Mujahidin Al- Qaeda Kembali Menyerang Kota Yaman

YAMAN (jurnalislam.com) – Para mujahidin al- Qaeda diduga telah melancarkan serangkaian serangan terhadap kamp-kamp militer dan bangunan publik di kota bagian tenggara Yaman , sumber keamanan mengatakan .

Serangan pada Jumat malam di Seyoun , kota terbesar kedua di provinsi Hadramout , menyebabkan pertempuran sengit di mana sedikitnya 25 orang tewas , Kementerian Pertahanan Yaman mengatakan pada hari Sabtu (24-05-2014) .

" Mereka ingin merebut kota itu dan mengendalikannya , " kata seorang pejabat keamanan , yang meminta untuk tidak disebutkan namanya , mengatakan kepada kantor berita Reuters .

Reporter Al Jazeera Hashem Ahelbarra , melaporkan dari ibukota Sanaa , mengatakan bahwa, serangan itu adalah unjuk kekuatan al- Qaeda di Yaman .

" Ini mungkin merupakan upaya untuk menunjukkan bahwa sangat sulit untuk mengalahkan mereka di Yaman , " katanya .

" Pasukan keamanan juga khawatir tentang serangan balasan , termasuk bom istisyahida , dan  Sanaa dalam kondisi siaga tinggi , " katanya .

Para mujahidin tiba dengan menggunakan 15 kendaraan pickup dari daerah gurun di luar Seyoun lalu terus menyerang beberapa gedung pemerintah , kata seorang pejabat lokal keamanan Yaman .

Al – Qaeda telah melakukan banyak serangan “hit – and- run” kepada militer Yaman, sejak tentara Yaman memasuki  wilayah selatan Yaman, kubu di Abyan dan provinsi Shabwa, pada bulan lalu

Negara-negara Teluk Arab prihatin tentang konflik  di Yaman , tetangga pengekspor minyak utama Arab Saudi juga rumah bagi salah satu sayap al- Qaeda paling aktif. (ded412)

Terprovokasi, Napi Kriminal dan Mujahidin di Lapas Besi Nusakambangan Bentrok

NUSAKAMBANGAN (Jurnalislam.com) – Diduga ada provokasi dari ceramah seorang Ustadz yang mengisi kajian narapidana (napi) kriminal di Lapas Besi, Nusakambangan awal Mei 2014 lalu, para napi kriminal itu tiba-tiba menyerang napi terorisme (baca:mujahidin) yang jumlahnya hanya 6 orang.

Tim investigasi idc-news.com berhasil mewawancarai salah seorang mujahidin di lapas tersebut, yang enggan disebut identitasnya dengan alasan keamanan. Ia pun menceritakan kronologis penyerangan itu.

Mulanya para napi terorisme melakukan shalat Jum’at sendiri yang bertempat di kamar akhi Pepi Fernando, diikuti oleh dua napi umum, sebut saja napi A dan B. Lalu, ada napi lain yang curiga karena napi A tidak shalat Jum’at di masjid. Lalu napi itu menegur napi A,

“Kamu shalat dimana?” tanya napi itu

 “Ogut sholat Jum’at di sel,” jawab A

Spontan seluruh napi heboh dan mencecar dengan berbagai kecaman, mulai dari sesat, murtad sampai ada yang teriak-teriak salib saja. Maklum, napi di sini hanya tahu shalat Jum’at itu harus berjumlah 40 orang, kalau kurang dari itu shalatnya tidak sah.

Esoknya, ada 2 napi yang melaporkan napi A ke pembinaan dan dipanggillah napi A. A pun dipindah ke LP lain, sedangkan akhi Pepi langsung dikeong (isolasi) karena dianggap sebagai sumber masalah dan karena masih berstatus titipan LP Batu.

Kemudian, pada hari Rabu (07/05/2014) Lapas Besi mengadakan ta’lim rutin sebagai program lapas dengan Ustadz Saiful Bahri dari Kroya sebagai pematerinya. Sayang, materi yang disampaikan sangat provokatif. Dalam ceramahnya, Ustadz Saiful Bahri menyampaikan bahwa darah teroris itu halal dan boleh dibunuh, teroris adalah khawarij sesat dan mereka ini mati atau dibunuhnya seperti binatang.

Efeknya, para napi terorisme Lapas Besi terprovokasi. Salah seorang ikhwan mujahidin mengadukan isi ceramah sang ustadz yang provokatif itu ke Bimpas. Tapi pengaduan itu dijawab dingin oleh pihak Bimpas.

“Itu hal biasa!” kata salah satu pengurus Bimpas

Sebagai bentuk ukhuwah terhadap akhi Pepi Fernando yang diisolasi gara-gara kejadian itu, hari Sabtu (10/5/2014), salah seorang ikhwan bernama Abu Azzam tanpa kordinasi dengan ikhwan lain tiba-tiba memukul salah seorang napi yang melaporkan ke pihak pembinaan. Kemudian dilerai oleh petugas dan Abu Azzam akhirnya juga diisolasi.

Napi-napi lain yang sudah terprovokasi oleh ceramah Ustadz Saiful Bahri itu marah lalu menyerang sel mujahidin sambil membawa balok.

Saat ini ada dua orang ikhwan di sel double drill (isolasi), sisanya tidak boleh keluar blok sel sampai batas waktu yang tidak ditentukan. (amaif/idc-news)

Din Syamsudin : Harus Ada Jihad Konstitusi Untuk Menyelamatkan Dasar Negara. Jihad Fie Sabil UUD 45 dong…

SAMARINDA (Jurnalislam.com) – Selain memuji Jusuf Kalla dan menyindir kinerja Suryadharma Ali, Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsudin dalam Tanwir II Muhammadiyah di Hotel Mesra, Samarinda, Jumat (23/05/2104) kemarin juga menyampaikan pernyataan membingungkan soal cara untuk melawan intervensi asing dalam proses legislasi, yaitu dengan “Jihad Konstitusi”. Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka sidang pleno dalam Tanwir II.

"Celakanya intervensi asing mempengaruhi proses legislasi. Kendala besar dakwah pencerahan adalah dakwah penggelapan. Inilah yang mendorong kita untuk melakukan jihad konstitusi," kata Din, seperti ditulis detik, Jumat (23/05/2104)

Lalu seperti apa Jihad konstitusi yang dimaksud ketua PP Muhammadiyah itu?

Jihad konstitusi yang dimaksud Din adalah dengan menggugat undang-undang yang tidak sesuai dengan dasar negara ke Mahkamah Konstitusi (MK). Karena mekanisme ormas sudah kalah oleh mekanisme partai, maka menurutnya hal ini ditempuh perlu ditempuh.

Jihad adalah membela Islam dari serangan orang-orang kafir dengan segala kekuatan dan memperjuangkannya hingga tidak ada lagi Tuhan yang disembah kecuali Allah SWT. Berjihad dengan makna itu tapi ada niat ingin disebut pemberani saja tidak diterima, apalagi berjihad dengan dengan tujuan menyelamatkan dasar negara ini yang jelas-jelas bukan berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah. Jangan-jangan nanti ada "syuhada parlemen"? (amaif)

Pendukung Mursi Bentrok Dengan Polisi di Mesir, Dua Orang Tewas

MESIR (jurnalislam.com) – Dua orang tewas dalam bentrokan antara pendukung mantan Presiden Mesir Muhamed Mursi dan pasukan keamanan .
Satu orang tewas dan 20 lainnya terluka di Kairo, kata kementerian kesehatan pada hari Jumat (23/5/14), hari terakhir kampanye untuk pemilihan presiden pekan depan.

Kantor berita AFP melaporkan seorang lainnya juga tewas dan tiga lainnya terluka saat pendukung Mursi dan polisi bentrok di Fayoum, sebuah kota di barat daya ibukota.

Pendukung Mursi juga mengadakan protes singkat di Kairo Nasr City, dekat piramida terkenal, di kota Mediterania Alexandria dan di provinsi tengah Minya, kata beberapa pejabat keamanan.

Polisi menembakkan gas air mata di beberapa daerah untuk membubarkan protes yang diadakan setelah shalat Jumat.

Mantan panglima militer Abdel Fattah al – Sisi, yang menggulingkan Mursi Juli tahun lalu, diperkirakan akan mengalahkan saingan satu-satunya, Hamdeen Sabbahi, dalam pemilihan presiden yang akan diadakan hari Senin dan Selasa besok.

Sumber-sumber keamanan Mesir mengatakan bahwa sebelumnya, Shadi al – Menei, pemimpin aktvis Islam Mesir, mujahidin Ansar Bait al – Maqdis, dikabarkan syahid .

Sumber tersebut mengatakan Menei syahid pada hari Kamis, saat berjalan di Maghara di Semenanjung Sinai, kantor berita Reuters melaporkan.

Awal bulan ini, dalam sidang massal pertama pejuang bersenjata sejak penggulingan Mursi, penuntut umum Mesir mendakwa 200 orang dengan tuduhan terorisme, menuduh mereka meluncurkan serangan mematikan di seluruh negeri.

Kejaksaan menyebut Ansar Bait al – Maqdis sebagai "kelompok bersenjata paling berbahaya,'' dan menuduh para terdakwa menerima pelatihan militer di Jalur Gaza Palestina di bawah perlindungan Hamas. (ded412)

MILITANSI

MILITANSI

Oleh Ustadz Haris Amir Fallah

Militan adalah orang orang yang selalu siap, terlatih, aktif, agresif, tidak hanya berani untuk mati tapi  juga memiliki loyalitas dan perhitungan yang sangat tinggi.  Jadi seorang yang militan berani berjuang untuk mati karena mereka sudah terlatih.  Mereka bukanlah martir-martir yang hanya 'siap' dikorbankan saja tetapi juga memperhitungkan untuk apa kematian itu mereka hadapi, kalau bukan untuk kepada tujuannya .

Kisah Thalut melawan Jalut memberi pelajaran mengenai hal ini. Dengan dianugerahi tabut, peti yang didalamnya terdapat ketenangan dari Allah SWT dan sisa-sisa peninggalan keluarga Musa dan Harun, Thalut mendapat legitimasi memimpin pasukan Bani Israil.

Diriwiyatkan dari Ibnu Abbas dan Ash Shiddi, telah berkumpul 80.000 mukmin dibawah komando Thalut yang akan berperang  melawan pasukan Jalut.

Namun dari jumlah itu, apakah semuanya terlatih? Tentara terlatih artinya tentara yang memang sudah lulus ujian baik teori maupun praktek dilapangan. Lalu mereka  sangat disiplin terhadap tugas dan komando panglima atau atasannya.

Allah SWT berfirman:

فَلَمَّا فَصَلَ طَالُوتُ بِالْجُنُودِ قَالَ إِنَّ اللَّهَ مُبْتَلِيكُمْ بِنَهَرٍ فَمَنْ شَرِبَ مِنْهُ فَلَيْسَ مِنِّي وَمَنْ لَمْ يَطْعَمْهُ فَإِنَّهُ مِنِّي إِلَّا مَنِ اغْتَرَفَ غُرْفَةً بِيَدِهِ ۚ فَشَرِبُوا مِنْهُ إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ ۚ فَلَمَّا جَاوَزَهُ هُوَ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ قَالُوا لَا طَاقَةَ لَنَا الْيَوْمَ بِجَالُوتَ وَجُنُودِهِ ۚ قَالَ الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو اللَّهِ كَمْ مِنْ فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ

Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: "Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya; bukanlah ia pengikutku. Dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka dia adalah pengikutku". Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: "Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya". Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS. Albaqarah: 249)

Dalam sebuah riwayat disebutkan, dari 80.000 orang pasukan itu hanya sekitar 315 yang taat dan disiplin terhadap komando Thalut. Sementara tentara Jalut yang mereka harus hadapi berjumlah 10.000 orang. Kemudian Allah SWT menurunkan ketenangan kepada mereka setelah mereka berdo'a.

“Namun nafsu menguasai sebagian besar pasukan Thalut. Mereka pun melanggar perintah pemimpin mereka dengan meminum air sungai tersebut sepuas-puasnya. Dari 80 ribu pasukan, hanya sekitar 300an orang saja yang mematuhi Thalut.

Mereka terdiri dari orang-orang shalih, salah satu diantara mereka ialah Daud yang saat itu belum diangkat sebagai seorang nabiyullah.

Dengan berat, Thalut pun melanjutkan perjalanan hanya dengan 315 orang prajurit. Pasukan lain yang tamak meminum air sebanyak-banyaknya tersebut menjadi pucat dan takut berperang. Dengan jumlah yang minim, mereka maju berperang melawan pasukan Jalut yang bertubuh besar dan perkasa.

Dibawah komando Thalut, pasukan tersebut pun berdoa agar diberikan kesabaran dan kemenangan, "Ya Rabb kami, berikanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir," panjat mereka sebelum terjun ke kancah pertempuran.

Dengan kehendak Allah, mereka pun mendapatkan kemenangan. Pemimpin Amaliqah, Jalut yang begitu hebat pun terbunuh. Namun bukan Thalut yang berhasil membunuhnya melainkan Daud. Dikisahkan, Daud muda membunuh Jalut dengan ketapel yang selalu dia bawa sebagai senjata. Tiga buah batu meluncur ke kepala Jalut hingga menewaskannya “.

Jadi kata kunci yang membuat mereka menang selain nashrum minalloh (pertolongan Allah) adalah karena mereka sudah terlatih, taat pada komando atau perintah atasannya dan SABAR.

Allah SWT berfirman:

وَلَمَّا بَرَزُوا لِجَالُوتَ وَجُنُودِهِ قَالُوا رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Tatkala Jalut dan tentaranya telah nampak oleh mereka, merekapun (Thalut dan tentaranya) berdoa: "Ya Rabb kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir". (QS. Albaqarah : 250).

Mari kita ambil ibroh (pelajaran) dari peristiwa ini, bahwa sehebat apapun kekuatan kuffar pasti bisa dikalahkan oleh pasukan kaum mukminin dengan izin Allah. Dengan syarat mereka juga harus terlatih (i'dad yang teratur), taat terhadap garis komando dan selalu siap dalam berbagai kondisi serta sabar.

Wallohu a'lam. 

 

Konferensi Kaukasia Internasional Diadakan di Istanbul

TURKI (jurnalislam.com) – Pada tanggal 21 Mei, Istanbul menjadi tuan rumah konferensi internasional yang didedikasikan untuk 150 tahun berakhirnya perang pertama Rusia – Kaukasia. Ini adalah konferensi besar kedua yang diselenggarakan oleh diaspora Kaukasia dan LSM Turki IMKANDER .

Selain perwakilan dari Emirat Kaukasus dan diaspora Kaukasia, konferensi ini juga dihadiri oleh delegasi dan tamu dari Turki, Eropa, Afrika, Asia Tengah dan negara-negara Arab.

Pembicara dan delegasi mengingatkan forum tentang kejahatan mengerikan oleh Rusia, yang selama hampir 400 tahun melakukan kekejaman di Kaukasus.

Simbolis dalam hal ini adalah kenyataan bahwa tanggal pembantaian masyarakat Kaukasia oleh Rusia ditandai dengan kekejaman baru negeri yang selalu penuh darah ini. Kali ini melawan Ukraina dan Tatar Krimea.

Para peserta Konferensi Internasional mengutuk keras kejahatan Rusia dan menyerukan kepada negara dan masyarakat di seluruh dunia untuk mengambil tindakan yang memadai terhadap agresor dan kriminal berdarah Rusia, yang menjadi ancaman paling berbahaya bagi kemanusiaan.

Hasil dari konferensi internasional tersebut adalah diadakannya sesi Kongres Kaukasia, yang dihadiri oleh perwakilan resmi dari Emirat Kaukasus. Resolusi Kongres diadopsi.

The International Conference Kaukasia disaksikan langsung oleh lebih dari 100.000 orang. Itu adalah jumlah pengguna Internet yang mengunjungi situs Kavkaz Center selama siaran forum berlangsung secara online. (ded412/kavkaz)

 

300 PSK Dolly Positif HIV/AIDS

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Sebanyak 300 orang Pekerja Seks Komersil (PSK) atau 25 persen dari 1.187 PSK di lokalisasi Dolly dan Jarak Surabaya positif terjangkit HIV/AIDS. Data ini berdasarkan laporan Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita, Selasa (20/05/2014).

"Mereka yang terinfeksi, terpaksa harus dipulangkan ke daerah asal untuk mendapat perawatan intensif. Karena sebagian besar dari mereka bukan warga Surabaya," kata Febria seperti ditulis beritajatim.com

Pihaknya juga meminta pemerintah setempat untuk terus memantau dan memberikan perawatan kepada ODHA (orang dengan virus HIV/AIDS) yang telah dipulangkan tersebut.

"Kami melakukannya lebih kepada pedekatan personal. Minimal satu bulan sekali mereka wajib kontrol. Khusus PSK Dolly dan Jarak yang masih aktif, tiap minggu kita lakukan pemeriksaan," ungkapnya.

Dalam hal ini, Dinkes Surabaya telah terintegrasi dengan 62 Puskesmas yang ada di Surabaya, untuk menyediakan cek virus HIV/AIDS tahap dasar secara gratis. Sementara sekitar 7 Puskesmas di daerah Putat Jaya dan sekitarnya disediakan khusus untuk medical check-up para PSK. Namun untuk pengobatan dilakukan di RS Dr. Soewandi dan Dr. Soetomo Surabaya.

Pemkot Surabaya melalui walikotanya, Tri Rismaharini yang didukung oleh 58 ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) telah sepakat untuk menutup tempat pelacuran terbesar di Asia Tenggara itu pada 19 Juni 2014 mendatang. Meski banyak penentangan, termasuk dari wakilnya, Wisnu Sakti Buana. (amaif/beritajatim)

Iman Mengalahkan Kesombongan

IMAN MENGALAHKAN KESOMBONGAN

Oleh Syaikh Dr Ayman Adh – Dhawāhiry
Dengan Nama Allāh. Segala puji bagi Allāh dan semoga keselamataan dan rahmat Allah SWT tercurah atas Rasulullah, keluarga dan para sahabat, dan orang-orang yang mengikuti mereka. Wahai saudara-saudara Muslim di manapun Anda berada ;

Assalamu'Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh .

Dua belas tahun telah berlalu sejak pertempuran New York, Washington dan Pennsylvania yang diberkati dan karena ketidaktahuan Amerika menyerang Afghanistan; ketidaktahuan Amerika yang menyebabkan ambruknya kebanggaan Amerika dan terkuaknya kelemahan tentara salib. Sebuah kebodohan yang menjerat Amerika di Afghanistan dan Irak, dan akhirnya melarikan diri dari keduanya setelah dikalahkan.

Perhatian presiden AS, rezim dan kongresnya tidak lagi tentang memenangkan perang tetapi bertahan hidup dan membebaskan diri dari Irak dan Afghanistan. Si banteng dungu, Bush, menyeret Amerika ke Irak dan Afghanistan. Ketika ia gagal dan dikalahkan, pasukan lainnya datang dengan presiden licik yang menipu Muslim dan kaum tertindas, presiden murtad yang ayahnya adalah seorang Muslim asal Afrika. "Mungkin dia akan berhasil mengakhiri bencana." Dia mengatakan dalam kampanye pemilihannya bahwa perang di Irak adalah perang pilihan, dan bahwa ia akan meninggalkannya untuk fokus pada perang kebutuhan yang berada di Afghanistan. Jadi dia meninggalkan Irak, dan sekarang dia berangsur meninggalkan Afghanistan, dan ia tidak punya pilihan selain menyatakan kekalahan. Dia tidak memiliki apapun yang bisa dibanggakan di depan kongres sehingga mengharuskannya mengakui dan mendeklarasikan bahwa mereka terpaksa kabur dari Afghanistan.

Media global berupaya menyembunyikan kegagalannya di Afghanistan. Mereka sepakat untuk tidak meliput retret Amerika. Tapi kegagalan bersejarah sudah cukup mengerikan tanpa diliput media, dan sudah cukup jelek tanpa distorsi. Untuk menyelamatkan harga dirinya yang tersisa, ia mengatakan bahwa ia menang atas Al – Qaeda, dan akan mengalahkan mereka dengan pesawat mata-mata drone. Bagaimana bisa pesawat membawa kemenangan bagi pasukan yang melarikan diri? Jika memang bisa, seharusnya Anda juga berhasil dalam pemboman biadab di Vietnam. Namun Anda meninggalkannya, kalah, setelah Anda terbakar jatuh bersama dengan pesawat Anda. Dan ketika api jihad menderu masuk ke dalam Amerika, ia berdiri terhuyung-huyung dan menyatakan : "Inti dari Al – Qaeda telah hancur dan menyebar menjadi kelompok regional yang dapat menimbulkan bahaya yang signifikan." Dia membuat lelucon bagi dirinya sendiri. Dia kemudian mengatakan bahwa insiden Boston memiliki pertanyaan yang perlu dijawab. Jika dia jujur, seharusnya dia akan berkata, "Insiden Boston menimbulkan pertanyaan namun kita menghindar dan tidak mampu menjawabnya."

Insiden Boston membuktikan sejauh mana kebohongan dan penipuan mereka terhadap diri mereka sendiri. Kesombongan mereka harus mengakui kebenaran yang seterang sinar matahari : Faktanya adalah mereka tidak hanya menghadapi individu, organisasi atau kelompok, tetapi mereka menghadapi kebangkitan ummat yang telah berbaris menuju jihad untuk membela jiwa, kehormatan, kemuliaan dan tempat-tempat suci mereka.

Rezim Amerika menolak untuk mengakui bahwa Al – Qaeda sebenarnya merupakan sebuah pesan sebelum menjadi sebuah organisasi. Sebuah pesan yang telah menyebar dan menyentuh ummat atas karunia Allāh, dan Muslim telah memeluknya. Pesannya sederhana dan mudah dipahami : "Wahai Muslim, jika Anda ingin hidup bebas, mulia dan terhormat, Anda harus mempertahankan kemuliaan ini."

Amerika bukanlah sebuah kekuatan legendaris; Amerika sama saja seperti yang lain. Mereka bisa dikalahkan, dihukum dan bisa gagal dengan mencolok. Dan saksikanlah, kekuatan yang menganggap dirinya paling kuat dalam sejarah telah terpukul di rumah mereka sendiri. Mereka telah dikalahkan di Irak dan kemudian di Afghanistan berada di tangan sederhana Mujahidin sederhana yang membawa AK dan pisau.

Ini adalah kekalahan teknologi di tangan Iman (keyakinan), kekalahan sebuah kerajaan di tangan kepastian. Ini adalah kekalahan dari nilai-nilai kapitalisme tentara salib Barat di tangan Islam, Tauhid, taqwa (kesalehan) dan 'Iffah (kemurnian).

Berapa banyak kekuatan Emirat Islam di bawah pimpinan Mujahid Amir Mullah Muhammad Omar – semoga Allāh menjaganya. Berapa banyak pasukan Amerika yang datang dengan kesombongan dan massa mereka? Tapi Mullah Omar memiliki wawasan yang tepat ketika ia berkata : "Allāh telah menjanjikan kita kemenangan dan Bush menjanjikan kita kekalahan. Kita akan melihat siapa yang lebih benar dalam janjinya."

Amerika, melalui kebijakan mereka yang bodoh, telah memasukkan minyak tanah ke dalam api, setiap hari. Kejahatan yang dilakukan berulang di Palestina, Afghanistan, dan daerah kesukuan di Pakistan dan Yaman, dan melakukan penjarahan terus menerus atas kekayaan Muslim – yang oleh Sheikh Usamah bin Ladin (semoga Allāh merahmatinya) disebut sebagai pencurian terbesar dalam sejarah manusia, penghujatan terhadap kesucian Muslim dan kehormatan Nabi صلى الله عليه وسلم , tentara besar menduduki tanah Muslim, pangkalan militer tentara salib menyebar dan mengepung dunia Muslim dan dukungan Amerika terhadap rezim tirani rusak di wilayah Teluk dan dunia Islam dan Arab; semua kejahatan ini meningkatkan dorongan umat Islam untuk menghadapi imperialisme Amerika.

Kejahatan Amerika terhadap tahanan Muslim tidak akan dilupakan oleh umat Islam. Fakta bahwa Amerika mengabaikan Konvensi Jenewa, yaitu; larangan penyiksaan fisik dan psikologis terhadap tahanan Muslim, menahan mereka di situs hitam sehingga keluarga mereka tidak mengetahui apapun tentang mereka, menahan mereka untuk waktu yang tidak ditentukan tanpa diproses pengadilan, semua kejahatan ini memberikan Muslim lebih banyak alasan untuk berdiri menghadapi agresi Amerika, dan memperlakukan hal yang sama bagi Amerika.

Salah satu hal pertama yang Obama lakukan di kepresidenannya adalah mengampuni agen CIA yang menyiksa umat Islam. Dengan demikian, ia mengirim pesan yang jelas kepada umat Islam, "Kami masih akan menyiksa tahanan muslim, dan semua perjanjian yang telah kami tandatangani yang melarang penyiksaan dalam menangani tahanan adalah hak kami dan bukan milikmu. Jangan mengharapkan apapun dari kami kecuali kriminalitas, penyiksaan dan penghinaan."

Wahai saudara Muslimku, kita tidak akan bisa membebaskan para tahanan kecuali dengan kekerasan, satu-satunya bahasa yang dimengerti Amerika. Narapidana tidak akan dibebaskan melalui harapan, mengemis atau memprotes. Tapi mereka hanya akan bisa dibebaskan dengan cara mengambil para tahanan dari musuh-musuh kita seperti mereka telah mengambilnya dari kita.

Pertempuran 11 September yang diberkati adalah akibat dari kejahatan berulang Amerika terhadap Muslim, dan juga pendudukan tanah Muslim. Dan sampai saat ini, dua belas tahun setelah pertempuran, Amerika telah melakukan lebih banyak kejahatan, sehingga menginspirasi umat Islam untuk mengulangi serangan tersebut.

Memang, di antara kabar gembira kemenangan umat Islam adalah bahwa Amerika tetap dengan kesalahan yang sama, mereka bertahan untuk berjalan dalam terowongan gelap yang sama, dan mereka melompat dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, dan dari satu kekalahan yang lain. Ini adalah rencana Allāh untuk menghancurkan mereka sebagaimana Dia telah menghancurkan negara-negara arogan sebelumnya. Nabi Musa – semoga Allah merahmatinya – mengucapkan do'a untuk melawan Fir'aun dan kaumnya: (Dan Musa berkata: "Ya Allah. Kamu memang memberikan pada Fir'aun dan pemuka kaumnya kemegahan dan kekayaan dalam kehidupan dunia ini, dan mereka menyebabkan orang tersesat dari jalan –Mu, ya Allah. Hancurkanlah kekayaan mereka, dan keraskan hati mereka, sehingga mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan yang pedih.) [QS Yunus : 88]

Ini adalah arogansi kerajaan yang menolak untuk menerima keadaan yang sebenarnya, maka mereka memimpin dirinya sendiri kepada kebinasaan. Arogansi Amerika ini mengharuskan umat Islam untuk melawan. Perlawanan bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Kita harus menguras ekonomi Amerika dengan memprovokasi mereka untuk melanjutkan pengeluaran  yang sangat besar pada bidang keamanan. Titik lemah Amerika adalah ekonomi yang mengejutkan yang terkuras akibat pengeluaran di bidang militer dan keamanan.

Dan jika Allāh memberi kita Tawfeeq dan kesuksesan untuk terus memprovokasi sehingga mereka semakin menderita kerugian finansial dalam militer dan keamanan, mereka segera akan jatuh, Biidhnillāh, seperti kerajaan arogan lain yang telah  jatuh sebelumnya. Kelanjutan kerugian Amerika dalam militer dan pengeluaran keamanan mengharuskan kita untuk membuat Amerika khawatir dan mengantisipasi, "Kapan dan dari mana pukulan berikutnya datang?"

Dan untuk membuat Amerika terus khawatir, kita tidak kekurangan apapun. Kita hanya perlu melakukan sejumlah serangan di sana-sini, yaitu sama seperti cara kita mengalahkan mereka dengan perang gerilya di Somalia, Yaman, Irak dan Afghanistan, kita harus melanjutkan dengan memicu perang di dalam rumah mereka sendiri. Ini serangan berbeda yang dapat dilakukan dengan satu atau beberapa ikhwan. Bersama-sama dengan serangan ini kita harus melihat situasi dan menunggu kesempatan untuk memukul mereka dengan pukulan besar, bahkan jika perlu kita harus menunggu selama bertahun-tahun.

Selain itu, kita harus menginspirasi umat untuk memboikot ekonomi Amerika dan sekutunya. Kita harus menjelaskan kepada mereka bahwa setiap dolar yang dihabiskan untuk setiap barang dagangan Amerika atau sekutunya berubah menjadi peluru, pecahan peluru atau proyektil yang akan membunuh seorang Muslim di Palestina atau Afghanistan, atau berubah menjadi bahan bakar untuk tank mereka, juga pesawat dan kapal yang menempati tanah kami.

Selain itu, kita harus menginspirasi Ummah untuk berhenti menggunakan Dollar dan menggantinya dengan mata uang negara yang tidak mengambil bagian dalam agresi melawan kita.

INSPIRE magz | SPRING 2014 | 1435 | EDISI 12

[JURNALISLAM.COM]

Umat Islam Solo Gagalkan Peresmian Iran Corner di IAIN Surakarta

SOLO (Jurnalislam.com) – Acara peresmian Iran Corner dan Simposium yang diadakan oleh Kedutaan Besar Iran bekerja sama dengan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin IAIN Surakarta, Kamis (22/05/2014) berhasil digagalkan oleh Laskar Umat Islam Solo (LUIS) bersama Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Harakah Sunniyah untuk Masyarakat Islami (HASMI) dan beberapa ormas Islam lainnya.

Pagi tadi beberapa ormas Islam itu mengadakan audiensi dengan pihak kampus IAIN Surakarta yang diwakili oleh Dekan Fakultas Ushuluddin STAIN Surakarta, Abdul Matin didampingi perwakilan kodim dan kepolisian.

Dalam audiensi di ruang yang akan digunakan untuk acara simposium dengan Duta Besar Iran itu Abdul Matin menyampaikan keputusan bahwa pihak kampus akan membatalkan acara tersebut.

“Jadi apa yang kami inginkan sebenarnya sama dengan apa yang diinginkan oleh umat islam pada umumnya mayoritas, sehingga tidak ada hal yang diperbedatkan dan tidak ada hal yang perlu kita perselisihkan, tidak ada hal juga yang kita buat sama sama lain saling menderita atau menyakiti. Itu menjadi dasar kami, sehingga kami mengambil poin-poin maslahat dan kemudian Bapak Rektor menyampaikan kepada saya dan ini juga barangkali keputusan yang bijaksana bahwa acara ini, hari ini dibatalkan,” jelasnya.

Keputusan Rektorat IAIN Surakarta itu disambut baik oleh salah satu tokoh DDII Surakarta, Ustadz Aris Munandar.

“Yang perlu kami sampaikan. Kami dari kemarin, ormas-ormas Islam dan lembaga-lembaga termasuk diantaranya MUI dan tokoh-tokoh umat Islam menyampaikan keprihatinan terhadap persoalan ini. Tadi malam kami juga di Dewan Dakwah membahas ini, intinya sebenarnya yang memiliki keprihatinan ini adalah bukan satu kelompok saja atau satu elemen saja, akan tetapi hampir menyeluruh. Kami menyampaikan salam dari para tokoh termasuk ketua MUI. Ini adalah bagian dari membangun kemaslahatan umat,” paparnya.

Menyambut pernyataan Ustadz Aris itu,  Sekjen LUIS, Yusuf Suparno menyampaikan bahwa aqidah Syi’ah yang dibawa oleh Iran merupakan musuh umat Islam. Beliau juga berharap supaya tidak ada keterpaksaan dari pihak penyelenggara atas keputusan pembatalan itu.

“Mohon dengan sangat agar pembatalan ini jangan sampai ada keterpaksaan. Ini harapan kami, bahwa penyakit yang dibawa dari negara Iran ini harus kita sepakati. Sehingga kita amankan generasi kita terutama mahasiswa yang ada di IAIN ini,” harap Yusuf.

Selanjutnya keputusan pembatalan itu disampaikan oleh HUMAS LUIS, Endro Sudarsono kepada  ratusan laskar dari LUIS dan umat Islam lainnya yang sudah siap di sekitar kampus untuk menghadang acara peresmian tersebut.

Iranian Corner dan Simposium adalah salah satu program pengenalan budaya negara Syi’ah Iran yang digagas oleh Keduataan Besar Iran dan Konsulat Kebudayaan Iran. Rencananya peresmian Iran Corner dan Simposium bertema “Al Qur’an and The World Without Violence” itu akan dihadiri oleh Mahmoud Farazandeh (Duta Besar Negara Iran untuk Indonesia), Hajjatollah Ebrahimian,Ph.D (Konsulat Kebudayaan Kedubes Iran), dan Prof Dr. H. Usman Abu Bakar, MA (Guru Besar IAIN Surakarta).

Kabar lain menyebut bahwa dedengkot Syi’ah Indonesia, Jalaludin Rahmat juga akan menghadiri acara itu, namun kabarnya panitia menyembunyikan agenda kehadiran ketua Ikatan Jamaah Ahlul Bait (IJABI) yang juga dipastikan lolos ke Senayan setelah menang telak di Pileg April 2014 lalu itu. (amaif/kiblat/voa-islam)

 

5 Fakta Membengkaknya Utang Luar Negeri Indonesia

Jurnalislam.com – Bank Indonesia (BI) kembali merilis utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Maret 2014 sebesar USD 276,5 miliar atau tumbuh 8,7 persen dibandingkan dengan posisi Maret 2013. Posisi ULN pada Maret 2014 terdiri dari ULN sektor publik sebesar USD 130,5 miliar dan ULN sektor swasta USD 146,0 miliar.

"Dengan perkembangan ini, pertumbuhan tahunan ULN pada Maret 2014 tercatat meningkat bila dibandingkan dengan pertumbuhan Februari 2014 sebesar 7,5 persen year on year (yoy). Pertumbuhan ULN terus mengalami peningkatan sejak akhir tahun 2013 terutama didorong oleh ULN sektor swasta," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Tirta Segara dalam keterangan tulis, Jakarta.

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo , mengatakan penerapan kebijakan quantitative easing The Fed dalam tiga tahun terakhir telah memicu peningkatan utang korporasi di Indonesia. "Korporasi-korporasi banyak mengambil kesempatan untuk mengeluarkan surat utang atau obligasi yang membuat cukup banyaknya peningkatan utang swasta," ungkapnya.

Kekhawatiran Agus beralasan. Pasalnya, jika ekonomi dunia membaik, maka besar kemungkinan para investor akan menarik investasinya di Indonesia. Kejadian ini dikenal dengan capital outflow. Capital outflow membuat kebutuhan mata uang asing di Indonesia meningkat.

Peningkatan kebutuhan mata uang asing tentunya berimbas mengeringnya likuiditas valas di mana muaranya tak lain Rupiah kembali bakal melemah.

Lalu apa saja fakta dibalik tak berdayanya Indonesia lepas dari utang asing, di mana jumlahnya terus bertambah dari waktu ke waktu? Berikut merdeka.com mencoba merangkumnya.

1. Kesalahan perbankan.

Menteri Koordinator Perekonomian, Chairul Tanjung mengakui, utang luar negeri membengkak karena porsi utang swasta meningkat. Ini terkait terbatasnya kemampuan bank nasional memberikan pinjaman untuk pelaku usaha.

"Ini kita punya masalah utang luar negeri swasta yang meningkat. Kenapa? karena kalau swasta pinjam dolar ke luar negeri, cost lebih murah dibanding pinjam rupiah di Indonesia," ujar Chairul di Kantornya, Jakarta, Selasa (20/5).

2. Singapura pemberi utang terbesar

Dilansir dari situs resmi bank sentral, dari kelompok negara, Singapura masih jadi raja pemberi utang ke Indonesia dengan total USD 52 miliar atau sekitar Rp 594 triliun. Angka ini naik dari bulan sebelumnya yang hanya USD 51,3 miliar. Negara terbesar selanjutnya pemberi utang ke Indonesia adalah Amerika Serikat dengan jumlah USD 41,1 miliar.

Negara selanjutnya adalah Jepang dengan total utang yang diberikan USD 35,1 miliar. Selanjutnya negara yang menjadi kreditur utang asing Indonesia adalah Belanda dengan total USD 13 miliar. Masih banyak negara menjadi kreditur utang luar negeri Indonesia yang totalnya di bawah USD 10 miliar, diantaranya adalah Australia, Austria, Belgia, China, Hong Kong, Inggris, Jerman, Korea Selatan dan lain sebagainya.

3. Utang besar buat ekonomi rentan guncangan

Bank Indonesia (BI) kembali mengingatkan, korporasi swasta termasuk BUMN untuk berhati-hati terhadap risiko nilai tukar dan kenaikan suku bunga global pasca pengurangan stimulus moneter (tapering-off) Federal Reserve AS. Sebab, ini dapat memicu peningkatan utang luar negeri (ULN) sektor swasta.

"Yang ingin saya sampaikan, mohon para pengelola korporasi, termasuk BUMN untuk betul-betul mengelola surat utang atau utang luar negeri dengan baik. Yang perlu diperhatikan bahwa jangan sampai terjadi mismatch," ujar Gubernur BI, Agus Martowardojo di Gedung BI.

4. Jumlah utang Negara berkembang termasuk Indonesia jadi kekhawatiran dunia  

Gubernur BI Agus Martowardojo menilai peningkatan jumlah utang negara berkembang menjadi kekhawatiran dunia. Pasalnya, pembengkakan utang tanpa pengelolaan baik membawa negara ke ambang krisis ekonomi.

"Sejauh ini tingkat utang luar negeri di negara-negara berkembang tengah menjadi sorotan internasional, terkait dengan jumlahnya yang signifikan," jelasnya.

5. Utang selalu menjadi masalah pemerintah baru

Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), Raden Pardede menyatakan, peningkatan utang luar negeri Indonesia tidak berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Meningkatnya utang luar negeri diyakini justru menjadi beban untuk pemerintahan yang baru. Pemerintahan mendatang harus membenahi kinerja ekspor impor sebagai bagian dari upaya menggenjot pendapatan sekaligus memangkas defisit transaksi berjalan. "Impor ekspor harus dibenerin," ucapnya.

Inilah realita negeri yang katanya “gemah ripah loh jenawi ”, sangat memprihatinkan. (AbuNusaibah)