Ini 7 Syarat Calon Gubernur Muslim Jakarta

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Badan Pekerja Harian Konvensi Gubernur Muslim Jakarta ustadz Muhammad Al-Khathat menyatakan, pada prinsipnya konvensi gubernur Muslim adalah untuk persatuan dan kegotong-royongan dari umat Islam.

Hal tersebut disampaikan Al Khaththat dalam dalam sambutannya pada acara Silaturahim Ulama, Habaib dan Tokoh Jakarta dengan Bakal Calon Gubernur Muslim DKI Jakarta di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2016).

“Sehingga siapapun yang ikut konvensi adalah satu, satu dan bersatu untuk tujuan terbentuknya Gubernur muslim di Jakarta, mewujudkan Jakarta yang berkah bersih dan beradab. Oleh karena itu siapapun yang masuk dalam konvensi ini maka yang menang itu yang akan didukung dan tidak ada yang kalah karena yang tidak menang semuanya menjadi pendukung,” terangnya.

Ia menjelaskan, dalam menjaring calon gubernur, gerakan Gubernur Muslim Jakarta (GMJ) telah melakukan dua langkah. Pertama, pendaftaran dan yang kedua adalah pelamaran yang dilakukan Dewan Pemilih kepada tokoh-tokoh tertentu.

“Untuk itu kami telah mengumpulkan 15 nama, Adiyaksa Dault, Ihsanudin Mursi, Sandiaga Uno, Ir. Muhammad Sanusi dan lain-lain. Dewan Pemilih dan Dewan Tinggi Jakarta Bersyariah, tidak persoalkan dilamar maupun melamar, tapi yang jelas proses kita ingin menghasilkan yang terbaik Gubernur Muslim Jakarta Yang Berkah Bersih dan Beradab itu adalah tujuan kami,” tegas Al Khathat.

Selain menyelesaikan administrasi, para calon gubernur juga harus menandatangani sejumlah persyaratan yang ditentukan pada saat mudzakarah, yang isinya antara lain.

1. Siap membuat program kerja yang berpihak kepada kaum yang lemah dan tertindas

2. Bersedia menerima program-program yang ditawarkan mejelis tinggi dan dewan pemilih

3. Berkomitmen menegakan amar ma’ruf nahi munkar

4. Menerapkan nilai-nilai Islam di setiap aspek kehidupan di Jakarta

5. Bersedia menandatangi dan menjalankan kontrak politik

6. Bersedia mendukung dan menjadi juru kampanye kepada siapapun yang berhasil ditentukan oleh Majelis Tinggi dan Dewan Pemilih sebagai bakal calon gubernur muslim Jakarta

7. Siap menciptakan pemerintahan yang bersih dan siap mundur jika dikemudian hari jadi tersangka korupsi

Hadir dalam acara silaturahim bertajuk Membangun Jakarta yang Sejahtera dan Berkah itu: Habib Muhsin Al Athos, Ketua  Forum Betawi Rempug (FBR) KH Lutfi Hakim, Sekjen Front Pembela Islam (FPI) KH Sobri Lubis, Egi Sujana, dan Ketua MUI KH Cholil Ridwan.

Reporter: Irfan | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.