Rezim Syiah Assad Serang Masjid di Aleppo, 5 Warga Sipil Tewas dan 10 Lainnya Terluka

SURIAH (Jurnalislam.com) – Serangan udara rezim Syiah Nushairiyah Assad menewaskan sedikitnya lima warga sipil pada sebuah Masjid di lingkungan yang dikuasai oposisi moderat di kota Aleppo, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan sebagai "pelanggaran serius", lansir World Bulletin, Jumat (11/03/2016).

Seorang koresponden AFP di kota itu mengatakan serangan menghantam sebuah masjid di Salhin.

Penyerangan terjadi setelah gencatan senjata parsial berjalan,  yang dimulai pada tanggal 27 Februari.

"Sedikitnya lima warga sipil tewas dalam serangan angkatan udara Suriah di lingkungan Salhin," menurut direktur Observatorium Rami Abdel Rahman.

"Jumlah korban di hari Jumat tersebut adalah yang tertinggi di kota Aleppo sejak gencatan senjata mulai berlaku dan itu adalah pelanggaran paling serius di kota sejak gencatan senjata mulai berlaku," kata Abdel Rahman.

Dia mengatakan 10 orang juga terluka dalam serangan udara tetapi memperingatkan bahwa jumlah korban masih bisa bertambah karena ada orang yang terjebak di bawah reruntuhan.

Pada hari Kamis (10/03/2016), seorang anak tewas dalam pemboman oleh rezim di Myassar yang dipegang oposisi, juga di kota Aleppo, kata Observatorium yang berbasis di Inggris yang memonitor konflik Suriah.

Lebih dari 470.000 orang tewas sejak konflik Suriah pertama pecah pada Maret 2011.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Republik Syiah Iran Eksekusi 966 Orang

ANKARA (Jurnalislam.com) – Iran telah mengeksekusi hampir 1.000 orang tahun lalu, menurut laporan PBB yang dirilis hari Kamis (10/03/2016), dan merupakan level tertinggi dalam dua dekade, Anadolu Agency melaporkan, Jumat (11/03/2016).

Eksekusi berlangsung saat Teheran sedang bernegosiasi dengan kekuatan dunia untuk kesepakatan inspeksi nuklir agar Iran mulai merehabilitasi dirinya dalam masyarakat internasional.

Laporan dari Ahmed Shaheed, pelapor khusus PBB tentang hak asasi manusia di Iran, mengatakan sedikitnya 966 orang telah dieksekusi pada tahun 2015. Pada tahun sebelumnya, 753 orang dieksekusi.

Dia juga mencatat kekhawatiran atas eksekusi anak di bawah umur dan mengatakan 16 remaja telah dieksekusi antara tahun 2014 dan 2015 – dan merupakan jumlah terbesar dalam lima tahun terakhir.

Mengutip sumber yang sama, laporan itu mengatakan sedikitnya empat eksekusi remaja terjadi di tahun 2015 dan 160 remaja berusia di bawah 18 tahun saat ini menjalani hukuman mati.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Siarkan Jihad Islam, Pasukan Israel Obrak-abrik Stasiun TV Palestina

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Pasukan penjajah Israel menyerbu kantor televisi Palestina Today di Tepi Barat semalam dan menangkap manager-nya atas tuduhan menyerukan perlawanan, lembaga militer internal Israel, Shin Bet, mengatakan pada hari Jumat (11/03/2016), lansir World Bulletin Jumat.

Operasi zionis menargetkan kantor stasiun Ramallah tersebut adalah upaya terbaru untuk membungkam penyiar Palestina.

Shin Bet menuduh bahwa saluran tersebut menampilkan "siaran atas nama kelompok bersenjata Jihad Islam" dan mengatakan telah ditutup dalam sebuah operasi gabungan dengan militer.

"Palestina Today menyajikan Jihad Islam sebagai sarana sentral untuk memberitakan pendudukan di Tepi Barat, dan menyerukan perlawanan terhadap Israel dan warganya. Pemberitaan disiarkan di stasiun televisi serta Internet," katanya dalam sebuah pernyataan.

Pasukan zionis yahudi juga menangkap manager Palestina Today, Farooq Aliat, 34, dari Bir Zeit, sebelah utara Ramallah, "seorang Jihadis Islam yang telah dipenjarakan di Israel karena aktivitasnya," tambahnya.

Kameramen Mohammed Amr dan teknisi Shabib Shabib juga ditangkap, kata wartawan Palestina Union.

Seorang juru bicara militer zionis mengatakan peralatan teknis dan pemancar disita dari kantor Ramallah, yang diperintahkan untuk ditutup.

Saluran terus disiarkan dari Jalur Gaza.

Gelombang kekerasan Israel telah menewaskan 188 warga sejak 1 Oktober.

Pada bulan November 2015, Israel telah menutup dua stasiun radio di flashpoint kota Hebron, Tepi Barat – Al-Hurria dan Al-Khalil.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember Gelar Shalat Jum’at Perdana

JEMBER (Jurnalislam.com) – Setelah diresmikan pada 13 September 2015, shalat Jumat perdana akhirnya terlaksana di Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember, Jumat (11/3/2016).

Bertindak sebagai imam dan khotib KH Drs Hamid Hasbulloh, tokoh yang menjadi ikon amar ma’ruf dan nahi munkar Jember.  Kyai Hamid berpesan dalam khutbahnya utnuk memakmurkan masjid dan menjadikannya sebagai tempat untuk meningkatkan ilmu agama.

“Semegah apapun rumah yang kita miliki, janganlah kita terlena hingga lalai untuk memakmurkan masjid dengan sholat berjamaah. Jadikanlah masjid sebagai tempat untuk meningkatkan ilmu agama” paparnya.

Selain itu, Kyai Hamid mengingatkan jamaah shalat Jumat untuk selalu mempersiapkan bekal menghadapi kehidupan setelah kematian. “Kematian pasti akan datang kepada siapa saja, maka bersiap-siaplah untuk menyambutnya,” tegasnya.

Sholat jum’at perdana di Masjid yang dikelola oleh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jember itu juga dihadiri Wakil Bupati Jember KH Muqiet Arief, Kapolres Jember dan jajarannya serta sejumlah perwakilan ormas Islam di Jember.

Sementara itu, ketua takmir masjid HM Lauw Song Tjai sangat berharap adanya pembinaan dari ulama untuk eksistensi syiar agama Islam melalui masjid ini.

Masjid Muhammad Cheng Hoo berada di Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Masjid ini menjadi Masjid Cheng Hoo kedelapan di Indonesia. Keberadaan masjid itu selain untuk meningkatkan syiar Islam juga dapat menambah satu destinasi wisata lagi di Jember.

Peresmian masjid itu dihadiri oleh Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya Yu Hong, Dewan Penasehat Yayasan Haji M Cheng Hoo Indonesia Bambang Sujanto. Juga ada Ketua MUI Jember Prof Abdul Halim Subahar, dan Bupati Jember MZA Djalal.

Kontributor : Adi Firdaus | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

KH Fahrurrozi: Yang Paling Mencintai Bangsa Ini adalah Umat Islam

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Dewan Pemilih Gubernur Muslim Jakarta, KH Fahrurrazi Ishaq mengatakan, menyelamatkan Jakarta itu bukan hal mudah, padahal cita-cita bangsa ini adalah ingin menjadi negara yang Baldatun Thoyibatun Wa Robbun Ghofur.

"Yang bisa membuat hal seperti ini (Baldatun Thoyibatun Wa Robbun Ghofur-red) hanyalah orang-orang yang beragama Islam, karena yang paling cinta negara Indonesia adalah umat Islam," kata Kyai Razi dalam acara Silaturahim Ulama, Habaib dan Tokoh Jakarta dengan Bakal Calon Gubernur Muslim DKI Jakarta di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2016).

Ia menegaskan, yang paling mencintai Indonesia adalah umat Islam. Alasannya, hampir semua pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini beragama ISlam

“Kita boleh absen Pahlawan kita dari Imam Bonjol, Teuku Umar, Cut Nyak Din, Pangeran Diponegoro. Generasi kedua ada Bung Tomo, Jendral Soedirman, Bung Karno, Bung Hatta, KH Noer Ali Bekasi. Jadi yang paling cinta Indonesia adalah umat Islam, sampai ulama dulu membuat jargon Hubbul Wathan Minal Iman, cinta kepada negeri sebagian dari iman," tegasnya.

Reporter: Irfan | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Ini 7 Syarat Calon Gubernur Muslim Jakarta

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Badan Pekerja Harian Konvensi Gubernur Muslim Jakarta ustadz Muhammad Al-Khathat menyatakan, pada prinsipnya konvensi gubernur Muslim adalah untuk persatuan dan kegotong-royongan dari umat Islam.

Hal tersebut disampaikan Al Khaththat dalam dalam sambutannya pada acara Silaturahim Ulama, Habaib dan Tokoh Jakarta dengan Bakal Calon Gubernur Muslim DKI Jakarta di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2016).

“Sehingga siapapun yang ikut konvensi adalah satu, satu dan bersatu untuk tujuan terbentuknya Gubernur muslim di Jakarta, mewujudkan Jakarta yang berkah bersih dan beradab. Oleh karena itu siapapun yang masuk dalam konvensi ini maka yang menang itu yang akan didukung dan tidak ada yang kalah karena yang tidak menang semuanya menjadi pendukung,” terangnya.

Ia menjelaskan, dalam menjaring calon gubernur, gerakan Gubernur Muslim Jakarta (GMJ) telah melakukan dua langkah. Pertama, pendaftaran dan yang kedua adalah pelamaran yang dilakukan Dewan Pemilih kepada tokoh-tokoh tertentu.

“Untuk itu kami telah mengumpulkan 15 nama, Adiyaksa Dault, Ihsanudin Mursi, Sandiaga Uno, Ir. Muhammad Sanusi dan lain-lain. Dewan Pemilih dan Dewan Tinggi Jakarta Bersyariah, tidak persoalkan dilamar maupun melamar, tapi yang jelas proses kita ingin menghasilkan yang terbaik Gubernur Muslim Jakarta Yang Berkah Bersih dan Beradab itu adalah tujuan kami,” tegas Al Khathat.

Selain menyelesaikan administrasi, para calon gubernur juga harus menandatangani sejumlah persyaratan yang ditentukan pada saat mudzakarah, yang isinya antara lain.

1. Siap membuat program kerja yang berpihak kepada kaum yang lemah dan tertindas

2. Bersedia menerima program-program yang ditawarkan mejelis tinggi dan dewan pemilih

3. Berkomitmen menegakan amar ma’ruf nahi munkar

4. Menerapkan nilai-nilai Islam di setiap aspek kehidupan di Jakarta

5. Bersedia menandatangi dan menjalankan kontrak politik

6. Bersedia mendukung dan menjadi juru kampanye kepada siapapun yang berhasil ditentukan oleh Majelis Tinggi dan Dewan Pemilih sebagai bakal calon gubernur muslim Jakarta

7. Siap menciptakan pemerintahan yang bersih dan siap mundur jika dikemudian hari jadi tersangka korupsi

Hadir dalam acara silaturahim bertajuk Membangun Jakarta yang Sejahtera dan Berkah itu: Habib Muhsin Al Athos, Ketua  Forum Betawi Rempug (FBR) KH Lutfi Hakim, Sekjen Front Pembela Islam (FPI) KH Sobri Lubis, Egi Sujana, dan Ketua MUI KH Cholil Ridwan.

Reporter: Irfan | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Relawan Indonesia di Gaza: Two-state Solution Bukan Solusi bagi Palestina

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Relawan Indonesia yang menetap di Gaza Palestina, Abdillah Onim mengatakan, two-state solution bukan solusi bagi Palestina. Onim menilai, solusi dua negara sama dengan melegalkan perampasan 80% Palestina oleh Israel. Pemerintah Indonesia mendukung solusi dua negara Palestina-Israel yang ditawarkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Baca juga: Ragukan Solusi Dua Negara, Ansharusyariah: Sejatinya PBB lah Pelindung Utama Israel

“Solusi dua negara berarti melegalkan Yahudi merampas 80% tanah Palestina,” tegas Onim dalam pernyataannya kepada Jurnalislam melalui aplikasi pesan Whatapps, Kamis (10/3/2016).

Pria asal Ambon itu melanjutkan, solusinya adalah Ketegasan terhadap Penjajah, menekan dan dengan aksi nyata serta doa.

“Satukan faksi-faksi di Palestina, berikan pemahaman pada anak-anak dan lingkungan kita tentang sejarah Palestina dan Masjid Alaqsa, bukan hanya kecaman,” kata Onim.

Persoalannya, lanjut Onim, Israel mempunyai kebijakan permanen untuk membantai rakyat Palestina.

“Karena saya menjadi saksi hidup agresi Yahudi atas Gaza. Israel punya kebijakan permanen membantai rakyat Palestina. Dengan demikian mendukung solusi dua negara justru telah merestui Yahudi menguasai tanah Palestina dan penghancuran kiblat pertama umat Islam, yaitu Masjid Al Aqsa,” tegasnya.

Menurutnya, Palestina adalah waqaf para nabi untuk umat Islam yang harus dipertahankan meski harus mengorbankan jiwa raga. “Bukan dengan statemen atau rekonsoliasi serta perjanjian damai,” tandasnya.

Dikatakan Onim, berbagai penjanjian damai yang dibuat oleh Yahudi hanya melegalkan perang, pembunuhan dan perampasan hak milik rakyat Palestina.

“Agresi Israel atas Gaza tahun 2008, 2012 dan 2014, menewaskan lebih dari 4.500 orang, yang mengajukan perjanjian Damai? Yahudi. Siapa yang melanggar perjanjian damai dan gencatan senjata siapa? Yahudi.

Onim menjelaskan, sejak 60 tahun silam hingga saat ini sudah berbagai agenda pejanjian damai yang dicanangkan oleh penjajah Yahudi dan selalu saja dilanggar.

“Perjanjian damai hanya bentuk dukungan menumpahkan darah rakyat Palestina,” pungkasnya.

Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Taliban Hadang Serangan Pasukan Afghanistan di Takhar, 10 Tewas

TAKHAR (Jurnalislam.com) – Awal hari Kamis (10/03/2016) musuh berusaha melancarkan serangan di distrik Darqad di Takhar yang dilawan dengan serangan balik yang kuat dari Mujahidin, memicu pertempuran sengit selama satu jam di mana sedikitnya 10 pasukan gabungan dan Arbakis tewas dan 7 lainnya luka, Al Emarah News melaporkan Kamis.

Mujahidin berhasil mengejar musuh jauh dari daerah tersebut, dan membersihkan sejumlah besar wilayah dari musuh. Sebuah tank lapis baja juga hancur dalam pertempuran itu.

Mujahidin kemudian menewaskan tiga tentara Nasional Afghanistan (ANA) dan melukai dua lainnya dalam pertempuran singkat di tempat lain di distrik yang disebutkan.

Dua pejuang Mujahidin terluka dalam operasi Kamis tersebut.

Kemudian laporan juga datang dari Nangarhar lima tentara boneka tewas di bagian timur negara itu selama pertempuran sengit menyusul serangan musuh.

Pertempuran itu terjadi di distrik Mohmand Darah di timur provinsi ini setelah Mujahidin melakukan serangan balasan melawan musuh dan berlangsung berhari-hari di mana 5 pasukan boneka tewas dan lebih dari 11 lainnya menderita luka berat, sedangkan Mujahidin mengambil 2 tentara musuh sebagai tahanan.

Mujahidin juga menyita beberapa senjata dan amunisi dari kepemilikan musuh selama operasi berhari-hari tersebut.

 

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

 

 

Sebut Jilbab Tradisi Yahudi, Profesor Liberal Dukung Pemerintah Mesir Susun UU Larangan Niqab

MESIR (Jurnalislam.com) -Parlemen Mesir saat ini sedang menyusun undang-undang yang melarang wanita mengenakan niqab. Menurut Egypt Independent, larangan tersebut berlaku untuk mengenakan pakaian di tempat umum dan lembaga pemerintah, lansir World Bulletin, Kamis (10/03/2016).

Niqab dikenakan oleh perempuan Muslim dan biasanya menutupi seluruh wajah pemakainya kecuali mata mereka. Niqab adalah pakaian umum di Mesir yang merupakan negara mayoritas Muslim.

Anggota Parlemen Amna Nosseir, profesor perbandingan jurisprudensi di Universitas Al-Azhar berpaham liberal, yang mendukung larangan tersebut, mengatakan bahwa mengenakan jilbab tidak wajib dalam Islam dan pada kenyataannya memiliki asal-usul non-Islam.

Dia berpendapat menyelisihi ulama-ulama Islam dengan argumentasi bahwa jilbab itu adalah tradisi Yahudi yang muncul di Semenanjung Arab sebelum Islam, dan berbagai ayat-ayat Quran bertentangan mengenai penggunaannya. Sebaliknya, dia melanjutkan bahwa Quran memerintahkan untuk mengenakan pakaian sederhana saja dan rambut tertutup, tetapi tidak memerlukan penutup wajah.

Sejumlah larangan telah diberlakukan atas niqab di Mesir. Pada bulan Februari, Universitas Kairo melarang perawat dan dokter memakai niqab di sekolah kedokteran dan di rumah sakit pendidikan, dengan alasan larangan tersebut akan, "Melindungi hak-hak dan kepentingan pasien. "Pada September tahun lalu, universitas juga melarang staf akademik mengenakan niqab di ruang kelas dengan alasan menanggapi keluhan dari beberapa siswa bahwa terlalu sulit bagi pemakai niqab untuk berkomunikasi secara efektif dengan siswa.

 

Sumber: The Independent | Deddy | Jurnalislam

 

Laskar Umat Islam Surakarta Gerebek Salon Mesum Milik Anggota Brimob

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) menggerebek sebuah salon mesum D’Amor di Jalan Melati Badran, Laweyan, Surakarta, Kamis (10/3/2016).

Sebanyak 7 orang wanita dan 3 pria diamankan. Sepasang diantara mereka tertangkap tangan sedang bertransaksi seks di 'ruang praktek'. Dari 3 pria, 1 diantaranya adalah pemilik salon. Pria berinisial JRP itu mengaku sebagai anggota Brimob aktif.

“Diakui oleh 1 dari 3 pria tersebut adalah JPR anggota Brimob Solo. JPR mengaku sebagai pemilik salon dengan mengontrak rumah tersebut,” kata Humas LUIS Endro Sudarsono kepada Jurnalislam.

Laskar kemudian menyerahkan ke 7 wanita dan 3 pria itu ke Polres Solo untuk diproses lebih lanjut.

Anggota polsek Lawiyan mengaku, Polsek Laweyan merasa telah menindak salon tersebut lebih dari 5 kali, namun salon mesum dengan tarif short time Rp 275 ribu itu tetap operasi.

LUIS meminta kepada Kapolresta Solo untuk memproses hukum kasus dugaan trafficking dan memecat oknum anggota Brimob pemilik salon tersebut.

“LUIS juga meminta kepada Walikota Solo untuk mencabut izin operasional salon mesum tersebut dan salon-salon lain yang terindikasi mesum,” tegas Endro.

Terpisah, rombongan Forum Komununikasi Masjid (FKM) diketuai Didik Hartanto didampingi pengurus Forum Umat Islam (FUI) Karanganyar mendatangi dinas Perizinan BPMPTSP Karanganyar untuk menyampaikan surat keberatan warga Jati terkait rencana dibukanya Karaoke King Star, Kamis (10/3/2016).

FKM menilai, keberadaan tempat karaoke tersebut bertentangan dengan visi dan misi FKM, yaitu terwujudnya masyarakat Desa Jati yang penuh kedamaian dan rahmatan lil alamin.

Setelah menyampaikan surat, rombongan FKM kemudian mendatangi Karaoke KS. FKM menyampaikan penolakan warga Jati terhadap rencana dibukanya karaoke KS. FKM juga menitipkan surat khusus untuk manajemen.

Sekjen FUI Karanganyar, Mulyono mengancam akan mendatangkan massa jika karaoke KS bersikeras membuka usahanya.

“Apabila KS bersikeras membuka usaha haramnya maka FKM dan FUI akan mengadakan aksi massa untuk menutupnya,” tegasnya.

Reporter: Ryanto | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam