Ahad, 18 Syawal 1447 / 05 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Dibantu Serangan Udara Brutal, Pasukan Rezim Assad Kepung Douma, 42 Tewas

12 Mar 2018 08:05:31
Dibantu Serangan Udara Brutal, Pasukan Rezim Assad Kepung Douma, 42 Tewas

GHOUTA TIMUR (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 42 orang telah terbunuh di Ghouta Timur Suriah saat pasukan pemerintah terus melakukan serangan udara brutal ke daerah kendali pejuang Suriah sambil terus bergerak mendekat ke pusat kota-kota.

Aktivis di Douma, salah satu pusat kota utama, mengatakan kepada Al Jazeera pada hari Ahad (11/3/2018) bahwa jet-jet Suriah “tidak berhenti membom kota-kota di seluruh Ghouta.”

Televisi rezim Suriah mengklaim bahwa kota Mudeira telah dikuasai pada hari Ahad oleh tentara, yang sekarang dapat terhubung dengan unit-unit di sisi lain Ghouta Timur.

Pasukan rezim pemerintah sekarang mengepung Douma setelah merebut kota tetangga Mesraba, 10km di timur Damaskus, pada hari Sabtu, katanya.

Pasukan Rezim Assad Rebut Kota Terbesar di Ghouta Timur

Kemajuan pasukan rezim di Mudeira mendorong mereka masuk jauh ke dalam wilayah yang dikuasai oposisi, menyebabkan Douma dan Harasta terputus.

PBB memperkirakan ada 400.000 warga sipil yang terjebak di Ghouta Timur.

Aktivis Nour Adam mengatakan delapan orang warga tewas di Jobar, sebuah kota di sebelah timur ibukota Damaskus, dan 16 orang dari keluarga yang sama terbunuh dalam serangan terhadap Douma.

Beberapa oarng lainnya meninggal dalam serangan yang melanda kota-kota Harasta, Zamalka, dan Arbin, kata Adam.

Pada hari Sabtu, the Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), sebuah lembaga monitor perang yang berbasis di Inggris, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Ghouta Timur telah dibagi menjadi tiga bagian – Douma dan sekitarnya; Harasta di barat; dan sisa kota lainnya di selatan.

Serangan terbaru rezim Syiah Nushairiyah terhadap Ghouta Timur, yang dimulai pada 18 Februari, telah membunuh 1.099 warga sipil dalam 21 hari terakhir, SOHR melaporkan.

Angka tersebut mencakup 227 anak dan 145 wanita, sementara sedikitnya 4.378 lainnya luka-luka.

The Syrian Civil Defence, sebuah kelompok penyelamatan relawan yang juga dikenal sebagai the White Helmets, mengatakan pada hari Ahad bahwa sebuah serangan rezim Assad terhadap Arbin sehari sebelumnya menggunakan “klorin … fosfor.” Itu adalah serangan senjata kimia kedua yang diduga menyerang daerah pinggiran dalam hitungan hari.

Serangan pemerintah Suriah mengikuti pola serangan sebelumnya pada kubu oposisi, mengerahkan kekuatan udara besar dan pengepungan yang ketat untuk memaksa pejuang oposisi menerima kesepakatan “evakuasi.”

Terdesak Armada Perang Turki, Pemimpin Teror Dukungan AS Kabur dari Afrin

Kesepakatan ini meminta oposisi menyerahkan wilayah mereka dengan imbalan jalan yang aman ke daerah-daerah oposisi di barat laut Suriah, Idlib, bersama dengan keluarga mereka dan warga sipil lainnya yang tidak ingin kembali ke dalam pemerintahan Assad.

Alan Fisher dari Al Jazeera, melaporkan dari Gaziantep di sepanjang perbatasan di negara tetangga Turki, mengatakan pasukan Suriah yang didukung Rusia cenderung menggunakan kekuatan militer untuk mencoba dan mengamankan “keuntungan politik.”

“[Mereka melakukannya] dengan mengatakan kepada pejuang bahwa mungkin Anda harus pindah ke bagian lain Suriah,” kata Fisher.

Pada hari Jumat, sejumlah pejuang oposisi dan keluarga mereka dievakuasi dari Ghouta Timur, media rezim melaporkan.

Mereka yang dievakuasi ini termasuk oposisi dari Jaish al-Islam, salah satu kelompok oposisi utama di daerah tersebut, yang mengumumkan telah menyetujui pengungsian beberapa pejuang Hayet Tahrir al Sham.

Aktivis Ghouta: Rezim Syiah Assad Lakukan Semua Jenis Kejahatan yang Ada di Dunia

Wael Olwan, juru bicara kelompok oposisi Failaq al-Rahman, yang memiliki hubungan dengan the Free Syrian Army, pada hari Ahad membantah bahwa perundingan tersebut sedang berlangsung – meskipun pemerintah mengklaim bahwa pembicaraan dengan kelompok oposisi sedang berlangsung.

Daerah Ghouta Timur di pinggiran Damaskus telah berada di bawah kendali kelompok oposisi bersenjata sejak 2013 – dua tahun setelah sebuah gerakan rakyat Suriah menyerukan mundurnya Presiden Bashar al-Assad.

Sejak saat itu daerah tersebut berada di bawah pengepungan yang mencekik oleh pasukan rezim Assad dalam upaya mengusir oposisi.

Pertempuran terus-menerus di berbagai tempat, ditambah dengan serangan darat yang sengit dan serangan udara yang membabibuta, telah mencegah makanan dan persediaan medis yang sangat dibutuhkan sampai ke penduduk yang terjebak di dalamnya.

Kategori : Internasional

Tags : Ghouta Timur Konflik Suriah

Taliban Bunuh Lebih dari 10 Pasukan Elit Afghanistan Bentukan AS

11 Mar 2018 18:08:26
Taliban Bunuh Lebih dari 10 Pasukan Elit Afghanistan Bentukan AS

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (Taliban) membunuh sedikitnya 10 pasukan komando Afghanistan bentukan AS dan beberapa petugas lainnya saat sebuah penyergapan di provinsi Farah Jumat malam (9/3/2018). Pertahanan di Farah menurun dalam dua tahun terakhir karena Taliban memfokuskan upaya di provinsi barat.

Pejuang Taliban menyergap unit pasukan khusus yang bermitra dengan pasukan setempat yang bersiap untuk melancarkan serangan di distrik Bala Buluk, Farah, kata pejabat provinsi kepada TOLONews. Jumlah korban yang diderita oleh pasukan gabungan Afghanistan bervariasi dalam laporan pers Afghanistan. Namun, pejabat dari Unit Pasukan Khusus Afghanistan mengkonfirmasi bahwa sepuluh tentaranya tewas. Delapan polisi juga tewas dan sedikitnya tiga lainnya ditangkap oleh Taliban dalam pertempuran tersebut, lansir The Long War Journal, Sabtu (10/3/2019).

Pejabat Unit Pasukan Khusus Afghanistan menyalahkan kurangnya dukungan udara dan kegagalan militer Afghanistan dan polisi dalam memberikan bantuan saat Taliban melancarkan serangan mereka menjadi penyebab tingginya jumlah korban di pihak mereka, lapor ATN News.

Gunakan Night Vision, Taliban Tewaskan 18 Tentara Bentukan AS dalam Semalam

Pasukan khusus Afghanistan berada di ujung tombak dalam perang melawan Taliban. Hilangnya komandan, yang dianggap paling efektif dan paling termotivasi dari semua pasukan Afghanistan, adalah pukulan yang menyakitkan. Empat komandan lainnya tewas dalam serangan Taliban di Farah awal pekan ini.

Juru bicara Taliban Zabihulah Mujahidin mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut di akun Twitter resminya.

“Pasukan musuh yang tiba di daerah Tapa Sadat di Farah Rod #Farah diserang, 53 komandan bayaran tewas atau terluka serta cukup banyak senjata yang disita. Yang lainnya mencoba melarikan diri dalam pengejaran Mujahidin,” tulisnya. Mujahidin juga mengirim tiga foto senjata yang diduga disita dari pasukan komando Afghanistan selama penyergapan tersebut.

Mengingat keefektifan operasi melawan pasukan elit Afghanistan, ada kemungkinan pejuang Taliban menyusup ke pasukan elit dalam membantu serangan tersebut. Taliban sangat mahir menginfiltrasi pasukan Afghanistan.

Serangan Penyusup Seorang Taliban Bunuh 16 Milisi Bentukan AS

Pertahanan di provinsi Farah semakin memburuk selama dua tahun terakhir. Kota Farah adalah satu dari lima provinsi yang berada di bawah ancaman langsung Taliban pada akhir 2016. Taliban tetap berada di pinggiran kota tersebut pada tahun 2017 dan terus-menerus mengalahkan pasukan pertahanan di seluruh provinsi tersebut.

Pada pertengahan Januari 2018, pejabat Afghanistan telah memperingatkan bahwa Taliban tidak lagi berada di pinggiran kota dan telah memasuki kota. Deputi gubernur provinsi tersebut, Mohammad Younus Rasuli, mengkritik pasukan pertahanan, yang menurutnya menderita korban berat.

Taliban: Helikopter Tempur Chinook Amerika Ditembak Jatuh di Begama, Puluhan Tewas

“Saat ini pasukan pertahanan belum melakukan langkah apapun untuk menargetkan jihadis dan strategi bertahan kami juga salah. Pada pekan lalu saja, lebih dari 50 anggota pasukan pertahanan terbunuh,” kata Rasuli, menurut TOLONews.

Pada akhir Januari, Mohammad Aref Shah Jahan, gubernur Farah, berhenti, “karena situasi pertahanan yang memburuk di Farah.” Dia menyalahkan memburuknya pertahanan ini sebagian karena “campur tangan berbagai individu terhadap saya,” Reuters melaporkan.

Akhir bulan lalu, Taliban menguasai sebuah pangkalan militer Afghanistan di Bala Buluk dan membunuh 25 tentara dan menangkap tiga lainnya. Sebelum serangan itu, Taliban membunuh 20 polisi dalam tiga serangan terpisah di provinsi tersebut.

Taliban Tunjukan Kekuatan Militernya di Farah

Taliban telah menunjukkan kekuatan militernya di Farah. Pada bulan Oktober 2017, Taliban merilis sebuah video tentang para pejuangnya yang berkumpul untuk sebuah parade dan pidato oleh pejabat senior di provinsi tersebut, tanpa takut menjadi sasaran serangan udara pasukan Afghanistan atau AS (NATO).

Kategori : Internasional

Tags : afghanistan Imarah Islam Afghanistan taliban

Hargai Membom Mekkah 2.500 Point, Polisi Inggris Kejar Penyebar Selebaran Kebencian

11 Mar 2018 16:37:21
Hargai Membom Mekkah 2.500 Point, Polisi Inggris Kejar Penyebar Selebaran Kebencian

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Polisi anti-terorisme di Inggris sedang menyelidiki kemungkinan kejahatan kebencian setelah beberapa orang menerima surat yang meminta mereka menyerang Muslim pada tanggal 3 April, yang disebut dalam selebaran tersebut sebagai hari “menghukum seorang Muslim.”

Beberapa warga Inggris di London, West Midlands dan Yorkshire mengatakan bahwa mereka menerima surat tersebut melalui pos, menurut laporan, lansir Aljazeera Sabtu (10/3/2018).

Beberapa meng-upload gambar komunikasi tersebut di media sosial.

Selebaran itu mengatakan: “Mereka telah menyakiti Anda, mereka telah membuat orang-orang yang Anda cintai menderita, mereka telah menyebabkan Anda sakit dan sakit hati. Apa yang akan Anda lakukan?”

Isi surat ini berlanjut dengan menawarkan penghargaan bagi penyerang, mulai dari 10 poin untuk menyerang seorang Muslim secara verbal dan 50 poin untuk melemparkan air keras ke wajah seorang Muslim, hingga 1.000 poin karena mengebom sebuah Masjid dan 2.500 poin untuk “membom Mekkah”.

Ada lebih dari 2,5 juta Muslim di Inggris, dimana Islam adalah agama terbesar kedua.

Muslim di Inggris jadi Target Serangan Islamophobia Media Cetak

Pada hari Sabtu, polisi West Yorkshire bergabung dengan Polisi Metropolitan London dalam usaha untuk “menangkap orang atau sekelompok orang yang bertanggung jawab atas ini”.

“Keamanan publik tetap menjadi prioritas kami dan saya akan mendesak masyarakat kita untuk waspada tapi tidak takut,” kata polisi West Yorkshire dalam sebuah pernyataan. “Kami lebih kuat saat kita berdiri bersama sebagai satu kesatuan dan tidak akan terpecah.”

Tell MAMA, sebuah organisasi yang memantau kejahatan kebencian anti-Muslim, mengatakan bahwa pihaknya bekerja dengan polisi.

“Masalahnya sedang diperlakukan dengan sangat serius,” kata organisasi tersebut.

“Semua surat dan amplop harus disimpan dan ditangani minimal untuk melestarikan bukti agar polisi melakukan penyelidikan,” kata monitor tersebut, memberitahu para penerima.

Muslim Inggris, pemimpin agama, politisi dan kelompok hak-hak sipil telah menyatakan ketakutan dan kemarahan mereka pada perkembangan tersebut.

“Kampanye surat keji yang dikirim ke umat Islam di Inggris telah menyebabkan tekanan dan kewaspadaan yang dalam. Kami menyambut baik tindakan yang diambil oleh polisi untuk menyelidiki masalah ini,” kata Miqdaad Versi, asisten sekretaris jenderal the Muslim Council of Britain, salah satu organisasi payung Muslim Inggris terbesar, kepada Al Jazeera.

“Sayangnya, kampanye ini mencerminkan kebencian terhadap Muslim yang terus menampakkan diri selain munculnya kelompok paling-kanan. Para pejabat terpilih perlu berdiri dan mengambil tindakan melawan Islamofobia dengan cara yang sama seperti yang telah mereka lakukan untuk melawan kefanatikan terhadap kelompok lain, Versi menambahkan.

Yasmin Qureshi, politisi Partai Buruh dan seorang pengacara, mengatakan: “Saya terkejut mengetahui bahwa pengecut ekstremis menyebarkan surat tanpa nama yang mendorong orang untuk menyerang Muslim.”

200 Lebih Masjid di Inggris Gelar “Open House” Bagi Masyarakat Non Muslim

Jess Phillips, anggota parlemen Partai Buruh untuk Birmingham Yardley, mengatakan: “Ini benar-benar tidak dapat dipercaya, jika ada anggota konstituen kami yang menerimanya silakan hubungi kami.”

“Ini sangat menyedihkan bukan hanya bagi mereka yang telah menerima surat tersebut tapi juga untuk masyarakat luas,” kata Naz Shah, anggota parlemen untuk Bradford West di West Yorkshire.

“Kepala kepolisian anti-teror di timur laut Inggris, Russ Foster, telah memberikan kepastian bahwa penyelidikan menyeluruh dan profesional berjalan dengan baik dan mendesak setiap korban yang menerima surat semacam itu untuk melaporkan masalah tersebut ke polisi,” Shah mengatakan.

Kepala hubungan antaragama Gereja Inggris, Andrew Smith, men-tweet: “Betapa marahnya mendengar tentang ucapan mengerikan yang telah dikirim tentang ‘menghukum seorang Muslim’. Tidak dapat dibayangkan betapa mengerikan dan menakutkannya jika mendapatkan surat seperti itu. Demi melipatgandakan usaha kita membangun perdamaian di masyarakat kita dan dukung mereka yang merasa takut atau terintimidasi. Usaha terus berlanjut.”

Kategori : Islamophobia

Tags : anti islam islamophobia muslim eropa Muslim Inggris

MIUMI Mantapkan Niatnya untuk Persatukan Umat

11 Mar 2018 16:21:36
MIUMI Mantapkan Niatnya untuk Persatukan Umat

BELITUNG (Jurnalislam.com) – Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menggelar silaturahmi dengan para ulama dan tokoh Islam Belitung. MIUMI berharap dapat menjadi pemersatu umat.

Bertempat Kantor Bupati Belitung, Tanjung Pandan, Belitung Regency, Bangka Belitung, pertemuan itu dihadiri ulama dan tokoh ormas Islam. Sekjen MIUMI Pusat, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) berjarap pertemuan tersebut dapat mendorong persatuan dan perjuangan umat Islam baik dalam aspek politik, ekonomi, sosial. Dengan diharapkan diharapkan dapat membawa Indonesia kepada era lebih beradab.

“MIUMI ini tagline-nya adalah menjadikan Indonesia lebih beradab. Bukan hanya akhlaq tetapi juga pemikiran, sains dan juga dalam tindakan-tindakannya,” ujar UBN didepan puluhan Tokoh dan Ulama, Sabtu (10/3/2018).

UBN: Jadikan Indonesia Penuh Berkah dengan Perbanyak Istigfar

Dalam silaturahmi yang dihadiri Pejabat sementara (Pjs) Bupati Belitung, UBN menyebut saat ini Allah tengah menurunkan banyak rahmatnya untuk Indonesia. Hap itu ditandai dengan meningkatnya ghiroh atau semangat masyarakat Indonesia dalam berislam.

“Saya sampaikan juga kepada para petinggi negeri, ketika kami berkumpul sesama dai, dan memikirkan ghiroh-ghiroh umat Islam di berbagai daerah, ini adalah suatu rahmat besar dari Allah yang banyak tokoh gagal paham atas apa yang tengah berkembang di masyarakat ini,” ungkapnya.

Karenanya, MIUMI ini diharapkan dapat menyatukan ghiroh yang ada di daerah-daerah dan satu komando untuk kemajuan Islam khususnya di Indonesia. “Kita bergerak di bidang intelektual di MIUMI berharap dapat menyatukan ghiroh umat, dan meningkatkan bagaimana darajat muslim ke mukmin,” ungkap UBN.

Sementara, Ketua MIUMI Jawa Barat Tiar Anwar Bachtiar yang turut hadir pada kesempatan itu menjelaskan, bahwa organisasi yang dideklarasikan pada 28 Februari 2012 itu memiliki cita-cita kebangsaan dengan berpegang pada Ahlu Sunnah Wal Jama’ah. MIUMI diharapkan menjadi perekat tokoh dan ulama muda dari lintas ormas.

“Kehadiran MIUMI ingin menghidupkan tradisi ulama terdahulu, walaupun berbeda-beda pemikiran tapi bisa menyatukan umat,” paparnya.

Tiar menyampaikan, MIUMI juga berupaya membangun dakwah Islam berbasis riset, tidak sekedar ceramah di mimbar tetapi komprehensif menyangkut kajian ilmiah. Karenanya organisasi itu menghimpun aktivis dan intelektual dai. “Ciri khas MIUMI adalah ulama yang menggerakkan, tidak hanya mengajar,” tandasnya.

Ketua Aliansi Umat Islam Belitung (Antab), Suhardi mengungkapkan kepada INA/JITU bahwa kegiatan ini diawali dengan silaturahmi yang diharapkan dapat mempererat persaudaraan umat islam lintas organisasi.

Pertemuan tersebut dihadiri lebih dari 20 ulama dan perwakilan ormas Islam Belitung. Hadir pula perwakilan dari Polres Belitung serta Dandim 0414 Belitung.

Reporter: Muhammad Jundii | Islamic News Agency (INA)

Kategori : Nasional

Tags : MIUMI

Kedubes Iran di London Diserang oleh Pengikut Tokoh Syiah Irak

11 Mar 2018 14:53:50
Kedubes Iran di London Diserang oleh Pengikut Tokoh Syiah Irak

LONDON (Jurnalislam.com) – Para pengikut sekte Syiah Ayatollah Hossein al-Shirazi menyerbu kedutaan Iran di London pada hari Jumat (09/3/2018) untuk memprotes penangkapan tokoh Syiah Irak di Qom oleh otoritas Iran.

Sebuah saluran berbahasa Persia yang disiarkan dari luar Iran melaporkan bahwa pengikut Shirazi menyerbu kedutaan dan mengangkat bendera pro-Shirazi.

Menurut BBC, polisi Inggris mengatakan mereka menerima sebuah laporan bahwa kedutaan Iran di London diserang pada pukul 16:20 waktu setempat, lansir Alarabiya Sabtu (10/3/2018).

Presiden Perancis Serukan Pembubaran Pasukan Syiah Irak, Al Maliki Berang

Empat orang ditangkap, kata polisi, karena dicurigai melakukan kejahatan dan secara tidak sah berada di tempat diplomatik.

“Keempat orang tersebut telah dibawa ke sebuah kantor polisi di London pusat. Mereka tinggal dalam tahanan di sana,” kata seorang juru bicara polisi.

Tampaknya para pemrotes tidak berhasil masuk ke dalam gedung tersebut.

Juru bicara kementerian luar negeri Iran Bahram Ghasemi mengatakan bahwa Teheran melakukan protes keras kepada pemerintah Inggris atas insiden tersebut, menurut kantor berita negara IRNA.

Wakil menteri luar negeri Iran Abbas Araghchi membuat demonstrasi yang diketahui oleh duta besar Inggris di Teheran, menuntut “perlindungan mutlak terhadap para diplomat kami di London dan segera menangani polisi dan para penyerang,” IRNA mengatakan.

Putra Mahkota Raja Arab Temui Pimpinan Syiah Irak, Muqtada al-Sadr

Dalam sebuah e-mail, duta besar Iran di London, Hamid Baidi Nejad, mengkonfirmasi bahwa penyerang membawa tongkat dan pisau saat mereka menyerbu kedutaan tersebut.

Kantor berita IRNA menggambarkan kejadian di London sebagai “tindakan teroris.”

“Ini adalah pengikut Ayatollah Shirazi, mereka melakukannya secara independen,” kata Qassim al-Fahd, perwakilan media Ayatollah Shirazi di London.

“Mereka tidak memiliki hubungan organisasi dengan Shirazi dan perwakilannya, tanggapan Iran terhadap Irak akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang,” Fahd memperingatkan.

Kategori : Internasional

Tags : irak iran london Syi'ah

Terdesak Armada Perang Turki, Pemimpin Teror Dukungan AS Kabur dari Afrin

11 Mar 2018 14:30:06
Terdesak Armada Perang Turki, Pemimpin Teror Dukungan AS Kabur dari Afrin

AFRIN (Jurnalislam.com) – Pemimpin milisi teror dukungan AS YPG/PKK melarikan diri dari Suriah, saat Operation Olive Branch Turki sedang berlangsung, kata sumber lokal, Sabtu (10/3/2018).

Berbicara kepada Anadolu Agency dengan syarat anonim, sumber terpercaya setempat mengatakan salah satunya tokoh yang kabur tersebut adalah Said Ismet Gubar, yang bertindak sebagai menteri kehakiman di provinsi yang diduduki kelompok YPG.

Gubar melarikan diri ke Nubl, sebuah kota kecil di Suriah utara, yang tampaknya berada di bawah kendali rezim Syiah Bashar al-Assad namun sebenarnya diduduki oleh kelompok bersenjata yang didukung oleh Iran.

YPG terus melakukan negosiasi dengan kelompok-kelompok yang didukung Iran untuk mendapatkan Gubar kembali, kata sumber tersebut.

Kini Armada Perang Turki Berjarak 6 Km dari Kota Afrin

Menurut sumber yang sama, anggota senior lainnya, yang mencoba melarikan diri dari Afrin, adalah yang disebut sebagai Menteri Dalam Negeri Hasan Bayram.

Bayram, yang mencoba meninggalkan kota melalui desa al-Zeyara yang menghubungkan Afrin dengan wilayah yang dikuasi oleh rezim, ditangkap oleh anggota YPG.

Bayram, yang gagal saat berusaha melarikan diri, juga dikatakan membawa sejumlah besar uang.

Selain itu, sejumlah pemimpin lainnya dari Gunung Qandil – basis utama PKK di dekat perbatasan Iran – telah meninggalkan pusat kota Afrin, sumber menambahkan.

Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operation Olive Branch untuk membersihkan teroris dukungan AS YPG dari Afrin, Suriah barat laut.

Kategori : Internasional

Tags : Afrin Konflik Suriah turki

Pengusaha Aljazair Bayar Semua Denda Muslimah Denmark yang Bercadar

11 Mar 2018 14:15:47
Pengusaha Aljazair Bayar Semua Denda Muslimah Denmark yang Bercadar

DENMARK (Jurnalislam.com) – Seorang pengusaha Aljazair mengatakan bahwa dia akan membayar semua denda yang dihadapi wanita di Denmark yang memilih mengenakan cadar, karena pemerintah Denmark pada 6 Februari mengusulkan pelarangan cadar di ruang publik yang ketentuannya detilnya belum disetujui.

Berbicara kepada Anadolu Agency di depan parlemen Denmark, pada hari Sabtu (10/3/2018), Rasheed Nekkaz mengatakan bahwa dia telah membayar denda $1.5 juta untuk para wanita yang menghadapi keadaan serupa di enam negara, termasuk Prancis, Belgia, Swiss, Belanda, Austria, dan Jerman.

Nekkaz terkenal karena membayar denda bagi wanita yang mengenakan cadar atau burqa setelah pakaian tersebut dilarang di banyak negara Eropa, termasuk Prancis, pada tahun 2010.

Pebisnis Aljazair dan aktivis politik itu mengumpulkan dana satu juta euro untuk membayar denda ini.

“Pemerintah di Eropa tidak menghasilkan solusi bagi umat Islam untuk beradaptasi dengan Eropa, itulah sebabnya mengapa masyarakat Muslim di Eropa harus lebih kuat untuk melindungi kepentingan mereka,” katanya.

Kelompok Hak Asasi Manusia Tolak Undang-undang Larangan Cadar di Kanada

“Saya harus menyampaikan pesan kepada pemerintah Eropa sehingga mereka tidak dapat membatasi kebebasan dan melakukan apapun yang mereka inginkan,” katanya.

“Jika ada larangan berjilbab di sebuah negara pada mereka yang ingin memakainya, saya akan menjadi orang yang membayar denda mereka,” tambahnya.

Nekkaz mengatakan bahwa sebelum Denmark, dia melakukan perjalanan ke Iran untuk membebaskan 29 wanita yang ditangkap pada tanggal 8 Maret karena menolak mengenakan jilbab pada Hari Perempuan Internasional.

“Alasan saya disini bukan untuk membela agama, tapi untuk membela kebebasan. Prinsip kebebasan adalah hak universal,” katanya.

“Jadi saya membela kebebasan mereka yang ingin memakai jilbab di Eropa dan mereka yang tidak ingin memakai kerudung di Iran,” katanya.

Nekkaz mengatakan bahwa pemerintah Denmark harus memahami bahwa para wanita mengenakan kerudung atas kehendak bebas mereka sendiri.

Larang Bercadar dan Penyebaran Al Qur’an, Aktivis dan Para Ahli Kecam Undang-undang Austria

Pada sebuah demonstrasi Sabtu di parlemen Denmark, Sara, seorang wanita Turki berusia 30 tahun, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa larangan kerudung tersebut akan membatasi kebebasannya.

Saat dia memakai jilbab, Sara mengatakan bahwa larangan tersebut akan mencegahnya pergi ke luar.

Sara mengatakan bahwa di antara 5,7 juta penduduk Denmark, hanya sekitar 50 wanita yang mengenakan jilbab.

Sara menyatakan bahwa larangan berjilbab hanyalah awal dari larangan lain yang menargetkan umat Islam.

“Pertanyaan saya kepada politisi Denmark adalah: Anda berbicara tentang kebebasan, tapi di mana kebebasan kita? Dimana kebebasan beragama kita?” dia bertanya.

Kategori : Internasional

Tags : Jilbab Muslim Denmark muslim eropa

UBN: Jadikan Indonesia Penuh Berkah dengan Perbanyak Istigfar

11 Mar 2018 13:51:45
UBN: Jadikan Indonesia Penuh Berkah dengan Perbanyak Istigfar

PANGKALPINANG (Jurnalislam.com) – Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) menyampaikan wasiat untuk menjadikan Indonesia sebagai negeri Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghafur.

Caranya, dengan menjadikan ampunan Allah sebagai orientasi.

UBN menjadi pembicara utama dalam Majelis Tadabbur Asmaul Husna di Masjid Al Huda, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, yang diadakan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Dalam ceramahnya, Pimpinan Arrahman Qur’anic Learning (AQL) Center itu berwasiat untuk menjadikan Pangkalpinang, dan Indonesia umumnya menjadi baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.

“Saya punya program yang bisa menjadikan Pangkalpinang menjadi negeri yang baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur. Tirukan saya membaca surat Saba’ ayat 15. Ada poin besar dalam surat ini untuk menggapai program itu,” ungkap UBN di hadapan seratusan Jama’ah, Sabtu (10/3/2018).

Ratusan jamaah kemudian mengikuti bacaan Surat Saba’ ayat 15 yang dipimpin UBN. Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) itu menjelaskan makna surat tersebut.

“Sungguh bagi Kaum Saba’ ada tanda (kebesaran Rabb) di kediaman mereka, yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (Kepada mereka dikatakan): “Makanlah dari rezeki yang dianugerahkan Tuhan kalian dan bersyukurlah kepadaNya!’ Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.”

Surat tersebut, kata UBN, menggambarkan kondisi baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur di Negeri Saba’. Salah satu digambarkan penuh dengan keberkahan.

“Disebutkan bahwa ketika safar di sana dari Saba’ ke Syam 40 hari 40 malam tidak takut kelaparan karena di kiri kanan itu banyak kebun-kebun yang banyak buahnya. Intinya dari baldatun thayyibatun itu tinggal makan, tidak perlu cape kerja. Semuanya dari rezeki Allah,” terang UBN.

Karena banyaknya rezeki, maka ciri selanjutnya, para penduduk negeri baldatun thoyyibah itu mudah bersyukur.

UBN melanjutkan bahwa cara agar sebuah negeri menjadi baldatun thoyyibah adalah dengan memposisikan Allah sebagai Robbul Ghofur yang orientasi para penduduknya adalah mencari ampunan Allah.

“Jika Pangkalpinang ingin kembali berjaya, pilih pimpinan yg mengajak kepada ampunan Allah. Jangan mau dibohongi janji-janji kampanye, tapi pilih yang benar-benar mengajak kepada ampunan Allah,” ungkap UBN.

Masyarakat yang selalu mencari baldatun thoyyibatun maka tidak mudah dibohongi, tidak mudah disogok dengan uang.

UBN menegaskan jika ingin menjadikan Indonesia seperti zaman negeri Saba’ yang penuh keberkahan maka rakyatnya harus banyak beristigfar.

“Allah itu maha pengampun dan tidak pernah berhenti mengampuni dosa-dosa. Bukan hanya mengampunkan dosa, tapi Allah juga menutup aib kita dan menyembuhkan penyakit kita,” paparnya.

Jika Allah menerima istighfar rakyat Indonesia, lanjut UBN, maka akan dikirimkan hujan yang berkualitas dan terus turun. Artinya itu pertanda rahmat, sehingga akan makmur negaranya.

“Allah buatkan lagi kebun-kebun baru, agar tetap subur. Allah buatkan sungai-sungai baru. Itu adalah baldatun Thoyyibatun Wa Robbun ghofur,” tukasnya.

Reporter: Muhammad Jundii | Islamic News Agency (INA)

Kategori : Nasional

Tags : bachtiar nasir baldatun thoyibatun UBN

Tabligh Akbar di Belitung, UBN Ajak Masyarakat Syukuri Nikmat

11 Mar 2018 13:40:51
Tabligh Akbar di Belitung, UBN Ajak Masyarakat Syukuri Nikmat

BELITUNG (Jurnalislam.com) – Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Pusat bekerjasama dengan Aliansi Umat Islam Belitung (Antab) menggelar Tabligh Akbar bertema ‘Tingkatkan Iman dan Takwa, Eratkan Persatuan dan Persaudaraan Menuju Kejayaan Islam’.

Ratusan jamaah terlihat memenuhi lapangan Gedung Nasional Tanjung Pandan, Belitung, untuk mendengar taushiyah dari Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) KH Bachtiar Nasir dan Ketua MIUMI Jawa Barat, Ustadz Tiar Anwar Bachtiar.

Ustadz Bachtiar Nasir yang akrab dengan sapaan UBN itu mendapat giliran sesi tabligh kedua. Ia mengajak segenap hadirin untuk banyak mensyukuri nikmat yang Allah berikan.

“Allah menggambarkan suatu penduduk negeri yang lalai mensyukuri nikmat dari langit dan bumi. Seharusnya ketika malam tidur, jangan merasa aman, siksaan Allah bisa datang kapan saja. Sering longsor terjadi malam hari, ketika tidur langsung lenyap,” ungkap UBN mengawali taushiyahnya, Sabtu (10/3/2018) malam.

Sumber daya alam yang melimpah di bumi Bangka Belitung yaitu timah, sebut UBN, saat ini apakah menjadi nikmat bagi penduduknya atau menjadi bencana.

“Nikmat ini bukan malah mendatangkan manfaat, malah mendatangkan bencana jika tidak bisa menyikapinya dengan baik. Karena kita kurang bersyukur, karena kita terlalu banyak bermain-main dalam waktu dhuha kita, karena hakikatnya dunia adalah permainan,” ujarnya.

“Untuk itu demi menambah kualitas keimanan kita, agar Belitung ini menjadi berjaya, maka sebagaimana Qur’an Surat Al A’raaf ayat 92, ‘Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami itu, maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya’,” ujar UBN setelah menuntun hadirin membaca ayat tersebut.

Jika penduduk Belitung ini mau beriman, mau bertakwa, kata UBN, maka Allah akan turunkan hujan yang mendatang kan keberkahan. Udara dan juga atmosfirnya membawa keberkahan.

“Jika penduduk ini mau beriman, banyak timah, emas, minyak, dan gas yang beraneka ragam untuk keberkahan kita, untuk kekayaan yang melimpah di negeri Belitung ini,” terangnya.

Namun, ucap UBN, untuk mendapat banyak keberkahan dari langit dan bumi itu, terlebih dahulu penduduk nya harus beriman, sedangkan kondisi masyarakat sekarang apakah sudah beriman dengan benar. Ia pun menanyakan seberapa banyak laki-laki yang shalat subuh berjamaah di masjid.

“Kepada semua orang yang ada di sini, baik dari pemerintah maupun masyarakat, Bangsa Indonesia ini khususnya membutuhkan pendidikan keimanan yang serius. Ukuran seorang bangsa itu maju atau tidak, yaitu adalah anak mudanya,” katanya.

Pimpinan AQL Islamic Center ini pun menyebut ada beberapa pendidikan keimanan yang bisa diterapkan di masyarakat. Pertama adalah bagaimana memunculkan rasa takut kepada Allah.

Kedua, pengharapan seluruh lini kehidupan hanya kepada Allah. Ketiga, ketertundukan hanya kepada Allah. Keempat, hidup hanya untuk dan dengan Ridha Allah semata. Kelima, tawakkal kepada Allah.

Inilah esensi pendidikan iman yang sekarang hilang dari dunia pendidikan.

“Sekarang kita lihat bagaimana ketika semakin tinggi pendidikan bukan malah semakin takut kepada Allah, karena pendidikan awalnya bukanlah pendidikan Al-Qur’an,” terang mantan Ketua GNPF Ulama ini.

Karenanya, ia melanjutkan, dalam membangun sebuah peradaban, terlebih dahulu adalah perhatikan shalatnya, lalu fokus mempelajari Al-Qur’an terlebih dahulu.

“Jika ingin menjadi manusia yang hebat, maka tempatkan dua ini di dalam hatinya. Asma Allah dan Al-Qur’an. Perbanyak dzikir kepada Allah, baca Qur’an. Selanjutnya adalah mari sama-sama kita kokohkan qalbu kepada Allah SWT,” ujar UBN.

Kesemuanya itu, kata dia, adalah untuk membangun hubungan dengan Allah dengan cara menguatkan ketakutan kepada Allah.

Keharaman itu menjadi biasa sekarang ini, katanya, karena kebanyakan manusia menganggap korupsi atau makan menggunakan sesuatu yang tidak halal itu sebagai hal yang biasa.

“Penyebab kebangkrutan negara ini hingga akhirnya banyak utang, adalah karena negara dan bangsa sudah kehilangan nilai keimanan,” tegasnya.

“Agar muncul ketakutan kepada Allah dan muncul rasa kebersamaan dengan Allah, maka iman kita akan terbimbing. Allah akan mengeluarkan bangsa ini dari kemelut kesusahan jika kita mau mendekat kepada Allah, banyak istighfar, shalat dan baca Quran,” ujarnya.

Selain diikuti ratusan jamaah, Tabligh Akbar ini juga dihadiri oleh para tokoh dan ulama serta beberapa perwakilan instansi pemerintahan.

Tabligh Akbar yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB ini pun berakhir pada pukul 23.30 WIB dan UBN dilepas dengan nasyid dari Band Antab.

Reporter: Muhammad Jundii | Islamic News Agency (INA)

Kategori : Nasional

Tags : bachtiar nasir MIUMI Tabligh Akbar UBN

JITU: Kode Etik Kami Tegas Menolak Hoaks

11 Mar 2018 09:54:36
JITU: Kode Etik Kami Tegas Menolak Hoaks

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Jurnalis Islam Bersatu (JITU) menggelar Diskusi Publik bertema #WarOnHoax, Tetap Kritis Tanpa Hoaks di Masjid Abu Bakar Ash Shidiq, Jalan Otista Raya, Jakarta Timur, Sabtu (10/3/2018). Acara ini digelar dalam rangka memperingati milad ke-6 JITU sekaligus untuk membantah opini-opini yang mengidentikan media-media Islam sebagai penyebar hoaks.

“Saat ini memang kita sudah mencium adanya arah opini yang dibangun itu untuk menyudutkan media-media Islam,” kata Dewan Syuro JITU, Mahladi dalam paparannya.

Mahladi membantah keras stigmatisasi tersebut. Sebab, JITU mempunyai kode etik yang secara tegas melarang jurnalisnya membuat berita bohong.

“Dalam kode etik nomor empat misalnya, dengan tegas disitu dikatakan, wartawan muslim tak dibenarkan mempublikasikan berita bohong,” ujar Mahladi yang juga Pemimpin Redaksi Kelompok Media Hidayatullah ini.

Ia menambahkan, dalam kode etik JITU poin kelima dan ketujuh juga menjelaskan tentang larangan menyebarkan hoaks. “Dalam delapan butir kode etik ini, tiga butir membahas soal hoaks. Ini menunjukkan tiga hal ini penting,” katanya.

Mahladi juga menjelaskan, kode etik JITU disusun dengan melibatkan para ulama agar poin-poinya tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Sunnah.

Belum lama ini, JITU mendapat serangan cyber dan fitnah dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. JITU dituding didanai oleh partai politik tertentu dan disebut-sebut sebagai media penyebar berita bohong.

Kategori : Nasional

Tags : jitu kode etik jurnalis muslim WarOnHoax

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED