Semarak Green Kurban Ceriakan Warga Pelosok Negeri

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Di momen Idul Adha 1439 H, Green Kurban kembali menyapa. Melalui program tersebut, Sinergi Foundation telah menyalurkan hewan kurban di sejumlah titik pedalaman Indonesia. Terhitung hari ini, Rabu (22/8/2018), Green Kurban telah menyentuh wilayah Papua Barat, NTT, NTB, Lombok, Sulawesi, Kalimantan, Padang, Jambi, Aceh, Cianjur, Kabupaten Bandung, Garut, Pameumpeuk, dan Sukabumi.

Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, masyarakat pengungsian bergembira menyambut Green Kurban. Sebanyak 5 ekor sapi dan 32 kambing didistribusikan untuk masyarakat Lombok Timur di sejumlah titik: Rurung Barat, Sembalun Lawang, Dasan Telaga, Dangka, Lauk Rurung, dan Batujalik.

“Alhamdulillah, ini menjadi pelipur lara bagi kami yang tengah diterpa musibah gempa bumi. Kami benar-benar berterimakasih  pada saudara-saudara kami yang telah peduli,” kata seorang warga, Abdullah atau karib disapa Ama Safira.

Relawan Sinergi Foundation menyerahkan daging qurban kepada warga terdampak gempa Lombok.

Di sudut Indonesia lain, Green Kurban pun menyentuh Kampung Maibo dan Warmon Kokoda di Papua Barat. Menurut relawan Green Kurban, Maftuh Supriadi, momen Idul Adha menjadi wadah syi’ar bagi Green Kurban untuk warga Papua Barat yang jarang mencecap dakwah Islam.

Sementara itu, di tapal batas negeri, tepatnya di di camp pekerja Sawit Bernyoko, Sebatik Kab Nunukan, patok 12 perbatasan Indonesia-Malaysia Kalimantan Timur yang terisolir dan terpencil, Green Kurban menyalurkan satu ekor sapi. Menurut Yusuf, warga setempat, telah puluhan tahun warga Sebatik tak pernah mengenal daging kurban. Tak ada yang sanggup berkurban, karena untuk hidup sehari-hari saja kepayahan.

 “Waktu sapi kurban datang, mereka bertanya: apakah kami harus membayar kurban ini? Apakah sapinya dipotong dari gaji kami? Saya bilang tidak, ini sumbangan dari donatur Sinergi Foundation,” kata Yusuf.

Di Aceh, kisah lain menghampiri. Datuk Penghulu (kepala desa – red) Suka Makmur Kecamatan Sekerak, Abdul Latief mengucapkan syukurnya pada Sang Maha dan berterimakasih pada pihak-pihak yang telah menggelar Green Kurban di Kampung Suka Makmur dan sembilan kampung lainnya di Aceh.

Green Kurban di Aceh

“Saya berharap, kedepannya, penyaluran hewan kurban lainnya bisa seperti yang Sinergi Foundation lakukan, yakni dikirim ke daerah pedalaman,” katanya.

Menurut CEO Sinergi Foundation, Ima Rachmalia, Green Kurban memang ditujukan untuk masyarakat yang berada di wilayah minus Indonesia. Telah sejak 2013, Green Kurban menyasar wilayah terpencil, miskin, rawan bencana, rawan akidah, rawan gizi, dan rawan konflik.

“Sehingga, distribusi hewan kurban tidak tersentralisasi di daerah perkotaan,” kata Ima.

Green Kurban sendiri adalah inovasi program kurban plus penghijauan, di mana dari satu hewan yang Anda kurbankan, turut ditanam satu pohon sebagai ikhtiar hijaukan bumi.  Terhitung sejak pendiriannya, sebanyak 113.767 jiwa telah merasakan manfaat dari program Green Kurban.

Siaran Pers

Gandeng Polda Jateng, Polresta Surakarta Gelar Olah TKP Kasus Tabrak Lari Eko Prasetio

SOLO (Jurnalislam.com) – Pagi ini, Jum’at, (24/8/2018) Polresta Surakarta bersama Tim gabungan Polda Jateng melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus tabrak lari yang menewaskan Eko Prasetio (28) di Jalan KS Tubun, Manahan, Solo.
EP tewas setelah motornya motornya ditabrak oleh Iwan Andranacus (40), pengendara mobil Mercedez-Benz AD 888 QQ pada Rabu (22/8/2018) siang.
Pantauan Jurnalislam.com di lapangan, petugas menutup arus lalu lintas Jalan KS Tubun sejak pukul 08.00 WIB. Gelar olah TKP dimulai pukul 08.45 WIB.
Olah TKP pertama dari Gakkum Ditlantas Polda Jateng dengan tim Traffic Accident Analysis (TAA), memulai dengan cara menyemprotkan titik putih pada lokasi kejadian. Hal itu dilakukan untuk merekonstruksi kejadian yang dilakukan oleh Iwan, pengusaha cat terkenal asal Jaten, Karanganyar itu.
Mobil pelaku penabrak EP. FOTO: Arie Ristyan/Jurniscom

Kemudian dilanjutkan tim Labfor dan Inafis Polda Jateng. Tepat di lokasi kecelakaaan, tim yang terdiri lebih dari 10 orang ini mengambil beberapa sampel material di lokasi kecelakaaan. Mulai titik awal kecelakaan, kerusakan motor dan mobil, serta barang bukti sisa kecelakaan lainnya, seperti debu bekas darah dan arang.

Ditemui wartawan usai olah TKP, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menjelaskan, olah TKP yang melibatkan pihak Polda Jateng ini semakin menguatkan proses penyidikan sebelumnya yang menduga ada unsur kesengajaan dalam kecelakaan tersebut.

“Ini menambah bukti yang kita perlukan, menambah pembuktiaan yang akan kita lakukan, dan memperkuat penyidikan yang telah kita lakukan,” katanya kepada wartawan.

Lebih lanjut, Kombes Pol Ribut menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengolah data dari hasil olah TKP, namun pihaknya telah menemukan bukti dan data yang cukup untuk merperkuat proses penyidikan pada kasus tersebut.

“Nanti akan dijelaskan lebih lanjut, datanya sedang diolah, tapi pada prinsipnya kita sudah mendapatkan apa yang kita cari untuk mendukung penyidikan kita,” tandasnya.

Sebelumnya, Iwan telah ditetapkan menjadi tersangka oleh pihak aparat kepolisian. Ia dijerat Pasal 338 dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Reporter: Arie Ristyan

Pelajar Indonesia di Pakistan Laksanakan Qurban

ISLAMABAD (Jurnalislam.com) – Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Pakistan melaksanakan Qurban pada Kamis (23/8/2018) di Hostel International Islamic University of Islamabad (IIUI) Pakistan.

Sebanyak 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing diqurbankan. 1 ekor sapi tersebut merupakan Qurban dari Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Islamabad. Sementara 2 ekor kambing dari Ikatan Kelarga Pondok Modern (IKPM) Pakistan.

Anggota PPLN Islamabad, Fakhruddin Ar-Razi menyampaikan bahwa pemberian tersebut guna menjaga tradisi berqurban PPMI Pakistan.

Pelajar Indonesia di Pakistan berqurban

“Karena tahun ini PPMI belum ada yang bersedekah yang biasanya dari yayasan akhirnya kita berinisiatif untuk menyerahkan kepada PPMI (Pakistan),” tuturnya kepada di sela-sela acara.

Sementara itu, Ketua Panitia Qurban PPMI Pakistan, Ilham Warisman berharap agar acara Qurban tersebut dapat memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara anggota PPMI Pakistan.

“Nanti kita akan bagi kepada semua anggota PPMI (Pakistan), baik akhwat maupun ikhwan,” tuturnya.

Selain itu, kata Ilham, penyaluran daging Qurban juga akan disalurkan kepada seluruh petugas yang berada di sekitar Kampus IIUI.

“Kita juga tidak lupa untuk saling berbagi kepada security dan pihak yang bertugas di sekitar kampus,” pungkasnya.

Reporter: Adin

Myanmar Kembali Tangkapi Muslim Rohingya dengan Tuduhan Palsu

NEW YORK (Jurnalislam.com) – Keamanan masih tetap menjadi “perhatian utama” bagi kaum Muslim Rohingya di negara Rakhine Myanmar, di mana kelompok minoritas telah menghadapi kekerasan berlanjut dari pasukan pemerintah, menurut seorang kepala kelompok Rohingya.

Wakar Uddin, direktur jenderal kelompok Arakan Rohingya (ARU) yang bermarkas di AS, mengatakan kepada Anadolu Agency, Kamis (23/8/2018) bahwa polisi perbatasan Myanmar dan polisi kota telah menangkap anak-anak dan laki-laki Rohingya di Rakhine utara dengan tuduhan palsu.

“Perintah untuk sejumlah penangkapan baru juga telah dikeluarkan. Ini menyebabkan kepanikan di komunitas Rohingya, dan banyak yang berencana meninggalkan desa mereka, kemungkinan besar menuju ke Bangladesh untuk keselamatan,” kata Uddin.

Baca juga: Wartawan Reuters yang Ditangkap Saat Selidiki Pembantaian di Rohingya, Diadili Hari ini

Dia mengatakan pemerintah daerah Myanmar di berbagai kota telah memerintahkan Muslim Rohingya untuk mengisi formulir aplikasi “Kartu Verifikasi Nasional dengan identitas nama ‘Bengali'”.

“Pengenaan identitas ‘Benggala’ pada Rohingya melegitimasi klaim palsu oleh para ekstremis di Pemerintah Myanmar bahwa Rohingya adalah imigran ilegal Bengali dari Asia Selatan,” Uddin menjelaskan.

Wakar Uddin
Wakar Uddin

Juga, tanpa kartu identitas ini, yang Uddin sebut kewarganegaraan kelas tiga, Rohingya tidak diizinkan bekerja untuk mata pencaharian mereka seperti memancing atau pekerjaan lain.

“Semua pembatasan pada Rohingya di Arakan [Rakhine] masih berlaku. Ini termasuk pembatasan perjalanan, ibadah, pendidikan, akses ke perawatan kesehatan, dan beberapa hak dasar Rohingya lainnya,” lanjut Uddin.

Tahun lalu, pemerintah Bangladesh dan Myanmar mengatakan mereka telah setuju atas pemulangan Rohingya, berjanji untuk memulai proses dalam tiga bulan; Namun, tidak ada langkah konkret yang diambil untuk masalah ini sejak saat itu.

“Proses menjadi stagnan karena tidak ada persiapan yang memadai di tanah di Arakan untuk pemukiman kembali dan rehabilitasi orang-orang yang kembali di desa mereka,” kata Uddin.

Untuk memecah kebuntuan pada proses, “kekuatan keinginan yang kuat” oleh pemerintah Myanmar adalah suatu keharusan, katanya. “Karena elemen ekstremis yang banyak dalam sistem di Myanmar yang mencoba menempatkan hambatan dalam proses pemulangan.”

Uddin juga mengatakan masalah keamanan adalah kendala lain dalam proses pemulangan karena tidak dijelaskan atau ditangani oleh pemerintah Myanmar.

“Keprihatinan serius telah diungkapkan oleh calon pengungsi yang ingin kembali ke tanah air mereka di Arakan,” katanya.

Baca juga: Inilah 3 Ancaman Besar Bagi Pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh

Uddin menyerukan tekanan internasional terhadap Myanmar dan mengatakan: “Pemulangan yang dipercepat harus menjadi prioritas utama di antara semua upaya untuk memecahkan masalah.

“Namun, repatriasi dari satu kamp di Bangladesh ke kamp lain di seberang perbatasan tidak akan masuk akal, tetapi itu akan memperburuk keadaan,” pungkasnya.

Sabtu, 25 Agustus, menandai setahun sejak lebih dari 750.000 pengungsi Rohingya, sebagian besar anak-anak dan perempuan, telah melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan tindakan keras terhadap komunitas Muslim minoritas, menurut Amnesty International.

Lebih dari 24.000 Muslim Rohingya telah dibunuh oleh pasukan negara Myanmar sejak saat itu, menurut Badan Pembangunan Internasional Ontario (the Ontario International Development Agency-OIDA).

Baca juga: Laporan Terbaru: 24.000 Muslim Rohingya Dibunuh Pasukan Myanmar

Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai kelompok etnis yang paling teraniaya di dunia, telah menghadapi ketakutan yang meningkat sejak puluhan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada tahun 2012.

PBB mendokumentasikan perkosaan massal, pembunuhan, pembakaran – termasuk bayi dan anak kecil – pemukulan brutal, mutilasi dan penghilangan yang dilakukan oleh pasukan negara Myanmar. Dalam laporannya, para penyelidik PBB mengatakan bahwa pelanggaran tersebut merupakan kejahatan berat terhadap kemanusiaan.

Serangan Udara Koalisi Arab Targetkan Bus Sekolah, Puluhan Warga Tewas

YAMAN (Jurnalislam.com) – Pemberontak Syiah Houthi Yaman mengatakan serangan udara oleh aliansi militer Saudi-UAE telah menewaskan puluhan warga sipil, sebagian besar dari mereka anak-anak, dalam insiden yang dilaporkan dua pekan setelah serangan udara koalisi di sebuah bus sekolah yang menewaskan 40 anak laki-laki.

Menurut Al Massira TV milik Houthi, 22 anak dan empat wanita tewas pada hari Kamis (24/8/2018) saat jet tempur menargetkan sebuah kamp bagi orang-orang terlantar di Ad Durayhimi, yang terletak sekitar 20 km dari kota Laut Merah, Hodeidah, Aljazeera melaporkan.

Didukung oleh Amerika Serikat, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) telah melakukan serangan di Yaman sejak Maret 2015 sebagai bagian dari operasi militer untuk mengembalikan pemerintahan Presiden Abu-Rabbu Mansour Hadi yang diakui secara internasional.

Baca juga: Puluhan Pasukan Syiah Houthi dan Hizbullah Lebanon Tewas dalam Pertempuran di Saada

Pada tahun 2014, Hadi dan pasukannya dikuasai oleh pemberontak Syiah Houthi yang saat ini menguasai sebagian besar Yaman utara, termasuk ibu kota, Sanaa.

Pasukan pemerintah Yaman – didukung oleh Arab Saudi dan UEA – meluncurkan operasi besar untuk merebut kembali Hodeidah dan pelabuhan strategisnya dari pemberontak Houthi pada bulan Juni.

Hussein al-Bukhaiti, seorang wartawan Yaman di Sanaa, mengatakan jumlah korban tewas dalam serangan udara Kamis mencapai 31, mengutip sumber medis.

“Serangan Saudi pada awalnya menargetkan sebuah desa di daerah Ad Durayhimi di selatan Hodeidah, menewaskan lima orang dan melukai dua lainnya,” katanya kepada Al Jazeera.

Al-Bukhaiti mengatakan bahwa 26 wanita dan anak-anak diserang sebelum naik bus dalam upaya melarikan diri, tetapi “serangan Saudi-UEA kedua menargetkan bus itu, membunuh semua orang”.

Sebelumnya pada hari Kamis, kantor berita negara UEA WAM mengatakan bahwa Houthi telah meluncurkan rudal balistik di distrik yang sama, yang mengakibatkan kematian satu anak.

WAM mengatakan serangan udara di desa al-Ghalifqa di Ad Durayhimi yang baru-baru ini direbut kembali juga melukai puluhan orang, tiga di antaranya serius.

Tahun lalu, PBB memasukkan koalisi militer Saudi-UAE ke daftar hitam pelanggar hak-hak anak karena menyebabkan kematian dan cedera ratusan anak-anak di Yaman.

Baca juga: Begini Kabar Terakhir Perang Koaliasi Arab dengan Syiah Houthi di Yaman

Pada 9 Agustus, serangan udara oleh koalisi Saudi-UEA menghantam bus sekolah di provinsi Saada yang dikendalikan Houthi, menewaskan 51 orang, termasuk 40 anak-anak.

Menurut ahli amunisi, bom buatan AS digunakan dalam serangan di bus sekolah, yang menyebabkan kritik lebih lanjut atas peran Washington dalam perang di Yaman – yang digambarkan oleh PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

“Jika terbukti lagi bahwa dalam hal ini rudal dari AS-lah yang ditembakkan oleh koalisi pimpinan Saudi, maka akan menyebabkan panggilan yang lebih besar dan mempertanyakan intervensi dan keterlibatan AS di Yaman,” kata Alan Fisher dari Al Jazeera, melaporkan. dari negara tetangga Djibouti.

Baca juga: Pusat Komando AS: AQAP Tetap Kuat Meskipun Telah Diserang 100 Serangan

Menurut PBB, sedikitnya 10.000 orang telah tewas dalam perang tiga tahun. Laporan jumlah korban tewas ini belum diperbarui dalam beberapa tahun dan pasti akan jauh lebih tinggi.

Sebagai pembalasan, milisi Syiah Houthi telah meluncurkan lusinan rudal ke arah kerajaan Arab. Pihak berwenang Saudi mengatakan selama tiga tahun terakhir 90 rudal balistik telah ditembakkan oleh para pemberontak.

Beberapa putaran pembicaraan perdamaian yang ditengahi Perserikatan Bangsa-Bangsa gagal mencapai terobosan.

Inggris Kecam Keras Rencana Pemerintah Zionis di Palestina

LONDON (Jurnalislam.com) – Pemerintah Inggris telah lontarkan keras kecamannya terhadap pengumuman rencana pemerintah Israel untuk membangun lebih banyak unit di Tepi Barat, menurut sebuah pernyataan.

“Pengumuman rencana kemarin untuk membangun lebih dari 1.000 unit di Tepi Barat, dan tender pekan lalu untuk 1.100 lainnya, meneruskan kebijakan yang dikutuk secara internasional,” kata Alistair Burt, menteri untuk Timur Tengah, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis (24/8/2018), lansir Anadolu Agency.

“Inggris menegaskan kecamannya hari ini,” tambahnya.

Menggambarkan pemukiman tersebut sebagai “ilegal menurut hukum internasional,” Burt mengatakan bahwa pemukiman ilegal Israel “tetap menjadi salah satu kendala menuju solusi dua negara yang layak.”

Baca juga: Tujuh Bank Terbesar Danai Pemukiman Ilegal Israel di Palestina

Israel pada hari Selasa mengumumkan rencana untuk membangun 650 unit pemukiman baru di Tepi Barat tengah, menurut harian Israel Hayom yang berbahasa Ibrani.

Pada hari Rabu, penjajah Israel meningkatkan rencana untuk pembangunan lebih dari 1.000 unit rumah.

Alistair Burt
Alistair Burt

Unit-unit perumahan baru akan dibangun di pemukiman khusus Yahudi Beit El, yang terletak berdekatan dengan kota Tepi Barat Ramallah.

Unit-unit baru itu seolah-olah dimaksudkan untuk memberi kompensasi kepada pemukim zionis Yahudi yang dievakuasi lebih awal dari pos-pos pemukiman ilegal di tempat lain di Tepi Barat.

“Saya menyerukan kepada Israel untuk menghentikan tindakan kontraproduktif seperti itu, dan mengajak semua pihak untuk berkomitmen melakukan upaya lebih lanjut untuk mengurangi ketegangan saat ini dan menciptakan lingkungan yang tepat demi perdamaian yang adil dan abadi,” kata Burt.

Baca juga: Ribuan Pemukim Ilegal Zionis Yahudi Serbu Masjid Al Aqsha

Menurut laporan Palestina, lebih dari 700.000 pemukim illegal Yahudi sekarang tinggal di 196 pemukiman (yang dibangun dengan persetujuan pemerintah Israel) dan lebih dari 200 pos pemukim (yang dibangun tanpa persetujuan) di Tepi Barat yang diduduki.

Kebijakan Israel yang terus berlanjut tentang pembangunan pemukiman yang tak terkendali dipandang sebagai hambatan utama untuk melanjutkan perundingan perdamaian Palestina-Israel, yang macet sejak tahun 2014.

Presiden AS Terancam Digulingkan, Ini Kata Donald Trump

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Presiden AS Donald Trump memperingatkan pada hari Kamis (23/8/2018) bahwa setiap upaya untuk mendakwa dia akan memiliki konsekuensi ekonomi yang mengerikan.

“Jika saya diberhentikan-digulingkan (impeached), saya pikir pasar akan jatuh. Saya pikir semua orang akan sangat miskin,” kata Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox News.” Saya tidak tahu bagaimana Anda dapat mendakwa seseorang yang melakukan pekerjaan hebat.”

Trump menanggapi spekulasi bahwa Demokrat akan berusaha untuk mendakwa (impeach) presiden jika mereka kembali mengambil alih House of Representatives pada pertengahan pemilihan bulan November.

Baca juga: Siapa Donald Trump?

Upaya Demokrat tersebut mendapatkan energi baru setelah pengacara pribadi Trump, Michael Cohen, mengatakan kepada hakim pengadilan distrik di New York bahwa ia melakukan pembayaran uang kepada seorang aktris film dewasa dan seorang mantan model Playboy “atas arahan” Trump dengan maksud untuk “mempengaruhi pemilihan.”

Cohen tidak menyebutkan nama kedua wanita itu, juga tidak langsung menyebut nama Trump, tetapi mengatakan dia bekerja “dalam koordinasi dan atas arahan seorang kandidat untuk kantor federal.”

Waktu kejadiannya pun cocok dengan kampanye presiden Trump 2016 dan pembayaran untuk aktris film dewasa Stormy Daniels dan mantan Playboy-playmate Karen McDougal yang mengaku memiliki hubungan (affair) dengan Trump.

Presiden membantah memiliki urusan dengan kedua wanita itu, dan dia serta timnya membantah mengetahui tentang pembayaran tersebut.

Namun kesaksian Cohen, ditambah dengan pengakuan mantan ketua kampanye Trump atas delapan dakwaan finansial pada hari Selasa, telah meningkatkan prospek bahwa Demokrat akan berusaha menggulingkan presiden jika mereka mengambil alih DPR – di mana proses impeachment harus dimulai.

Baca juga: Begini Pengakuan para Korban Serangan dan Pelecehan Seksual Donald Trump

Jika impeachment disetujui oleh mayoritas dalam peradilan maka proses selanjutnya akan dimulai di Senat di mana dua pertiga senator harus menyatakan presiden bersalah jika ingin menggulingkannya.

Berupaya untuk mengecilkan hubungannya dengan Cohen, Trump mengatakan Cohen hanya bekerja untuknya paruh waktu.

“Dia salah satu dari banyak pengacara untuk saya, ” kata Trump. “Dia sudah menjadi pengacara untuk saya. Tidak melakukan transaksi besar, hanya melakukan transaksi kecil. Bukan seseorang yang banyak bersama saya.”

Trump mengecam Cohen selama wawancara Fox & Friends dengan menyebutnya “memutar balik (flipping),” saat mengatakan bahwa Cohen “membuat kesepakatan yang lebih baik ketika dia menggunakan saya, seperti orang lain.”

“Selama 30, 40 tahun saya telah menonton para pemutar balik (flippers). Semuanya luar biasa dan kemudian mereka mendapat 10 tahun penjara dan mereka – mereka berbalik kepada siapa pun yang berada di tingkat tertinggi berikutnya, atau setinggi yang Anda bisa,” kata Trump. “Mereka itu seharusnya dilarang. Itu tidak adil.”

Baca juga: Tokoh Senior Hamas: Donald Trump Sakit Jiwa

Sementara itu Trump terus menimbun pujian pada mantan ketua kampanyenya Paul Manafort. Dia tidak mengatakan apakah dia akan mengampuni Manafort, yang pada usia 68 tahun menghadapi hukuman seumur hidup hingga 80 tahun penjara.

Senator Republik Lindsey Graham memperingatkan Trump agar tidak mengeluarkan Manafort sebagai pengampunan, namun, memberitahu para wartawan di Capitol Hill pada hari Rabu bahwa dia tidak berpikir itu “akan berjalan dengan baik.”

“Pengampunan dalam situasi ini akan dianggap oleh banyak orang Amerika sebagai campur tangan dengan penyelidikan,” katanya.

Di tengah meningkatnya tekanan, Trump membidik pejabat penegak hukumnya, mengatakan Jaksa Agung Jeff Sessions “tidak pernah mengambil kendali Departemen Kehakiman.”

Baca juga: Ternyata Rusia Turut Campur dalam Pemilihan Trump pada Pemilu AS 2016

Komentar itu membuat Sessions mengeluarkan teguran yang sangat tidak biasa terhadap bosnya, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia “mengambil alih Departemen Kehakiman pada hari saya dilantik, itulah mengapa kami memiliki kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam menjalankan agenda Presiden.”

“Saat saya menjadi Jaksa Agung, tindakan Departemen Kehakiman tidak akan dipengaruhi secara tidak benar oleh pertimbangan politik,” kata Sessions. “Saya menuntut standar tertinggi, dan ketika standar tersebut tidak tercapai, saya mengambil tindakan.”

Forum Me-DAN Selesaikan Pembangunan Shelter Tahap 1 di Lombok Utara

LOMBOK UTARA (Jurnalislam.com) – Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me-DAN) Indonesia telah menyelesaikan pembangunan shelter (hunian sementara) tahap pertama di Dusun Karangjurang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara pada Kamis (23/8/2018). Warga terdampak gempa mulai menempati shelter yang terbuat dari anyaman bambu tersebut.

Penanggungjawab posko, Arif Susetyo menjelaskan, Shelter tahap pertama ini berjumlah 63 unit, satu unit untuk satu keluarga. Satu unit berukuran 3 x 4 meter.

“Setiap shelter nantinya akan berbeda unitnya, disesuaikan dengan jumlah KK di dusun tersebut, untuk tahap pertama ini kita bangun 63 unit,” katanya kepada Jurnalislam.com, Kamis (23/8/2018)

Seorang ibu shalat di dalam shelter. FOTO: Dadang Musthofa/Jurniscom

Setiap shelter nantinya akan dilengkapi dengan masjid darurat, pos pelayanan kesehatan, sekolah darurat, dapur umum dan sebagainya. “Kita akan bangun fasilitas untuk warga nantinya di setiap shelter, diantaranya masjid darurat, sekolah darurat, pelayanan kesehatan dan sebagainya,” jelas Arif.

Ketua RT Dusun Karangjurang, Bukhari, mengaku sangat bahagia dusunnya mendapatkan perhatian dari relawan. “Saya merasa malu tidak bisa membalas apa-apa, hanya bisa mendoakan saja (untuk Me-DAN),” tuturnya.

Untuk sanitasi, Forum Me-DAN juga telah menyediakan WC portable untuk warga di Dusun ini. Warga juga tidak terlalu kesulitan karena WC umum di dusun ini masih bisa digunakan.

Forum Me-DAN akan melanjutkan pembangunan Shelter tahap 2 di daerah prioritas lain yang dipilih berdasarkan tingkat kebutuhannya.

Reporter: Dadang Musthofa

Idul Adha di Lombok Utara, Lebaran di Tengah Reruntuhan

LOMBOK UTARA (Jurnalislam.com) – Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu daerah terparah terdampak gempa Lombok yang terjadi sejak Ahad (5/8/2018) lalu. Hampir seluruh rumah warga ambruk, bahkan Masjid Muhajirin di Dusun Boyotan Proyek ikut rata dengan tanah.

Namun hal tersebut tak menyurutkan warga untuk menggalar sholat Idul Adha pada Rabu (23/8/2018) meski harus digelar di jalanan depan Masjid Muhajirin yang runtuh.

Tokoh masyarakat dan mantan Kepala Desa Gumantar, Hamid mengatakan, meski Idul Adha kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, masyarakat harus tetap tegar dengan segala cobaan.

“Kami berterimakasih kepada para relawan yang telah membantu dan mendampingi kami sehingga kami bisa tetap tegar meski ujian gempa ini begitu berat,” ungkapnya kepada INA-News

Suasana Shalat Idul Adha 1439 H di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. FOTO: Ahmad Jilul/INA

Agency, Rabu (22/8/2018).

Sementara Khotib Sholat Idul Adha di dekat reruntuhan masjid Muhajirin, Ustaz Husni Faisal dalam khotbahnya menyampaikan bahwa gempa yang meruntuhkan rumah warga ini adalah ujian keimanan.

“Gempa ini terjadi untuk menguji kekuatan iman kita, agar kita berprinsip tak lupa saat senang, dan tidak putus asa saat menderita,” tegas Ustaz Husni.

Selain menghimbau untuk menguatkan keimanan, ustaz Husni juga menyampaikan kepada warga Desa Gumantar agar menguatkan kekuatan lain sebagai seorang Muslim.

” Kita juga harus punya kekuatan akhlak yang mulia , bergegas dalam ibadah, bila akhlak lenyap, maka lenyaplah suatu bangsa, juga kita harus punya kekuatan ilmu dan kekuatan ekonomi, pasca gempa ini kita harus bangkit,” ujar Ustaz Husni.

Reporter: Ahmad Jilul Qur’ani Farid/INA

Ambruk, Masjid di Lombok Utara Ini Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah

LOMBOK UTARA (Jurnalislam.com) – Masjid Muhajirin di Dusun Lempenge, Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara adalah masjid yang ambruk total akibat gempa 7,0 Skala Richter pada Ahad (5/8/2018).

Masjid ini terletak dipinggir jalan akses utama Kabupaten Lombok Utara di Jalan Bayan. Meski terletak di pinggir jalan, warga mengaku masjid ini belum mendapatkan tindakan lanjutan terkait pembangunannya kembali.

Masni (29), warga yang tinggal di samping masjid menyebut dari TNI AD baru membersihkan menara yang roboh, namun kejelasan pembangunan belum diberikan pemerintah.

“Baru tentara kemarin ke sini membersihkan menara, kalau soal dibangun lagi atau tidak belum ada kabar,” tutur Masni pada Kamis (23/8/2018) kepada INA-News Agency.

Masni juga mengatakan bantuan langsung dari pemerintah belum sampai di Dusun Lempenge sekitar Masjid Muhajirin.

“Baru dari relawan saja ini bantuannya, saya tidak membayangkan kalau tidak ada relawan,” ungkap Masni.

Sementara Hanafi (32), suami dari Masni menceritakan bahwa gempa terjadi saat Shalat Isya’ di rakaat ketiga.

“Waktu itu kami sedang shalat isya, tiba-tiba gempa keras sekali, jamaah langsung berlari keluar,” jelas Hanafi pada Kamis (23/8/2018).

Hanafi menyebut belasan warga yang tak sempat menyelamatkan diri keluar masjid tertimpa reruntuhan dan mengalami luka-luka yang cukup parah.

“Alhamdulillah tidak ada yang meninggal dunia, tapi belasan orang terluka parah kena reruntuhan masjid,” pungkas Hanafi.

Reporter: Ahmad Jilul Qur’ani Farid/INA