Dinilai Illegal, Peringatan Asyuro Syiah di Stadion Persib Didemo PAS

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 300 massa dari Pembela Ahlu Sunnah (PAS) berunjuk rasa di depan Stadion Persib Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 262, Bandung untuk menghentikan acara peringatan Asyuro Syiah yang digelar Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI), tadi malam, Jumat (23/10/2015). PAS menilai acara tersebut illegal karena tidak mengantongi izin dari kepolisian.

"Pihak IJABI yang mengadakan perayaan Asyuro pada malam ini, tidak pernah mendapatkan izin baik dari Polda, Polres, Polwiltabes dan RT, RW setempat. Dengan ini jelas mereka melaksanakan kegiatan yang illegal," tegas koordinator aksi, ustadz Roinulbalad di depan stadion Persib.

Menurutnya, undang-undang menjelaskan bahwa setiap kegiatan yang mengundang orang banyak harus mengantongi izin sejak tujuh hari sebelumnya.

"Tapi mereka tidak pernah sowan kepada aparat. Dengan arogannya, merasa bisa melaksanakan keinginan mereka tanpa menghiraukan siapapun," sambungnya.

Setelah membuat kesepakatan dengan PAS, kepolisian akhirnya menghentikan acara dan akan mengevakuasi jemaat Syiah dari lokasi dengan syarat tidak diganggu.

"Kita telah membuat kesepakatan dengan aparat bahwa tidak boleh ada yang menyentuh mereka selama proses evakuasi. Haram hukumnya menyentuh mereka selama mereka tidak mengganggu kita, halal darah mereka ketika mereka melawan dan menganiaya kita," kata ustadz Roin.

Pukul 9:00 WIB, jemaat Syiah akhirnya dievakuasi dari lokasi dengan pengamanan ketat ratusan aparat gabungan TNI Polri menggunakan bus-bus rombongan masing-masing. Ribuan jemaat Syiah itu ternyata datang dari luar kota seperti Jakarta, Bogor, Malang, Surabaya, bahkan dari Sulawesi. Setelah disterilkan, massa PAS pun membubarkan diri setelah lokasi dikosongkan.

Sehari sebelumnya, acara peringatan Asyuro Syiah juga digelar di Jl. Kembar, Regol, Kota Bandung dengan pengamanan ketat ratusan personel kepolisian dan ormas kepemudaan.

Ally | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.