AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Dalam strategi yang bertujuan memaksa pejuang Taliban untuk menerima pembicaraan damai, serangan udara AS di Afghanistan melonjak tajam tahun ini dengan jumlah bom yang dijatuhkan oleh angkatan udara AS hampir dua kali lipat dalam enam bulan pertama menjadi sekitar 3.000 bom, lansir Aljazeera, Selasa (25/9/2018).
Data UNAMA menunjukkan lompatan 52 persen dalam jumlah warga sipil yang tewas atau terluka dalam serangan udara pada semester pertama tahun ini.
Baca juga: 17 Tahun Perang Gak Kelar-kelar, AS Akan Negosiasi Lansung dengan Taliban
PBB mengatakan 149 warga sipil tewas dan 204 terluka selama periode itu, dengan korban perempuan dan anak-anak berjumlah lebih dari separuh dari 353 korban.
Karena angka-angka itu dilaporkan pada bulan Juli, PBB mengatakan telah mencatat peningkatan jumlah korban sipil akibat serangan udara.
Angkatan udara Afganistan bertanggung jawab atas 52 persen dari korban, UNAMA mengatakan, sementara “pasukan militer internasional” menyumbang 45 persen.
AS, yang telah berperang di Afghanistan selama hampir 17 tahun tidak kelar-kelar, adalah satu-satunya kekuatan internasional yang dikenal melakukan serangan udara di negara itu.
One thought on “Dalam Beberapa Bulan Terakhir AS telah Jatuhkan 3.000 Bom di Afghanistan”