‘Komika Bebas Lecehkan Islam Karena Mereka Merasa Dilindungi’

KLATEN (Jurnalislam.com)- Tidak adanya hukum yang tegas terhadap para penista agama dinilai Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Dr. Muinudinillah Basri yang menyebabkan maraknya komika atau pelawak yang melecehkan agama Islam di Indonesia.

“Mereka bebas melecehkan umat Islam karena merasa dilindungi juga, artinya mendapatkan satu kondisi dimana bebas melecehkan umat Islam,” katanya kepada Jurnalislam.com di Masjid Al-Aqsho Klaten, Ahad, (14/1/2017).

Ustaz Muin sapaan karibnya juga mengatakan, bahwa saat ini pemerintah tidak menjalankan hukum secara adil, menurutnya, jika umat Islam yang terzalimi maka para pelaku tersebut dibiarkan bebas dan tak tersentuh hukum.

“Itu karena hukum tidak jalan, hukum ditegakan kepada orang orang yang mereka anggap musuh mereka, kalau mereka anggap musuh pemerintah, hukum langsung ditegakkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ustaz Muin menjelaskan, bahwa apa yang dilakukan para Komika tersebut sangat melukai umat Islam, jika hal seperti ini dibiarkan, katanya, maka akan banyak bermunculan pihak-pihak yang kembali melecehkan Islam di Indonesia.

“Jadi pelawak-pelawak ini pertama menjual ayat Allah, kemudian melecehkan ayat Allah, maka mereka tidak ada kemuliaan sama sekali,” ujar pimpinan Ponpes Ibnu Abbas Klaten ini.

“Ketika hukum sudah dipermainkan maka perbuatan akan tanpa kendali sama sekali,” tandasnya.

Minta Negara Segera Tindak Komika Hina Islam, FJI : Umat Islam Jangan Terprovokasi

KLATEN (Jurnalislam.com)– Ketua Majelis Syuro Front Jihad Islam (FJI) Yogyakarta berharap negara dapat menegakkan hukum bagi para komika yang menjadikan Islam sebagai bahan candaan.

“Kami berharap mudah-mudahan bisa ditegakkan hukum yang sesuai, karena kalau tidak ditegakan akan memancing reaksi umat Islam yang mulai anget,” katanya kepada Jurnalislam.com disela-sela Aksi Long March DSKS di Klaten, Ahad (14/1/2018).

Lebih Lanjut ulama kharismatik Kota Gudeg tersebut berpesan kepada umat Islam untuk tidak melakukan reaksi-reaksi yang frontal akan merugikan umat Islam sendiri.

“Saya berharap umat Islam tidak terpancing untuk melakukan reaksi yang bisa merugikan Umat Islam sendiri, karena saya yakin hal itu adalah gerakan-gerakan yang tidak bertanggung jawab,”tambahnya.

Ia pun menyesalkan seakan kini, komika diduga penghina Islam seperti seorang korban. “Selain itu saya menyesalkan tindakan seperti itu seakan dia pelakunya malah seolah-olah menjadi korban ketika umat Islam bereaksi,” tandasnya.

Sikapi Tahun Poltik, Elemen Pemuda dan Mahasiswa Jawa Barat Gelar Pertemuan

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Forum Pemuda dan Mahasiswa Islam Jawa Barat menggelar pertemuan Youth Movement Outlook 2018 bertajuk ‘Menjaga Identitas Politik Kaum Muda di Tengah Kisruh Pesta Demokrasi’ bersama para tokoh pemuda dan mahasiswa yang diselenggarakan Sabtu (13/01/2018), di Bandung.

Diskusi tersebut nampak dihadiri oleh perwakilan berbagai organisasi diantaranya dari Bandung Political Research, Pemuda Muhammadiyah, BKLDK Jawa Barat, FPMI Jawa Barat, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jawa Barat, Gema Pembebasan Jawa Barat, Para Ketua LDK, Perwakilan Media dan beberapa ketua organisasi mahasiswa lainnya se-Jawa Barat.

Dalam diskusi, para mahasiswa dan pemuda ini membahas berbagai persoalan menghadapi tahun politik kali ini, terutama kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di kalangan remaja, mahasiswa dan pemuda. Terlebih lagi saat ini pemilih pemula cukup banyak di Jawa Barat.

Ketua FPMI Jawa Barat, Mashun Sofyan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk edukasi kepada generasi muda dalam euphoria pesta demokrasi tahun ini dimana mereka pemilih pemula sangat rentan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu.

“Untuk mengembalikan identitas kaum muda, yang mana mereka sangat rentan terhadap praktek politik pragmatis, yang mana hal itu di gunakan oleh kepentingan parpol” kata Mashun Sofyan dalam rilis yang diterima redaksi Sabtu (13/1/2018).

Adapun tanggapan dari beberapa tokoh mahasiswa dalam menghadapi tahun politik di tahun 2018 pertama disampaikan Indra Lesmana selaku Sekjen Gema Pembebasan Jawa Barat. Ia menjelaskan bahwa hakikatnya tahun 2018 merupakan tahun politik dan akan dipertontonkan banyak para calon yang melakukan pencitraan untuk mendapatkan popularitas dan simpati.

“Berbicara masalah tahun politik ini menjadi sebuah ajang mengantarkan pada ambisi di semua tingkatan. Tentunya kita akan mendapatkan upaya-upaya pencitraan dilakukan, untuk mendapatkan popularitas dan simpati. Masalah kekuasaan merupakan kursi yang menggiurkan” tandasnya.

Fauzi Ihsan Jabir selaku Ketua BE Korwil BKLDK Jawa Barat menanggapi bahwa ada dua kemungkinan sikap politik rezim ke depan. “Politik saat ini diartikan sebagai proses interaksi pemerintah dengan masyarakat untuk menentukan kebijakan publik pembuat hukum berada di tangan manusia,” katanya.

Selain itu, Tokoh Jabar Benjamin Constan juga berkata bahwa demokrasi membawa kita menuju jalan yang menakutkan, yaitu kediktatoran parlemen.

Zionis Telah Lakukan 1.000 Lebih Pelanggaran pada Masjid Al Aqsha

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Menteri awqaf dan urusan keagamaan Palestina mengatakan pada hari Ahad (14/1/2018) bahwa Israel telah melakukan lebih dari 1.000 pelanggaran terhadap Masjid Al Aqsha di tahun 2017.

Berbicara di pusat pers pemerintah di Ramallah, Yousef Adeis mengatakan bahwa markas besar Masjid Al-Aqsa di Yerusalem secara khusus terkena lebih dari 40 serangan dalam sebulan.

Pemukim Yahudi melafalkan kitab mereka, Talmud, di Masjid Al-Aqsha, katanya, mengacu pada serangan yang sering terjadi terhadap kompleks suci tersebut.

Rayakan Hari Raya Zionis, Ratusan Pemukim Yahudi Serbu Masjid al Aqsha

Dia mengatakan bahwa masjid-masjid lain yang berada di Yerusalem Timur dan Tepi Barat telah diserbu 12 kali sementara makam bersejarah diserang 15 kali.

Pemerintah zionis melarang adzan dari Masjid Ibrahimi di Al-Khalil (Hebron) sebanyak 645 kali pada 2017, katanya.

Dia menambahkan bahwa masjid tersebut telah ditutup untuk kaum muslimin namun terbuka untuk orang-orang Yahudi. Pintu masuknya terhalang, restorasi tidak diijinkan, dan kamera dipasang untuk pengawasan di daerah tersebut, katanya.

Adeis melanjutkan dengan mengatakan bahwa Gereja Salesian Katolik yang terletak di Nasira, Israel utara juga telah diserang dan penghinaan terhadapnya tertulis di dinding.

Kisah Seorang Tentara Ottoman yang Setia Menjaga Masjid Al Aqsha Selama 57 Tahun

Memanggil untuk perlindungan internasional terhadap situs-situs suci di wilayah tersebut, Adeis mengatakan bahwa pemerintah Israel dan pemukim illegal Yahudi ingin meruntuhkan Masjid Al-Aqsha dan membangun Kuil Salomo menggantikannya.

Dalam beberapa tahun terakhir, pihak berwenang Israel telah mengizinkan pemukim illegal Yahudi masuk ke kompleks masjid – biasanya melalui Gerbang Magharba – dengan jumlah yang terus meningkat.

Ada lebih dari 25.000 serangan oleh pemukim illegal Israel ke kompleks tersebut pada 2017, menurut badan Wakaf Islam Yordania yang dikelola Yordania. Angka itu jauh melebihi 15.000 serangan pada 2016.

5 Hal Penting Tentang Masjid Al Aqsha yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Otoritas Palestina dan pemerintah Yordania telah berulang kali meminta pihak berwenang Israel untuk melarang praktik tersebut – seruan yang paling tidak diindahkan Israel.

Penyergapan oleh pemukim Yahudi ke kompleks masjid, yang oleh umat Islam dianggap sebagai situs tersuci ketiga di dunia setelah Mekkah dan Madinah, umumnya meningkat selama hari-hari raya ritual zionis Yahudi.

Pertempuran Pasukan Turki dengan YPG Dukunan AS Telah Berlansung di Afrin

SURIAH (Jurnalislam.com) – Seorang pejabat senior Kurdi Suriah mengatakan pada hari Ahad (14/1/2018) bahwa pertempuran antara YPG dan pasukan Turki sudah berlangsung.

“Ada serangan dan bentrokan di perbatasan antara Turki dan Unit Perlindungan Rakyat YPG,” kata Hediye Yusuf di Twitter.

Dia menyebut operasi Turki melawan Afrin sebagai “pelanggaran” yang “merongrong upaya internasional untuk mencapai solusi politik di Suriah.”

Juru bicara YPG di Afrin mengatakan kepada kantor berita Associated Press, pertempuran tersebut terjadi setelah tengah malam antara unitnya dan pasukan Turki di dekat perbatasan.

Rojhat Roj mengatakan, penembakan daerah di distrik Afrin, di provinsi Aleppo, menewaskan satu anggota YPG dan melukai beberapa warga sipil pada hari Ahad.

YPG akan berjuang untuk “mempertahankan keuntungan kita, wilayah kita,” kata Roj.

Koalisi pimpinan AS yang bertempur di Suriah telah mengumumkan akan melatih sekitar 15.000 pasukan Kurdi Suriah untuk menjadi bagian dari kekuatan 30.000 pasukan di perbatasan di utara negara tersebut.

“Pangkalan kekuatan baru pada dasarnya adalah penataan kembali sekitar 15.000 anggota Pasukan Demokratik Suriah [the Syrian Democratic Forces-SDF] ke sebuah misi baru di Pasukan Keamanan Perbatasan, karena tindakan mereka terhadap IS semakin dekat,” Kolonel Thomas F Veale, seorang juru bicara koalisi, kepada The Defense Post dalam sebuah berita yang diterbitkan pada hari Sabtu.

SDF, yang juga terdiri dari pasukan Arab, didominasi oleh YPG Kurdi.

Turki bereaksi dengan marah terhadap berita tersebut pada hari Ahad.

“Alih-alih mengakhiri dukungannya … langkah-langkah yang diambil untuk melegitimasi organisasi teror dan untuk membuatnya permanen di wilayah ini mengkhawatirkan,” kata Ibrahim Kalin, juru bicara Erdogan, seperti dikutip media setempat. “Menerima keadaan ini sama sekali tidak mungkin dilakukan.”

Turki Kirim Lebih Banyak Tank ke Suriah, Ancam Milisi YPG Kurdi

Sejak Desember, Ankara telah memperkuat perbatasan selatannya dengan mengirim kendaraan lapis baja, tank, dan senapan mesin berat, harian Hurriyet mengutip sumber yang mengatakannya.

Turki telah bekerja sama dengan Rusia dan Iran untuk mengakhiri perang Suriah tujuh tahun, meskipun Moskow dan Teheran mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad – dan Ankara mendukung oposisi anti-Assad.

YPG dianggap oleh Turki sebagai “kelompok teroris” atas ikatannya dengan Partai Pekerja Kurdistan yang dilarang (PKK), yang telah melakukan pertempuran selama beberapa dekade di dalam negeri Turki.

PKK masuk dalam daftar hitam sebagai organisasi teroris oleh Turki dan sekutu Baratnya. Lebih dari 40.000 orang di Turki telah terbunuh sejak tahun 1980an setelah PKK meluncurkan pemberontakannya.

Erdogan: Kami Akan Basmi Milisi YPG Dukungan AS

TURKI (Jurnalislam.com) – Presiden Turki berjanji untuk “membersihkan teroris YPG dukungan AS” di seberang perbatasan di Suriah, saat pasukan Turki menembaki pasukan yang didukung AS dengan tembakan artileri pada hari Ahad (14/01/2018).

Sebuah operasi militer di Suriah utara di kota Afrin – yang dikendalikan oleh kelompok bersenjata Kurdi Suriah YPG – akan diluncurkan “di hari-hari mendatang,” Presiden Recep Tayyip Erdogan seperti dikutip oleh kantor berita resmi Anadolu.

Dia mengatakan serangan terhadap Afrin akan menjadi perpanjangan dari Operasi Perisai Euphrate 2016, yang menargetkan pasukan YPG. Upaya tempur delapan bulan tersebut secara resmi berakhir pada Maret 2017.

YPG: Turki Umumkan Deklarasi Perang di Suriah

Tentara Turki saat ini berbasis di wilayah yang dikuasai pejuang anti-Assad di kedua sisi Afrin.

“Dalam beberapa hari mendatang, in sya Allah, kami akan melanjutkan operasi Afrin [operasi] yang kami mulai pertama kali dengan Operasi Perisai Efrat untuk membersihkan terorisme dari perbatasan selatan kami,” kata Erdogan dalam sebuah pidato di provinsi Anatolian Tokat.

AS memandang YPG sebagai kekuatan tempur paling efektif melawan IS.

Donald Trump memutuskan untuk mempersenjatai YPG, meskipun Turki keberatan dan ada seruan langsung dari Erdogan pada sebuah pertemuan di Gedung Putih Mei lalu.

Pengiriman senjata Amerika dimulai sebelum serangan untuk merebut kembali kota Raqqa dari IS. YPG memainkan peran penting dalam mengalahkan kelompok tersebut di ibukota de facto sebelumnya di Suriah utara akhir tahun lalu.

Ketegangan antara sekutu NATO tetap tinggi, meski Trump mengatakan pada November lalu bahwa Washington tidak lagi memasok senjata ke YPG.

Tanpa menyebut-nyebut AS, Erdogan mengatakan pada hari Ahad bahwa dia mengharapkan sekutu tidak membuat “kesalahan” dengan “memihak” YPG selama pertempuran merebut Afrin.

“Kami berharap agar sekutu kita berperilaku sesuai dengan semangat hubungan kita yang mengakar selama proses ini,” kata Erdogan, menambahkan “terlepas dari semuanya” dia berharap kerjasama untuk mencapai “kepentingan bersama” di wilayah ini.

“Saya berharap pasukan ini tidak akan membuat kesalahan dengan tampil di panggung yang sama dengan organisasi teroris selama operasi Afrin,” kata presiden tersebut.

Pertemuan Ramallah: Abbas Bantah Keras Donald Trump

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Mahmoud Abbas dengan tajam membantah Donald Trump, mengatakan bahwa Otoritas Palestina (the Palestinian Authority-PA) tidak akan pernah menerima keputusan presiden AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Presiden PA itu membuat komentarnya pada hari Ahad (14/1/2018) di awal dua hari pertemuan dewan pusat Organisasi Pembebasan Palestina (the Palestine Liberation Organization-PLO) di Ramallah, lansir Aljazeera.

“Secara politis, Yerusalem adalah ibukota kita, dalam agama (Islam) kita, ini adalah ibukota kita, secara geografis, ini adalah ibukota kita,” kata Abbas.

“Tapi itu dihapus dari peta dengan tweet dari Mr Trump,” tambahnya.

“Sekarang kita mengatakan ‘Tidak’ kepada Trump, kita tidak akan menerima rencananya – kita mengatakan ‘kesepakatan abad ini’ adalah tamparan abad ini,” kata Abbas, mengacu pada janji presiden AS untuk mencapai “kesepakatan akhir “- perdamaian di Timur Tengah.

Diancam Tidak Bantu $ 300 Juta pada Rakyat Palestina, Ini Jawaban Abbas pada Trump

Pemimpin Palestina tersebut juga mengatakan bahwa Israel telah “mengakhiri” kesepakatan damai Oslo pada tahun 1990an dengan tindakannya, dan juga menyebut kedua duta besar AS untuk PBB dan untuk Israel – Nikki Haley dan David Friedman – sebagai sebuah “aib”.

“Itu adalah pidato yang sangat kuat oleh Abbas … yang menggunakan bahasa yang sangat kritis,” kata Imran Khan dari Jibril, melaporkan dari Ramallah.

Keputusan Trump pada 6 Desember secara luas dikutuk oleh masyarakat internasional dan memicu demonstrasi mematikan di wilayah Palestina yang dijajah dan hampir di seluruh penjuru dunia.

Abbas sebelumnya mengatakan bahwa AS tidak dapat lagi berperan dalam proses perdamaian Timur Tengah setelah Trump mengeluarkan pernyataan itu.

Mahmoud Abbas Desak EU Pimpin Upaya Perdamaian, Bukan AS lagi

Status Yerusalem sangat sensitif dan merupakan salah satu poin utama dalam upaya menyelesaikan konflik.

Para pemimpin Palestina ingin menduduki Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan, sementara Israel mengatakan bahwa kota tersebut tidak dapat dibagi. Israel menganggap seluruh kota sebagai ibukotanya.

Bom Ditanam di Bawah Jok Mobil, Anggota Hamas Selamat dari Ledakan yang Menghancurkan

LEBANON (Jurnalislam.com) – Sebuah ledakan bom mobil di kota Sidon, Lebanon selatan, sedikitnya melukai seorang anggota Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), menurut kelompok Palestina tersebut, dan melaporkan Israel atas upaya pembunuhan itu.

Muhammad Hamdan menderita cedera kaki pada hari Ahad (14/1/2018) setelah sebuah bom yang ditanam di mobilnya diledakkan, kelompok media Hamas mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Indikasi awal menunjuk pada jari-jari Zionis di balik tindakan kriminal ini,” kata Hamas tanpa rincian lebih lanjut, lansir Aljazeera.

Hamdan dibawa ke rumah sakit setempat untuk perawatan, menurut laporan media lokal dan sebuah foto yang dikeluarkan oleh Hamas.

Hamas: Teroris Mossad Terbukti Membunuh Komandan Brigade al Qassam di Tunisia

Stasiun berita Lebanon mengatakan ledakan tersebut terjadi saat warga Palestina tersebut menaiki BMW-nya yang terdapat bom di daerah al-Boustan al-Kabir di Sidon, sekitar 40km selatan ibukota Lebanon, Beirut.

Bom tersebut menggunakan sekitar 500 gram bahan peledak dan ditempatkan di bawah kursi pengemudi, menurut Kantor Berita Nasional Lebanon.

Ledakan tersebut menghancurkan kendaraan dan menyebabkan kerusakan pada bangunan di dekatnya, menyebabkan asap hitam naik di atas kota.

Petugas pemadam kebakaran bergegas ke tempat kejadian untuk memadamkan api, sementara pasukan keamanan mengepung daerah tersebut.

Pernyataan Hamas menggambarkan Hamdan sebagai salah satu “kader” di Sidon.

Hamas sebelumnya juga mengatakanbahwa Israel terlibat dalam pembunuhan sejumlah anggotanya di dalam dan di luar Palestina.

Pada bulan November 2017, mereka melaporkan agen zionis intelijen nasional Israel Mossad atas pembunuhan Muhammad al-Zawari, seorang komandan sayap bersenjata Hamas, Brigade Izzuddin al Qassam, setelah melakukan penyelidikan selama 11 bulan.

Innalillahi, Ustaz Hilman Rosyad Meninggal Dunia

DEPOK (Jurnalislam.com)–Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun. Dai sekaligus munsyid grup nasyid Shoutul Harokah, ustaz Hilman Rosyad, Lc meninggal dunia, Ahad pagi (14/1/2018) di RS Hermina Depok.
Kabar duka meninggalnya ustaz Hilman disampaikan melalui akun Instagram resmi PKS @pk-sejahtera.“Segala yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Innalillahi rajiun. Telah wafat Ustaz Hilman Rosyad pagi ini,” tulis akun @pk_sejahtera.
Ustaz Hilman merupakan salah satu personel grup nasyid Shoutul Harokah. Beliau juga pernah menjadi anggota DPR RI. Sepelas usai jabatannya dari anggota dewan, beliau menjadi Ketua Bidang Pembangunan Keumatan dan Dakwah DPP PKS 2015-2016.

Pria kelahiran 29 Juni 1969 ini merupakan lulusan Universitas Islam Madinah. Pemilik account twitter @ustadzhilman ini juga aktif berdakwah lewat social media seperti Twitter dan Facebook. Jenazah rencananya akan dimakamkan di Garut.

 

Gandeng TNI, Kokam Sukoharjo Siap Basmi Paham Komunis di Indonesia

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)- Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sukoharjo Eko Pujiatmoko mengatakan bahwa pihaknya siap membasmi semua pihak yang berupaya membangkitkan kembali komunisme di Indonesia.

“Komunisme merupakan faham terlarang, Kokam wajib membasmi upaya membangkitkan komunis bersama masyarakat dan negara,” ujar Eko saat ditemui wartawan saat acara diklat Kokam di Markas Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 413 Bremoro, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Sabtu, (13/1/2018).

Eko Pujiatmoko menegaskan, komunisme merupakan paham berbahaya dan sudah dilarang di Indonesia. Partai Komunis Indonesia (PKI), dalam sejarah terbukti berupaya melakukan beberapa kali kudeta, menghabisi sejumlah jendral TNI dan membantai ulama dan aktivis islam.

Untuk itu, pihaknya mengadakan Diklat Kokam yang berlangsung 2 hari dan di ikuti oleh anggota Kokam di Sukoharjo. Hal ini, kata Eko, bertujuan untuk membekali para anggota Kokam dalam mendeteksi dan membasmi bangkitnya paham terlarang tersebut di Indonesia.

“Kami juga melakukan diklat lanjutan untuk menambah kecakapan anggota Kokam, salah satunya kecakapan intelejen. Tentu ini sangat penting dalam mendeteksi kebangkitan komunisme,” paparnya.

Sementara itu, Sersan Kepala Kompi Mekanis Yonif 413 Bremoro mengapresiasi upaya Kokam dalam menjaga dan membela negara. Menurutnya, Muhammadiyah menjadi ormas Islam yang aktif mengadakan pelatihan kepada anggotannya.

Terbukti Sepanjang tahun 2017, lebih dari 10 ribu warga muhammadiyah se jawa tengah telah menggelar diklat di Yonif 413 Bremoro.

“Saya selalu menjadi koordinator pelatih diklat. Muhammdiyah termasuk yang paling aktif dibanding ormas lainnya,” tandasnya.