Era Digital Momentum Berkembangnya Industri Keuangan Syariah Global

Era Digital Momentum Berkembangnya Industri Keuangan Syariah Global

JAKARTA (Jurnalislam.com) — Digitalisasi telah muncul sebagai tren utama di berbagai sektor industri keuangan Islam, sama seperti ia juga mengguncang sistem keuangan global.

Mempertimbangkan kinerja masing-masing sektor industri keuangan Islam dan pengembangan ekosistem di sekitarnya, laporan Pengembangan Keuangan Islam 2018 melihat potensi industri tumbuh menjadi aset 3,8 triliun dolar AS pada tahun 2023, pertumbuhan rata-rata yang diproyeksikan 10 persen per tahun.

Berdasarkan laporan yang dilansir dari Salaam Gateway, Ahad (30/12), industri keuangan Islam terdiri dari 1.389 institusi dan unit keuangan Islam yang lengkap.
Perbankan syariah menyumbang 71 persen, atau 1,7 triliun dolar AS, dari total aset industri pada 2017 dengan Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (CAGR) lima persen.

Ada tren konsolidasi yang berkelanjutan dalam industri perbankan Islam, dengan beberapa merger besar dan akuisisi terjadi di pasar terbesar seperti Malaysia dan GCC.

Revolusi digital mulai mengubah sektor perbankan Islam, seperti yang terlihat oleh peluncuran program digital-only beberapa bank syariah. Untuk bank syariah yang lebih tradisional, penambahan anak perusahaan yang digital-only dapat membantu mereka meningkatkan jejak kaki mereka di wilayah luar seperti Eropa atau Afrika.

Afrika adalah area khusus pertumbuhan potensial dalam perbankan Islam, dengan bank-bank terus membuka unit syariah di sana dan semakin banyak pemerintah membiarkan ini terjadi.

Sektor lembaga keuangan Islam lainnya (OIFI) tumbuh sebesar tumbuh persen CAGR menjadi 135 miliar dolar AS pada tahun 2017, menyumbang enam persen dari total aset industri.

Secara global, pengetahuan tentang keuangan Islam didukung oleh 688 penyedia pendidikan, dan 2.564 makalah penelitian dibuat tentang masalah ini selama 2015-17, bahkan pada 2014-16. Sementara itu, kesadaran tentang keuangan Islam didukung oleh 417 acara yang diselenggarakan dan 13.257 item berita diterbitkan selama 2017.

Sumber : republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X