Senin, 19 Syawal 1447 / 06 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Berita Terkini

Kronologis Pelecehan Santriwati oleh Oknum Satpam Toko Asesoris di Tasikmalaya

25 Des 2017 22:39:31
Kronologis Pelecehan Santriwati oleh Oknum Satpam Toko Asesoris di Tasikmalaya

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Kota Tasikmalaya kembali menjadi sorotan pasca kasus pelecehan oleh petugas security (satpam) toko asesoris terhadap seorang pengunjung bernama Aq (16). Aq dituduh mencuri di toko tersebut, kemudian diperiksa dengan cara ditelanjangi oleh seorang satpam wanita di kamar pas.

Kepada wartawan, Devi, ibu korban menjelaskan kronologis kejadian pelecehan yang dialami anaknya. Kejadian bermula saat Aq besama temannya, Kamis (21/12/2017) sore pergi belanja ke Ratu Paksi, salah satu toko assesoris di Jl. Sukalaya 1, Kel. Argasari, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya. Usai membeli barang yang dicari, Aq bergegas pulang. Namun saat di pintu keluar, detektor berbunyi. Petugas keamanan di toko itu pun kontan menghampiri Aq dan temannya.

Oleh si petugas, Aq pun digeledah. Namun, barang yang dicari (curian) petugas tak diketemukan. Aq pun jadi perhatian pengunjung lainnya.

Tak puas sampai disitu, siswi kelas dua SMA ini lantas digelandang petugas ke kamar mandi lantaran masih tak percaya kalau Aq tak mencuri. Di kamar mandi, Aq ditelanjangi petugas lalu ditinggalkan. Yang menelanjangi memang petugas keamanan wanita.

“Kamu tunggu di sini, ini pakaian saya bawa dulu untuk diperiksa detektor. Biar tidak bolak-balik” ujar Devi Badrudin, ibunda Aq menirukan perkataan petugas kepada Aq, kala itu.

Setelah diperiksa, Aq ternyata tidak mencuri. Adapun yang membuat detektor bunyi lantaran Aq memakai celana yang akan berbunyi jika terkena detektor. Aq pun dibolehkan pulang.

Sepulang dari sana, Aq tak henti-hentinya menangis. “Semalaman anak saya menangis. Terus anak saya juga curhat, mamah gimana kalau aku nanti di bully sama teman-teman di sekolah karena dituduh mencuri,” lirih Devi diwawancarai di rumahnya, Jl. Kapt. Naseh, Jum’at (22/12/2017) siang.

Devi berencana membawa persoalan ini ke ranah hukum. Apalagi, dari pertemuan yang dimediasi oleh polsek Cihideung saat malam kejadian, pihak Ratu Paksi mengatakan bahwa tidak ada prosedur seperti itu (menelanjangi).

“Mereka kan saklek (menelanjangi) ke anak saya. Makannya saya juga akan saklek melaporkan mereka. Ibu mana coba yang terima kalau anaknya dituduh mencuri terus udah gitu sampai ditelanjangi. Lihat anak saya sekarang, syok berat. Semalaman dia menangis. Tadi pagi juga nggak mau makan,” ungkapnya.

Kategori : Nasional

Tags : pelecehan santriwati tasikmalaya

Majelis Mujahidin: Penolakan Ustadz Abdul Somad Adalah Upaya Mendelegitimasi Ulama

25 Des 2017 21:50:32
Majelis Mujahidin: Penolakan Ustadz Abdul Somad Adalah Upaya Mendelegitimasi Ulama

SOLO (Jurnalislam.com) – Sekretaris Jenderal Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Ustadz Shobarin Syakur menilai penolakan terhadap Ustadz Abdul Somad adalah upaya untuk mendelegitimasi para ulama.

“Apa yang terjadi di Hongkong itu merupakan satu perpanjangan tangan oknum proxi yang dipakai pihak pihak tertentu untuk mendelegitimasi ustadz-ustadz yang notabene mengajak pada izzatul Islam Wal Muslimin (kemuliaan Islam dan kaum muslimin),” katanya di Solo, Senin (25/12/2017).

Menurutnya, sosok Ustadz Abdul Somad yang saat ini menjadi pusat perhatian adalah karena dakwahnya yang jujur dan tegas.

“Beliau membawa ajaran Islam yang memang tidak abu-abu, jadi berterus terang dengan membenarkan yang benar, menyalahkan yang salah, contohnya kemarin di Bali juga seperti itu, meskipun akhirnya ada kesepakatan, anehnya kelompok ini sudah masuk persekusi,” paparnya.

Oleh karena itu, Ustadz Syakur mengimbau umat untuk mewaspadai upaya-upaya serupa yang akan menargetkan tokoh umat lainnya.

“Jadi perlu kita waspadai adanya proxi yang digunakan pihak tertentu, di organisasi tertentu yang biasanya tidak jauh dari masalah Fulus, masalah kedudukan dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : Majelis Mujahidin penolakan ustadz abdul somad persekusi ulama ustadz abdul somad

Turki akan Terus Perjuangkan Palestina di Forum Internasional

25 Des 2017 17:43:26
Turki akan Terus Perjuangkan Palestina di Forum Internasional

ANKARA (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri Binali Yildirim mengatakan pada hari Ahad (24/12/2017) bahwa Turki akan terus meningkatkan upayanya untuk memperjuangkan Palestina dan negara-negara tertindas lainnya di forum internasional.

Selama demonstrasi di provinsi Adiyaman, Turki timur, Yildirim memuji resolusi Majelis Umum PBB yang menolak langkah AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

“Turki akan terus mendukung negara-negara Palestina dan negara-negara tertindas. Kami akan terus berjuang untuk perdamaian dunia,” katanya, lansir Anadolu Agency.

Setelah 128 Negara Tolak Veto AS, Erdogan, Jerman, Palestina Bahas Yerusalem Lebih Lanjut

193 anggota Majelis Umum PBB pada hari Kamis mengadopsi sebuah resolusi mengenai Yerusalem dengan mayoritas suara meminta AS untuk menarik pengakuannya atas kota tersebut sebagai ibukota Israel.

Keputusan nyeleneh Presiden AS Donald Trump pada 6 Desember tersebut membangkitkan aksi bela Palestina di seluruh dunia Muslim. Presiden Recep Tayyip Erdogan dan pejabat tinggi Turki lainnya berada di garis depan internasional dalam menentang langkah AS.

Erdogan Kembali Ajak Dunia untuk Dukung Palestina Lawan Veto AS

Kepala Partai Justice and Development (AK) untuk provinsi Adiyaman, Mehmet Erdogan, mengatakan partai yang berkuasa akan memenangkan pemilihan presiden 2019.

“Kami akan membuat Recep Tayyip Erdogan menjadi presiden lagi,” kata Mehmet Erdogan.

70 persen suara di provinsi Adiyaman mendukung Partai AK dalam referendum konstitusi pada 16 April.

Dalam referendum tersebut Turki kemudian memilih untuk mengadopsi sistem pemerintahan presidensial.

Erdogan menambahkan bahwa mereka akan mencapai target pada tahun 2023 bertepatan dengan peringatan seratus tahun Republik Turki.

Turki telah menetapkan target dan sasaran spesifik mencakup perbaikan besar dalam hal ekonomi, energi, perawatan kesehatan dan transportasi untuk tahun 2023, berbarengan dengan peringatan seratus tahun Republik Turki, dan juga tahun 2053 bersamaan dengan peringatan 600 tahun penaklukan Istanbul.

Kategori : Internasional

Tags : al quds palestina turki yerusalem

Seorang Mayor dan 3 Pasukan India Tewas dalam Baku Tembak dengan Tentara Pakistan

25 Des 2017 17:19:53
Seorang Mayor dan 3 Pasukan India Tewas dalam Baku Tembak dengan Tentara Pakistan

INDIA (Jurnalislam.com) – Seorang mayor tentara angkatan darat termasuk di antara empat tentara India yang tewas dalam baku tembak lintas batas di sepanjang perbatasan de facto yang membagi wilayah sengketa Kashmir antara Pakistan dan India, kata seorang pejabat, lansir World Bulletin, Ahad (24/12/2017).

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kementerian Pertahanan India Kolonel N.N. Joshi mengatakan insiden tersebut terjadi di sektor Keri di Rajouri di Jammu dan Kashmir.

“Mereka [empat tentara India yang tewas dibunuh] sebelumnya terluka parah dalam baku temabaj tentara dengan tentara Pakistan dan kemudian tewas akibat luka-luka mereka,” kata Joshi.

Dua tentara juga terluka dan menerima perawatan medis, katanya, menambahkan tentara India membalas dengan “tembakan yang tak kalah kuat dan sengit.”

Menlu India: Sekneg AS Setuju Pakistan Bongkar Tempat para Pejuang di Wilayahnya

Kashmir, sebuah wilayah Himalaya yang berpenduduk mayoritas Muslim, dikendalikan oleh India dan Pakistan di beberapa bagian namun diklaim oleh keduanya secara penuh. Sepotong kecil Kashmir juga dikendalikan oleh China.

Kedua negara telah bertempur dalam tiga perang – pada tahun 1948, 1965 dan 1971 – sejak dipisah pada tahun 1947, dua di antara perang tersebut memperebutkan Kashmir.

Di gletser Siachen di Kashmir utara, tentara India dan Pakistan sesekali juga terlibat pertempuran sejak 1984. Gencatan senjata mulai berlaku pada tahun 2003.

Kelompok perlawanan Muslim Kashmir di Jammu Kashmir telah berperang melawan penjajahan India untuk kemerdekaan, atau untuk penyatuan dengan negara tetangga Pakistan.

Lebih dari 70.000 orang dilaporkan terbunuh dalam konflik tersebut sejak 1989. India mengerahkan lebih dari setengah juta tentara di wilayah yang disengketakan tersebut.

Kategori : Internasional

Tags : india Jammu dan Kashmir kashmir pakistan

Menteri Zionis Luncurkan Pembangunan 300 Ribu Unit Rumah Baru di Al Quds

25 Des 2017 16:55:02
Menteri Zionis Luncurkan Pembangunan 300 Ribu Unit Rumah Baru di Al Quds

AL QUDS (Jurnalislam.com) – Menteri Perumahan dan Konstruksi Israel Yoav Galant telah meluncurkan sebuah kampanye untuk mempromosikan pembangunan 300.000 unit pemukiman di Yerusalem Timur, menurut media Israel.

Saluran Israel 10 mengatakan bahwa pembangunan yang direncanakan merupakan bagian dari RUU “Greater Jerusalem” Israel, yang bertujuan untuk mencaplok permukiman di atas tanah yang direncanakan warga Palestina sebagai masa depan mereka.

Menurut Israel 10, sebagian besar rumah direncanakan akan dibangun di daerah-daerah di luar Jalur Hijau, mengacu pada wilayah-wilayah yang diduduki Israel selama perang Timur Tengah 1967.

Langkah tersebut dilakukan kurang dari tiga pekan setelah Presiden AS Donald Trump secara nyeleneh mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel meski mendapat tentangan dari kalangan dunia.

Pemerintah Israel belum mengomentari laporan tersebut.

Pemukiman Ilegal Yahudi Israel Usir Warga Muslim Yerusalem Secara Sistematis

Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam rencana zionis tersebut dan menyebutnya sebagai “jawaban langsung” akibat pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai ibukota Israel.

“Ini adalah bagian dari proyek penjajah yang berlangsung secara perlahan-lahan di Yerusalem, Lembah Yordan, Hebron dan tempat lain,” katanya dalam sebuah pernyataan, lansir Anadolu Agency, Ahad (24/12/2017).

Yerusalem tetap menjadi jantung konflik Timur Tengah yang abadi, dimana warga Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur – yang saat ini diduduki oleh Israel – pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibukota negara Palestina yang merdeka.

Israel menduduki Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel lalu mencaplok seluruh kota pada tahun 1980 dan mengklaimnya sebagai “ibukota negara Yahudi yang abadi dan tak terbagi” – sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai “wilayah yang dijajah” dan menganggap semua pembangunan permukiman Yahudi di sana adalah ilegal.

Kategori : Internasional

Tags : al quds palestina yerusalem

Gaza Kembali Menyambut Syuhada dalam Bentrokan Terbaru dengan Pasukan Zionis

25 Des 2017 11:05:49
Gaza Kembali Menyambut Syuhada dalam Bentrokan Terbaru dengan Pasukan Zionis

GAZA (Jurnalislam.com) – Seorang pria Palestina gugur akibat luka-lukanya selama bentrokan dengan pasukan penjajah Israel di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza dan Israel awal pekan ini, menurut Kementerian Kesehatan Palestina, Anadolu Agency melaporkan, Ahad (24/12/2017).

Mohamed Sami al-Dahdouh terluka setelah ditembak dalam sebuah aksi di sebelah timur Kota Gaza menentang keputusan nyeleneh Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

“Dia meninggal karena luka-lukanya pada hari Ahad,” juru bicara kementerian Ashraf al-Qudra mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Perlawanan di Tepi Barat Tetap Berkobar Meski Hadapi Peluru Tajam Zionis

Ia adalah warga Palestina ke 15 yang menjadi syuhada dalam bentrokan dengan pasukan penjajah Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza sejak keputusan Trump pada 6 Desember.

Pada hari Kamis (21/12/2017), Majelis Umum PBB dengan luar biasa mengeluarkan sebuah resolusi terhadap keputusan Trump, dengan kemenangan resolusi atas Trump 128 melawan 9 suara.

Yerusalem tetap menjadi jantung konflik Timur Tengah yang abadi, dimana warga Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur – yang saat ini dijajah oleh Israel – pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibukota negara Palestina yang merdeka.

Kategori : Internasional

Tags : Gaza palestina yerusalem

MUI Jatim Apresiasi Peran Masyarakat Sosialisasikan Fatwa tentang Atribut Natal

24 Des 2017 19:55:57
MUI Jatim Apresiasi Peran Masyarakat Sosialisasikan Fatwa tentang Atribut Natal

SURABAYA (Jurnalislam.com)— Jamaah Ansharusy Syariah (JAS) Jawa Timur melakukan aksi sosialisasi Fatwa MUI Jawa TImur dan Fatwa MUI no.56 tahun 2016 soal larangan ucapan selamat Natal dan mengenakan atribut Natal bagi umat Islam.

Terkait hal ini, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur ustaz M Yunus mengapresiasi peran serta masyarakat membantu mensosialisasikanFatwa MUI. Karena, menurut M Yunus, masyarakat membutuhkan panduan terkait akidah dan sudah digariskan dalam fatwa MUI.

“Saya kira ini ikhtiar yang baik untuk memberikan penyadaran kepada umat akan hal yang boleh dan tidak didalam agama Islam. Masyarakat butuh guidance dari ulama dan tokoh agama. Sosialisasi sangat dibutuhkan, dan kami mengapresiasi kepada ormas atau jamaah yang turut mensosialisasikan,” katanya kepada Jurnalislam.com baru-baru ini.

Ansharusy Syariah Jatim Sosialisasikan Fatwa MUI Soal Larangan Ucapan dan Atribut Natal

Tak hanya itu, M Yunus juga berharap agama lain pun turut membuat panduan agar tidak ada lagi kasus seorang muslim melanggar aturan agamanya seperti mengenakan atribut agama lain.

“Berharap pada majelis agama lain terutama majelis agama Kristen dan Katolik untuk memberikan penyadaran dan pendidikan toleransi yang baik dan benar kepada umatnya agar tidak memberikan stigma yang keliru sehingga dapat berakibat timbulnya friksi dalam masyarakat,” pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : akidah haram mui MUI Jatim natal

Ansharusy Syariah Jatim Sosialisasikan Fatwa MUI Soal Larangan Ucapan dan Atribut Natal

24 Des 2017 19:38:21
Ansharusy Syariah Jatim Sosialisasikan Fatwa MUI Soal Larangan Ucapan dan Atribut Natal

SURABAYA (Jurnalislam.com)—Jamaah Ansharusy Syariah (JAS) Jawa Timur melakukan aksi sosialisasi Fatwa MUI Jawa TImur dan Fatwa MUI no.56 tahun 2016 soal larangan ucapan selamat Natal dan mengenakan atribut Natal bagi umat Islam. Ketua Hisbah JAS Jatim ustaz Ya’kub mengatakan bahwa aksi ini merupakan agenda rutin.

“Bila tahun sebelumnya hanya merujuk pada Fatwa MUI Jatim. Semenjak tahun ini kita mulai merujuk pada Fatwa MUI terbaru Nomor 56 Tahun 2016,” kata Ustaz Ya’kub kepada Jurnalislam.com baru-baru ini.

Di setiap daerah, aksi sosialisasi ini dilakukan dengan cara beragam. Di Surabaya dan Blitar, Fatwa MUI dan Fatwa MUI Jatim dibagikan kepada masyarakat. Amir JAS Jawa Timur Ustaz Hamzah Baya mengatakan bahwa program Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Amanar) terus digalakkan Jamaah Ansharusy Syariah.

“Aksi untuk membentengi akidah umat ini adalah satu kewajiban bagi kita sebagai seorang muslim karena ini adalah bagian dari amal yang sangat diperintahkan Allah dalam Islam yaitu amar ma’ruf dan nahi munkar, “ katanya.

Ia berharap, dengana adanya sosialisasi ini, masyarakat mengetahui tentang larangan mengenakan atribut agama lain juga ucapan selamat kepada perayaan agama lain.

Kategori : Nasional

Pihak Ini Diduga Ada di Balik Deportasi Ustaz Abdul Somad dari Hongkong

24 Des 2017 19:27:40
Pihak Ini Diduga Ada di Balik Deportasi Ustaz Abdul Somad dari Hongkong

SURABAYA (Jurnalislam.com)–Otoritas Bandara Hongkong mendeportasi dai kondang Ustaz Abdul Somad yang sedianya mengisi pengajian WNI di Hongkong Ahad ini. Banyak pihak bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.

“Otoritas Bandara Internasional Hongkong diketawai masyarakat dunia. Tidak ada alasan mengaitkan ustadz AS (Abdul Somad) dengan terorisme. Beliau itu ustadz yang ilmiah, kalem, kritis sekaligus lucu. Bagaimana bisa distigma teroris. Apa tidak ada alasan yang lebih masuk akal?,” kata Ustadz Mochammad Yunus selaku Sekretaris Jenderal GUIB (Gerakan Umat Islam Bersatu) Jawa Timur, kepada Jurnalislam.com.

Menurut Ustadz Yunus, kebijakan Otoritas Bandara Hongkong ini, jelas tidak berdiri sendiri. Ia menduga kasus ini terkait dengan pesanan pihak tertentu di dalam negeri.

“Mereka ini yang belum bisa menerima kekalahannya dalam Pilgub DKI dan beberapa waktu lalu Ustaz Somad pun dipersekusi saat akan mengisi kajian di Bali,” tambahnya.

Pihak ini, kata Yunus diduga memberikan informasi yang salah kepada otoritas Bandara Hongkong.

“Ustadz Shomad dianggap pihak yang turut serta dalam memberikan penyadaran kepada umat Islam agar memilih pemimpin muslim. Saya melihat cebongers masih belum move on sampai detik ini,” tegasnya.

 

Kategori : Nasional

Tags : abdul somad deportasi hongkong

ISAC Minta Polisi Usut Video Wali Kota Solo Ajak ASN Muslim Ucapkan Selamat Natal

24 Des 2017 08:08:00
ISAC Minta Polisi Usut Video Wali Kota Solo Ajak ASN Muslim Ucapkan Selamat Natal

SOLO (Jurnalislam.com)- Beredarnya video pernyataan Walikota Surakarta FX Rudyatmo yang mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengucapkan ‘Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2018’ membuat resah umat Islam. Pasalnya, terlihat beberapa ASN berhijab ikut mengucapkan kalimat yang dalam agama Islam hal tersebut jelas-jelas dilarang.

Video berdurasi 34 detik yang dilakukan saat apel pagi di depan Balaikota Surakarta itu belakangan diketahui, diunggah resmi dari halaman Facebook Pemkot Surakarta pada Sabtu (23/12/2017).

Menanggapi hal tersebut, Sekertaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Endro Sudarsono menilai, bahwa apa yang dilakukan FX Rudyatmo terlalu memaksakan kehendak bagi ASN yang beragama Islam.

“Bagi yang menirukan ucapan selamat Natal merasa tidak nyaman, sedangkan yang memimpin ucapan selamat Natal dinilai telah memaksakan kehendak dan menodai ajaran Islam,” katanya kepada Jurnalislam.com Sabtu, (23/12/2017).

“Peserta upacara pada apel pagi khususnya yang beragama Islam merasa resah, karena bertolak belakang dengan keyakinan,” imbuh Endro. Lebih lanjut, Endro mengatakan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa pelarangan mengucapakan perayaan hari raya umat Kristen tersebut.

“Mengucapkan, ucapan selamat Natal bagi umat Islam adalah Haram berdasarkan fatwa MUI,” sambungnya.

Untuk itu, Endro berharap agar aparat kepolisian untuk menyelidiki video tersebut, karena, kata Endro, jika ada paksaan kepada ASN untuk melakukan hal itu, maka dapat dipidana sebagaimana yang dinyatakan oleh Kapolri Tito Karnavian beberapa hari yang lalu.

“Mendukung pernyataan Kapolri bahwa pemaksaan terkait persoalan apapun, tidak sekedar permasalah keagamaan pelaku bisa ditindak secara hukum pidana,” tandasnya.

 

Kategori : Nasional

Tags : asn fatwa mui haram natal Video

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED