Milisi Dukungan Amerika ‘SDF’ Sepakat Bekerja Sama dengan Rezim Syiah Assad

Milisi Dukungan Amerika ‘SDF’ Sepakat Bekerja Sama dengan Rezim Syiah Assad

SURIAH (Jurnalislam.com) – Aliansi Kurdi dan Arab yang didukung AS mengatakan mereka telah setuju untuk bekerja dengan rezim Nushairiyah Suriah Bashar al-Assad menuju “Suriah yang demokratis dan terdesentralisasi” setelah pembicaraan awal di Damaskus.

Sebuah delegasi the Syrian Democratic Council (SDC) – sayap politik dari Pasukan Demokrasi Suriah (the Syrian Democratic Forces-SDF) – tiba di ibukota Suriah awal pekan ini, dalam kunjungan resmi pertama mereka di sana atas undangan rezim pemerintah.

Dalam upaya untuk memperkuat otonomi mereka di negara yang dilanda perang itu, SDC mengatakan pada hari Sabtu (28/7/2018) bahwa mereka akan membentuk komite dan memetakan “peta jalan-roadmap” dalam koordinasi dengan rezim Syiah Assad.

Tidak ada konfirmasi segera oleh Damaskus, dan periode negosiasi diperkirakan akan panjang.

Amerika Latih SDF Untuk Bantu Milisi YPG Kuasai Sisa-sisa Wilayah IS

Pernyataan SDC itu muncul setelah Assad, yang didukung secara militer oleh Rusia, mengancam akan merebut kembali daerah utara dan timur Suriah yang dikendalikan oleh aliansi – sebuah perkembangan yang dikatakan SDF hanya akan menyebabkan lebih banyak kehancuran dan kesulitan bagi warga Suriah.

SDF dibentuk pada tahun 2015 untuk mempertahankan wilayah Suriah timur laut. Menggunakan senjata Amerika, ia berhasil menguasai 25-30 persen Suriah, termasuk wilayah-wilayah yang kaya akan cadangan minyak dan gas.

Sayap politik mereka telah lama mendesak agar Suriah dibagi menurut garis federal dan terdiri dari daerah-daerah otonom di berbagai daerah.

Tentara Rezim Assad Kepung Deir al Zour Ancam Pasukan SDF Dukungan AS

Pada bulan Januari, SDF kehilangan kota Afrin ke tangan oposisi yang didukung Turki. Meskipun Washington melakukan intervensi guna mencegah pasukan Turki merebut kota Manbij lebih lanjut, SDF tetap tidak yakin tentang dukungan AS karena pernyataan yang bertentangan atas rencana militernya di negara itu.

Riad Darar, wakil ketua SDC, berbicara kepada Al Jazeera tentang alasan di balik keputusan mereka untuk terlibat dalam dialog dengan rezim pemerintah Suriah.

Darar, yang berasal dari Deir Az Zor, mengatakan SDC sedang berupaya untuk mendirikan negara baru dan sistem baru melalui negosiasi dengan rezim pemerintah.

Bagikan
Close X