Berita Terkini

Erdogan dan Putin Bahas Hayat Tahrir al Sham di Moskow

MOSKOW (Jurnalislam.com) – Presiden Rusia Vladimir Putin dan timpalannya dari Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan mereka telah membahas langkah-langkah yang diperlukan untuk menstabilkan situasi di provinsi Idlib Suriah.

Erdogan tiba di Moskow pada hari Rabu (23/1/2019) dengan beberapa anggota kabinetnya untuk kunjungan satu hari.

Sebelumnya pada hari Rabu, kementerian luar negeri Rusia mengatakan situasi di wilayah itu, di mana Moskow dan Ankara telah mencoba untuk membuat zona de-eskalasi, dengan cepat berubah dan hampir berada di bawah kendali penuh Hay’et Tahrir al-Sham ( HTS) – kelompok jihadis anti rezim Syiah Nushairiyah Assad.

“Sayangnya ada banyak masalah di sana dan kami melihatnya,” kata Putin, berdiri di samping Erdogan pada konferensi pers bersama setelah pertemuan.

Dia mengatakan Turki melakukan banyak hal untuk mencoba memperbaiki situasi, tetapi diperlukan lebih banyak tindakan oleh Ankara dan Moskow untuk “melikuidasi tindakan kelompok-kelompok bersenjata”.

Pada September tahun lalu, Turki berjanji untuk melucuti senjata dan mendorong pejuang HTS di Idlib ketika kesepakatan ditandatangani antara Turki dan Rusia.

Kesepakatan itu berhasil mencegah serangan rezim Suriah yang didukung Rusia terhadap Idlib yang merupakan rumah bagi hampir tiga juta orang.

Putin juga mengatakan dia telah sepakat untuk menjadi tuan rumah KTT segera di mana Rusia, Turki dan Iran dapat membahas situasi di Suriah di bawah jalur perdamaian Astana.

Baca juga:

Dia mencatat bahwa Komite Konstitusi Suriah ‘sangat penting’ dan dialog harus dimulai di antara semua pihak, dan mengeluh tentang sulitnya membentuk komite yang disponsori PBB.

Kedua pemimpin bertemu untuk membahas situasi di Suriah ketika konflik hampir mencapai delapan tahun. Berbagai pihak – termasuk berbagai kelompok bersenjata yang didukung oleh sekutu yang berbeda – berupaya untuk mendapatkan kendali atas wilayah.

Ankara berusaha membangun zona aman sepanjang 30 km di sepanjang perbatasan Suriah untuk menampung milisi Kurdi sekutu AS yang dianggapnya sebagai kelompok “teroris” YPG.

Selama konferensi pers bersama hari Rabu, Erdogan mengatakan para pemimpin tidak memiliki ketidaksetujuan tentang membangun zona aman yang direncanakan ini, tanpa mengungkapkan rincian.

Reporter Al Jazeera, Rory Challands, melaporkan dari Moskow, mengatakan kedua pemimpin belum mencapai kesepakatan konkret atas dua masalah utama – membangun apa yang disebut zona aman, dan situasi di Idlib.

“Rusia mengatakan ya, kami akan membantu teman-teman Turki kami untuk memastikan keamanan mereka, tetapi cara yang lebih disukai Rusia adalah dengan membuat Damaskus dan Kurdi berbicara,” katanya.

Erdogan juga mengatakan itu sangat penting bahwa rencana penarikan AS dari Suriah tidak memberikan ruang bagi kelompok “teroris” untuk berkeliaran dengan bebas.

Brexit Dilarang, PM Theresa May Tutup Parlemen Inggris

LONDON (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri Theresa May harus menutup parlemen Inggris untuk sementara waktu guna menghentikan undang-undang yang melarang Brexit, kata seorang anggota parlemen, Tory, pada hari Rabu (23/1/2019).

Jacob Rees-Morgan, Anggota Parlemen dari kubu Konservatif dan ketua Kelompok Penelitian Eropa (the European Research Group-ERG), mengatakan jika tidak ada kesepakatan yang diambil, “pemerintah akan berkomplot dalam melakukannya.”

Berbicara di sebuah acara yang diselenggarakan oleh lembaga pemikir Eurosceptic, Bruges Group, di London, Rees-Morgan mengatakan tidak ada kesepakatan yang tidak dapat diambil dari meja “jika pemerintah bertekad untuk menghentikannya.”

Pesan Rees-Morgan untuk Theresa May muncul setelah amandemen diajukan oleh Anggota Parlemen dari partai Buruh Yvett Cooper, yang akan mencoba untuk memenangkan dukungan mayoritas anggota parlemen di House of Commons untuk mengambil opsi keluar dari Uni Eropa pada 29 Maret 2019 .

“Jika House of Commons merusak konvensi dasar konstitusi kita, maka eksekutif berhak untuk menggunakan sarana konstitusional lain untuk menghentikannya, yang pada dasarnya saya maksudkan prorogasi,” kata Rees-Morgan.

“Prorogasi biasanya berlangsung selama tiga hari, dan hukum apa pun yang ada dalam proses sebelum prorogasi jatuh. Saya pikir itu akan menjadi jawaban pemerintah. Itu adalah hambatan pemerintah, untuk menggunakan frase pilihan, “tambahnya.

Menggarisbawahi bahwa jika pemerintah tidak mengizinkan kesepakatan dihapuskan, itu akan menjadi kejatuhan pemerintah, MP Brexiteer mengatakan “maka itu akan menjadi tugas anggota parlemen backbench untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah.”

Baca juga:

Tanpa transaksi, Brexit berarti keluarnya UK dari Uni Eropa pada tanggal 29 Maret 2019 tanpa persyaratan. Lingkaran politik dan ekonomi berpendapat bahwa kepergian seperti itu akan menjadi bencana besar bagi ekonomi dan kehidupan sosial Inggris.

Partai Buruh saat ini sedang mengerjakan kesepakatan Brexit alternatif yang akan memerintahkan dukungan lintas partai di Parlemen setelah kehilangan suara dalam upayanya menggulingkan May pekan lalu.

Setelah menderita kekalahan bersejarah di parlemen pekan lalu ketika anggota parlemen memberikan suara mayoritas 432-202 menentang kesepakatan Brexit, May masih mengadakan pertemuan dengan kelompok anggota parlemen untuk kesepakatan yang akan memenangkan dukungan dari House of Commons.

Pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn telah menolak pertemuan May mengatakan dia tidak akan melakukannya sampai dia mengambil kesepakatan dari meja perundingan.

UK diatur untuk meninggalkan Uni Eropa pada tanggal 29 Maret 2019.

‘Pemerintah PHP dan Inkonsisten soal Kebebasan Ustaz ABB’

SUKOHARJO (jurnalislam.com) – Direktur Ponpes Islam Al Mukmin, Ngruki, ustaz Ibnu Chanifah mengaku kecewa dengan inkonsitensi yang ditunjukan presiden Jokowi terkait kebebasan ustaz Abu Bakar Ba’asyir.

Sebelumnya, Jokowi menyebut kebebasan ustaz Abu atas alasan kemanusiaan dan sudah dipertimbangkan dengan pihak terkait, namun, kemudian ia meralat bahwa kebebasan ustaz Abu adalah bersyarat dan bukan bebas murni.

“Tapi ternyata itu sebuah PHP (pemberi harapan palsu-red) saja, mending tidak mengeluarkan statmen yang mengembirakan kemudian menganulir lagi,” katanya saat melakukan konfrensi pers di Ponpes Al Mukmin, Ngruki, rabu, (23/1/2019).

“Itu keluar dari orang yang punya otoritas di negeri ini, mengeluarkan statemen tapi lama menarik lagi statemen itu.Terus, kepada siapa kita menggantungkan harapan itu aneh sekali, maka, saya bertanya tanya bagaimana negeri ini,” imbuhnya.

Ustaz Ibnu juga mengaku bingung dengan kondisi ketidakpastian tersebut, ia khawatir apa yang dilakukan terhadap pendiri Pondok Al Mukmin itu membuat santri menjadi antipati terhadap pemerintahan.

“Yang kedua tentu kami akan kesulitan juga nanti kalau kemudian, santri timbul rasa antipati, mereka ada sekitar 15000 tersebar di berbagai daerah, ternyata apa yang dijanjikan itu tidak netas, tidak muncul, mereka membawa perasaan tidak nyaman, itu yang khawatirkan, ketika mereka pulang ke daerahnya, boleh jadi akan berkembang di kemudian hari,” ungkapnya.

Kedepan, ia berharap pemerintah tidak gegabah lagi dalam mengambil sebuah keputusan terkait ustaz Abu, pasalnya, kabar kebebasan ustaz Abu bukan kali pertama dalan pemerintahan Jokowi.

“Kami sangat-sangat kecewa dengan keputusan. Karena sudah ada keputusan akan dibebaskan, tapi kok kemudian dibatalkan. Itu yang membuat kami sangat-sangat kecewa,” ujarnya.

“Dengan ini semoga anak anak bisa menata diri, dan kami bisa berbenah diri dan kepada pemegang otoritas agar dalam menyampaikan statemen itu ya dipikir dulu masak masak,” tandasnya.

Panitia Penyambutan Ustaz Abu Bagikan 1000 Porsi Nasi Kebuli Untuk Warga

SUKOHARJO (jurnalislam.com) – Ketua panitia penyambutan kepulangan ustaz Abu Bakar Ba’asyir ke Ponpes Al Mukmin, Ngruki ustaz Muhammad Sholeh Ibrahim mengaku kecewa atas ditundanya kebebasan ustaz Abu.

Ia mengaku telah menyiapkan secara matang terkait kepulangan ustaz Abu yang direncanakan pada hari Rabu, (23/1/2/12019) sore.

Ustaz Sholeh mengaku telah menyiapkan nasi Kebuli 1100 porsi untuk para tamu undangan, dikarenakan acara penyambutan ditunda, rencananya makanan tersebut akan dibagikan kepada warga sekitar ponpes Al Mukmin.

“Yang di pengajian di masyarakat, kita yang disini ada 1000 kotak kemudian yang tamu dari Jakarta itu ada 100 orang, yang prasmanan,” katanya kepada wartawan rabu, (23/1/2019).

“Kalau yang 1000 untuk yang hadir, yang prasmanan nanti malam akan ada pertemuan dari asadtid nanti malam, kalau makanan nggak jadi masalah bagi saya karena bisa dimakan, yang jadi masalah itu karena kekecewaan saja sampai didalam hati terus,” imbuhnya.

Pihaknya juga terpaksa untuk mengkonfirmasi terkait pembatalan acara penyambutan ustaz Abu kepada sejumlah tokoh dan undangan.

“Secara otomatis beliau tidak hadir maka undangan itu akan kita tunda, tugas humas kita akan memberikan info kepada tokoh tokoh tersebut,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, direncanakan kebebasan ustaz Abu Bakar Ba’asyir pada hari Rabu, (23/1/2019) setelah presiden Jokowi menyebut alasan pembebasan tersebut adalah demi kemanusian.

Namun Menkopolhukam Wiranto dalam pidato resminya menyatakan bahwa pembebasan ustaz Abu masih perlu dikaji kembali, hal itu kemudian diikuti oleh Presiden Jokowi yang mengatakan pembebasan ustaz Abu adalah pembebasan bersyarat dan bukan murni.

Kepulangan Ustaz Abu Ditunda, Warga Solo Hadiri Doa Bersama di Ponpes Al Mukmin Ngruki

SUKOHARJO (Jurnalislam.com) –– Warga solo diperkirakan akan memadati Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo yang menggelar Tausyiah dan do’a keprihatinan untuk ustadz Abu Bakar Ba’asyir pada, Rabu, (23/1/2019) malam.

Hal itu sebagai bentuk respon atas pembatalan pembebasan ustaz Abu yang awalnya direncanakan Rabu pagi tadi.

Bertajuk ‘Islam adalah Hidup Kami’, direncanakan hadir sebagai pemateri Direktur Yayasan Al Mukmin Ustaz Wahyudin, direktur Ponpes Al Mukmin ustaz Ibnu Chanifah dan putra ustaz Abu ustaz Rosyid Ridho Ba’asyir.

Bertempat di masjid Baitussalam Al Mukmin Ngruki, doa keprihatinan umat Islam soloraya atas pembatalan pembebasan uztaz Abu dimulai pukul 19.30.

Sejumlah elemen Islam seperti MDS, Joglo Dakwah, KPS, KPM, FOSAM, WM, Bang Japar, KONAS, Ansharusy Syariah, LUIS, LABBAIK, LPI, FJI Sukoharjo, FJI Klaten dan sejumlah elemen muslim lainnya.

Sebelumnya, ketua panitia penyambutan kepulangan ustaz Abu Bakar Ba’asyir, ustaz Sholeh Ibrahim mengaku kecewa atas penundaan kebebasan ustaz Abu tersebut.

“Kalau makanan nggak jadi masalah bagi saya karena bisa dimakan, yang jadi masalah itu karena kekecewaan saja sampai didalam hati terus,” tandasnya.

Warga Antusias Sambut Kebebasan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir

SUKOHARJO (Jurnalislam.com) – Meski kabar kepulangan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir (ABB) masih simpang siur, namun warga Solo sangat antusias menyambut kepulangan Ulama 81 tahun itu. Spanduk penyambutan Ustaz ABB terlihat beberapa titik di sekitar Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pantauan Jurnis di lapangan, spanduk penyambutan Ustaz Abu terlihat di Jalan Parangkesit, dan di Masjid Al-Huda, Ngruki.

“Selamat Datang Ulama Pejuang Syariat Islam, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir,” bunyi spanduk berukuran 3 meter itu.

Sementara itu, di depan gerbang Pondok Pensantren Al Mukmin, Ngruki yang merupakan pesantren binaan Ustaz ABB, juga terlihat spanduk bertuliskan “Selamat datang kembali Ustaz K.H Abu Bakar Ba’asyir di Pondok Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah,”

 

Keluarga: “Ustaz Abu Bakar Ba’asyir Belum Bisa Pulang Hari Ini”

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ustaz Abu Bakar Ba’asyir (ABB) nampaknya belum bisa dipulangkan hari ini. Demikian disampaikan pihak keluarga menanggapi beredarnya kabar batalnya pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir yang sebelumnya diperkirakan akan bebas hari ini, Rabu (23/1/2019).

“Jadi sampai tadi malam jam 12.00 itu saya konfirmasi kepada pejabat di LP, karena itulah pihak resmi yang selama ini berkomunikasi dengan kami. Kami tanyakan bagaimana keputusannya? Beliau menjawab bahwa dari LP juga masih menuggu pimpinan diatasnya. Dan kami berkesimpulan bahwa hari ini, Rabu (23/1/2019) berarti Ustaz ABB belum bisa pulang,” kata Abdul Rochim Ba’asyir dalam pesan suara yang kepada Jurniscom, Rabu (23/1/2019).

Pria yang karib disapa Ustaz Iim ini mengatakan, ada beberapa pejabat pemerintah yang menolak pembebasan murni Ustaz ABB dan menghendaki bebas bersyarat.

Dia menilai, hal itu tidak sesuai dengan keputusan Presiden Joko Widodo yang disampaikan oleh pengacara pribadinya, Yusril Ihza Mahendra beberapa lalu. Ustaz Iim mengungkapkan, dalam penjelasannya, Yusril mengatakan, keputusan presiden untuk membebaskan Ustaz ABB tanpa syarat itu telah disetujui oleh Kapolri, Menkopolhukam, dan pejabat terkait.

“Jadi lobi yang dilakukan Prof Yusril saat itu kepada presiden adalah lobi untuk memberikan pembebasan murni bukan bersyarat. Karena berangkat dari saat awal Prof Yusril membesuk Ustaz ABB dan beliau melihat kondisinya dan prihatin dengan kondisinya,” ungkap Ustaz Iim.

Kemudian pada tanggal 18 Januari, Yusril kembali membesuk Ustaz ABB dan menyampaikan bahwa dirinya Ustaz ABB akan segera dibebaskan tanpa syarat atas persetujuan presiden.

“Prof Yusril menyampaikan bahwa dia telah berhasil melobi presiden, Kapolri, menkumham dan pihak-pihak terkait untuk memberikan kebebasan murni kepada Ustaz ABB bukan bebas bersyarat,” sambungnya.

Ustaz Iim menceritakan, Yusril telah memahami Ustaz ABB yang tidak mau menandatangani surat pembebasan bersyarat. Oleh sebab itu, lanjutnya, Yusril mencari cara agar Ustaz ABB tetap bisa mendapatkan pembebasan murni dengan alasan kemanusiaan.

“Dan dia melihat bahwasannya presiden bisa mengambil kebijakan ini asalkan presiden bisa sinkron dengan Kapolri, menkumham dsb. Jadi tidak ada pembicaraan soal pembebasan bersyarat,” kata Ustaz Iim.

“Pilihlah Wanita yang Kehidupan Beragamanya Baik”

JURNALISLAM.COM – Sudah menjadi sebuah fenomena saat ini bagi kalangan muda atau millenials untuk menikah di usia muda.

Ini sudah banyak dicontohkan seperti Alvin putra dari kiai Arifin Ilham atau Muzammil, pelantun merdu ayat suci dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Memang, pernikahan merupakan sarana untuk menempuh kehidupan bersama seumur hidup. Kendati begitu, ternyata ada kriteria utama bagi kaum Adam untuk memilih wanita menjadi pasangannya.

Keluarga kecil Alvin

Dalam buku Nasihat untuk Pengantin karya ‘Adil Fathi Abdullah dijelaskan bagaimana seorang pria memilih pasangan hidupnya, dan bagaimana ia memperhitungkan keutamaan-keutamaan pasangannya?

“Wanita itu dinikahi karena empat hal: hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Pilihlah wanita yang kehidupan beragamanya baik, jika tidak kamu akan merugi.” (Mutaffaq’ alaihi).

Kerap kali ditemukan ditengah masyarakat dalam memilih pasangan memprioritaskan kekayaan, juga kecantikan.

Pertimbangan-pertimbangan tersebut sebenarnya tidak terlalu buruk. Tidaklah mengapa jika memang keadaan ini dimiliki wanita yang dilamar. Tetapi, yang lebih utama adalah mendahulukan sifat yang paling penting dan mendasar, yaitu beragama.

Menjejak Kriteria Prioritas

Pertama kali, seorang lelaki wajib mencari wanita salehah, yang kehidupan beragamanya baik, jujur, bisa dipercaya, rajin menunaikan kewajiban-kewajiban agama, menjaga hak-hak Allah atas dirinya, dan tidak melanggar apa yang diharamkan Allah.

Dipilihnya wanita yang kehidupan agamanya baik adalah karena wanita seperti inilah yang terbaik.

Wanita seperti ini akan menaati perintah suami, menjaga diri jika suaminya pergi, dan jujur dalam sumpah jika suaminya menyumpahnya. Wanita seperti inilah yang akan menolong suami, baik dalam urusan agama maupun dunia.

Istri yang salehah akan selalu mendampingi suaminya di saat bahagia ketika susah. Bersyukur di saat bahagia dan bersabar ketika ditimpa kesusahan. Dia tidak mengadu kecuali kepada Allah.

Wanita shalihah

“Setelah takwa, tidak ada sesuatu yang lebih bermanfaat bagi seorang mukmin selain istri yang salehah. Jika suaminya memberi perintah ia taat, jika suaminya menyenangkan, jika suaminya menyumpahnya maka ia jujur, dan jika suaminya pergi maka ia akan selalu menjaga diri dan harta suaminya.” (HR Ibnu Majah, Abu Daud, dan An-Nasa’i).

Inilah Wanita Muslimah yang Shalih

Jika kamu hendak menikah, wanita seperti inilah yang seharusnya dicari. Jangan hanya bernafsu mencari wanita yang cantik, karena kecantikan yang hakiki adalah kecantikan dalam perilaku dan sifat, bukan hanya kecantikan wajah.

Jangan pula terobsesi untuk mencari wanita karena kekayaannya, sebab kekayaan yang hakiki adalah kekayaan jiwa, bukan sekadar harta.

Tidak sedikit orang kaya yang tidak pernah bisa puas dengan hartanya. Sebaliknya, betapa banyak orang miskin yang selalu tenteram jiwanya dan tenang pikirannya.

Wanita yang kehidupan beragamanya baik, atau wanita salehah, adalah penolong bagi kehidupan beragama suaminya.

Oleh karena itu, siapa pun yang diberi kenikmatan berupa istri salehah, berarti Allah telah menolongnya dalam separo urusan agamanya.

“Orang yang diberi kenikmatan oleh Allah berupa istri yang shalih, maka berarti ia telah mendapat pertolongan dari-Nya dalam separo urusan agamanya. Bertakwalah kepada Allah dalam separo bagian yang lain.” (HR Al-Hakim, Al-Baihaqi, dan At-Thabrani).

Selain itu, wanita adalah penolong dalam urusan agama dan dunia. Kesenangan dunia akan terwujud bersama dengan wanita salehah.

“Dunia adalah tempat kenikmatan, dan sebaik-baik kenikmatan dunia adalah wanita shalih.” (HR Muslim, Ibnu Majah, dan Al-Baihaqi).

Pernikahan merupakan hal yang sakral dan tidak sedikit menjadikannya sekali dalam sehidup.

Mencari pasangan yang dapat menjadi teman hidup dalam suka dan duka penting dilakukan. Kriteria itu ada dalam wanita shalihah.

Diperkirakan Suara Setuju Undang-undang Syariah Bangsamoro akan Menang

KOTA COTABATO (Jurnalislam.com) – Suara ‘Setuju’ pada hari Selasa (22/1/2019) tampaknya memimpin dalam sebuah plebisit bersejarah tentang undang-undang yang akan memberikan “otonomi komprehensif” kepada Muslim Moro yang tinggal di Filipina selatan, menurut hasil tidak resmi.

Pemungutan suara berlangsung pada hari Senin di provinsi Maguindanao, Lanao Del Sur, dan provinsi pulau Basilan, Tawi-tawi dan Sulu serta kota-kota Cotabato dan Isabela.

Lima provinsi pertama terletak di dalam Wilayah Otonomi di Muslim Mindanao (Autonomous Region in Muslim Mindanao-ARMM) yang telah ada sebelumnya, sedangkan dua kota terakhir terletak di luar wilayah tersebut.

Plebisit bertanya kepada pemilih apakah mereka ingin mengganti ARMM dengan Daerah Otonomi Bangsamoro yang baru di Muslim Mindanao (the Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao-BARMM) – sejalan dengan Hukum Organik Bangsamoro (the Bangsamoro Organic Law-BOL).

Setelah RUU disahkan, BARMM akan dibentuk.

Menurut angka dari Dewan Canvasser Plebisit Kota Cotabato (the Cotabato City Plebiscite Board of Canvassers-CPBOC), penghitungan suara telah selesai di kota Cotabato dan 36.682 suara “Yes/Setuju” dari kotak suara, sementara jumlah suara “No/Tidak Setuju” mencapai 24.994.

Kota Cotabato dan Isabela, yang juga akan menjadi bagian dari BARMM, dianggap sebagai daerah kritis selama kampanye.

Orang-orang di Kota Cotabato sudah mulai merayakan hasilnya dengan turun ke jalan meskipun jam malam diberlakukan mulai dari malam sampai pagi.

Di provinsi Maguindanao, kubu Front Pembebasan Islam Moro (the Moro Islamic Liberation Front-MILF), hasil penghitungan kotak suara adalah sekitar 608.000 suara “Ya” dan 9.000 suara “Tidak”.

Juga dikatakan bahwa di ibu kota Lanao Del Sur, Marawi, hampir semua suara diberikan untuk BOL.

Komisi Pemilihan Filipina (Comelec) diharapkan mengumumkan hasil pemungutan suara BOL pada pukul 1 malam waktu setempat (0500 GMT) pada hari Rabu (23/1/2019).

Baca juga:

Komisi mengatakan bahwa keterlambatan dalam mengumumkan hasil adalah karena kurangnya personil.

Carlito Galvez, penasihat perdamaian presiden Filipina, menyebut plebisit BOL sebagai “latihan yang demokratis”, menurut berita setempat.

“Meskipun ada beberapa kekhawatiran awal, tidak ada insiden besar yang terjadi. Jumlah korban pada akhir hari itu nol,” kata media lokal Manila Bulletin mengutip Galvez.

BOL, yang ditandatangani oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Juli 2018, akan meningkatkan keuntungan hukum dan ekonomi umat Islam di wilayah tersebut.

Undang-undang ini akan memberikan lebih banyak otonomi daripada struktur otonom yang telah ada di beberapa daerah di provinsi Mindanao dan pulau-pulau di sekitarnya.

Dengan pengaturan baru, pemerintah Bangsamoro yang otonom akan dibentuk dan ibukota BARMM adalah Kota Cotabato.

Pengadilan Hukum Islam akan dibuka di wilayah tersebut.

Otoritas regional akan diserahkan kepada pemerintah Bangsamoro dari pemerintah Manila.

Perairan internal di wilayah Bangsamoro akan dikelola bersama dengan pemerintah pusat. Administrasi otonom akan melakukan pengelolaan sumber energi.

Pejuang Front Pembebasan Nasional Moro (the Moro National Liberation Front-MNLF) dan MILF juga akan bergabung dengan pasukan penegak hukum di wilayah tersebut.

Taliban Rilis Foto Pelatihan Komando Mujahidin

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Juru bicara resmi Imarah Islam Afghanistan (Taliban) mempromosikan satu set foto yang menampilkan “Komando Mujahidin” yang telah lulus dari pelatihan di Kamp Militer Mahmud Ghaznawi. Taliban telah mempromosikan pelatihan di kamp-kampnya dalam sedikitnya 20 video selama beberapa tahun terakhir.

Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban, menunjuk ke foto-foto di feed Twitter-nya pada 21 Januari.”

Kamp ini dinamai sama dengan pejuang Muslim yang pada akhir abad ke-10 menguasai Afghanistan, Iran timur, dan wilayah yang sekarang dikenal sebagai Pakistan.

Lokasi kamp tidak diungkapkan, tetapi terletak di daerah pegunungan..

Taliban beroperasi tanpa hambatan dan di tempat terbuka, tanpa ada rasa takut akan serangan balasan dari Afghanistan, operasi Resolute Support atau pesawat Pakistan. Bendera Taliban terlihat berkibar di seluruh kamp.

Baca juga: 

Taliban mempromosikan pelatihan “pasukan komando” dan “pasukan khusus” akhir-akhir ini. Walaupun video pelatihan ini sering diejek, termasuk oleh juru bicara Resolute Support dan Pasukan AS – Afghanistan, namun lulusan dari kamp-kamp ini sangat efektif dalam memerangi pasukan Afghanistan dan AS. Baru kemarin, tiga komando Taliban menewaskan lebih dari 100 personel Afghanistan dalam serangan di sebuah pangkalan pelatihan militer di provinsi Wardak.

Para pejuang ini sering bertugas di ujung tombak untuk serangan Taliban di pusat-pusat distrik dan kota. Mereka juga melancarkan serangan mematikan terhadap pangkalan dan personil militer Afghanistan.

Seorang lulusan mampu menyusup ke pengawal gubernur Kandahar pada Oktober 2018 dan kemudian membunuh Jenderal Raziq, yang bisa dibilang orang paling kuat dan berpengaruh di Afghanistan selatan. Pejuang Taliban hampir membunuh Jenderal Miller, komandan Resolute Support dan Pasukan AS – Afghanistan.

Taliban secara terbuka memamerkan sedikitnya 20 kamp pelatihannya sejak akhir 2014. Pada akhir 2015, Taliban mengumumkan bahwa Khalid bin Walid Camp mengoperasikan 12 fasilitas satelit di seluruh Afghanistan, dan memiliki kapasitas untuk melatih hingga 2.000 rekrutmen dalam satu waktu. Selain itu, dikatakan Kamp Khalid bin Walid melatih anggota baru di delapan provinsi (Helmand, Kandahar, Ghazni, Ghor, Saripul, Faryab, Farah dan Maidan Wardak) dan memiliki sekitar 300 pelatih dan sarjana militer.

Kelompok-kelompok jihadis lainnya, termasuk al Qaeda, juga diketahui mengoperasikan kamp di Afghanistan. Komandan Pasukan AS yang akan mundur dari Afghanistan, Jenderal John Campbell, mengatakan bahwa salah satu kamp di Shorabak adalah yang terbesar di Afghanistan sejak AS menginvasi pada tahun 2001. Al Qaeda juga mengoperasikan kamp di Kunar dan Nuristan.

Harakat-ul-Mujahidin, kelompok jihadis Pakistan yang dekat dengan al Qaeda, “mengoperasikan kamp pelatihan di Afghanistan timur,” kata pemerintah AS pada tahun 2014. Partai Islam Turkistan, Uni Jihad Islam, dan Jamaat Bukhari, sebuah Kelompok jihadis Uzbek yang beroperasi di Suriah dan Afghanistan, semuanya mengaku mengoperasikan kamp di Afghanistan.