Legenda Bola Maradona dan Kepeduliannya terhadap Palestina

Legenda Bola Maradona dan Kepeduliannya terhadap Palestina

ARGENTINA – (Jurnalislam.com)–Dunia sepakbola berduka, Diego Armando Maradona Franco The Golden Boy legendaris pesepakbola asal Argentina, meninggal dunia Rabu lalu (25/11/2020) di Tigre Argentina.

Duka bukan hanya dialami oleh dunia sepakbola, dunia Muslim khususnya Palestina pun turut berduka atas kematian The Golden Boy ini. Pasalnya, meskipun Maradona bukanlah seorang muslim, beliau sangat peduli dan mencintai Palestina.

Hal ini seperti dilansir oleh Aljazeera pada 2012, Maradona menyebut dirinya sebagai penggemar nomor satu Palestina “Saya menghormati mereka dan bersimpati dengan mereka. Saya mendukung Palestina tanpa rasa takut,” katanya saat itu.

Saat militer Israel menyerang Gaza pada 2014 yang menewaskan 3 ribu warga Palestina, Maradona mengungkapkan kemarahannya dengan meluncurkan kritikan terbuka kepada Israel, “Apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina sangat memalukan,” kritiknya.

Pada 2015 beredar kabar bahwa Maradona melakukan negoisasi dengan Asosiasi Sepak Bola Palestina untuk melatih tim nasional mereka selama Piala Asia AFC 2015.

Kemudian pada Juli 2018, Maradona mengadakan pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Moskow, dan kembali menegaskan rasa cintanya kepada Palestina. “Dalam hati saya, saya orang Palestina,” kata beliau kepada Abbas sambil memeluknya.

Ucapan bela sungkawa atas kematian Maradona Sang Legendaris yang membawa Argentina memenangi Piala Dunia 1986 ini mengalir dari berbagai negara dan kalangan. Hamas sebuah organisasi pergerakan Palestina pun mengirim ucapan bela sungkawa melalui Juru bicaranya Sami Abu Zuhri. “Kami sangat sedih atas kematian salah satu pesepakbola terhebat, ‘Maradona’, yang dikenal atas dukungannya pada perjuangan #Palestine,” tulisnya lewat akun Twitter, Kamis, 26 November 2020.

Rekan sejawat Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang sama-sama mendukung Palestina pun menyampaikan penghormatan terakhir kepada Maradona. “Hari yang menyedihkan bagi seluruh warga Argentina dan dunia sepak bola. Ia meninggalkan kita semua tetapi tidak pernah betul-betul pergi, sebab Diego kekal,” tulis Messi dalam akun instagram pribadinya @leomessi.

“Saya mengingat momen-momen menyenangkan yang saya lewati bersamanya dan saya turut mengirimkan bela sungkawa untuk keluarga dan kerabatnya. Beristirahatlah dalam damai,” tulis Messi dengan menyematkan dua foto saat ia bersama Maradona.

Sementara itu Cristiano Ronaldo mengungkapkan rasa kagum sekaligus kehilangan Maradona, ia menyebut Maradona sebagai seorang jenius yang abadi dan warisannya di dunia sepak bola tidak akan pernah tergantikan oleh siapapun.

“Hari ini saya mengucapkan selamat jalan kepada seorang teman dan dunia berpisah dengan sosok jenius yang abadi,” tulis Ronaldo dalam instagram pribadinya @cristiano.

“Salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Penyihir tiada tanding. Ia pergi begitu cepat, meninggalkan warisan tanpa batas dan sebuah lubang yang tak akan bisa diisi siapapun. Berisitrahatlah, jagoan. Engkau tak akan pernah dilupakan,” lanjutnya pada unggahan yang sama.

Maradona menghembuskan napas terakhir pada usia 60 tahun karena serangan jantung. Kematiannya terjadi dua pekan setelah keluar dari rumah sakit Buenos Aires setelah menjalani operasi otak. (dbs)

Reporter : Jumi Yanti Sutisna

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X