Di Semarang, Puluhan Massa Ansharusyariah Turun ke Jalan Kecam Pemblokiran Situs Media Islam

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Puluhan massa dari Jamaah Ansharusyariah Semarang turun ke jalan melakukan aksi solidaritas media Islam mengecam pemblokiran sejumlah situs media Islam oleh Kemkominfo atas usulan BNPT, Ahad (6/4/2015).

Dalam aksi yang digelar di Car Free Day Simpanglima Semarang itu, mereka membentangkan beberapa spanduk bertuliskan “Media Dakwah Diblokir, Media Komunis, RMS, OPM Dibiarkan. BNPT Sehat????“, serta spanduk “Isu Terorisme Untuk Menutupi Pejabat Korup, Penderitaan Rakyat, Aksi Mahasiswa yang Mengkritisi Pemerintah”. Ratusan selebaran perihal pemblokiran media Islam juga dibagikan.

“Aksi ini sebagai pembelaan kepada media dakwah Islam yang telah diblokir oleh BNPT. Juga untuk menginformasikan kepada masyarakat Semarang mengenai tindakan semena-mena BNPT kepada media dakwah Islam serta menjelaskan kepada masyarakat bahwasanya isu terorisme selama ini hanyalah untuk menutupi kasus-kasus besar di negeri ini, seperti banyaknya pejabat tinggi yang tertangkap akibat kasus korupsi,” ujar Koordinator aksi Abu Ibra kepada Jurniscom.

Aji, salah seorang pengunjung CFD Simpanglima menangggapi kasus pemblokiran situs media Islam. "BNPT terbukti sangat benci dengan Islam. Buktinya, kemarin saya lihat di televisi, situs yang mendukung BNPT pun kena blokir. Apa orang-orang BNPT tidak takut sama siksa neraka ya mas??” ucapnya. 

Seperti diketahui, dituduh memuat konten radikal, BNPT memblokir 19 situs media Islam melalui Kemkominfo. Namun setelah beberapa pemimpin redaksi dari situs yang diblokir meminta klarifikasi, Kemkominfo dan BNPT tidak mampu menunjukkan bukti-bukti tuduhan tersebut. Umat Islam pun bereaksi, tanda pagar #KembalikanMediaIslam sempat menjadi trending topic dunia selama beberapa hari. Belakangan kampanye #KembalikanMediaIslam melalui foto mulai bermunculan di beberapa daerah di Indonesia.

Reporter : Arief | Editor : Ally | Jurniscom

Berita Terkait :

Kampanye #KembalikanMediaIslam Muncul di Berbagai Daerah

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.