Dalam Sepekan, Sudah 135 Bentrokan Terjadi di Tepi Barat

TEPI BARAT (Jurnalislam.com) – Perlawanan rakyat Palestina terhadap penjajah Zionis berkobar dan tak bisa dihentikan siapapun. Selama sepekan, meletus bentrokan di 135 titik kontak. Tercatat sebanyak 13 serdadu Israel terluka akibat lemparan batu dan bom molotov.

Selama sepekan, terjadi dua operasi serangan warga Palestina terhadap Israel; pertama penembakan terhadap warga penjajah Israel  di dekat Nablus dan satunya aksi penikaman dimana pelakunya berhasil melarikan diri setelah menusuk dua serdadu zionis di Al-Quds. Sementara ada aksi usaha penikaman di dekat Tulkarm.

Pada Jumat (26/12/2014) seorang pemuda bertopeng menusuk dua serdadu Israel dari pasukan penjaga perbatasan di Silsilah, gerbang masuk kota Al-Quds. Serdadu Israel  mengalami luka ringan. Bentrokan kemudian mewarnai wilayah pemukiman Har Hazatem di kampung Ath-Thur, Wadi Jouz, dan perlintasan Rauza.

Selama hari jumat Kemarin terjadi bentrokan di 28 titik, di kota Al-Quds 3 titik, 4 titik di pinggiran, 6 di Hebron, 8 di Ramallah, 4 Betlehem, 2 Qalqiliah, 1 di Tukarm.

Pada Kamis sebelumnya, dua warga Yahudi terluka karena serangan bom molotov di dekat pemukiman Maaleh Shamron. Di hari ini terjadi bentrokan di 17 titik, 3 di Al-Quds dan sekitar, 3 di Hebron dan 3 di Betlehem, 4 di Qalqiliah dan 2 di Nablus.

Para Rabu sebelumnya, seorang warga wanita penjajah Yahudi terluka di pemukiman Armon akibat serangan bom molotov. Di hari ini terjadi bentrkan di 31 titik yang tersebar di Al-Quds dan sekitarnya, Hebron, Ramallah, Betlehem, Nablus, Jenin, Tul Karm dan Qalqiliah.

Di Selasa sebelumnya, juga tercatat seorang warga Yahudi penjajah terluka di Thur, dan terjadi bentrokan di 20 titik, Al-Quds dan sekitarnya, Hebron, Ramallah, Betlehem, Nablus, Jenin, Tul Karm dan Qalqiliah, Selvit, Jericho.

Senin sebelumnya, seorang serdadu Israel  terluka dalam bentrokan di Wadi Maali dan ada usaha penikaman. Di hari ini terjadi bentrokan di 12 titik, Al-Quds dan sekitarnya, Hebron, Ramallah, Betlehem, Nablus, Tul Karm.

Ahad sebelumnya, seorang warga Yahudi juga terluka akibat lemparan batu di pemukiman Etzion dan terjadi bentrokan di 19 titik, di Al-Quds dan sekitarnya, Hebron, Ramallah, Betlehem, Nablus, Jenin.

Sabtu sebelumnya, seorang serdadu Israel  terluka dalam bentrokan di Isawiyah dan terjadi bentrokan di 8 titik, di Al-Quds dan sekitarnya, Hebron, dan Nablus.

Ally | PalestineInfo | Jurnalislam

Video Klip Kolosal Al-Qassam Terbaru Berjudul “Kami Datang”

GAZA (Jurnalislam.com) – Biro Media Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas mengumumkan bahwa mereka memproduksi karya video klip kolosal dengan judul Qadim “Kami Datang” dari tim nasyid Al-Wafa.

Karya ini melibatkan 650 mujahid Al-Qassam, aktor, kameramen perang, pelatih, unit persiapan, layanan produksi dan tim nasyid.

Pengambilan gambar ini dilakukan selama 7 hari dari sejak subuh hingga terbenam matahari. Kameramen tim produksi menggunakan kamera video dengan resolusi terbaik dan peralatan video lainnya. Bahkan pengambilan gambar bukan hanya di daratan, tapi juga di (bawah) laut dan udara. Proses finishing produksi ini berlangsung selama 5 hari. Silah menyaksikan bagaimana Al-Qassam berlatih militer.

Lihat videonya disini

Ally | PalestineInfo | Jurniscom

Perlawanan Pilihan Strategis Rakyat Gaza

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sebuah studi Dr. Usamah Jumat Al-Asyqar menyimpulkan, masyarakat Palestina masih memilih jalan perlawanan sebagai strategi satu-satunya mengatasi masalah Palestina yang rumit menghadapi penjajah Israel, meski memiliki risiko dan biaya besar.

Studi dengan tajuk “Peta Struktur Masyarakat Gaza Dalam Perang 2014” ini mempresentasikan agresi Israel  terakhir ke Jalur Gaza tahun ini sebagai segitiga titik perubahan sistem sosial Gaza yang memiki kesamaan derita, kesamaan nasib, dan kesatuan keyakinan bahwa solusi perlawanan meski harus membayar mahal. Dalam salinan studi yang diterima Pusat Informasi Palestina bahwa nilai spiritual tertinggi sistem masyarakat adalah perlawanan, baik sisi maknawi, materi dan ruhiah. Perlawanan ini mirip dengan nilai loyalitas kepada bangsa dan suku, meski berbeda ideologi.

Studi menegaskan, masyarakat Gaza saat perang menjadi masyarakat “melawan” yang memahami watak kewajiban sebagai warga Palestina yang hidup di bawah penjajah. Mereka memiliki keunggulan kejiwaan yang tak kenal putus asa dan pesimis. Sehingga mereka memiliki kendali sosial cukup kuat.

Ally | PalestineInfo | Jurniscom

Partai Islam Sri Lanka Mundur dari Pemerintahan

KOLOMBO (Jurnalislam.com) – Partai Islam utama Sri Lanka, mundur dari pemerintahan dan berjanji mendukung oposisi dalam satu tindakan yang dianggap sebagai kemunduran terbesar bagi usaha Presiden Mahinda Rajapakse untuk terpilih kembali, Ahad (28/12/2014).

Pemimpin Kongres Muslim Sri Lanka Rauf Hakeem juga mengumumkan pengunduran dirinya sebagai menteri kehakiman dan mengatakan ia kini akan bekerja bagi kemenangan Maithripala Sirisena, kandidat oposisi dalam pemilu 8 Januari.

Hakeem mengundurkan diri dari pemerintah karena perbedaan yang besar menyangkut satu undang-undang tahun 2010 yang mencabut pembatasan dua masa jabatan bagi presiden dan memberikan Rajapakse kekuasaan besar terhadap polisi, kehakiman dan pelayanan sipil.

"Pemerintah yang bersih adalah isu utama bagi kami," kata Hakeem kepada wartawan. "Kami bersalah menyetujui (dalam memutuskan undang-undang tahun 2010 itu), tetapi sekarang kami ingin memperbaiki situasi itu."

Belum ada komentar dari pemerintah. Tetapi satu sumber partai yang berkuasa mengemukakan kepada AFP pembelotan partai Islam itu adalah pukulan terbesar bagi kampanye mereka.

Para warga Muslim, minoritas terbesar kedua di pulau itu setelah Tamil Hindu, memiliki sekitar 10 persen suara dan dapat muncul sebagai pembuat keputusan dalam pemilihan presiden Januari jika suara etnik mayoritas Sinhala pecah.

Baik Rajapakse maupun Sirisena adalah anggota-anggota etnik Sinhala yang beragama Buddha.

Hakeem menjadi menteri kedua Muslim yang mengunduran diri dari pemerintah Rajapakse setelah Menteri Perindustrian dan Pedagangan Rishad Bathiudeen mundur.

Sirisena membelot ke oposisi bulan lalu setelah menyerahkan jabatan menteri kesehatannya.

Partai utama Buddha dari para biksu mengundurkan diri dari pemerintah sebelum pembelotan Sirisena dan sejak itu mendukung usahanya untuk menggulingkan Rajapakse, yang berkuasa tahun 2005 merupakan pemimpin terlama berkuasa di Asia Selatan.

Aliansi Nasional Tamil, partai utama mewakili Tamil Hindu, tidak secara resmi menjanjikan dukungan pada dua kandidat Sinhala itu tetapi mengisyaratkan bahwa mereka akan mendukung Sirisena.

Hal itu dapat menyulitkan bagi Rajapakse untuk menang dalam pemilihan yang diserukan dua tahun lebih cepat dari rencana.

Akan tetapi, Rajapakse telah menerima dukungan dari kelompok radikal yang dikenal sebagai Bodu Bala Sena (BBS) atau kekuatan Buddha, yang dituduh menghasut serangan kebencian agama dalam dua tahun belakangan ini.

BBS membentuk satu aliansi dengan gerakan 869 Myanmar, satu kelompok Buddha yang terlibat kerusuhan anti-Muslim di negara itu.

Ally | Antara | Jurniscom

Manuskrip Al Quran Abad ke-9 di Amerika Ditemukan, Posisi Columbus Terancam

Semua orang mencibir dan mencemooh, ketika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut pelaut Muslim sebagai penemu Benua Amerika.

Namun, semua seolah diam ketika sejumlah peneliti Universitas Rhode Island mengklaim menemukan sejumlah bukti Muslim tiba di Benua Amerika jauh sebelum Christopher Columbus datang.

Evan Yuriesco, yang bertanggung jawab atas penelitian itu, mengatakan temuan ini mengejutkan dan tidak satu pun dari peneliti yang terlibat berharap menemukan bukti ini.

"Kami berharap menemukan jejak permukiman pra-sejarah penduduk asli Amerika, tapi yang kami temukan bukti bahwa Muslim jauh lebih dulu tiba di AS sebelum Columbus," ujar Yuriesco.

"Sungguh kami tidak siap dengan semua ini. Namun kami yakin sejarah memang harus ditulis ulang," lanjutnya.

Temuan itu adalah pot tanah liat abad ke-9 berisi naskah kuno yang ditulis dalam Bahasa Arab. Pot itu, menurut Yuriesco, ditemukan di sebuah lokasi yang diduga sebagai pemakaman massal para pelaut, karena peneliti juga menemukan empat kerangka dalam keadaan dekomposisi canggih.

Tes DNA, masih menurut Yuriesco, sangat tidak mungkin. Namun, lanjutnya, pembusukan dini gigi mayat-mayat itu bisa menunjukan penyebab kematian; kelaparan atau penyakit yang tidak diketahui.

Situs worldnewsdailyreport.com melaporkan peneliti juga menemukan beberapa benda lain; kain, koin, dua pedang lengkung, dan artefak logam lainnya. Sayangnya, artefak logam tak bisa dikenali karena termakan karat dan korosi.

Dua pot tanah liat lainnya juga ditemukan. Salah satu pot berisi manuskrip, yang diyakini para ahli sebagai Alquran. Pot lainnya berisi campuran rempah-rempah kering yang sangat dikenal.

Tidak sulit menentukan umur manuskrip ini. Seluruh kaligrafi di manuskrip bergaya Kufi. Karim Ibu Fallah, sejarawan Universitas Massachussets yang khusus meneliti manuskrip abad pertengahan, mengatakan; "Kuficis adalah bentuk kaligrafi Arab tertua."

Kuficis, masih menurut Ibu Fallah, adalah modifikasi skrip Nabatea tua. "Gaya Kuficis, atau kaligrafi Kufi, berkembang abad ketujuh di Kufah, Irak," ujar Ibnu Fallah.

Byron Kent, museologist di Smithsonian, mengatakan temuan manuskrip pra-Columbus ini benar-benar sangat mengganggu.

"Tidak ada yang meragukan bahwa peta Arab pra-Colombus adalah yang terbaik di dunia," ujar Kent. "Namun tidak ada peta awal yang menunjukan pengetahuan orang Arab mengetahui adanya Benua Amerika."

Meski demikian, masih menurut Kent, gagasan populasi Muslim bepergian melintasi Atlantik sebelum Colombus adalah sesuatu tidak bisa dibantah. Banyak pakar juga tidak berupaya membantah bahwa Islam pernah sangat unggul dibanding Barat.

"Muslim pasti memiliki keahlian teknologi untuk melakukannya," demikian Kent.

"Namun tidak ada catatan tertulis bahwa mereka pernah melakukannya. Namun, temuan peneliti Universitas Rhode Island adalah bukti kuat Muslim memang melakukannya."

Richard Francaviglia, penulis buku best seller Far Beyond the Western Sea of the Arabs: Reinterpreting Claims about Pre-Columbian Muslims in the Americas dari Universitas Willamette, mengatakan penemuan ini benar-benar mengejutkan.

"Premis Islam pra-Columbia menemukan Dunia Baru sangat menarik karena masuk akal," ujar Francaviglia. "Pelaut Muslim memiliki kemampuan navigasi luar biasa, jauh sebelum orang Eropa melaut."

Berbagai catatan memperlihatkan Muslim cepat mengeksplorasi dan menjajah sebagian besar Dunia Lama pada abad kesembilan dan kesepuluh.

"Columbus berhutang budi pada ketrampilan pelaut Muslim," Francaviglia mengakhiri. 

Ally | AtjehCyber | Jurniscom

Militan ISIS “Baby Face” yang Bikin Geger Inggris

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Foto militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) "baby face" itu telah tersebar di media sosial sejak kemarin. Beberapa pengguna Twitter mengklaim bahwa ia adalah warga Inggris atau Australia. Ada juga yang mengenalinya dengan nama Jonathan Edwards.

Foto pertama kali dipublikasikan pengguna Twitter dengan nama akun @ResistanceER pada tanggal 2 Desember 2014. ”Tentara ISIS 'menyeramkan' di antara mereka yang berani dan terlatih,” bunyi tweet pemilik akun itu sebagai sindiran militan ISIS "baby face".

Tidak sedikit yang meragukan jika foto itu asli. Haras Rafiq, ahli kontra-ekstremisme lembaga Quilliam, mengatakan, bahwa keaslian foto itu masih dalam penyelidikan.

”Saya belum menemukan foto ini sebelumnya," katanya. ”Hal ini juga aneh bahwa seorang pengguna Twitter telah memanggilnya ’Jonathan Edwards’ ketimbang menyebutnya dengan nama khas militan jihadis,” lanjut Rafiq, seperti dikutip Mail Online, Sabtu (27/12/2014).

Menurutnya, ISIS memiliki akses terhadap perangkat lunak yang sangat canggih untuk editing yang biasa digunakan dalam pembuatan efek film-film Hollywood.

Sejumlah negara juga tidak mengkonfirmasi adanya warganya yang bernama Jonathan Edwards.

“Inggris memperingatkan terhadap semua orang yang melakukan perjalanan ke Suriah dan Irak. Siapa pun yang melakukan perjalanan ke daerah-daerah di sana, bahkan untuk alasan kemanusiaan telah menempatkan diri dalam bahaya,” bunyi pernyataan pemerintah Inggris tanpa mengkonfirmasi sosok Jonathan Edwards.

Ally | Jurniscom
 

Jelang Tahun Baru Ansharusy Syariah Banyuwangi Sosialisaikan Haramnya Tasyabuh

BANYUWANGI (Jurnalislam.com) –  Dalam menghadapi fenomena rutin akhir tahun beberapa hari lagi, Jama’ah Ansharusy Syari’ah Wilayah Jawa Timur pada hari Sabtu 27 Desember 2014 melakukan aksi  longmarch amar ma’ruf nahi mungkar ke toko-toko yang diduga menjual minuman keras di sekitar Jalan Gatot Subroto, Kec. Kali Puro Kab Banyuwangi, tepatnya di depan pelabuhan Ketapang yang menghubungkan antara pulau Jawa dan Bali.

Selain mendatangi ke toko-toko, rombongan aksi juga membagikan bulletin kepada masyarakat yang berjudul “Nasihat Untuk Umat” di jalan masuk pelabuhan Banyuwangi.

Aksi tersebut bertujuan untuk menghimbau kepada para pemilik toko supaya tidak menjual minuman keras dan menyadarkan masyarakat akan haramnya tasyabuh atau menyerupai orang-orang kafir dalam menyikapi tahun baru.

”Ya inikan menjelang tahun baru kita harus extra keras menghimbau toko – toko supaya tidak menjual minuman keras apalagi di daerah sinikan rawan dengan pesta minuman keras, maka oleh sebab itu kita harus terus memberikan himbuan kepada mereka“ ,tegas Ustadz Naryo selaku koordinataor aksi ketika di temui tim liputan Jurniscom.

Beliau juga menambahkan, “Dengan adanya aksi ini mudah-mudahan masyarakat bisa sadar tentang apa itu tasyabuh (menyerupai) orang-orang kafir”, kata ust. Naryo sambil membagikan buletin.

Aksi tersebut dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir pada pukul 21.00 WIB

Deddy | Brams | Jurniscom

Pasukan Preman Bentukan AS Merobek-robek Al Qur’an Milik Madrasah di Afghanistan

PAKTIKA (Jurnalislam.com) – Pasukan milisi lokal, Arbakis merobohkan sebuah madrasah dan rumah-rumah para pengajarnya yang berdekatan dengan madrasah. Mereka menjarah sejumlah barang dan uang tunai dari rumah dan Madrasah di Kabupaten Yahiya Khel provinsi Paktika, menurut laporan Al-Emarah News, Sabtu (27/12/2014).

Arbakis dilaporkan secara paksa mengusir Maulawi Akhund Zadah, kepala madrasah dan empat guru lain bersama dengan keluarga mereka dan para siswa Madrasah sebelum Madrasah dan rumah-rumah dihancurkan pada hari Kamis.

Al Quran dan buku buku Islam lainnya dirobek-robek dan dilempar dengan kasar di seluruh Madrasah oleh pasukan asusila Arbaki, kata saksi.

Kemudian Arbakis mengancam pejabat terkait dan guru di madrasah lain di distrik Khel Yahiya provinsi Paktika dan menyebutkan bahwa bangunan tersebut akan dibongkar.

Najm ul Madaris adalah sebuah lembaga pendidikan yang digunakan untuk menampung dan menawarkan pendidikan kepada lebih dari 300 siswa dari desa-desa sekitar, kini akhirnya dihancurkan oleh Arbakis .

Arbakis dengan didukung oleh Tentara Nasional Afghanistan dan Kepolisian (ANA / ANP) meratakan struktur rumah dan Madrasah, memaksa keluarga miskin dan anak-anak menjadi tunawisma di musim dingin.

Ini bukan pertama kalinya mereka melakukan kejahatan seperti agresi dan penghujatan dan kejadian kemarin juga tidak akan menjadi yang terakhir kali.

Kekejaman Arbaki dan preman-preman yang dibuat oleh penjajah AS tidak akan pernah berhenti. Kekejaman, kebrutalan dan kejahatan mereka tidak mengenal batas.

Deddy | Shahamat | Jurniscom

Ekstremis Yahudi Semprot Lahan Pertanian Palestina Dengan Bahan Kimia

PALESTINA (Jurnalislam.com)  – Ekstremis Yahudi dari Susia Settlement di Yatta kota selatan Hebron, pada hari Sabtu (27/12/2014) menyemprotkan bahan kimia di lahan milik warga Palestina, menyebabkan kerusakan pada tanaman mereka.

Anggota komite rakyat yang menentang pemukiman dan Tembok Apartheid di Yatta, Rateb Jbour mengatakan bahwa sekelompok pemukim Yahudi menyemprot tanah pertanian milik keluarga Mohammad Musa Mughannam di Susia, dengan bahan kimia yang menyebabkan kerusakan pada daerah yang ditanami tanah tersebut.

Jbour mengutuk serangan dan kegiatan perusakan yang sering dilancarkan oleh para pemukim Yahudi kepada warga Palestina dengan perlindungan lengkap dari polisi Israel.

Jbour mengatakan bahwa serangan bertujuan untuk membuat warga Palestina meninggalkan rumah dan tanah mereka, dengan demikan rencana ekspansi pemukiman Yahudi dapat berjalan.

Jbour meminta lembaga nasional, internasional, dan hak asasi manusia untuk campur tangan menghentikan tindakan zionis ini.

 

Deddy | PNN | Jurniscom

 

Apa di balik deklarasi Daulah di Syam?

APA DI BALIK DEKLARASI DAULAH DI SYAM?

 

Sebuah Analisa dari Syaikh Abu Hassan Al-Kuwaiti Hafizhahullah

Sudah menjadi hak yang lumrah bagi orang-orang yang berfikir dan orang-orang yang mengikuti perkembangan realita di Syam secara khusus dan pergerakan jihad secara umum, bahwa tujuan dari deklarasi Daulah adalah untuk memerangi Jabhah Nushrah yang merupakan cabang Al-Qaeda dan dikenal sebagai pengibar panji jihad melawan agresor zionis-salibis beserta kebudayaannya, serta mengumumkan keberlapasan diri dari kekuatan internasional beserta negara-negara boneka yang berkubang di dalamnya.

Sebagian media massa barat telah menyatakan bahwa Daulah berhasil melakukan sesuatu yang tidak mampu dilakukan oleh Amerika terhadap Al-Qaeda!

Kekuatan Al-Qaeda sudah mumpuni, manhaj-nya jelas, ideologi dan manhaj para pengikutnya sudah terjalin, kekuatannya mampu menghancurkan hegemoni kekuatan internasional serta negara-negara boneka, kampanye keamanan dan media negara-negara tersebut gagal menghadapi kekuatannya, namun suatu ketika mereka menemukan kelompok yang cocok untuk mewakilinya dalam berperang dan menghadapi Al-Qaeda, yaitu melalui cabangnya sendiri. Cabang tersebut memecah-belah barisan organisasi, mengubah haluan jihadnya, merusak keyakinan sebagian anggotanya, cabang ini mengasah pedangnya untuk melawan organisasi, menikam para komandannya dan mencaci-maki para ulamanya.

Setelah Jabhah Nushrah meraih kesuksesan dan mendapatkan bendera yang diperebutkan serta simpati dan dukungan dari masyarakat, Amerika beserta para agennya di tingkat lokal mulai panik dan merasa khawatir.

Jadi bagaimana cara dan apa jalan keluar yang harus diambil? Karena Al-Qaeda mulai bermetamorfosis dari sebuah organisasi menjadi sebuah tatanan masyarakat yang mendapatkan kepercayaan dari rakyat dan suasana keislaman meliputinya, fenomena ini akan mengakibatkan keruntuhan hegemoni barat dan cengkeraman Amerika.

Musuh memikirkan bagaimana caranya untuk menaklukkan Al-Qaeda, kemudian mereka ingat dengan para agen yang mereka tanam di dalam tubuh Jamaah Daulah yang sudah ditinggal pergi oleh para anggotanya yang ikhlas setelah mereka berhasil dibunuh. Sebagian dari mereka dihabisi, dan sebagian lagi dipenjara. Yang mana setelah struktur jamaah itu dipegang oleh orang-orang yang tidak mempunyai reputasi dalam berjihad dan urusan ilmu, jamaah itu pun berubah. Dahulu mereka adalah para pejabat militer di Partai Ba’ts yang kemudian mengambil tempat di dalam jajaran kepemimpinan jamaah.

Inilah jalan keluarnya wahai orang-orang kafir.

Sebelumnya sekelompok orang dengan identitas Syu’uun Istiratijiyyah wa Asad Al Jihad pernah membicarakan tentang adanya infilitrasi ke dalam tubuh Daulah, kala tidak ada orang yang memahami pembicaraan tersebut dan tidak ada peristiwa yang membuktikan analisa itu, lagipula bukti yang mereka berikan untuk menguatkan pernyataan mereka hanya sedikit. Namun kini analisa itu sangat jelas terlihat di dalam kancah jihad dan dunia Islam!

Hal ini tidaklah mengherankan, karena Allah Ta’ala telah menyebutkan bahwa orang-orang kafir akan senantiasa membuat makar untuk menghalang-halangi kita dari kebenaran. Orang yang meneliti perang-perang bersejarah baik itu dahulu maupun sekarang, ia akan tahu seberapa besar ketergantungan Amerika serta musuh-musuh lainnya akan infiltrasi ke dalam tubuh lawan, kemudian merubah haluan perjuangannya, dan terakhir menghabisinya.

Dan Al-Qaeda menaruh perhatiannya terhadap bentuk perang semacam ini, coba lihat para anggotanya seperti Az Zubaidi dan Adam (Gadahn).

Ada banyak buku, kisah dan catatan yang membahas seputar perang intelejen dan infiltrasi yang dapat dipelajari dan dikaji oleh siapa saja yang ingin mendalami karakter peperangan, bahkan peristiwa semisal pelantikan jabatan atau aksi semacam penyusupan orang munafik pun ada pembahasannya.

Perang terbalik, perang internal dan ‘perang satu atap’ menjadi medan perang baru yang diterjuni oleh orang-orang intelejen untuk melawan Al-Qaeda yang mulai mendapatkan penerimaan dari masyarakat, kekuatan di dunia nyata dan tempat di hati umat Islam, sehingga ia harus segera ditindak, organisasi ini harus segera dikoyak dan operasi harus segera dimainkan.

Akan tetapi siapa yang akan bertindak? Jawabannya adalah Daulah Iraq, salah satu cabang Al-Qaeda!

Tujuan dari deklarasi Daulah di Syam yang merusak itu adalah memecah belah barisan Al-Qaeda sehingga akan ia akan disibukkan dengan dirinya sendiri, demikian pula dengan kancah jihad di Syam secara khusus dan kancah jihad global secara umum. Dampak yang dihasilkan harus mengenai semua kalangan, operasi militer mujahidin yang setiap hari berhasil meraih kesuksesan dan penguasaan terhadap wilayah-wilayah yang ada, harus dihambat.

Sebenarnya tujuan dari dideklarasikannya Daulah Iraq dan Syam dari satu sisi adalah untuk menggempur dan memerangi Jabhah Nushrah serta menghapusnya dari perederan, dan di sisi lain untuk menggagalkan revolusi Suriah dengan cara mengompori pihak-pihak yang menolak deklarasi tersebut dengan berpedoman kepada kata-kata dan fatwa ngawur Al Baghdadi, menyerang markas-markas pihak lain, mencuri senjata mereka dan menghinakan anggota mereka dengan mengatasnamakan Daulah.

Kemudian mereka mengambil pandangan bahwa Jabhah Nushrah adalah kelompok pemaksiat dan bughat yang harus diperangi sampai kapanpun, maka mulai disebarlah pos-pos pemeriksaan Daulah di wilayah-wilayah yang telah dibebaskan agar mempersempit ruang gerak Jabhah Nushrah secara khusus dan para mujahidin secara umum.

Ketika itu semua kalangan menunggu putusan dari kepemimpinan Al-Qaeda, namun di saat-saat seperti itu Daulah mengambil bai’at sambil menipu dengan cara mengaku bahwa ia adalah Al-Qaeda dan ia adalah representasi dari Al-Qaeda. Mereka beralasan bahwa selagi putusan dari Doktor Ayman belum turun, maka mereka sah-sah saja membai’at dengan mengatasnamakan Al-Qaeda. Saat itu, para penanggung jawab syariat Daulah sedang gencar-gencarnya mencaci-maki Jabhah Nushrah beserta para pemimpin dan komandan militernya untuk menjatuhkan namanya, sehingga para muhajirin memilih bergabung dengan Daulah, bahkan Daulah menempatkan beberapa anggotanya di perbatasan, tugasnya adalah merebut setiap muhajir yang datang.

Setelah itu turunlah putusan dari Syaikh Ayman Azh Zhawahiri, putusan tersebut memberikan keuntungan kepada Jabhah Nushrah, dan ini tidak sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai oleh orang-orang intelejen yang menyusup ke dalam Daulah, yaitu menjatuhkan Jabhah Nushrah.

Lalu apa selanjutnya? Selanjutnya adalah mencela Doktor Ayman dan mencoba merubah kenyataan serta mengklaim bahwa mereka tidak memiliki hubungan dengan Al-Qaeda, dan Al-Qaeda harus mengikuti Daulah. Siang malam mereka menciptakan syubhat dan makar.

Di sini mulai timbul syubhat bahwa semua pihak haru berbai’at dan berafiliasi kepada Al Baghdadi, karena ia merupakan pemimpin negara! Idenya adalah menambah perpecahan di dalam tubuh Al-Qaeda, menyusutkan jumlah anggotanya dan menciptakan konflik internal. Para mujahidin dari kalangan awam menjadi korban dari bid’ah ini, sedangkan para ghulat memiliki andil dalam menyebarkan faham bid’ah tersebut! Para ghulat bid’ah yang didukung oleh para mujahidin yang tidak faham itu melancarkan upaya besar-besaran untuk menjatuhkan manhaj dan kepemimpinan Al-Qaeda.

Aksi intelejen internasional yang dijalankan oleh Daulah untuk merusak kancah jihad Syam dan menjatuhkan Al-Qaeda serta menggagalkan jihad adalah sebagai berikut:

  • Meletakkan pos-pos pemeriksaan di wilayah-wilayah aman yang telah dibebaskan serta mempersempit ruang gerak para mujahidin.
  • Pembunuhan dan penangkapan terhadap person-person mujahidin.
  • Membebaskan wilayah-wilayah yan telah dibebaskan!
  • Menguasai beberapa sumber milik Jabhah Nushrah, dengan alasan bahwa sebenarnya Jabhah Nushrah berafiliasi kepada Daulah.
  • Mengalihkan pertempuran dari lahan-lahan ribath dan pertempuran melawan Nushairiyyah ke wilayah-wilayah yang telah dibebaskan.
  • Mengkafirkan para mujahidin dan membunuh para komandan serta para senior mereka.
  • Fokus dalam memusuhi Jabhah Nushrah kemudian jamaah-jamaah jihad lain.
  • Mengirimkan bom-bom mobil ke markas-markas para mujahidin.
  • Mengirimkan para pelaku bom bunuh diri ke tempat-tempat konsentrasi para mujahidin.
  • Menyita sumber-sumber finansial dan persenjataan Jabhah Nushrah dan jamaah-jamaah lain.
  • Tidak memerangi pasukan Nushairiyyah meskipun mereka ada di wilayah-wilayah kekuasaan Daulah.
  • Mengalihkan persenjataan dari Iraq ke Syam!
  • Mencela dan menjatuhkan nama para ulama jihad.
  • Menyebarkan faham ekstrimisme dan perilaku kriminal dengan mengatasnamakan agama dan jihad.
  • Merubah peradilan syar’i dari hakekat sejatinya dan menghapus nilai-nilai kasih sayang yang ada pada syariat, kemudian menunjukkannya dengan penampilan yang zhalim dan kejam.
  • Merubah arti kekhilafahan.

Karena itulah Daulah Iraq dan Syam dideklarasikan, dan itu semua benar-benar terjadi dan tercatat dalam realita, dialami oleh orang yang tinggal di sana, disaksikan oleh orang yang menyaksikannya, dan dibicarakan oleh para ulama.

Intelejen internasional menemukan bahwa tujuan mereka bisa ditutupi dengan nama Jamaah Daulah, mereka dapat bergerak dan beraksi melalui jamaah tersebut. Karena pemimpinnya adalah orang yang mencari keuntungan duniawi, seperti cinta jabatan dan harta, ia memimpin sekelompok ekstrimis yang perilaku dan akalnya menyimpang, mereka adalah orang-orang rendahan yang mengikuti setiap perkataan bodoh.

Intelejen memberikan fasilitas berupa finansial, kemudahan untuk bergerak di lapangan dan leluasa dalam berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain.

Orang yang mengamati realita akan mendapati bahwa sejak awal pendirian dan perkembangannya di Syam, iring-iringan mereka dapat bergerak secara bebas dan markas-markas mereka tidak dibombardir. Bahkan yang kami saksikan adalah pesawat-pesawat Nushairiyyah membombardir habis-habisan markas-markas kami di saat kami tengah berperang melawan Daulah. Kala itu kedua kubu tersebut saling bahu-membahu dalam mengepung Kota Deir Ezzour.

Saat itu, pesawat-pesawat tempur Nushairiyyah terus menargetkan konvoi para mujahidin serta lokasi-lokasi keberadaan mereka, padahal kami sedang berusaha untuk keluar dari Deir Ezzour dan mundur ke Provinsi Dar’a. Dalam satu hari, jumlah serangan bombardir yang dilancarkan oleh pesawat-pesawat tempur Nushairiyyah terhadap kami bisa lebih dari 20 kali serangan! Bahkan setelah kami masuk Provinsi Dar’a, helikopter dan pesawat tempur Nushairiyyah masih saja terus membombardir kami setiap hari.

Bahkan ada seorang ikhwah yang menceritakan kepada kami bahwa ketika mereka membuka kantor mahkamah syariat di salah satu markas di sebuah wilayah Provinsi Dar’a, helikopter Nushairiyyah langsung menjatuhkan bom-bom barel hingga beberapa penjaga di pintu masuk kantor itu terbunuh. Lain halnya dengan markas-markas Daulah, ketika engkau menyaksikan markas-markas Daulah yang mencolok dengan catnya yang berwarna hitam, engkau akan heran mengapa bangunan-bangunan yang sangat mencolok di medan perang itu tidak dibombardir, sedangkan pangkalan udara musuh ada di dekat mereka?!

Mungkin beberapa orang akan mengatakan bahwa akhir-akhir ini markas mereka dibombardir, maka kami katakan hanya sedikit yang dibombardir, dan jumlahnya tak seberapa dibandingkan markas-markas mereka yang banyak, dan pengeboman terhadap sejumlah kecil markas mereka itu terjadi di tengah-tengah pertempuran yang terus berlanjut sepanjang siang dan malam, tujuannya adalah untuk membangkitkan gairah tentara Daulah dan upaya untuk menjadikan mereka mengira bahwa mereka benar-benar tengah diserang, dan menghilangkan tuduhan yang disematkan kepada mereka. Bisa saja sebelumnya sudah ada pengkondisian dan kesepakatan antara Nushairiyyah dan Daulah, jadi sebelum ada serangan dari Nushairiyyah, Daulah akan dikabarkan sehingga prajuritnya dapat segera mengosongkan markas!

Bahkan jikalau kita memperhatikan para komandan mujahidin yang tulus yang selalu menjadi target serangan bom Nushairiyyah dan mayoritas mereka telah terbunuh, kemudian kita memperhatikan para petinggi Daulah yang hidup dengan aman, tentu itu sudah cukup untuk memberikan indikasi dan bukti.

Salah satu konspirasi yang dijalankan untuk menjegal Jabhah Nushrah adalah Daulah sengaja membuka pertempuran melawan PKK di Kota Ras Ayn, Provinsi Hasakah, agar Jabhah Nushrah terlibat dalam pertempuran tersebut sehingga finansial dan tenaganya terkuras, beberapa orang yang membelot dari Daulah sendiri telah mengaku kepada kami bahwa mereka memang sengaja merencanakannya. Adapun dalam penerapannya, para anggota Daulah menyerang kelompok PKK dan memprovokasi mereka dengan cara memenggal kepala sejumlah anggota mereka dan memamerkannya di hadapan masyarakat, setelah PKK terpancing, maka terjadilah pertempuran.

Kemudian Jabhah Nushrah datang untuk membantu Daulah memerangi PKK, dan setelah Jabhah Nushrah masuk dengan susah payah, Daulah menarik pasukannya dari pertempuran setelah memantik apinya, sehingga tinggallah Jabhah Nushrah berperang sendirian. Mengetahui keadaan ini, maka Jabhah Nushrah pun mengerahkan prajurit dan kadernya, pertempuran itu berlangsung selama kurang lebih 4 bulan dan 300 anggota Jabhah Nushrah gugur syahid. Pada saat Jabhah Nushrah tengah sibuk bertempur di Ras Ayn melawan PKK, tentara Daulah memanfaatkan kesempatan itu dengan mendatangi ke Kota Syadadi untuk mengambil alih markas dan posisi Jabhah Nushrah, serta menyerbu area penggilingan gandum milik Jabhah Nushrah!

Semua peristiwa itu terjadi sebelum pecahnya peperangan antara Daulah dengan Jabhah Nushrah.

SYUBHAT DAN JAWABANNYA

Pertanyaan:
Apakah suatu hari nanti musuh akan meninggalkan Daulah?

Jawaban:
Dari satu sisi, bisa saja, yaitu jika intelejen dan negara kafir yang selama ini memanfaatkannya menganggap bahwa perannya sudah selesai, maka mereka akan melepaskan diri darinya.

Namun dari sisi lain, apabila mayoritas anggota Daulah belum berubah menjadi sekelompok begal yang hobinya membunuh dan memeras harta orang dengan menggunakan senjata, terlepas apa niat yang mendorong mereka, maka tidak akan ada rencana ataupun strategi terhadap mereka, karena setengah dari mereka tidak terproyeksi dengan stabil sebagaimana yang diinginkan oleh penguasa internasional, kecuali dengan menyingkirkan pengikutnya dengan cara menjerumuskan mereka kepada kebinasaan dan menyusutkan anggota mereka serta menggantikan mereka dengan bibit-bibit baru yang ada di wilayah-wilayah yang telah dibebaskan, kemudian ia akan memberikannya waktu untuk berkembang agar dapat menyempurnakan aksi intelejen dan mengarahkan misinya agar sesuai dan tunduk kepada penguasa internasional dan penguasa tiran baru di kawasan tersebut.

Peristiwa kelompok Ikhwan Man Tha’allah dengan pemerintah Saudi masih segar di dalam ingatan kita, bagaimana Saudi melepaskan diri dari kelompok bersenjata tersebut setelah ia mulai mencoba menghapus batas negara Saudi yang ditentukan oleh barat.

Pertanyaan:
Apakah misi yang dijalankan oleh Daulah dapat memberikan ancaman kepada kekuatan internasional? Mengapa Al-Qaeda memberikan ancaman?

Jawaban:
Misi Daulah adalah berusaha untuk mewujudkan pemerintahan dan kekuasaan bersama para pengikutnya, mereka ingin menjalani hidup di wilayah mereka sendiri secara bebas dan independen sesuai dengan manhaj dan nafsu mereka, misi semacam ini tidak memberikan ancaman yang riil terhadap kekuatan internasional, apalagi Daulah memusuhi kaum muslimin dan mencampakkan agama islam.

Adapun Al-Qaeda, misinya adalah menjalankan jihad global yang tidak terhambat oleh batas negara tertentu, atau keuntungan jabatan atau harta, tujuannya adalah memusnahkan kekuatan internasional dan memerangi para tiran ideologi, militer dan ekonominya serta menguasai negara-negara arab.

Abu Hassan Al Kuwaiti Hafizhahullah

Penerjemah : Muqowamah Media