AQAP Bertambah Kuat, Jet Tempur AS Lakukan 30 Serangan Udara dalam 2 Hari

YAMAN (Jurnalislam.com) – Amerika Serikat melakukan serangan udara hari kedua terhadap posisi al-Qaeda di Yaman pada hari Jumat (03/03/2017), para pejabat AS mengatakan. Serangan itu merupakan tanda meningkatnya fokus militer AS pada kelompok jihadis yang kekuatannya telah tumbuh pesat selama perang Yaman, Al Arabiya News Channel melaporkan Sabtu (04/03/2017).

Sejak serangan di bulan Januari, Amerika Serikat telah menunjukkan keinginan mereka untuk menyerang al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) dan untuk memulihkan kelemahan intelijen mereka mengenai kekuatan AQAP yang telah diakui para pejabat AS sejak perang Yaman memaksa ditutupnya Kedutaan Besar AS di tahun 2015.

“Kami memiliki banyak kekurangan dalam pemahaman kita tentang AQAP,” kata seorang pejabat pertahanan AS, menambahkan bahwa penarikan personel AS dua tahun lalu “pasti tidak membantu pemahaman kita tentang situasi.”

Juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis mengatakan dalam jumpa pers bahwa Amerika Serikat telah melakukan lebih dari 30 serangan selama dua hari terakhir di provinsi Shabwah, Abyan dan Al Bayda.

Militer AS tidak mengungkapkan berapa banyak mujahidin al Qaeda yang menjadi target pada hari Jumat meskipun Reuters melaporkan bahwa serangan hari Kamis, menggunakan pesawat berawak dan tak berawak, mengklaim beberapa pejuang gugur .

Militer AS tidak mengesampingkan serangan lebih lanjut di masa mendatang.

“Saya tidak menginginkan operasi seperti ini di masa depan tapi ini adalah bagian dari rencana untuk menghadapi ancaman besar yang sangat nyata dan memastikan mereka dikalahkan,” kata Davis dalam sebuah jumpa pers Pentagon.

Pasukan Irak Evakuasai 8000 Warga Sipil Mosul Saat Pertempuran Berlangsung

BAGHDAD (Jurnalislam.com) – Pasukan Irak telah mengevakuasi sekitar 8.000 warga sipil dari Mosul barat dalam 24 jam terakhir di tengah serangan berkelanjutan pada kelompok Islamic State (IS) dari daerah, menurut seorang perwira militer setempat.

“Warga sipil dipindahkan dari kabupaten dimana pasukan terlibat dalam pertempuran melawan IS,” kata Kapten Angkatan Darat Jabbar Hassan kepada Anadolu Agency pada hari Sabtu (04/03/2017).

Dia mengatakan para pengungsi dipindahkan ke kamp-kamp pengungsi sementara sebelum dipindahkan ke timur Mosul.

Pemerintah Irak pada hari Jumat mengumumkan bahwa sekitar 14.000 warga sipil melarikan diri dari Mosul barat dalam satu hari, dan merupakan salah satu gelombang perpindahan terbesar sejak militer melancarkan operasi baru untuk merebut kembali Mosul barat bulan lalu.

Petugas polisi federal Karim Thiyab menggambarkan proses penempatan pengungsi sebagai “tidak teratur”.

Pekan lalu, pihak berwenang Irak membuka kamp Hammam al-Alil untuk melayani di tenggara Mosul dengan kapasitas 4.000 keluarga dari Mosul barat.

“Ketidakteraturan telah menghancurkan kamp akibat pelayanan buruk yang dilakukan oleh tim bantuan,” kata Thiyab kepada Anadolu Agency.

Pada pertengahan Februari, pasukan Irak – yang didukung oleh koalisi udara pimpinan AS – memulai operasi baru yang bertujuan menyingkirkan IS dari Mosul barat.

Serangan adalah bagian dari operasi lebih luas yang diluncurkan Oktober lalu untuk merebut kembali seluruh kota, bersama banyak wilayah di utara dan barat Irak, yang diserbu IS pada pertengahan 2014.

Ahrar al Sham Tembak Jatuh Jet Tempur Mig 23 Rezim Assad

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Sebuah jet tempur Mig-23 rezim Nushairiyah Assad pada Sabtu (04/03/2017) malam jatuh di sisi perbatasan Turki dengan Suriah setelah Ahrar al Sham mengatakan telah menembaknya, lansir Middle East Eye Sabtu.

Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim, menegaskan jet tempur Mig-23 Suriah telah jatuh dan mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung.

“Sebuah Mig-23 milik rezim Suriah telah jatuh. Kami mengasumsikan pilot telah melontarkan diri keluar pesawat. Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung,” kata Yildirim.

Ahrar al Sham Suriah mengatakan telah menembak jatuh jet tersebut dengan senjata anti-pesawat saat terbang di atas provinsi Idlib.

Juru bicara Ahrar al Sham Ahmed Karaali mengatakan kepada kantor berita Anadolu Agency bahwa pasukannya telah menembak jatuh jet tempur rezim Assad.

“Kami menjatuhkan pesawat dengan senjata anti-pesawat 23mm saat pesawat itu melakukan serangan bom dengan terbang rendah di daerah pedesaan Idlib,” kata dia.

“Pesawat itu mengalami kerusakan setelah kita menembaknya. Kemudian kita melihat pesawat itu mulai jatuh.”

Sebuah video yang diposting oleh Ahrar al Sham menunjukkan pejuang mereka menembaki jet saat terbang di atas posisi mereka.

Puing-puing itu ditemukan di sisi perbatasan Turki, dan kokpit pesawat kosong.

Pilot jet dilaporkan keluar saat pesawat jatuh di dekat provinsi Hatay Turki di perbatasan Suriah, laporan media Turki menyatakan.

Banyuwangi Resmikan Wisata Syariah Dekat Eks Lokalisasi

Wisata Syariah di Banyuwangi ini dibangun dekat Bekas Lokalisasi

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi baru saja memperkenalkan Pulau Santen menjadi destinasi Syariah Beach Banyuwangi berkonsep halal tourism. Pulau Santen merupakan pulau kecil di Kelurahan Karangrejo, tak jauh dari pusat kota Banyuwangi .

Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi Kota, Banyuwangi, dulu dikenal sebagai salah satu tempat lokalisasi. Di tempat ini dulu terkenal lokalisasi Pakem. Namun telah resmi ditutup sejak 2013 lalu. Kini, di dekat bekas lokalisasi, dibangun wisata syariah, Pantai Pulau Santen. Saat ini, pulau tersebut terus ditata secara berkelanjutan oleh berbagai elemen, mulai dari masyarakat, tokoh agama hingga Pemkab Banyuwangi .

Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi KH Masykur Ali mengatakan, konsep pantai ini memberikan alternatif kepada para muslimah untuk berlibur di pantai dengan nyaman.

“Selama ini mayoritas masyarakat menganggap pantai banyak digunakan untuk hal-hal maksiat. Sehingga ada ketakutan tersendiri para muslimah yang ingin berlibur ke pantai. Dengan konsep ini, nantinya bisa berbeda jauh dan menjadi alternatif berlibur yang tepat, karena ada pemisahan tempat antara laki-laki dan perempuan,” kata Masykur, Jumat (3/3/2017).

Hal senada, Ketua MUI Banyuwangi, KH Muhammad Yamin juga memberikan apresiasi yang sama.
Menurut Yamin, ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan wisata halal di Banyuwangi .

Hal yang sama dilontarkan tokoh Fatayat NU Banyuwangi , Siti Mafrochatin Nikmah.

“Sulit untuk mencari tempat, apalagi yang berkonsep alam terbuka seperti ini, yang khusus untuk perempuan. Ini jelas jadi terobosan yang sangat kami tunggu-tunggu,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa image di daerah ini dulunyaterkenal sebagai tempat lokalisasi. dan konsep halal tourism tidak serta-merta destinasi itu hanya untuk kaum muslim.

“Halal tourism merupakan konsep besar pengembangan destinasi, yang di antaranya ditandai dengan jaminan makanan halal, tidak menjajakan alkohol, pemberitahuan waktu jelang beribadah (azan), tempat bersuci lengkap dengan fasilitas tempat ibadah, serta fasilitas berkonsep pemisahan antara laki-laki dan perempuan.” paparnya kepada sejumlah awak media (3/3/2017)

Reporter: Budi Eko

Kondisi Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Memburuk, Keluarga Sayangkan Minimnya Layanan Kesehatan Lapas

SOLO (Jurnalislam.com) – Lama tak terdengar kabar tentang Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang saat ini berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Gunung Sindur, Bogor. Kondisi kesehatan sesepuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki itu terus menurun.

“Akhir-akhir ini kondisi kesehatan beliau menurun. Asam lambung beliau naik, memang agak parah kali ini, beliau muntah-muntah bahkan hampir pingsan,” kata Putra bungsunya, Ustadz Abdul Rachim Ba’asyir kepada Jurniscom di Solo, Sabtu (4/3/2017).

Ustadz Iim, sapaannya, juga menyayangkan minimnya pelayanan kesehatan di Lapas. Ia mengungkapkan, klinik di lapas tidak mempunyai peralatan medis yang cukup sehingga petugas medis tidak dapat berbuat banyak jika terjadi apa-apa pada Ustadz Abu.

Selain itu, lokasi lapas yang jauh dari pusat kota dinilai akan sangat menyulitkan penanganan jika terjadi apa-apa pada ulama kharismatik yang kini usianya menginjak 80 tahun itu.

“Jadi kalau terjadi apa-apa itu tampaknya harus dibawa ke klinik di luar LP, karena memang disitu tidak ada. Padahal dulu katanya dipindah kesitu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih prima,” ungkapnya.

Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dipindahkan dari Lapas Pasirputih Nusakambangan pada April 2016 dengan alasan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

“Ternyata kondisinya (pelayanan kesehatan) tidak lebih baik dari Nusakambangan. Di Nusakambangan setiap LP itu ada klinik yang punya peralatan cukup. Tapi disini (Gunung Sindur) justru sangat minim sekali karena saya pernah diajak ke ruangan yang katanya klinik itu tidak ada peralatan kesehatan yang saya lihat,” kata Ustadz Iim.

“Jadi intinya LP itu tidak layak untuk Ustadz Abu yang sudah berumur 80 tahun dan tentunya kondisi fisiknya sudah lemah,” tambahnya.

Selain kondisi kesehatan yang menurun, Ustadz Abu juga mengalami penyiksaan psikologis. Ustadz Iim mengungkapkan, Ustadz Abu diisolasi yang melarang siapapun untuk menemuinya kecuali petugas lapas dan keluarga dengan intensitas yang sangat dibatasi.

“Saya lihat beliau juga tersiksa secara psikologis. Karena beliau ini kan diisolasi, tidak boleh ketemu dengan siapapun kecuali petugas LP,” ucapnya.

Ustadz Abu juga dilarang shalat dengan tahanan lain

Lebih dari itu, Ustadz Abu juga dipisahkan dengan tahanan lain saat shalat di Masjid. “Tidak boleh ada napi yang shalat bersama beliau. Dan ini sangat kita sayangkan, kenapa harus ada perlakuan seperti ini,” ujarnya.

Ustadz Iim membesuk Ustadz Abu Bakar Ba’asyir pada Kamis (2/3/2017). Ia sangat sedih melihat kondisi kesehatan sang ayah yang diperlakukan sedemikian tanpa dasar hukum.

Reporter: Arie Ristyan

Muhammadiyah Kabupaten Bandung: ‘Saatnya Pemuda Islam Bangkit’

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Bangsa Indonesia khususnya umat Islam menghadapi tantangan berat, persoalan keumatan dan kebangsaan menjadi agenda besar yang harus segera diselesaikan. Hal ini diungkapkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bandung, H. Usep Sudrajat, MH dalam acara Raker & Upgrading bertajuk Lahirnya Pemuda Muhammadiyah adalah Momentum Eksistensi Gerakan Kader Untuk Penguatan Kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah di Aula komplek PCM Pangalengan, Sabtu (4/3/2017).

Menurut H. Usep, Muhammadiyah hingga saat ini masih konsisten dengan trilogi gerakannya, yaitu gerakan pembebasan, pemberdayaan dan berkemajuan. Muhammadiyah akan terus tampil di garda terdepan untuk merawat keutuhan dan kerukunan bangsa.

“Saya berharap pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bandung harus tanggap soal tantangan bangsa ini. Pemuda harus melihat sejarah betapa para tokoh-tokoh Islam dahulu sangat besar perannya dalam upaya membentuk negara ini. Sekarang saatnya para pemuda Islam untuk bangkit,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam menghadapi tantangan global pemuda harus mulai mengupgrade dirinya dengan pengetahuan akan agama dan pengetahuan umum seperti bahasa dan intelektualitas. Dengan begitu, lanjut dia, bangsa ini akan siap menghadapi segala tantangan seberat apapun.

“Jangan sampai peran pemuda Islam dalam mengisi kemerdekaan bangsa dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila sampai tidak muncul dan tidak terdengar. Sekali lagi, pemuda-pemuda Islam dan pemuda bangsa
harus melanjutkan kiprah para tokoh Islam dahulu bahkan lebih,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu juga diisi oleh beberapa agenda, diantaranya Pengajian Pemuda, Talkshow Pemuda serta bedah buku Kepemimpinan Berakhlaq.

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bandung, Fathu Salam, ST berharap kegiatan itu dapat memperkuat dan mematangkan strategi gerakan Pemuda Muhammadiyah empat tahun kedepan.

”Terus konsisten mengawal kebijakan serta program PEMDA Bandung dan menjadi mitra strategis dalam kemajuan dan kemaslahatan Kabupaten Bandung yang kita cinta ini,” ungkapnya.

Kiriman: M. Syahirul Alim | Divisi Media PD Pemuda Muhammadiyah Kab. Bandung

4 Pasukan Amerika Tewas Dihantam Bom Taliban

NANGARHAR (Jurnalislam.com) – Ledakan bom pinggir jalan menghantam sebuah kendaraan AS di luar di kota Jalalabad, ibukota provinsi Nangarhar, menewaskan 4 penjajah Amerika Serikat dan melukai satu orang lainnya pada Jumat malam, Al Emarah News melaporkan Jumat (03/03/2017).

Ledakan terjadi di gerbang lapangan udara Jalalabad mengakibatkan kendaraan itu hancur berantakan.

Sementara di wilayah lain bentrokan berat meletus setelah sejumlah besar pasukan boneka dikawal oleh tank dan helikopter yang tiba di daerah Bazar, Tapa Saadat, Akhunzada Sahib Zyarat, Todankano, Abdullah Khelo dan Aspanzo di Kabupaten Farah Rod untuk operasi diserang mujahidin Taliban, koresponden mengatakan.

Tembak-menembak tak terelakkan setelah pasukan khusus Taliban tiba ke tempat kejadian, tembak menembak juga terjadi di pusat pemerintahan dan pos pertahanan kabupaten tersebut.

Menurut rincian, pertempuran senjata berat dan ringan berakhir tengah hari setelah pasukan boneka Afghanistan terpaksa melarikan diri menuju pusat Farah.

Laporan awal menunjukkan bahwa 4 tank telah hancur dengan 17 pasukan komando tewas dan 13 lainnya luka-luka.

Pasukan Nasioanal Afghanistan juga membombardir warga sipil namun belum ada laporan tentang warga yang menjadi korban.

Hanya 4 pejuang Taliban sejauh ini yang terluka dalam bentrokan.

Ubah Struktur Sosial di Yaman, Syiah Houthi Targetkan Kelompok Suku dan Tekan Pejabat Publik

YAMAN (Jurnalislam.com) – Pemberontak Syiah Houthi dukungan Iran menerapkan strategi sistematis dalam mengubah struktur sosial Yaman untuk menciptakan perpecahan antara suku-suku yang berbeda di negara itu dengan menggunakan aliansi mereka untuk membasmi kelompok yang menentang milisi Houthi, lansir Al Arabiya News Channel, Jumat (03/03/2017).

Sepuluh suku, yang berbasis di empat provinsi berbeda, menjadi yang paling menderita akibat operasi militer dan ekonomi zalim Houthi yang menimbulkan hilangnya nyawa, mengungsinya banyak keluarga, dan kerusakan properti massal.

Suku-suku ini adalah:
Sana’a: Arhab dan Bani Dubian
Dhumar: Atmah dan al-Haddah
Ibb: Al Khafar, al Shawour, al-Adin, Ba’dan, al Radmah, al Oud, al Siyahi
Al Hudaydah: Al-Zaranik

Selanjutnya, pemberontak Syiah Houthi juga memaksakan berbagai cara ekonomi untuk menghukum dan menindas lawan dari kelompok pegawai negeri sipil dengan memecat ribuan PNS dan menggantinya dengan antek, juga menghentikan pembayaran gaji ratusan ribu pekerja sipil dan militer.

Pasukan Peshmerga Bentrok dengan Milisi PKK di Irak Utara

MOSUL (Jurnalislam.com) – Kelompok-kelompok bersenjata yang terkait dengan organisasi PKK bentrok dengan pasukan Peshmerga Suriah Kamis malam di provinsi Nineveh utara Irak, menurut sumber Peshmerga.

“Pasukan kami dicegah memasuki kota Snuny di desa Hanasur [di provinsi Nineveh] oleh unit pertahanan PKK Sinjar,” Kolonel Kadir Sheikh Mami, seorang komandan pasukan Peshmerga Suriah (dikenal sebagai “Roj Peshmerga”), mengatakan kepada Anadolu Agency Jumat (03/03/2017).

Menurut Mami, unit pertahanan Sinjar menembaki pasukan Roj Peshmerga – yang berperang di bawah payung pasukan Peshmerga Pemerintah Daerah Kurdi ini – saat mereka berusaha untuk melewati daerah.

Empat pasukan Peshmerga Suriah dan tiga serdadu yang terkait PKK terluka dalam bentrokan katanya.

Kamis, 500 pejuang Peshmerga Suriah dikerahkan ke kota Snuny untuk memperkuat perbatasan Irak-Suriah dan mendorong pasukan PKK keluar dari Sinjar.

Meskipun Peshmerga telah membersihkan Sinjar dari kelompok IS pada tahun 2015, PKK sebagian besar memegang kendali kabupaten, menolak memberi izin pasukan Peshmerga untuk mengambil kendali daerah.

Sekolah Tinggi di Jerman Larang Siswa Muslim Wudhu dan Shalat di Kampus

JERMAN (Jurnalislam.com) – Sebuah sekolah tinggi di kota Wuppertal Jerman barat melarang siswa Muslim sholat di gedung sekolah, memicu perdebatan sengit di media sosial, World Bulletin melaporkan Jumat (03/03/2017).

Sekolah tinggi full-day Johannes Rau meminta para pengajarnya pada 16 Februari untuk mengeluarkan “peringatan” kepada mahasiswa yang sholat di gedung, ungkap sebuah dokumen yang bocor dan beredar di media sosial.

Manajemen sekolah mengatakan wudhu di toilet sekolah, dan sholat di gedung sekolah tidak diizinkan. Dokumen ini juga mendesak guru untuk melaporkan nama-nama siswa yang tidak mengikuti aturan.

Larangan kontroversial ini menarik kritik luas di media sosial, tetapi didukung oleh partai kanan jauh negara itu, Alternatif untuk Jerman (Alternative for Germany-AfD).

Dalam sebuah posting Facebook pada hari Kamis, AfD cabang Wuppertal berpendapat langkah itu sekali lagi menunjukkan gagalnya kebijakan migrasi partai-partai lama.

Jerman memiliki penduduk Muslim terbesar kedua di Eropa Barat, dan sebagian besar yaitu empat juta Muslim telah terintegrasi dengan baik.

Walaupun kebebasan beragama dijamin oleh konstitusi Jerman, beberapa keputusan pengadilan di masa lalu mendukung tindakan pembatasan jika sholat dikhawatirkan akan merusak perdamaian sekolah. Baik manajemen Johannes Rau ataupun keluarga siswa belum mempublikasikan informasi yang memperingatkan akan tindakan tersebut.