Para Pemuda Palestina Gagalkan Serbuan Polisi Israel di Masjid Al Aqsha

AL QUDS (Jurnalislam.com) – Seorang polisi Zionis, Senin (28/09/2015) terluka setelah mendapat serangan dari dua warga Palestina di Kota Lama, Al-Quds saat terjadi gempuran ke Al-Aqsha, Infopalestina melaporkan.

Sementara itu, menurut radio Israel melaporkan, polisi Zionis terluka sedang akibat serangan warga Palestina dekat gerbang Al-Majelis di Kota Lama. Mereka mengklaim telah menahan dua orang, salah satunya dibawah umur. Keduanya sedang diperiksa.

Sebelumnya, personel keamanan dan satuan khusus diantaranya para sniper dan intelijen menyerbu Masjid Al-Aqsha Senin pagi. Mereka menyerang jama’ah kaum muslimin di pelataran Al-Aqsha, dengan memukuli dan tembakan bom suara, berikut gas cabe merah dan peluru karet. Akibatnya, 30 warga minimal ditahan pihak tentara.

Sejak beberapa hari yang lalu, pelataran Al-Aqsha diwarnai berbagai bentrokan. Tidak hanya di sekitar Masjid Al Aqsha, bahkan mereka menaiki Kubbah Sakhra. Mereka juga mengusir kaum muslimin yang sedang berada di dekat Masjid Al Aqsha hingga Qubbah Shakhra.

Mereka menembakan peluru karet, gas air mata, dan bom suara kea rah jama’ah shalat.

Sementara menurut sejumlah media massa, pasukan Zionis gagal menyerbu masjid Al Aqsha, namun melakukan kerusakan pada semua peralatan masjid seperti sajadah, dinding , lemari dan tiang-tiang yang ada di sana.

Organisasi Medis mengungkapkan, jumlah warga yang terluka dalam bentrokan mencapai 22 orang. Sebagianya sudah dievakuasi ke rumah sakit.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

36 Orang Tewas, Setelah Milisi Kristen Afrika Tengah Bunuh Pemuda Muslim

AFRIKA TENGAH (Jurnalislam.com) – Jam malam diberlakukan pada hari Ahad (27/09/2015) di ibukota Republik Afrika Tengah (CAR) yang bermasalah, setelah beberapa hari berlangsung kekerasan yang menewaskan sedikitnya 36 orang, World Bulletin melaporkan, Senin (28/09/2015).

Menteri Keamanan Dominique Said Paguindji mengutuk kekerasan dan menyerukan warga agar tetap tenang.

Kekerasan di Bangui telah mencapai tingkat terburuk dalam beberapa bulan, dan ada laporan dari yang wilayah yang didominasi Kristen, bahwa milisi Kristen  anti-Balaka berkeliaran bebas di jalan-jalan.

Tembakan sporadis dan pertempuran jalanan telah dilaporkan.

Bentrokan dimulai hari Jumat, ketika mayat seorang pria Muslim ditemukan dibuang di dekat masjid. Pemrotes Muslim menuduh pemerintah dan pasukan penjaga perdamaian PBB telah gagal untuk meredam milisi kristen anti-Balaka, yang dituduh terlibat dalam pembersihan etnis terhadap Muslim CAR di masa lalu.

Awal tahun ini, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon memperingatkan bahwa penduduk Muslim CAR tetap berada di bawah ancaman kekerasan.

"Wilayah-wilayah  komunitas Muslim sangat rentan dan tetap berada di bawah ancaman milisi Kristen yang hampir konstan dan berada dalam kondisi kemanusiaan yang mengerikan," katanya.

Gelombang kekerasan terakhir datang setelah ketegangan berlangsung berbulan-bulan di CAR, yang telah mengalami kerusuhan bertahun-tahun.

 

Deddy | world Bulletin | Jurniscom

Taliban Afghanistan Kuasai Setengah Kota Kunduz

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Serangan yang diluncurkan oleh Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (taliban) di kota Kunduz pada hari Senin (28/09/2015) kemarin dikatakan masih berlangsung hingga saat ini, El Emarah News melaporkan.

Taliban mengendalikan sekitar setengah dari kota Kunduz, kota terbesar kelima di Afghanistan, pejabat melaporkan dari  kota mengatakan bahwa Mujahidin sejauh ini telah menguasai Markas Polisi, 4 pos pemeriksaan; dari arah desa Kabul Bandar Zakhel, daerah Se darak, Rumah Sakit, bangunan Amrullah Omar Khel dan daerah Bagh Zara'at; dari arah Imam Sahib Bandar desa Sheikh Zahir, daerah Zar Kharid dan 2 pos pemeriksaan.

Sejauh ini 15 polisi dinyatakan tewas, puluhan terluka, Komandan Bashir ditahan, 7 kendaraan, 2 sepeda motor, 3 RPG, 3 PKM, 13 senapan AK dan sejumlah besar peralatan lainnya disita.

Mujahidin saat ini telah mencapai persimpangan utama kota, menargetkan gedung gubernur dan membersihkan wilayah musuh yang tersisa.

Seperti yang dilansir World Bulletin, Sayed Sarwar Hussaini, juru bicara polisi untuk provinsi Kunduz timur laut, mengatakan saat konferensi pers,"Sekitar setengah kota telah jatuh ke tangan mujahidin Taliban."

 

Deddy | Jurniscom

Ekstrimis Sayap Kanan Jerman Tolak Kehadiran Pengungsi Suriah

JERMAN (Jurnalislam.com) – Kepala intelijen domestik Jerman pada hari Ahad (27/09/2015) memperingatkan meningkatnya radikalisasi kelompok sayap kanan di tengah masuknya gelombang imigran, termasuk pengungsi. Demonstrasi xenophobia dan bentrokan mengguncang beberapa kota pada akhir pekan, Aljazeera melaporkan.

"Mobilisasi di jalan yang dilakukan oleh ekstrimis sayap kanan berhubungan dengan krisis pengungsi, tetapi kita juga melihat beberapa ekstrimis sayap kiri yang menentang mereka,” kata Hans-Georg Maassen di radio publik Deutschlandfunk.

Maassen berbicara setelah Jerman bersiap menerima hingga satu juta imigran tahun ini, dan setelah muncul protes terhadap rumah pengungsi dan bentrokan dengan polisi kembali mengguncang beberapa kota di akhir pekan, terutama di bekas daerah komunis Jerman Timur.

Polisi dan tentara menjaga dua bus yang membawa sekitar 100 pengungsi pada Sabtu malam menuju tempat penampungan di kota Niederau, di negara bagian Saxony timur, setelah pemrotes sayap kanan melancarkan protes di lokasi yang merupakan bekas sebuah supermarket, sejak Jumat.

Lebih dari 1.000 orang juga berdemonstrasi menentang pengungsi di beberapa kota di negara bagian timur Mecklenburg-Vorpommern, Jumat, termasuk di pesisir Stralsund di mana tiga orang terluka dalam bentrokan dengan kontra-demonstran.

Di kota timur Leipzig, pawai kelompok sayap kanan "Serangan untuk Jerman", yang diselenggarakan oleh aktivis anti-Islam lokal dengan sekitar 400 demonstran, memicu protes lebih besar dari  kelompok sayap kiri yang menurut polisi menarik lebih dari 1.000 aktivis.

Dalam bentrokan di jalan lainnya, kedua kelompok saling melemparkan batu dan kembang api.

Di kota barat Bremen, sekelompok orang tak dikenal mencoba membakar tenda yang disediakan untuk rumah pengungsi bulan Oktober.

Tahun ini saja telah terjadi 22 serangan pembakaran terhadap tempat yang akan menjadi atau telah menjadi lokasi penampungan pengungsi, kata Maassen, yang layanannya disebut Kantor Federal untuk Perlindungan Konstitusi (the Federal Office for the Protection of the Constitution).

Pada hari Jumat, juru bicara kementerian dalam negeri Jerman mengklaim bahwa banyak pencari suaka di Jerman memalsukan identitas untuk mengaku berasal dari Suriah.

"Tiga puluh persen dari para pencari suaka yang mengaku berasal dari Suriah tidaklah berasal dari Suriah menurut perkiraan ini," kata Tobias Plat pada konferensi pers pemerintah.

Pada akhir Agustus, Kanselir Jerman Angela Merkel mengumumkan bahwa pengungsi Suriah bisa tinggal di negara itu dan dapat mengajukan permohonan suaka agar tidak dideportasi.

Pengumuman itu menandai suspensi Jerman terhadao Peraturan Dublin, yang menetapkan bahwa pengungsi harus tinggal di negara mereka pertama kali masuk.

Deddy | Aljazeera | Jurniscom

Menteri Luar Negeri Arab Saudi: Iran Jangan Bermain Politik !

ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Menteri Luar Negeri Arab Saudi pada hari Sabtu (26/09/2015) dengan tegas menolak kritik Iran mengenai penanganan haji setelah Teheran menuntut penyelidikan insiden yang mengakibatkan sedikitnya 769 orang meninggal dunia, Al Arabiya News Channel melaporkan.

"Saya percaya Iran seharusnya lebih mengetahui untuk tidak bermain politik dengan tragedi yang menimpa orang-orang yang sedang melakukan ibadah mereka yang paling suci," kata Menteri Luar Negeri Adel al-Jubair.

Presiden Iran Hassan Rowhani, yang juga sedang berada di New York untuk Sidang Umum PBB, telah menuntut penyelidikan terjadinya bencana hari Kamis, yang menyebabkan setidaknya 136 orang Iran tewas.

Tapi Jubair, memberikan pernyataan bersama Menteri Luar Negeri AS John Kerry, menegaskan bahwa Arab Saudi telah menangani situasi.

"Kerajaan telah memiliki sejarah panjang menghabiskan sumber daya yang luar biasa melayani para jamaah haji untuk memastikan bahwa para jamaah haji yang datang ke sana dapat melaksanakan ibadah dengan baik," katanya.

"Kami akan mengungkapkan fakta-fakta yang ada. Dan kami tidak akan menahan sesuatu pun. Jika terdapat kesalahan yang disengaja, yang membuat kesalahan akan bertanggung jawab," kata Jubair.

"Dan kami akan memastikan bahwa kami akan belajar dari peristiwa ini dan kami akan memastikan bahwa hal itu tidak akan terjadi lagi. Saya ingin mengulangi lagi bahwa ini bukan situasi yang dapat digunakan untuk bermain politik.

"Saya berharap para pemimpin Iran akan lebih masuk akal dan lebih bijaksana berkaitan dengan orang-orang yang meninggal dalam tragedi ini, dan menunggu sampai kita melihat hasil dari penyelidikan."

Korban meninggal akibat insiden berdesakan  di hari Kamis luar kota suci Makkah selama ibadah haji tahun ini meningkat menjadi 769 orang, Menteri Kesehatan Saudi Khaled Al-Faleh mengatakan sebelumnya pada hari Sabtu.

Jumlah korban cedera yang diketahui saat ini adalah 934, katanya dalam konferensi pers.

Penyelidikan untuk menentukan penyebab (motif)  di balik insiden masih berlangsung.

Baca juga:

Harian Iran: 300 Jamaah Hajinya Salahi Aturan Sebabkan Insiden Mina

Menteri Kesehatan Saudi: 769 Meninggal dan 934 Terluka dalam Insiden Mina

Merasa Ada yang Janggal, Raja Saudi Perintahkan Selidiki Cepat Insiden Desak-desakan di Mina

Deddy | Alarabiya | Jurniscom

 

Innalillahi, Ustadz Eman Badru Tamam Tutup Usia

SURAKARTA (Jurnalislam.com) –  Pada hari Ahad (27/09/2015) berita duka meliputi umat Islam Surakarta, sekitar pukul 09.35 Wib di RS Muwardi Surakarta, Ustadz Eman Badru Tamam, Lc meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya. Ustadz yang di kenal lewat kajian fiqihnya meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi umat Islam di Solo dan sekitarnya.

Diperkirakan kurang lebih 1000 jama'ah hadir untuk takziyah dan mensholatkan Ustadz yang menjadi contoh tauladan dalam berdakwah. Para takziyah silih berganti tanpa putus sampai beliau di makamkan.

Menurut Ustadz Syihabudin Abdul Muiz, Ustadz Eman Badru Tamam  adalah salah satu contoh tokoh ulama yang tidak kenal lelah dalam mendakwahkan kebenaran.

" Beliau adalah salah satu contoh profil ulama yang tidak kenal lelah sekalipun beliau sakit beliau tetap semangat dalam mendakwahkan kebenaran", pungkas Ustadz Syihabudin Abdul Muiz yang menjabat sebagai Mudir Isykarima.

Setelah di mandikan dan di kafani jenazah kemudian di bawa ke Masjid bilal bin rabah, Masjid yang berada di komplek Ma'had tahfidzul Qur'an Isykarima untuk di shalatkan.

Dikarenakan menunggu orang tua dan keluarga dari Cirebon, maka jenazah di kebumikan pada pukul 01.00 WIB (Senin, 28/09/2015) di komplek pemakaman keluarga Isykarima yang letaknya 500 meter ke arah utara komplek Ma'had Isykarima.

 

Reporter: Riyanto | Editor: Deddy | Jurniscom

 

Bentrokan Kembali Terjadi di Masjid Al Aqsha

AL QUDS (Jurnalislam.com) – Bentrokan kembali terjadi antara warga Palestina dengan pasukan pendudukan Israel di Masjid Al-Aqsha Yerusalem pada hari Ahad (27/09/2015), media lokal dan polisi mengatakan, lansir World Bulletin.

Pasukan penjajah Israel menggunakan granat listrik dan peluru karet untuk membubarkan brikade pemuda Palestina, menurut kantor berita Palestina Ma'an.

Tidak ada laporan penangkapan atau cedera.

Warga Palestina membarikade jalan masuk ke kompleks, karena dilaporkan kelompok-kelompok ekstrimis Yahudi akan berusaha untuk masuk secara paksa pada hari terakhir festival Idul Adha pada hari Ahad, yang juga merupakan awal dari festival Sukot Yahudi.

Al Aqsha – tempat suci ketiga umat Islam – kembali menjadi titik konflik antara Palestina dan pasukan Israel setelah tiga hari bentrokan antara 13 September dan 15.

Dalam sebuah posting Facebook pada hari Sabtu, Ayman Odeh, seorang anggota dewan Palestina, menyerukan warga Palestina berkumpul di Al-Aqsha "menentang rencana Israel untuk membagi Al-Aqsha."

Palestina mengatakan Israel mencoba mengambil kendali milik umat Islam yaitu Masjid Al-Aqsha dengan membaginya antara Muslim dan Yahudi.

Dalam pernyataan yang diulang selama beberapa pekan terakhir, politisi Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, telah menegaskan mereka berniat untuk mempertahankan status quo situs di Yerusalem timur tersebut.

Deddy | World Bulletin |Jurniscom

 

 

 

 

Bom Mujahidin IIA Hantam Konvoi Pasukan Musuh, 2 Kendaraan Militer Hancur

ZABUL (Jurnalislam.com) – Laporan dari kabupaten Shinki mengatakan bahwa Mujahidin menyerang konvoi musuh di daerah Peshi Band Kamis malam ditambah 2 bom juga diledakkan dan, menghancurkan 2 kendaraan musuh, melukai 3 orang bersenjata dan membunuh 3 orang lainnya termasuk komandan Saleem, El Emarah News melaporkan, Sabtu (26/09/2015).

Musuh kemudian memindahkan korban ke rumah sakit ibu kota provinsi.

Laporan juga datang dua hari sebelumnya  dari provinsi Ghor pusat mengatakan bahwa Komandan Ibarhim bersama dengan 3 komandan lain dan 40 orang bersenjata bertobat dari kesalahan mereka dan bergabung dengan Mujahidin Imarah Islam di daerah Marghab yang terletak di pinggiran ibukota provinsi, Chakhcharan awal pagi ini.

Mujahidin menyambut mereka dan mereka bersumpah untuk tidak pernah bekerja untuk rezim antek Kabul lagi.

Deddy | Shahamat | Jurniscom

Rusia Terus Tingkatkan Pengiriman Peralatan Militer ke Latakia, Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Rusia terus menambah peralatan militer di Suriah pada hari Sabtu  dengan penerbangan ke dalam pangkalan udara di jantung sekutu rezim, sumber militer Suriah mengatakan kepada AFP, lansir World Bulletin, Sabtu (26/09/2015).

Hari itu adalah hari ke-15 berturut-turut pesawat angkut Rusia menerbangkan pasukan dan peralatan ke basis Hmeimim di provinsi Latakia di pantai Mediterania, kata sumber itu tanpa menyebut nama.

"Selama dua minggu terakhir dan lagi hari ini sebuah pesawat kargo Rusia telah mendarat setiap pagi di Hmeimim," kata sumber itu, menambahkan bahwa mereka semua memiliki pendamping tempur.

Satelit AS telah mencatat peningkatan aktivitas oleh pasukan Rusia di markas dalam bandara sipil dan militer Bassel al-Assad.

Washington dan NATO mengatakan bahwa banyaknya helikopter, pesawat pembom, pesawat serangan darat, tank dan tentara membuktikan bahwa Rusia sedang membangun sebuah pangkalan militer.

Jika penumpukan seperti itu diverifikasi secara resmi, itu akan menjadi keterlibatan militer pertama Rusia di sebuah panggung militer yang jauh dari perang sejak intervensi Soviet di Afghanistan pada tahun 1979.

Salah satu pejabat senior Suriah menyebut keterlibatan militer Rusia sebagai "titik balik" dalam perang di Suriah yang menghancurkan lebih dari empat tahun.

"Rusia ingin mengingatkan AS bahwa hubungannya dengan Damaskus telah berjalan lebih dari 50 tahun dan bahwa negara ini berada dalam lingkup pengaruhnya," kata pejabat itu.

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

OKI Adakan Pertemuan Darurat Bahas Pelanggaran Israel di Masjid Al Aqsha

RIYAD (Jurnalsilam.com)Infopalestina melaporkan bahwa pada hari Sabtu (26/09/2015) kemarin Sekjen Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Iyad Amin Madani, bertolak memimpin delegasi tingkat tinggi ke New York untuk mengikuti pertemuan ke-70 Majlis Umum PBB, yang akan dibuka pada hari Senin (28/09/2015) besok.

Seorang pakar media OKI menyebutkan bahwa OKI bertekad menggelar pertemuan darurat di New York di sela-sela pertemuan Majlis Umum PBB untuk para menlu negara anggota OKI, guna membahas pelanggaran yang dilakukan penjajah Zionis di kota al Quds dan membahas cara menghentikan pelanggaran-pelanggaran dan serangan terhadap Masjid al Aqsha.

Patut disebutkan bahwa PBB akan mengadakan upacaya untuk pengibaran bendera negara Palestina untuk pertama kalinya di kantor PBB di New York.

Juga akan diadakan pertemuan koordinasi tahunan para menlu negara anggota OKI yang dipimpin negara Kuwait di sela-selama pertemuan Majlis Umum PBB. Dalam pertemuan ini akan bertemu kelompok-kelompok kontak OKI berkaitan Somalia, Sierra Leone, Mali, Jammu dan Kashmir, Rohingya, Bosnia dan Herzegovina, dan Yaman, untuk memaparkan perkembangan terkait dan menilai pilihan-pilian berikutnya. Demikian menurut keterangan yang dikeluarkan juru media OKI di Riyad.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom