Mustofa : Kasus Siyono Harus Dituntaskan!

Mustofa : Kasus Siyono Harus Dituntaskan!

SOLO (Jurnalislam.com)- Tokoh muda Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya menegaskan kasus Siyono harus diselesaikan secara tuntas agar kasus serupa kembali terulang di kemudian hari.

“Jadi kasus Siyono akan dibuka supaya tidak ada setelahnya, kan kejadiannya begitu, Siyono ini yang terakhir, tapi terulang kembali, karena kasus Siyono ini tidak jelas, tidak selesai, muncul lagi kasus Jefri di Indramayu,” katanya kepada jurniscom di solo, (15/3/2019).

“Ini akan terus ada bila tidak dibuka kembali, nggak diselesaikan secara tuntas karena ini tonggak yang menghabisi nyawa diluar pengadilan,” imbuhnya.

Pemberian sejumlah uang kepada istri Siyono juga dianggap Mustofa sebagai sebuah kejanggalan yang harus diungkapkan kepada publik.

“Karena tentang Siyono ini kita masih punya banyak hutang, tentang uang 100 juta yang diserahkan kepada istri mas Siyono almarhum, sampai sekarang itu tidak jelas itu uang darimana,” ungkapnya.

“Fungsi manfaatnya apa kok bisa berasal dari densus dan sampai sekarang tidak terbuka dengan transparan, uang itu sebagai suapa atau sebagai apa,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Siyono merupakan imam masjid Muniroh desa Brengkungan, Pogung, Cawas, Klaten, yang meninggal setelah ditangkap oleh Densus 88 dirumahnya pada 8 maret 2016.

Hasil otopsi PP Muhammadiyah bersama tim forensik dan Komnas HAM, Siyono meninggal akibat tulang dada patah menusuk ke jantung.

Dua anggota Densus 88 yang terlibat dalam kasus kematian Siyono, AKBP T dan IPDA H akhirnya dicopot dari satuan Densus 88 dan kewajiban meminta maaf kepada institusi Polri.

Kasus kematian Siyono oleh Densus 88 menemui babak baru setelah Tim Pembela Pembela Kemanusiaan (TPK) mengajukan pra peradilan ke Pengadilan Negeri Klaten, kamis, (28/2/2018).

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X