Senin, 19 Syawal 1447 / 06 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Pengungsi dan Pasukan Kurdi Dihajar 3 Bom Kelompok IS di Deir Ezzor, 50 Tewas

13 Okt 2017 08:05:06
Pengungsi dan Pasukan Kurdi Dihajar 3 Bom Kelompok IS di Deir Ezzor, 50 Tewas

SURIAH (Jurnalislam.com) – Penyerang Martir kelompok Islamic State (IS) menewaskan sedikitnya 50 orang dalam tiga serangan bom mobil pada hari Kamis (12/10/2017) terhadap sekelompok pengungsi di timur laut Suriah, seorang sumber medis di Bulan Sabit Merah Kurdi mengatakan pada Middle East Eye.

Sejumlah besar orang juga terluka akibat tiga bom mobil itu, kata sumber tersebut.

Serangan tersebut terjadi di Abu Fas, dekat perbatasan provinsi Deir Ezzor dan Hasaka, kata sebuah lembaga monitor perang, Observatorium HAM yang berbasis di Inggris (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR), yang mengatakan bahwa sedikitnya 18 orang telah terbunuh.

Orang-orang yang tewas termasuk pengungsi yang melarikan diri dari pertempuran di Deir Ezzor dan juga anggota pasukan keamanan Kurdi Asayish, Observatorium melaporkan. Televisi rezim Suriah mengatakan puluhan orang tewas dalam serangan tersebut.

IS telah kehilangan wilayahnya di Suriah dan Irak tahun ini dan jatuh kembali ke kota-kota dan desa-desa di lembah Efrat di tenggara Deir Ezzor.

Pada hari Rabu, IS mengatakan bahwa mereka melakukan serangan di ibukota Damaskus, di mana tiga pembom meledakkan perangkat mereka di dekat markas besar polisi, menewaskan dua orang dan melukai enam lainnya.

Badan-badan bantuan telah memperingatkan bahwa pertempuran di Suriah timur merupakan yang terburuk di Suriah tahun ini dan bahwa serangan udara telah menewaskan ratusan korban sipil.

Kategori : Internasional

Tags : Konflik Suriah

Koalisi Arab Hancurkan Basis Peluncuran Rudal Pemberontak Syiah di Yaman

13 Okt 2017 07:48:29
Koalisi Arab Hancurkan Basis Peluncuran Rudal Pemberontak Syiah di Yaman

YAMAN (Jurnalislam.com) – Koalisi Arab mengumumkan pada hari Kamis (12/10/2017) bahwa pihaknya telah menghancurkan situs peluncuran rudal pemberontak Syiah Houthi di Hudaydah yang digunakan untuk menargetkan Arab Saudi, Al Arabiya melaporkan.

Sebuah pesawat koalisi tak berawak yang didokumentasikan awal bulan ini menargetkan lokasi milisi Houthi dan Saleh di daerah yang berbeda di dekat perbatasan Saudi-Yaman.

Iran: Setelah Aleppo, Kita akan Bantai Bahrain dan Yaman

Pesawat koalisi berhasil menghancurkan kendaraan militer yang membawa milisi Houthi menuju perbatasan Saudi dalam upaya menanam ranjau dan maju ke perbatasan.

Pasukan koalisi Arab juga menargetkan bala bantuan militer Syiah Houthi dan menghancurkan gudang senjata dan tempat-tempat untuk pertemuan mereka di distrik Bihan, sebelah barat provinsi Shabbwa.

Kategori : Internasional

Tags : koalisi arab perang yaman syiah houthi

Berantas HOAX, Pemuda Muhammadiyah Laporlan seword.com ke Kominfo dan Bareskrim

13 Okt 2017 07:16:06
Berantas HOAX, Pemuda Muhammadiyah Laporlan seword.com ke Kominfo dan Bareskrim

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Sebagai wujud dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membasmi penyebar berita-berita bohong (hoax), Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melaporkan situs seword.com ke Kemkominfo dan Cyber Crime Bareskrim, Kamis (12/10/2017).

Pemuda Muhammadiyah meminta Kominfo untu segera memblokir situs tersebut karena dinilai sebagai produsen hoax.

“Terbukti dari postingan-postingan opini yang dimuat merupakan tulisan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kevalidannya. Lebih bersifat tendensius, menyebar kebencian dan memancing provokasi bernuansa SARA,” kata Ketua Bidang Komintel PP Pemuda Muhammadiyah, Siswanto Rawali dalam keterangan tertulis kepada Jurnalislam.com, Kamis (12/10/2017).

“Maka sebagai bentuk tanggung jawab moril kebangsaan maka kami PP Pemuda Muhammadiyah melaporkan seword.com ke pihak yang berwenang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.

Baca juga: Dahnil Anzar: Seword Itu Sampah Peradaban

Pemuda Muhammadiyah juga melaporkan seword.com ke Bareskrim Mabes Polri. Siswanto menjelaskan, objek laporan adalah pemilik situs seword.com, penulis opini dalam situs tersebut, dan ujara kebencian serta provokasi SARA.

“Kita tidak ingin jagad informasi komunikasi kita dipenuhi dengan sampah, noise, hoax dan ujaran kebencian lainnya yang dipicu oleh opini provokatif di media dan internet. Situs seword.com selama ini diduga menjadi media yang memfasilitasi opini hoax, provokatif, ujaran kebencian dan sebagainya,” terang Siswanto.

Pelaporan tersebut, lanjut Siswanto, dimaksudkan sebagai pembelajaran masyarakat Indonesia untuk mewujudkan keharmonisan berbangsa dan bernegara.

“Semoga aparat pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo dan Kepolisian memiliki persepsi yang sama dengan kita Pemuda Muhammadiyah. Sehingga proaktif menindaklanjuti laporan kita. #IndonesiaAntiHoax,” pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : hoax media hoax pemuda muhammadiyah seword.com

Wujudkan Persatuan Palestina, Hamas dan Fatah Sepakati Rekonsiliasi

13 Okt 2017 06:41:54
Wujudkan Persatuan Palestina, Hamas dan Fatah Sepakati Rekonsiliasi

MESIR (Jurnalislam.com) – Dua kekuatan politik Palestina, Hamas dan Fatah, menandatangani sebuah kesepakatan rekonsiliasi di ibukota Mesir, Kairo, pada hari Kamis (12/10/2017), sebagai bagian dari usaha untuk mengakhiri keretakan satu dekade, lansir Aljazeera.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah perwakilan Hamas dan Otoritas Palestina (Palestinian Authority-PA) pimpinan Fatah bertemu di Kairo pada hari Selasa untuk melaksanakan sebuah kesepakatan persatuan yang ditandatangani pada tahun 2011 namun tidak diberlakukan.

Pada sebuah konferensi pers, kepala delegasi PA Azzam al-Ahmad mengatakan kedua pihak sepakat bahwa perbatasan Rafah antara Mesir dan Gaza akan dioperasikan oleh pengawal Presiden PA Mahmoud Abbas pada 1 November.

Hamas Ajak Fatah Bangun Kekuatan Baru Lawan Penjajahan Isreal

“Langkah-langkah keamanan akan diterapkan dan diadopsi oleh Otoritas Palestina dimana para sipir presiden akan tersebar di seluruh perbatasan,” kata al-Ahmad.

Dia menambahkan bahwa di bawah instruksi Abbas, kedua kelompok tersebut tidak akan kembali ke wilayah Palestina yang dijajah Israel kecuali mereka memiliki “kesepakatan akhir yang akan mengesampingkan keretakan selamanya … untuk mewujudkan impian Palestina, mengakhiri penjajahan, dan untuk memiliki sebuah negara Palestina yang independen dan berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibukota “.

Saleh al-Arouri, wakil kepala kantor politik Hamas, mengucapkan terima kasih kepada Mesir atas “peran stabilnya”.

“Masalah Palestina adalah masalah Mesir,” katanya.

Kesepakatan tersebut menetapkan bahwa pemilihan dewan legislatif, presiden dan dewan negara harus dilakukan dalam waktu satu tahun setelah penandatanganannya, meskipun rincian kesepakatan rekonsiliasi belum diumumkan.

Kesepakatan itu juga akan melihat Hamas dan Fatah membentuk pemerintahan sementara sebelum pemilihan.

Gerakan Hamas yang berbasis di Gaza memutuskan bulan lalu bahwa pihaknya akan membubarkan komite administratifnya yang mengelola Jalur Gaza. Hamas juga mengungkapkan kesediaannya untuk berdamai dengan PA, badan semi otonom yang memerintah Tepi Barat.

Selanjutnya, Perdana Menteri PA Rami Hamdallah mengunjungi Gaza dan mengumumkan bahwa pemerintah persatuan nasional akan mulai mengambil tanggung jawab administratifnya atas Jalur Gaza.

Hamas telah menjadi penguasa de facto di Jalur Gaza sejak 2007 setelah partai tersebut mengalahkan partai Fatah yang telah lama dominan di parlemen dalam pemilihan parlemen.

Hamas kemudian mendorong Fatah keluar dari Gaza dalam konflik Palestina, ketika Fatah menolak untuk mengakui hasil pemungutan suara tersebut.

Hamas Peringatkan Rencana ‘Busuk’ Perdamaian Israel

Israel menanggapi kemenangan pemilihan Hamas dengan memberlakukan pengepungan darat, laut dan udara, sampai saat ini.

Hamas dan Fatah masing-masing menguasai Jalur Gaza dan Tepi Barat sejak itu, dan beberapa upaya rekonsiliasi gagal karena beberapa alasan.

Kesepakatan yang ditengahi Mesir, jika berhasil dilaksanakan, bisa memperbaiki situasi kemanusiaan yang mengerikan di Gaza.

Dalam beberapa bulan terakhir, Hamas telah mendapat tekanan berat dengan tindakan PA baru-baru ini terhadap Gaza, yang bertujuan untuk menekan Hamas untuk menyerahkan kendali atas Jalur Gaza.

Tindakan penghukuman termasuk memotong gaji pegawai PA yang tinggal di Gaza dan mengurangi pasokan listrik ke Gaza, yang telah menderita kekurangan listrik akibat blokade zionis yahudi, Israel.

Kategori : Internasional

Tags : Gaza hamas palestina

Masalah Ekonomi dan Kemiskinan Dinilai Belum Bisa Dituntaskan Pemerintahan Jokowi

12 Okt 2017 12:15:18
Masalah Ekonomi dan Kemiskinan Dinilai Belum Bisa Dituntaskan Pemerintahan Jokowi

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menunjukkan 43 persen masyarakat Indonesia merasakan pemenuhan kebutuhan pokok semakin berat dibanding tahun lalu. Hanya 18 persen yang merasa pemenuhan kebutuhan pokok semakin ringan.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, masalah paling mendesak yang berkaitan dengan kepentingan warga dimanapun, adalah masalah ekonomi. Pada isu-isu ini, lebih banyak masyarakat yang berpendapat negatif, meski jumlah penilaian positif meningkat dibandingkan tahun lalu

“Pemenuhan kebutuhan pokok, berobat, pendidikan, jumlah pengangguran, jumlah orang miskin, lapangan kerja, dan pemerataan kesejahteraan secara umum masih belum positif,” kata Burhanuddin di Kantor Indikator Jalan Cikini V Jakarta, Rabu (11/10).

Sebanyak 50 persen responden mengatakan, masalah pengangguran semakin banyak, dan hanya 20 persen yang mengatakan semakin berkurang. Sebanyak 42 persen responden juga mengatakan masalah kemiskinan makin banyak, sedangkan 24 persen mengatakan makin berkurang. Selain itu, 54 persen mengaku semakin sulit mencari pekerjaan, dan hanya 14 persen yang mengatakan makin mudah.

Burhan mencatat, prestasi Jokowi dianggap buruk dalam mengurangi jumlah orang miskin, menyediakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, serta membuat harga kebutuhan pokok terjangkau oleh warga pada umumnya.

Kendati demikian, Burhan mengungkapkan, sejak awal 2016 banyak publik yang menilai kondisi ekonomi nasional membaik. Secara umum, hasil survei ini menunjukkan 43,3 persen responden merasa kondisi ekonomi nasional semakin membaik dibanding tahun lalu.

“Kerja pemerintah Jokowi yang dinilai paling mengalami kemajuan adalah di bidang pembangunan infrastruktur, terutama jalan umum, jalan lintas antarprovinsi di luar Jawa, sarana transportasi umum, dan pembangunan jalan tol di luar pulau Jawa,” kata dia.

Dikatakan Burhan, upaya Jokowi membuat pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit lebih mudah dijangkau, juga diapresiasi. Sebanyak 41 persen merasa pemenuhan kebutuhan berobat makin ringan, begitu pula kebutuhan pendidikan dirasa makin ringan oleh 38 persen publik.

Politisi Partai Gerindra, Nizar Zahro mengatakan, kelemahan pemerintahan Jokowi-JK di bidang ekonomi menjadi celah yang dapat digunakan Partai Gerindra untuk mengambil hati tingkat pemilih pemula di seluruh Indonesia. Ia mengatakan, masih ada waktu dua tahun bagi Partai Gerindra untuk bersiap-siap dan menaikkan elektabilitas.

“Ini masih banyak celah dan masih banyak yang belum ditunaikan oleh pemerintahan Jokowi-JK, terutama tentang lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan dan juga tingkat kebutuhan bahan makanan pokok,” kata Nizar.

Kategori : Nasional

Tags : ekonomi jokowi Jokowi-JK pemerintah

Aksi Kemanusian Selamatkan Rohingya: 900.000 Dosis Vaksin untuk Cegah Wabah Kolera

12 Okt 2017 10:25:38
Aksi Kemanusian Selamatkan Rohingya: 900.000 Dosis Vaksin untuk Cegah Wabah Kolera

BANGLADESH (Jurnalislam.com) – Pemerintah Bangladesh, badan-badan PBB, dan sejumlah LSM telah meluncurkan kampanye vaksinasi besar-besaran di Cox’s Bazar Bangladesh untuk menyelamatkan ratusan ribu pengungsi Rohingya dari penyebaran wabah kolera.

Departemen Kesehatan Bangladesh, yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), UNICEF dan LSM lainnya, membagikan vaksin oral kepada 88.000 orang Rohingya pada hari Selasa dalam sebuah kampanye berskala besar untuk memvaksinasi 650.000 orang dalam tiga setengah pekan ke depan.

Ini adalah kampanye vaksinasi oral terbesar kedua di dunia, setelah kejadian lain di Haiti tahun lalu. Kampanye ini akan melibatkan 900.000 dosis vaksin.

Kampanye Vaksinasi Kolera Terbesar di Dunia Digelar di Kamp Pengungsi Rohingya

Imunisasi tahap kedua, yang diharapkan dimulai November, bertujuan untuk mengimunisasi 250.000 anak-anak berusia antara satu dan lima tahun.

Meskipun tidak ada kasus kolera yang tercatat secara resmi, kampanye vaksinasi merupakan tindakan pencegahan untuk mencegah terjadinya penyebaran penuh.

Namun, sedikitnya WHO telah mendiagnosis 10.292 kasus diare, yang memiliki gejala terhadap kolera, sejauh ini.

“Saya tidak akan terkejut jika kita memiliki beberapa kasus kolera yang masuk di antara semua penyakit diare ini karena hal itu tidak dapat dihindari,” kata Dr Navaratnasamy Paranietharan, perwakilan WHO di Cox’s Bazar, kepada Al Jazeera, Rabu (11/10/2017).

“Dengan kampanye vaksinasi dan berdasarkan analisis kami, kami tidak mengharapkan wabah kolera besar di antara populasi ini. Ini tidak akan seperti Yaman atau tempat lainnya.”

LSM Turki Bangun 20.000 Tenda Dilengkapi Kamar Mandi untuk Pengungsi Rohingya

Paranietharan mengatakan WHO akan mendapatkan hasil laboratorium segera setelah pekan depan, yang kemungkinan akan mengkonfirmasi kehadiran kolera di kamp-kamp pengungsian.

Kondisi di kamp sangat memprihatinkan: basah, berlumpur dan penuh sesak. Di sana juga kekurangan air bersih dan sanitasi.

“Hanya ada sedikit toilet di sini,” kata Gura Banu, seorang pengungsi Rohingya di Cox Bazar. “Dalam kurun waktu tiga sampai lima hari, toilet itu menjadi penuh dan tidak dapat digunakan, sangat busuk, terlalu banyak orang di sini. Kita bisa hidup tanpa makan satu atau dua kali sehari, tapi kita tidak bisa hidup tanpa tidak bisa menggunakan toilet.”

Sebagian besar pengungsi hanya makan satu kali sehari dan diguyur hujan deras, diikuti oleh gelombang panas tanpa henti, semakin memperrumit kondisi mereka.

“Airnya terlalu jauh,” kata Muhamad Shaker, seorang Rohingya lainnya. “Itu yang menjadi masalah, dan orang-orang menderita, terlalu banyak orang di sini, dan karena itulah sangat kotor, semua orang mulai sakit.”

Komisaris Tinggi PBB Urusan Pengungsi (the United Nations High Commissioner for Refugees-UNHCR) telah mendesak tindakan pencegahan untuk menghindari wabah tersebut.

“Air bersih dan air minum yang aman sangat penting dalam mengurangi dan mencegah penyakit semacam ini,” kata Yante Ismail, juru bicara UNHCR, kepada Al Jazeera.

Leonard Doyle, juru bicara Organisasi Internasional untuk Migrasi, juga menggemakan peringatan tersebut.

“Mereka membutuhkan air, mereka butuh tempat berlindung, mereka butuh bantuan, tapi mereka pasti lebih melihat orang yang trauma,” kata Doyle kepada Al Jazeera.

“Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun mendatangi saya, dan dia meletakkan tangannya di atas tenggorokannya untuk menunjukkan bahwa ayahnya telah meninggal, terbunuh dan dibantai dan dia sendiri baru saja tiba di malam sebelumnya. Rasakan betapa mengerikan keseluruhan situasinya.”

Kolera membunuh 95.000 orang setiap tahun dan mempengaruhi 2.9 juta orang di seluruh dunia. Ini adalah infeksi diare akut yang disebabkan akibat menelan makanan atau air yang terkontaminasi yang menyebabkan gejala ringan termasuk dehidrasi dan diare.

Kategori : Internasional

Tags : Muslim myanmar muslim rohingya myanmar

Pemberontak Syiah Houthi Yaman Rebut Kamp Pasukan Garda Republik di Sanaa

12 Okt 2017 09:33:54
Pemberontak Syiah Houthi Yaman Rebut Kamp Pasukan Garda Republik di Sanaa

YAMAN (Jurnalislam.com) – Pemberontak Syiah Houthi merebut sebuah kamp pasukan Garda Republik di selatan Sanaa yang setia mengawal Presiden Ali Abdullah Saleh, Al Arabiya melaporkan Rabu (11/10/2017).

Berbagai sumber Yaman mengkonfirmasi pada hari Selasa bahwa paasukan Syiah Houthi telah menguasai sepenuhnya kamp Dabwa, kamp Garda Republik terbesar kedua di Sanaa, dan mengangkat seorang pemimpin Houthi baru menggantikan mantan komandan Brigadir Jenderal Ali Mohamed al-Masoudi yang diculik sebulan lalu .

Situs-situs berita Yaman mengutip sumber-sumber di Garda Republik yang mengatakan bahwa pemberontak Syiah Houthi telah memberi puluhan petugas dan personil militer di kamp itu sebuah cuti terbuka sebulan yang lalu, sebelum mengangkat seorang pemimpin Houthi di kamp tersebut.

12 Milisi Syiah Houthi Tewas Dihantam Rudal Koalisi Arab di Sanaa

Sebenarnya, beberapa laporan mengklaim bahwa beberapa perwira telah mengatakan kepada Saleh tentang rencana Houthi untuk mengendalikan kamp tersebut, namun dia mengabaikan laporan Intel tersebut dan tidak melakukan tindakan atau memberi mereka perintah apapun, memaksa mereka untuk menyerah kepada Houthi dan kepemimpinan baru mereka di Camp Dabwa.

Kamp Dabwa di selatan Sana’a berada dalam jangkauan geografis Sanhan (tempat kelahiran Saleh), yang merupakan wilayah yang menampung Komando Pusat Garda Republik dan tiga brigade militer.

Saleh masih memiliki satu kamp tersisa di daerah tersebut, Rima Hameed, benteng terakhirnya dan sekelompok Garda Republik. Selain kamp Pasukan Khusus yang dipimpin oleh keponakannya dan bertanggung jawab atas keamanan pribadinya, Brigadir Jenderal Tariq Saleh

Milisi Syiah Houthi berusaha untuk menonaktifkan “kekuatan” militer dan politik Saleh dan mengintimidasi pendukungnya dengan penangkapan, menurut pengamat setempat.

Kategori : Internasional

Tags : perang yaman sanaa syiah houthi

Jepit IS di Raqqah, Jubir Koalisi AS: Kami Tidak Terima Negosiasi

12 Okt 2017 09:10:25
Jepit IS di Raqqah, Jubir Koalisi AS: Kami Tidak Terima Negosiasi

SURIAH (Jurnalislam.com) – Koalisi pimpinan agresor AS yang memerangi kelompok Islamic State (IS) mengatakan pada hari Rabu (11/10/2017) bahwa mereka tidak akan menerima negosiasi penarikan pasukan yang memerangi ratusan pasukan IS yang bersembunyi di kota Raqqah, Suriah, yang pernah menjadi ibukota de facto kelompok IS.

Ucapan juru bicara koalisi tersebut, Kolonel Ryan Dillon, muncul saat sekutu koalisi sedang berupaya mengevakuasi sekitar 4.000 warga sipil yang tetap terjebak di kota tersebut.

Koalisi tersebut mengatakan bahwa pasukan IS menahan beberapa warga sipil sebagai perisai manusia, mencegah mereka melarikan diri saat pertarungan memasuki tahap akhir untuk merebut wilayah Raqqa tersisa yang masih di tangan milisi. Kota tersebut, yang berada di tepi Sungai Efrat, rusak parah akibat pertempuran, dan para aktivis melaporkan bahwa lebih dari 1.000 warga sipil telah terbunuh di sana sejak bulan Juni.

Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan 8.000 orang terjebak dalam Raqqa, dan telah meminta semua pihak yang terlibat konflik untuk mengambil semua tindakan demi melindungi warga sipil. PBB mengatakan September adalah bulan terburuk di tahun 2017 bagi warga sipil di Suriah.

AS Mulai Lancarkan Serangan Udara dan Artileri Sengit pada Benteng IS di Raqqa

Dillon mengatakan bahwa Majelis Sipil Raqqa, yang merupakan pejabat pemerintah Arab dan Kurdi setempat, memimpin diskusi untuk memastikan evakuasi warga sipil yang aman saat pertarungan merebut Raqqa memasuki tahap akhir. Namun, tidak jelas dengan siapa dewan tersebut berbicara di dalam Raqqa. Pasukan yang dipimpin Kurdi, Pasukan Demokrat Suriah, memimpin pertempuran yang didukung AS di lapangan.

“Kami melihat beberapa kemajuan melihat warga sipil bisa keluar dari Raqqa dengan aman. Tren ini telah berubah menjadi … sebuah upaya yang lebih luas oleh Dewan Sipil Raqqa untuk membantu penduduk sipil yang tersisa keluar dari sana,” kata Dillon kepada The Associated Press. Dia mengatakan sedikitnya 700 warga sipil telah dievakuasi dari kota tersebut sejak Senin.

Namun Dillon menambahkan bahwa diskusi tentang nasib milisi IS yang tersisa di kota telah berfokus pada “penyerahan tanpa syarat.”

Menegosiasikan penarikan pasukan “adalah sesuatu yang tidak akan pernah kita lakukan atau setujui sebagai koalisi,” Dillon menambahkan. Antara 300 dan 400 gerilyawan diyakini bersembunyi di sekitar 4 kilometer persegi (1,5 mil persegi) wilayah Raqqa, termasuk di stadion kota dan sebuah rumah sakit, katanya.

Kuasai 45 Persen Kota, Koalisi AS Terus Bombardir Raqqa, 29 Warga Sipil Tewas

Stadion ini diyakini digunakan oleh IS sebagai gudang senjata dan sebuah penjara sementara rumah sakit tersebut merupakan salah satu markas besar mereka.

Dillon mengatakan bahwa dalam tiga pekan terakhir, hingga 15 milisi IS, termasuk seorang pemimpin senior, telah menyerah di Raqqa, sebuah tren yang juga terlihat di Irak karena kekuatan kelompok IS itu menurun di kedua negara. Dillon mengatakan sedikitnya seorang tokoh terkemuka lainnya ditangkap di antara warga sipil, saat mencoba melarikan diri.

Pertarungan untuk Raqqa dimulai pada bulan Juni tapi setelah awal yang cepat, perlawanan keras dari IS memperlambat kemajuan pasukan yang dipimpin Kurdi.

Sementara itu, serangan udara di kota tersebut tampaknya telah menurun, sepertinya untuk memungkinkan evakuasi dan perundingan. Koalisi tersebut melaporkan lima serangan udara di dekat Raqqa pada hari Selasa.

Kategori : Internasional

Tags : AS Konflik Suriah Raqqa Raqqah

Pekan Depan, Indonesia Jadi Tuan Rumah International Halal Lifestyle Expo 2017

12 Okt 2017 07:56:17
Pekan Depan, Indonesia Jadi Tuan Rumah International Halal Lifestyle Expo 2017

JAKARTA (Jurnalislam.com)– Indonesia Halal Lifestyle Center kembali akan menggelar The 2nd Indonesia International Halal Lifestyle Expo and Conference (INHALEC) pada 19-21 Oktober 2017 di Balai Kartini, Jakarta. Kegiatan yang kedua kalinya ini didukung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Masyarakat Ekonomi Syariah, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Secara keseluruhan expo akan mendorong 10 sektor yang menjadi bagian dari gaya hidup halal, yakni makanan, pariwisata, fashion, kosmetik, pendidikan, finansial, farmasi, media dan rekreasional, layanan kesehatan dan kebugaran serta seni dan budaya.

INHALEC diselenggarakan sebagai tanggapan atas persaingan global di sektor industri halal. Ajang ini akan membuktikan Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim tak sekadar bisa menjadi konsumen industri halal, tapi juga produsen.

Untuk memacu laju pariwisata Halal di Indonesia, pemerintah Indonesia menargetkan pada 2020 kehadiran wisatawan Muslim dunia untuk datang ke Indonesia sebanyak 5 juta orang dari total 168 juta wisatawan Muslim sedunia.

Hal ini tidaklah mudah, mengingat tren persaingan bisnis halal kian ketat di sejumlah negara. Bahkan, di negara-negara yang mayoritas penduduknya bukan Muslim, seperti Jepang, Korea, Thailand dan Chile juga tengah berusaha mempromosikan pariwisata halal.

Hal yang sama sudah selayaknya dilakukan oleh Indonesia, yakni dengan melihat halal bukan hanya sekadar aturan dalam hukum Islam, namun juga sebagai gaya hidup yang komprehensif.

Ketua Halal Lifestyle Center, Sapta Nirwandar mengatakan bahwa beberapa negara di dunia termasuk keempat negara yang disebutkan di atas telah memiliki ajang pameran industri halal tahunan. “Dengan acara ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang tercatat eksis jadi penyelenggara Halal Expo dan Conference dan masuk agenda global untuk bulan Oktober,” ujar Sapta kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/10) dilansir Republika.co.id.

INHALEC mencoba untuk mengisi kesenjangan di bidang pengembangan bisnis halal dengan menyelenggarakan sebuah rangkaian acara yang meliputi expo yang memamerkan produk halal, konferensi untuk membahas tren global dan kesempatan bisnis di industri halal serta penampilan seni dan budaya benuansa religi yang dikemas dalam nuansa kolaborasi musik emik dan modern.

Kategori : Nasional

Tags : gaya hidup halal halal halal expo mui Syariah

Markas Komando Polisi Rezim Assad di Damaskus Dihantam 3 Serangan Bom

12 Okt 2017 06:54:36
Markas Komando Polisi Rezim Assad di Damaskus Dihantam 3 Serangan Bom

SURIAH (Jurnalislam.com) -Sedikitnya dua polisi tewas dan enam lainnya cedera berat setelah penyerang meledakkan diri di markas komando polisi di ibukota Suriah, Damaskus, menurut media rezim Suriah, Aljazeera melaporkan.

Pembom martir mencoba menyerbu gedung polisi utama dan bentrok dengan para penjaga sebelum meledakkan alat peledak mereka di luar pada hari Rabu (11/10/2017), lapor televisi pemerintah Suriah.

Sebuah laporan DPA yang mengutip kantor berita resmi Suriah mengatakan dua pembom meledakkan ikat pinggang mereka di luar kantor polisi di Jalan Khaled bin al-Walid, sementara pembom ketiga meledakkan dirinya di pintu masuk sebuah pasar di jalan yang sama.

Serangan hari Rabu adalah insiden kedua bulan ini setelah sekelompok orang bersenjata membidik sebuah kantor polisi di distrik Al-Midan, Damaskus, pada 2 Oktober.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) mengatakan September adalah bulan paling mematikan dalam konflik tahun ini, dengan sedikitnya 3.000 orang, termasuk 955 warga sipil, terbunuh.

“Lebih dari 70 persen warga sipil terbunuh akibat serangan rezim Assad dan serangan udara brutal Rusia, atau akibat serangan udara koalisi internasional” yang memerangi kelompok Islamic State (IS), menurut Rami Abdel Rahman, kepala SOHR.

Jumlah orang yang terbunuh pada bulan September lebih tinggi bukan hanya karena meningkatnya pertempuran dan “serangan udara intensif dari koalisi internasional dan Rusia terhadap benteng-benteng IS di utara dan timur Suriah, namun juga karena meningkatnya serangan udara Rusia dan rezim di daerah-daerah yang dikuasai oposisi,” Abdel Rahman mengatakan.

Didukung oleh serangan udara Rusia, pasukan rezim Syiah Bashar al-Assad sedang berperang untuk merebut kembali daerah-daerah di provinsi timur Deir Az Zor yang dikendalikan oleh IS.

Sebuah koalisi internasional pimpinan AS telah memberikan dukungan udara kepada aliansi Kurdi-Arab, Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang uga memerangi IS di bekas benteng utara mereka di kota Raqqa dan Deir Az Zor.

Kategori : Internasional

Tags : damaskus Konflik Suriah

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED