Lagi, Serangan Udara Syiah Assad Bunuh 20 Lebih Warga Sipil di Aleppo

FILE - In this Tuesday, May 3, 2016 file photo, released by the Syrian official news agency SANA, Syrian citizens and firefighters gather at the scene where one of rockets hit the Dubeet hospital in the central neighborhood of Muhafaza in Aleppo, Syria. As one of the few pediatricians remaining in the Syrian city Aleppo, Dr. Mohammed Wassim Maaz was the last ray of hope for tens of thousands of children and their parents trapped in the horror and misery of the five-year civil war. (SANA via AP, File)

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Lebih dari 20 warga sipil dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan udara yang diluncurkan oleh rezim Nushairyah Assad di al-Atareb, sebuah kota di provinsi Aleppo di barat laut negara itu.

Dengan korban sipil terus meningkat di daerah, sebuah kantor berita rezim berdalih dengan mengatakan tentara Suriah melakukan operasi terhadap pejuang oposisi di seluruh negeri pada hari Senin.

“Ada sekitar 27 serangan udara,” kata seorang warga setempat kepada Al Jazeera pada Senin (25/07/2016), merujuk pada malam saat serangan udara dilaporkan dilakukan oleh rezim Suriah dan pasukan Rusia.

Reporter Al Jazeera Bernard Smith, melaporkan dari Gaziantep di negara tetangga Turki, mengatakan bahwa al-Atareb “telah berkali-kali ditargetkan selama perang lima tahun di negeri ini… tapi serangan udara kemarin adalah yang terbesar, menurut orang-orang di sana.

“Empat dari enam fasilitas medis yang dihantam selama akhir pekan sekarang ditutup.”

Marwan Kabalan, rekan peneliti Pusat Riset & Studi Kebijakan Arab di Doha Institut, mengatakan pasukan rezim berusaha untuk mengalahkan faksi jihad di Aleppo.

Mengacu pada negosiasi Rusia-AS atas kerjasama di Suriah, Kabalan mengatakan kepada Al Jazeera bahwa rezim Suriah “berusaha untuk mengelilingi dan mengepung Aleppo sebelum kesepakatan apapun tercapai antara Rusia dan Amerika.”

Pertempuran yang berlanjut di Aleppo dan provinsi lain, Stephen O’Brien, kepala kemanusiaan PBB, mengatakan pada hari Senin untuk segera mengupayakan akses kemanusiaan tanpa syarat dan tanpa hambatan bagi sekitar 5,5 juta warga Suriah di daerah terkepung atau sulit dijangkau.

“Juga bagi semua pihak yang berperang dan para pendukung mereka agar meminimalkan korban sipil dan menghindari kejahatan dan kekejaman perang lebih lanjut,” katanya kepada PBB.

“Mereka harus melakukannya. Penduduk sipil dan infrastruktur sipil bukan pion yang harus dikorbankan harus yang pertama dilindungi oleh hukum internasional.”

Perang Suriah dimulai dengan protes warga sipil Suriah atas rezim Bashar al-Assad pada Maret 2011, lalu dengan cepat berubah menjadi perang global yang terus berlanjut ketika pasukan Assad membantai warganya dengan kekerasan militer yang tidak terduga

HAM lokal memperkirakan bahwa lebih dari 4000.000 orang tewas dalam lima tahun perang di Suriah.

 

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

80 Pasukan Tewas dalam 5 Hari Pertempuran di Yaman

houthiYAMAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 80 pasukan pro-pemerintah dan milisi Syiah Houthi telah tewas dalam pertempuran sejak pekan lalu di barat laut Yaman dekat perbatasan dengan Arab Saudi, sumber militer mengatakan pada Al Arabiya News Channel, Senin (25/07/2016).

Pertempuran dimulai pada Kamis ketika pasukan pemerintah melancarkan serangan untuk merebut kembali kota Haradh dan Midi di provinsi Hajja di perbatasan.

” Sedikitnya 48 pemberontak (Syiah Houthi) dan pasukan yang setia kepada (mantan presiden) Ali Abdullah Saleh tewas dalam pertempuran,” kata salah satu sumber.

Tiga puluh empat tentara loyalis juga tewas, kata sumber pro-pemerintah.

Sebagian besar tentara tewas dalam ledakan ranjau darat yang ditanam oleh milisi Syiah, kata dia, menambahkan bahwa puluhan luka-luka di kedua sisi.

Pasukan loyalis telah berhasil merebut kembali pos perbatasan di pintu masuk Haradh dan bergerak menuju pusat kota, kata sumber militer lain.

Serangan itu bertujuan untuk maju ke Sana’a yang dikuasai milisi Syiah dari barat setelah pasukan loyalis sejauh ini gagal memasuki ibukota dari timur.

Serangan terjadi saat pihak Yaman yang berperang mengadakan pembicaraan damai yang ditengahi PBB di Kuwait yang sejauh ini gagal mengakhiri konflik yang telah menewaskan lebih dari 6.400 orang sejak Maret tahun lalu.

Loyalis Yaman yang didukung oleh koalisi pimpinan Saudi telah memerangi pemberontak Houthi yang didukung Republik Syiah Iran sejak Maret 2015.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

2016, Tahun Terburuk Perang Afghanistan bagi Korban Sipil

Narang_night_raidAFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Korban sipil di Afghanistan mencapai rekor tinggi pada 2016 dengan lebih dari 5.000 tewas atau terluka dalam paruh pertama 2016, menurut laporan PBB yang dipublikasikan Senin (25/07/2016), lansir World Bulletin.

Menurut Misi Bantuan PBB di Afghanistan, 1601 tewas dan 3.565 terluka sejaka Januari hingga Juni – peningkatan 4 persen dari tahun sebelumnya – sementara hampir 64.000 telah tewas atau terluka sejak penghitungan dimulai pada tahun 2009.

Jumlah korban anak mencapai angka 1509, hampir sepertiga dari ini jumlah pertengahan tahun 2016, yang juga lebih tinggi dari tahun sebelumnya sejak 2009.

Laporan ini dirilis hanya beberapa hari setelah lebih dari 80 warga sipil tewas dan lebih dari 200 lainnya terluka oleh pelaku bom di sebuah aksi unjuk rasa Syiah Hazara di Kabul. Serangan tersebut dijelaskan oleh Komisi HAM Independen Afghanistan sebagai kejahatan perang.

0fb879c7600d4f989df77e0c870a13fa_6

Deddy | World Bulletin | Aljazeera | Jurnalislam

Lima Pasukan Saudi Tewas dalam Pertempuran di Perbatasan Yaman

s3ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Lima pasukan penjaga perbatasan Saudi tewas, Senin, dalam bentrokan dengan kelompok bersenjata yang ingin masuk dari Yaman, televisi pemerintah Al-Ekhbariya melaporkan, mengutip kementerian dalam negeri Saudi, Senin (25/07/2016).

Sebuah pernyataan kementerian menambahkan penjaga perbatasan mendeteksi upaya kelompok-kelompok bersenjata yang berusaha menyeberangi perbatasan di beberapa bidang di wilayah selatan Najran pada Senin pagi. Bentrokan pun terjadi sepanjang delapan jam.

Pernyataan itu tidak mengidentifikasi kelompok-kelompok bersenjata, tapi pasukan Saudi dan pemberontak Syiah Houthi Yaman ini sering saling melepas serangan melintasi perbatasan selama perang Yaman yang telah berlangsung lebih dari 15 bulan.

Pembicaraan perdamaian di Kuwait antara pemerintah Yaman dan milisi Syiah Houthi untuk mengakhiri konflik telah berlangsung selama lebih dua bulan dengan beberapa hasil yang nyata. Gencatan senjata yang dimulai pada tanggal 10 April berhasil mengurangi pertempuran, tapi pertempuran masih terus berlangsung hampir setiap hari.

Arab Saudi dan sekutu Teluk Arab ikut campur dalam perang Yaman Maret 2015 atas nama pemerintah Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang didukung secara internasional. konflik telah menewaskan sedikitnya 6.400 orang dan menyebabkan krisis kemanusiaan.

Dalam insiden terpisah, koalisi militer pimpinan Saudi mengatakan sebuah helikopter Apache jatuh di kota Marib Yaman, sebelah timur ibukota Sanaa karena cuaca buruk, kantor berita negara SPA melaporkan.

Pilot dan co-pilot dari angkatan darat Kerajaan Saudi tewas, SPA menambahkan pernyataan itu.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

 

 

Kemenag Dompu: Tauhid adalah Pondasi Pertama untuk Membentuk Generasi yang Kuat dan Berkarakter

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dompu, Drs H. Samsul H. Ilyas
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dompu, Drs H. Samsul H. Ilyas

DOMPU (Jurnalislam.com) – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dompu, Drs H. Samsul H. Ilyas menyatakan bahwa tantangan bagi orang tua saat ini adalah mendidik generasi kita menjadi generasi yang islami. Pernyataan itu disampaikan dalam acara tabligh akbar “Mendidik Generasi Islam Sebuah Tantangan di Akhir Zaman” di Masjid Umar bin Khottob Desa O’o Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu, NTB, Ahad (24/7/2016).

“Hari ini tantangan luar biasa yang kita hadapi, generasi kita dihadapkan dengan minuman keras dan narkoba serta dengan perkembangan tekhnologi yang semakin luas dan tanpa kontrol,” katanya.

“Maka salah satu fungsi kami (kemenag) yaitu melakukan pembinaan-pembinaan intensif kepada generasi muda supaya mereka bisa memahami nilai-nilai Islam sedini mungkin serta bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan bermasyarakat,” sambungnya.

Samsul menambahkan, untuk mendidik generasi yang Islami umat Islam harus menjadikan rumah sebagai madrasah pertama sebelum masuk madrasah formal. Selain itu, untuk mewujudkan generasi Islam yang kuat dan berkarakter adalah dengan menanamkan pemahaman tauhid yang benar kepada generasi muda Islam.

“Untuk menjadikan generasi kita kuat dan berkarakter sangat diperlukan penanaman tauhid yang benar dan baik,” tegasnya.

Dengan melihat kondisi hari ini yang sudah semakin memprihatinkan maka perlu pendidikan ataupun madrasah yang baik untuk anak-anak kita.

“Kita wajib menanamkan nilai agama kepada generasi, agar tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

Reporter: Sirath | Editor: Ally Muhammad Abduh

Islamic Center As-Salam Dompu Adakan Tabligh Akbar

Islamic Center As-Salam Dompu Adakan Tabligh Akbar Mendidik Generasi Islam, , Ahad (24/7/2016)
Islamic Center As-Salam Dompu Adakan Tabligh Akbar Mendidik Generasi Islam, , Ahad (24/7/2016)

DOMPU (Jurnalislam.com) – Yayasan Islamic Center As-Salam Kabupaten Dompu menggelar acara di Masjid Umar bin Khattab Desa O’o Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Ahad (24/7/2016).

Ketua Yayasan Islamic Centre As-salam Ustadz Muhammad Taqiyudin S.Pd.I mengatakan acara bertema “Mendidik Generasi Islam, Sebuah Tantangan di Akhir Zaman” digelar dengan harapan untuk membangkitkan semangat generasi muda Islam dalam membawa kejayaan Islam.

“Sesuai dengan tema yang kami usung yaitu mendidik generasi Islam sebuah tantangan di akhir zaman, kami berharap semua generasi muda Islam bisa mendapatkan semangat ataupun spirit baru agar kedepannya mereka bisa menjadi generasi yang membawa kejayaan Islam,” kata Ustadz Taqiyudin.

Ustadz Taqiyudin melanjutkan, peranan pemuda di dalam menyongsong kembali kejayaan Islam sangat vital. “Oleh karena itu, setelah mendapatkan pencerahan ini kami berharap para generasi muda Islam tetap termotivasi untuk terus memperjuangkan Islam ini di tengah banyaknya langkah-langkah propaganda yang digencarkan oleh orang-orang di luar Islam,” harapnya.

Tabligh Akbar ini juga sekaligus memperkenalkan program baru Yayasan Islamic Center As-Salam, yaitu tahfidz quran untuk tingkat Tsanawiyah (menengah pertama).

“Yayasan Islamic Centre As-salam sudah lama membukan pendidikan untuk tingkat TK dan Ibtidaiyah, dan mulai tahun ini kita juga sudah mulai membuka program baru yaitu program tahfidzul Qur’an untuk tingkat tsanawiyah,” terang ustadz Taqiyudin.

Reporter: Sirath | Editor: Ally Muhammad Abduh

Zionis Bangun 770 Unit Bangunan Ilegal untuk Penduduk Yahudi di Al Quds

-72593856PALESTINA (Jurnalislam.com) – Pendudukan Israel di Al-Quds menyebutkan, pihaknya berjanji untuk membuat maket pembangunan permukiman baru bagi penduduk Yahudi dengan membangun 770 unit di wilayah antara Jello, utara Al-Quds dan distrik Bet Jala barat daya Betlehem, sebelah selatan Al-Quds, Infopalestina melaporkan Ahad (24/07/2016).

Dalam terbitanya situs intelijen zionis, Ahad, menyebutkan, rencana pembangunan ini merupakan bagian dari pembangunan 1.200 unit lainya di tempat itu juga. Pemerintah daerah Israel telah menyetujui pembangunan 15.000 unit permukiman baru di kawasan baru tersebut.

Situs Walla yang melansir pernyataan Meir Turjuman, pejabat komite perencanaan pembangunan yahudi mengatakan, sangat urgen menempatkan para pemuda di wilayah tersebut dan mendorong semua rencana agar para pemuda Yahudi tetap tinggal di Al-Quds, tanpa memperdulikan situasi politik saat ini.

Rencana pembangunan permukiman baru sudah mendapat persetujuan sejak Desember 2015 dan sudah dipaparkan pada pertemuan pekan kemarin. Organisasi Eir Amim (kelompok Israel non pemerintah penentang permukiman) mengatakan, rencana permukiman ini mengungkapkan kebohongan pemerintah zionis selama ini yang akan menghentikan perluasan permukiman. Ternyata secara sepihak mereka terus membangun wilayah permukiman yang akan menjauhkan rakyat Israel dari keamanan dan kedamaian.

Sebelumnya pemerintah zionis pimpinan Benyamin Netanyahu telah menyetujui pembangunan 800 unit permukiman baru di wilayah Maale Adumem, permukiman terbesar Israel di Al-Quds, sebagai bentuk reaksi atas perlaawanan Palestina selama ini.

 

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Dzalimi Karyawan Muslim, Pengusaha Sarang Walet di Cirebon Digruduk ALMANAR

Demo ALMANAR di depan Rumah Pengusaha Sarang Walet, Jalan Pemuda Samping Kampus Unswagati, Cirebon, Jum'at (22/7/2016).
Demo ALMANAR di depan Rumah Pengusaha Sarang Walet, Jalan Pemuda Samping Kampus Unswagati, Cirebon, Jum’at (22/7/2016).

CIREBON (Jurnalislam.com) – Aliansi Masyarakat Amar Ma’ruf Nahi Munkar (ALMANAR) Cirebon mendatangi rumah Heru, pemilik usaha sarang burung walet di Jalan Pemuda Samping Kampus Unswagati, Cirebon, Jum’at (22/7/2016).

Pasalnya, Heru telah mempekerjakan anak di bawah umur serta kerap mendzalimi karyawannya dengan tidak memberi waktu untuk shalat. Tidak hanya itu, menurut penuturan salah seorang mantan karyawan Heru kepada ALMANAR, Heru juga hanya memberi jatah makan sehari sekali dan tidak mengizinkan karyawannya keluar gudang selama 12 jam kerja.

“Tiap pagi hari sebelum jam kerja, mereka harus melakukan tugas tambahan seolah sebagai pembantu bersih- bersih rumah si Cina. Lalu dimasukkan ke gudang kerja tertutup mulai jam 8 pagi hingga jam 8 malam, tanpa sarapan. Gudang kerja dikunci dari luar, di dalamnya tak ada tempat MCK,” kata Koordidator umum ALMANAR, Ustadz Al Marwi kepada Jurnalislam, Sabtu (23/7/2016).

Meskipun sebelumnya dikabarkan telah ada kesepakatan damai antara korban dan pelaku. ALMANAR menuntut agar aparat kepolisian segara mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kami meminta pihak kepolisian agar bertindak tegas dalam menyikapi kasus ini, kalau pihak yang berwajib tidak bisa memberikan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku, kami akan bertindak sesuai syariat Islam,” tutur koordinator lapangan, Andi Mulya.

Terpisah, Kapolresta Cirebon AKBP Indra Jafar berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut. Indra juga menjamin tidak ada anggotanya yang disuap Heru untuk menyelesaikan perkara tersebut. Sebab tersiar kabar bahwa para korban didatangi oknum polisi dan dijanjikan gaji mereka yang 8 bulan ditahan akan segera diberikan serta dijanjikan biaya pendidikan sebesar Rp 100 juta.

Saat ini Heru ditahan di Polresta Cirebon untuk penyelidikan lebih lanjut.

Reporter: Yusuf | Editor: Ally Muhammad Abduh

G 20: Brexit Menambah Resiko bagi Pertumbuhan Global

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Pemilihan suara yang dilaksanakan di Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa mempertinggi risiko bagi perekonomian dunia, kepala keuangan kelompok G20 dari negara-negara terkemuka mengatakan, lansir World Bulletin, Ahad (24/7/2016)

Hasil referendum bulan Juni “menambah ketidakpastian dalam ekonomi global,” mereka mengatakan dalam sebuah komunike setelah pertemuan gubernur bank sentral dan pejabat pemerintah di kota Chengdu, Cina.

Tapi mereka bersikeras bahwa negara-negara G20 berada dalam “posisi yang baik untuk secara proaktif mengatasi konsekuensi ekonomi dan keuangan potensial yang timbul akibat pemilhan suara,” seraya menambahkan: “Di masa depan, kami berharap melihat Inggris sebagai mitra dekat Uni Eropa.”

Tapi peserta mengatakan Brexit berada di garis depan keprihatinan pada pertemuan di Chengdu, yang merupakan pertemuan terakhir sebelum KTT G20 pada bulan September.

Philip Hammond, menteri keuangan Inggris, mengatakan kepada wartawan bahwa itu adalah masalah besar.

“Kenyataannya adalah akan ada ketidakpastian hingga kesimpulan negosiasi kami dengan Uni Eropa tercapai,” katanya.

Sebelum pertemuan itu, Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan global tahun ini dan berikutnya sebesar masing-masing 0,1 poin, menjadi 3,1 persen dan 3,4 persen.

“Brexit menandai risiko penting untuk pertumbuhan global,” kata staf IMF dalam sebuah laporan.

Para pejabat di Chengdu mengatakan pembicaraan yang berlarut-larut atau sengit antara Uni Eropa dan Inggris atas mundurnya Inggris bisa meningkatkan bahaya.

Menteri Keuangan AS Jacob Lew menekankan kepada rekan-rekannya di Eropa dan Inggris tentang perlunya negosiasi berlangsung secara halus, pragmatis dan transparan.

“Hubungan yang sangat terintegrasi antara Inggris dan Uni Eropa adalah demi kepentingan terbaik bagi Eropa, Amerika Serikat dan ekonomi global,” katanya kepada wartawan setelah pertemuan itu.

Militer Jerman Latih Warga Sipil Suriah

german-army-AP-640x480JERMAN (Jurnalislam.com) – Militer Jerman melatih lebih dari 100 pengungsi Suriah agar sipil dapat berperan membantu rekonstruksi negara mereka, Menteri Pertahanan Ursula von der Leyen mengatakan dalam pernyataan yang dirilis menjelang publikasi pada hari Ahad (24/07/2016).

Al Arabiya News Channel, Ahad, mengutip perkataan Von der Leyen kepada harian Frankfurter Allgemeine bahwa program percontohan difokuskan pada pelatihan bagi para pengungsi dalam berbagai bidang seperti teknologi, kedokteran dan logistik.

Tidak jelas apakah von der Leyen berencana memperluas program untuk mengikutsertakan lebih banyak warag Suriah lagi dari satu juta migran yang tiba di Jerman tahun lalu.

“Idenya adalah bahwa mereka akan kembali ke Suriah suatu hari dan membantu rekonstruksi negara mereka yang hancur akibat perang,” von der Leyen mengatakan kepada surat kabar.

Dia mengatakan Jerman juga bisa memainkan peran dalam melatih pasukan keamanan Suriah setelah memiliki pemerintah yang bertanggung jawab.

Pengungsi Suriah dapat melaksanakan tugas-tugas sipil untuk militer Jerman, tetapi tidak memenuhi syarat untuk bekerja sebagai tentara, katanya.

Von der Leyen baru-baru ini memicu kontroversi dalam partainya sendiri, Kristen Demokrat, ketika dia menyarankan bahwa warga negara Uni Eropa dalam kasus tertentu bisa mengambil alih peran bersenjata di militer Jerman. Menteri Pertahanan juga melakukan advokasi keragaman yang lebih besar di militer Jerman dan bergerak untuk merekrut lebih banyak imigran.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam