Website www.sinergifoundation.org*

Grand Syaikh Al Azhar Sampaikan Pidato terkait Corona

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Pemimpin Tertinggi Al Azhar Mesir, Syekh Ahmad Al Tayyeb mengatakan setiap orang memiliki tanggung jawab untuk memerangi virus Corona atau Covid-19 dan melindungi umat manusia dari bahaya. Al Azhar menyebut dan mengingat dengan bangga pengorbanan tenaga kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Syekh Ahmad Al Tayyeb mengingatkan, mengikuti protokol kesehatan dan imbauan pemerintah adalah kewajiban agama, berdosa hukumnya bila dilanggar. Membuat dan menyebarkan berita-berita hoaks serta menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya-upaya pemerintah haram hukumnya menurut agama.

Grand Syekh Al Azhar mengungkapkan solidaritasnya kepada semua negara dan orang-orang yang memerangi Covid-19.

Dia menyerukan untuk mengulurkan bantuan kepada semua pihak yang terkena dampak Covid-19.

Dia juga mengajak untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak sedekah, mematuhi protokol kesehatan terkait pencegahan dalam rangka memberantas Covid-19. Berikut ini naskah pidato Grand Syekh Al Azhar untuk dunia:

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Saudara tahu bahwa dunia kita saat ini berada dalam kecemasan dan kesulitan yang dahsyat, sebagai akibat dari penyebaran pandemi Covid-19 yang sangat cepat. 

Ratusan ribu orang terinfeksi dan ribuan orang meregang nyawa. Kehidupan normal tidak berjalan mulus setelah terputus hubungan di seluruh dunia.

Dalam kondisi yang genting ini, kita sebagai negara, bangsa, individu, institusi dan badan, masing-masing dari kita, harus memikul tanggung jawab untuk memainkan peran dalam memerangi wabah ini, mengendalikannya, dan melindungi umat manusia dari bahaya.

Kita juga harus mengingat dan menyebut dengan penuh kebanggaan dan penghargaan terhadap pengorbanan besar yang dilakukan oleh para dokter, perawat dan semua tenaga kesehatan, yang telah mempertaruhkan nyawa dan diri mereka sendiri, untuk menghadapi bahaya yang mengancam kemanusiaan.

Upaya luar biasa para pejabat untuk mengepung virus ini memberi harapan bahwa kita akan dapat mengalahkan wabah ini dan menyingkirkannya. Tetapi, keberhasilan dalam pertempuran ini sangat bergantung pada tekad kita untuk terus memikul tanggung jawab dengan keinginan kuat yang tiada henti, dengan ketegaran yang tidak mengenal lesu dan mundur. 

Sesuai tanggung jawab saya di Al Azhar Al Syarif, dan berdasarkan pada kaidah hukum: dar’ul mafasid muqaddammun ala jalbil mashalih (mencegah kerusakan didahulukan atas mewujudkan kemaslahatan), dan kaidah lainnya: yuzalu al-dharar al-akbar bi al-dharar al-ashgar (bahaya yang lebih besar dihilangkan dengan yang lebih sedikit mudaratnya), berdasarkan semua ini, saya menegaskan bahwa kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan peraturan yang dikeluarkan otoritas resmi yang berkompeten, di antaranya menjaga kebersihan pribadi, mematuhi kebiasaan phsycal distancing (jaga jarak kontak fisik), komitmen untuk tinggal di rumah, menangguhkan sholat Jumat dan sholat jamaah, baik sedikit maupun banyak, sambil berkomitmen untuk melakukan shalat tepat waktu di rumah tanpa berkerumun, semua ketentuan ini dan lainnya, baik di Mesir atau negara lain yang melaksanakan sholat, semua itu adalah kewajiban agama yang harus ditaati, dan berdosa bila dilanggar. 

Melanggar aturan tersebut berarti melanggar firman Allah: … dan janganlah menjerumuskan dirimu ke dalam kebinasaan (QS Al Baqarah[2]: 195).

Pesan saya kepada saudara-saudara kami yang terinfeksi Covid-19 di Mesir dan di seluruh dunia, bahwa hati dan doa kami yang tulus selalu menyertai saudara. 

Kami selalu berdoa dan memohon kepada Allah SWT semoga semuanya cepat pulih. Kepada yang meninggal dunia karena penyakit ini semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada mereka, dan keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran.

Dalam kesempatan ini, tidak lupa saya menyampaikan solidaritas Al Azhar Al Syarif kepada semua negara dan bangsa yang sedang memerangi penyebaran virus ini. Saya menegaskan bahwa memberikan bantuan, dari mereka yang mampu kepada semua pihak yang terdampak, di belahan dunia mana pun, adalah kewajiban agama dan kemanusiaan. 

Bahkan, ini adalah bentuk konkret dari persaudaraan kemanusiaan, yang tengah diuji oleh krisis ini, untuk mengungkap ketulusan dan komitmen terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan yang agung.

Pesan saya dalam upaya menghilangkan kerisauan ini adalah mari kita lakukan tindakan pencegahan dan taati protokol kesehatan serta temuan ilmu pengetahuan yang wajib diikuti dan ditaati menurut agama. 

Selain itu, mari kita perbanyak sedekah, dan kembali berserah diri kepada Allah melalui sholat dan doa, dengan harapan semoga Allah segera mengangkat musibah ini, menghilangkan keresahan dari hamba-hamba-Nya, memberikan inspirasi kepada para ilmuwan dan peneliti agar lahir dari tangan mereka obat yang dapat menyembuhkan penyakit berbahaya ini. Dialah Allah, Tuhan Yang Mahamelindungi dan Kuasa atas itu.

Ya Allah, janganlah Engkau kuasakan atas kami, karena dosa-dosa kami, orang-orang yang tidak takut kepada-Mu dan tidak mengasihi kami, wahai Dzat yang Maha Penyayang. Ya Allah, Tuhan Yang Mahalembut lagi Mahamemberi, wahai Dzat yang Maha-ihsan, wahai Dzat Yang Mahamengasishi dan Menyayangi di dunia dan akhirat, wahai Dzat Yang menjadi sandaran bagi orang-orang yang berlindung, Penolong bagi orang-orang yang meminta pertolongan, Pemberi rasa aman kepada orang-orang yang cemas, wahai Dzat Yang Menyingkap Kemudaratan, Yang Menolak bala bencana, kami memohon kepada-Mu agar segera sirna segala bencana, baik yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui, dan Engkau Maha Mengetahui itu semua. 

Sesungguhnya Engkau adalah Dzat Yang Mahamulia. Semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

sumber: republika.co.id

Malaysia Tangkap 600 Orang Karena Keluar Saat Lockdown

KUALA LUMPUR (Jurnalislam.com)–Malaysia mencatatkan lonjakan kasus kematian akibat virus corona. Terkait hal itu, menurut salah seorang menteri senior, pemerintah Negeri Jiran menangkap ratusan orang dalam sepekan terakhir karena melanggar pembatasan (lockdown) yang bertujuan membendung penyebaran virus corona.

Melansir South China Morning Post, korban meninggal corona naik dari 27 menjadi 34 kasus dalam periode 24 jam. Ini merupakan kenaikan harian terbesar sejauh ini di Malaysia. Sementara, jumlah kasus yang dilaporkan mencapai 2.470, tertinggi di Asia Tenggara.

Malaysia telah menutup sekolah-sekolah dan bisnis-bisnis yang tidak penting dan memberlakukan pembatasan perjalanan dan perpindahan hingga 14 April untuk mencoba menahan penyebaran.

Menteri Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan kepada wartawan, 649 orang ditahan pada hari Sabtu, sementara 73 orang telah mengaku bersalah atas pelanggaran seperti berkumpul dalam kelompok, menghalangi pejabat publik, dan menerobos blokade polisi.

Ini adalah tambahan dari 614 orang yang ditangkap sejak gerakan pembatasan diberlakukan pada 18 Maret.

“Beberapa orang memberi alasan bahwa mereka hanya pergi untuk membeli makanan. Tapi mereka tertangkap tangan berada di luar hingga empat kali sehari, sampai pada titik di mana polisi mengenali wajah mereka … jelas, alasan mereka dibuat-buat,” kata Ismail.

Sumber: republika.co.id

 

Ritel dan Supermarket Dipastikan Tetap Buka Jika Lockdown

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Pelaku usaha ritel memastikan akan tetap beroperasi bila skenario terburuk jadi dilakukan dalam pencegahan virus corona antara lain karantina wilayah atau lockdown.

Hal ini sejalan perkembangan terbaru soal rencana penutupan akses keluar-masuk Jabodetabek, yang rencananya, mulai Senin (30/3/20), semua kendaraan pribadi dilarang keluar-masuk Jabodetabek kecuali angkutan logistik.

“Apapun skenarionya, ritel/toko kebutuhan pokok dan farmasi tetap buka untuk melayani kebutuhan masyarakat kondisi saat ini,” kata Anggota Dewan Penasihat Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Tutum Rahanta, kepada CNBC Indonesia, Senin (30/3).

Ia mengakui sampai sejauh ini belum ada surat edaran dari pemerintah maupun kepolisian soal kondisi terkini terkait penanganan COVID-19 kepada pelaku usaha ritel. Namun, kata Tutum, pelaku ritel menegaskan kembali bahwa segala kemungkinan sudah dipelajari dan termasuk oleh pemerintah.

Dua pekan lalu, sempat ada diskusi antara pengusaha dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal bila kebijakan lockdown total diberlakukan di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Ketua Bidang Pengupahan dan Bansos Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta Nurjaman, sempat hadir dalam rapat Minggu (15/3/2020) siang. Pada pertemuan itu sempat dibahas hal paling terburuk bila terjadi lockcdown total di Jakarta, artinya pergerakan manusia benar-benar dibatasi.

Ia menuturkan pada pertemuan yang dihadiri seratusan pengusaha di Jakarta itu sempat terjadi perdebatan, bila kondisi terburuk terjadi lockdown di DKI Jakarta.

“Kalau terjadi lockdown total, maka toko swalayan harus dibuka. Alfamart, Indomaret, tapi harus menyediakan makanan dan minuman, harus wajibkan buka, tapi buka terbatas waktunya. Fokus menyediakan kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, dan lainnya,” kata Nurjaman kepada CNBC Indonesia, Senin (16/3).

Diprediksi 200 Ribu Kasus, AS Perpanjang Social Distancing

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Kematian akibat pandemi virus corona di Amerika Serikat (AS) diprediksi akan mencapai 200 ribu kasus dalam dua minggu mendatang.

Guna “memperlambat penyebaran” virus, Presiden AS Donald Trump memperpanjang masa jarak sosial (social distancing) hingga 30 April.

“Diperkirakan bahwa puncak dalam tingkat kematian kemungkinan akan mencapai dalam dua minggu,” kata Trump saat pengarahan di Taman Mawar Gedung Putih, dikutip dari AFP.

“Tidak ada yang lebih buruk dari pada mengumumkan kemenangan sebelum kemenangan dimenangkan,” katanya. “Sangat penting bahwa setiap orang sangat mengikuti pedoman.”

Prediksi ini juga dikatakan oleh pakar penyakit menular top pemerintah sekaligus direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, Anthony Fauci.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN Internasional, Fauci mengatakan bahwa pandemi tersebut dapat menyebabkan antara 100.000 hingga 200.000 kematian di AS.

Selain itu, Fauci mengatakan sekitar 56% dari infeksi baru di AS berasal dari wilayah Kota New York. Dibandingkan dengan kebijakan karantina, Fauci sangat merekomendasikan untuk menerbitkan aturan perjalanan untuk New York area metro.

Sumber: cnbcindonesia

Rupiah Masih Bertahan di Rp 16.250 per Dollar AS

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di perdagangan pasar spot hari ini, menjauhi level Rp 16.000/US$.

Pada Senin (30/3/2020), US$ 1 dibanderol Rp 16.250/US$ di pasar spot. Rupiah melemah 0,93% dibandingkan dengan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Berikut kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) pada pukul 9:54 WIB:

Periode Kurs
1 Pekan Rp16.287
1 Bulan Rp16.417
2 Bulan Rp16.512
3 Bulan Rp16.622
6 Bulan Rp1.642
9 Bulan Rp17.157
1 Tahun Rp17.357
2 Tahun Rp18.326

Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) pada pukul 9:54 WIB:

Periode Kurs
1 Bulan Rp 16.307
3 Bulan Rp 16.483

Berikut kurs jual beli dolar AS di sejumlah bank nasional pada pukul 9:50 WIB:

Bank Harga Beli Harga Jual
Bank BNI 16.249 16.354
Bank BRI 16.050 16.520
Bank Mandiri 16.100 16.250
Bank BTN 15.915 16.565
Bank BCA 16.270 16.430
CIMB Niaga 16.193 16.303

 

Sumber: cnbcindonesia.com