Responsive image

KUII Diharap Bahas Strategi Digital Keumatan dengan Gandeng Milenial

KUII Diharap Bahas Strategi Digital Keumatan dengan Gandeng Milenial

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Imam B. Prasodjo menyampaikan Kongres Umat Islam VII 2020 harus menemukan strategi dan cara-cara inovatif agar umat Muslim mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang cepat di era digital.

Salah satu usul yang muncul adalah kampung ilmu.

Imam mengusulkan pembentukan kampung Ilmu dengan guru yang berasal dari kalangan milenial sebab mereka lebih memahami perkembangan teknologi digital.

Menurut dia, generasi milenial yang paham digital itu harus dipanggil untuk mengajarkan kelompok yang masih gagap teknologi.

“Banyak anak-anak muda milenial yang hebat, yang juara, atau entrepreneur. Mereka harus turun ke lapangan. Buat kampung ilmu itu untuk mengajar. Biayai itu. Perlu kampung-kampung ilmu seperti itu,” kata dia dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Strategi Perjuangan Umat Islam Indonesia Bidang Pendidikan dan Kebudayaan’ di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Senin (13/1/2020).

FGD itu menjadi rangkaian Kongres Umat Islam VII 2020. Imam mencontohkan di Temanggung ada ahli cacing sutra yang hanya tamatan SMA.

Tapi dia mempunyai anak buah yang membuat bisnis-bisnis kecil. Ahli tersebut hanya bertani cacing sutra.

Sedangkan di Sukabumi Jawa Barat, ada guru mengaji yang merupakan seorang ahli pemijahan ikan koi ekspor. Orang-orang inilah yang menurut Imam perlu dipanggil untuk mengajar.

“Harus buat terobosan. Kumpulkan para juara, buat database orang-orang abnormal yang dalam artian orang yang cuma tamatan SD atau berpendidikan rendah tapi mampu menjadi tokoh di dalam pemberdayaan. Banyak di Indonesia ini,” ujar dia.

Meski begitu, Imam mengakui, karakter tentu menjadi pondasi utama. Integritas berarti jujur, tanggung jawab, adil, dan kapasitas berarti pintar berpengetahuan.

“Bangun kepercayaan di semua lini. Kongres Umat Islam harus memikirkan apa yang bisa membereskan ini untuk membangkitkan dan memperkuat pondasi itu,” ucapnya.

Sumber: republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X