Jika Spanduk Hilang, Polsek Kiaracondong akan Datangi Muthahhari

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Dewan Pembina Pembela Ahlu Sunnah (PAS), ustadz Roinul Balad menegaskan kericuhan yang terjadi tadi malam, Rabu (21/10/2015) yang diakibatkan oleh ulah penganut Syiah yang mencoba melepas spanduk penolakan warga Kiaracondong terhadap perayaan Asyuro telah ditangani oleh kepolisian dari Polsek Kiaracondong, Bandung.

"Alhamdulillah kericuhan yang diakibatkan oleh upaya penurunan spanduk penolakan ritual Asyuro Syiah yang dilakukan oleh oknum Syiah sudah bisa ditangani dengan baik oleh pihak aparat kepolisian sektor Kiaracondong Bandung," kata Ustadz Roin dalam rilisnya kepada Jurniscom, Kamis (22/10/2015).

Setelah diintrogasi, para pelaku kemudian disuruh pulang dan diwajibkan melapor kembali pada hari ini, Kamis (22/10/2015) pukul 08.00 WIB.

"Setelah semua temen-temen datang, kita datangi lagi Polsek, akhirnya disuruh pulang tapi hari ini jam 8 harus lapor. Nah, nanti kita pengen tahu siapa dalang di balik aksi mereka tadi malam," lanjutnya.

Sementara itu kapolsek Kiaracondong menegaskan pihaknya memastikan tidak akan ada penurunan spanduk.

"Dia akan mengamankan lingkungan di situ, tidak akan ada spanduk yang diturunkan. Kalau ada yang diturunkan, saya (kapolsek) akan minta pertanggungjawabannya ke Muthahhari," ujar ustadz Roin mengutip pernyataan Kapolsek Kiaracondong. (Baca juga : Hendak Copot Spanduk Penolakan Asyuro, 3 penganut Syiah Ditangkap Warga Kiaracondong)

Pemasangan spanduk tersebut merupakan bentuk dukungan umat Islam kepada keputusan MUI Jawa Barat yang telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait penolakannya terhadap perayaan Asyuro Syiah dalam Surat Pernyataan kepada PAS dengan Nomor 643/MUI-JB/X/2015.

Salah satu poinnya, MUI Jawa Barat menyatakan bahwa Syiah telah menyimpang dari ajaran Islam.

"Adapun sikap Majelis Ulama Islam (MUI ) Provinsi Jawa Barat terhadap aliran Syi'ah sudah sangat jelas, yaitu " Syi'ah telah menyimpang dari kemurnian ajaran Islam yang telah diperkuat oleh sepuluh kriteria aliran sesat" yang telah ditetapkan dalam RAKERNAS MUI tahun 2007 di Jakarta," tegas Ketua MUI Jabar, KH. Rafani Achyar.

Ustadz Roin juga mengundang umat Islam pada acara sosialisasi pernyataan MUI Jawa Barat terkait kesesatan Syiah.

"Insyaa Allah kami tunggu kehadiran antum semua dalam acara: "Gerakan Ummat Islam Jabar Bersatu dalam Penolakan Acara Asyuro Syi'ah, dan sosialisasi serta dukungan kepada MUI Jabar terkait pernyataan Kesesatan & Penyimpangan Syi'ah" hari ini di Gedung Wanita Dewan Da'wah Provinsi Jabar
Jl.Pungkur  No. 151 Bandung," tutupnya.

Ally | Jurniscom

Pemimpin Hamas Serukan Presiden Palestina untuk Bergabung dengan Intifada Al-Quds

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Pejabat Senior Hamas Salah al Bardawil pada hari  Selasa (20/10/2015) menyerukan Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk bergabung dengan “Intifadhah” (perlawanan rakyat)  rakyat Palestina yang saat ini sedang berlangsung di Tepi Barat yang diduduki dan Jerusalem Timur melawan pendudukan yahudi Israel, lansir World Bulletin, Rabu (21/101/2015).

"Presiden Abbas harus terlibat dengan rakyat dan bekerja menuju pemberdayaan mereka," kata al-Bardawil.

"Intifadah Al-Quds (Yerusalem) pecah untuk membalas serangan terus-menerus Israel terhadap rakyat (Palestina) yang tak berdaya dan tidak bersalah serta serangan berulang-ulang oleh pemukim Yahudi ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsha," tambahnya.

Al-Bardawil melanjutkan untuk menyatakan bahwa Intifadah saat ini – perlawanan di Arab (Arab Spring) – tidak bisa dihentikan, karena terkait erat dengan pembelaan terhadap tempat-tempat suci Islam, terutama Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur, yang bagi umat Islam merupakan situs paling suci ketiga di dunia.

"Perlawanan Palestina saat ini berasal dari ancaman terhadap Masjid Al-Aqsha serta serangan Israel terhadap wanita Muslim di Yerusalem," katanya.

Serangan tersebut akan memastikan kelanjutan dan perluasan Intifadhah di seluruh dunia Arab dan Islam.

Sejak 1 Oktober, bentrokan telah berulang kali pecah di Tepi Barat yang diduduki Israel, Yerusalem Timur dan memblokade Gaza Strip antara pengunjuk rasa Palestina dan pasukan keamanan Israel.

Kekerasan itu setidaknya sebagian didorong oleh serangan berulang-ulang oleh kelompok besar pemukim Zionis Yahudi – biasanya didukung oleh pasukan penjajah Israel – ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsha.

Al-Bardawil melanjutkan untuk menggambarkan penangkapan kembali Hasan Youssef, anggota terkemuka sayap politik Hamas, pada hari Selasa di Tepi Barat sebagai "upaya khas Israel untuk melemahkan perlawanan dan Intifada Palestina".

"Israel percaya bahwa Youssef menimbulkan ancaman, sehingga ia dikeluarkan dari tempat kejadian di Tepi Barat oleh tentara Israel," kata al-Bardawil.

Pada hari Senin, tentara Israel mengumumkan bahwa Youssef, seorang pemimpin senior Hamas di Tepi Barat, telah ditangkap karena "secara aktif menghasut dan mendesak" kekerasan terhadap Israel.

Yousef telah sering ditangkap oleh otoritas Israel di masa lalu. Menurut Hamas, ia telah menghabiskan total 20 tahun di penjara-penjara Israel, setelah baru-baru ini dibebaskan pada bulan Juni setelah menghabiskan satu tahun di tahanan tanpa pengadilan.

Menurut Departemen Kesehatan Palestina, 51 warga Palestina tewas oleh pasukan keamanan Israel sejak awal Oktober.

Kebanyakan dari mereka ditembak saat protes atau dituduh melakukan serangan pisau pada orang Yahudi Israel, sepuluh dari mereka dilaporkan tewas dalam serangan tersebut selama periode yang sama.

 

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

 

Presiden Suriah Temui Vladimir Putin di Moskow Sampaikan Ucapan Terima Kasih

MOSKOW (Jurnalislam.com) – Presiden Suriah Bashar al-Assad bertemu rekan Rusia-nya Vladimir Putin di Moskow pada Selasa malam, Kremlin mengatakan hari Rabu (21/10/2015).

Seperti yang dilansir oleh Anadolu Agency, menurut situs Kremlin, Presiden Rusia mengatakan terorisme di Timur Tengah dan destabilisasi di wilayah tersebut mewakili perhatian bagi banyak negara.

"Ini adalah masalah keprihatinan bagi Rusia juga, mengingat bahwa sayangnya, orang-orang dari bekas Uni Soviet, setidaknya sekitar 4.000 orang, telah mengangkat senjata dan berjuang di wilayah Suriah melawan pasukan pemerintah Suriah," kata Putin. "Tentu saja, kita tidak bisa membiarkan orang-orang ini mendapatkan pengalaman tempur dan memperoleh indoktrinasi ideologis dan kemudian kembali ke Rusia."

"Mengenai pertanyaan tentang pemukiman di Suriah, posisi kami adalah bahwa hasil positif dalam operasi militer akan meletakkan dasar untuk kemudian menemukan penyelesaian jangka panjang berdasarkan proses politik yang melibatkan semua kekuatan politik, kelompok etnis dan agama," ia menambahkan. "Pada akhirnya, orang-orang Suriah sendiri yang harus memiliki suara untuk memutuskan."

Sementara itu, Bashar al-Assad menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rusia atas dukungannya.

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

Hendak Copot Spanduk Penolakan Asyuro, 3 penganut Syiah Ditangkap Warga Kiaracondong

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Warga kelurahan Babakan Sari, Kiaracondong, Bandung bersama sejumlah orang dari ormas Pembela Ahlu Sunnah (PAS) menangkap 3 orang penganut Syiah yang tertangkap basah sedang mencoba mencopot spanduk penolakan warga atas perayaan Asyuro Syiah, Rabu (21/10/2015) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Kejadian bermula dari pemasangan spanduk bertuliskan "Kami warga Kiaracondong Menolak Perayaan Asyuro Syi'ah di Lingkungan Kami" berukuran 6 meter di dekat Yayasan Muthahhari -tempat dilaksanakannya perayaan Asyura- oleh beberapa aktifis dari Pembela Ahlu Sunnah (PAS) dibantu warga setempat. Kemudian 6 orang dengan menggunakan sepeda motor datang dan mengambil gambar spanduk tersebut.

"Awalnya kan kita masang spanduk penolakan perayaan Asyura Syiah dengan warga setempat, depan Muthahhari. Sudah kita pasang semua, gak ada masalah karena warga juga ikut bantuin masang. Setelah selesai kita kan istirahat di dekat-dekat situ, ternyata ada orang pakai motor, terus foto-foto terus pergi lagi. Yaa, kita biarkan," terang ustadz Roinul Balad, dewan pembina PAS yang saat itu berada di lokasi kepada Jurniscom.

Beberapa saat kemudian, ke enam orang itu datang lagi dan mencoba mencopot spanduk. Warga yang melihat kemudian meneriaki dan mengejar para pelaku, tapi mereka lolos.

"Gak lama dari situ, mereka balik lagi terus naik mau buka spanduk. Dimarahin sama warga, pas mau ditangkap, kabur dia. Dikejar pakai motor juga gak dapat. Terus kita balik lagi kan. Mereka datang lagi, ya udah ketangkep," lanjut ustadz Roin.

Dari 6 orang pelaku, hanya 3 yang tertangkap dan langsung digelandang ke Polsek Kiaracondong. Berdasarkan informasi yang didapatkan ustadz Roin, para pelaku adalah penganut Syiah.

"Mereka disuruh syahadat gak mau. Terus di HP-nya ada foto-foto sayidina Ali, Husein, do'a-do'a Syiah, semua barang buktinya ada di saya," kata ustadz Roin. 

Setiap tahunnya ratusan penganut Syiah dari berbagai daerah di Jawa Barat berkumpul di Muthahhari dalam rangka memperingati hari Asyuro tanggal 10 Muharram. Yayasan Muthahhari adalah yayasan pendidikan Syiah milik Jalaludin Rachmat, tokoh Syiah yang saat ini duduk di Komisi VIII DPR-RI.

Ally | Jurniscom

Asal-Usul Istilah Undung-undung dan Merebaknya Gereja Liar di Aceh Singkil

SINGKIL (Jurnalislam.com) – Saat menginjak di bumi Aceh Singkil, seringkali kita mendengar istilah undung-undung ketika menyebut salah satu rumah ibadah yang tidak jelas kriterianya. Akibatnya, menjadi sulit membedakan mana gereja dan mana undung-undung, mengingat undung-undung sudah seperti bangunan gereja.

Barangkali hanya di Aceh Singkil kita mendengar sebutan undung-undung. Lalu apa itu undung-undung, apa kriterianya, dan apa yang membedakan gereja dengan undung-undung?

Menurut Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Singkil, KH. Rasyiduddin SH, undung-undung adalah sebuah bangunan rumah ibadah yang bentuk dan fungsinya menyerupai seperti bangunan langgar atau musholla.

Awalnya, pasca konflik di tahun 1979 – tepatnya 11 Juli 1979, telah dibuat kesepakatan bersama di Lipat Kajang, melalui sebuah surat perjanjian yang ditandatangani secara bersama oleh 8 ulama perwakilan umat Islam dan 8 pengurus gereja perwakilan umat Kristen.

Pertemuan itu disepakati untuk tidak melaksanan pendirian maupun rehab gereja sebelum mendapat izin dari Pemerintah Daerah Tingkat II.

Kesepakatan itu adalah dibolehkannya pembangunan 1 unit gereja di Kampong Kuta Kerangan Kecamatan Simpang Kanan ukuran 12 x 24 meter dan tidak bertingkat.

Beberapa tahun kemudian, 11 Oktober 2001, sebagai wujud nyata atas toleransi umat Islam Aceh Singkil kepada umat Kristen, diberikan izin 4 buah undung-undung, yakni: 1 unit undung-undung di Kampong Keras Kecamatan Suro, 1 unit undung-undung di Kampong Napagaluh Kecamatan Danau Paris, 1 unit undung-undung di Kampong Suka Makmur Kecamatan Gunung Meriah, dan 1 unit undung-undung di Kampong Lae Gecih Kecamatan Simpang Kanan.

Apabila terdapat gereja atau undung-undung selain itu, maka harus dibongkar oleh umat Kristen itu sendiri. Dalam hal ini, umat Kristen harus menepati janji dan mentaati hukum, aturan dan perjanjian yang telah disepakati. Kenyataannya, bukannya dibongkar, tapi malah memperbanyak bangunan gereja baru dan direhab.

Faktanya, hari ini jumlah gereja dan undung-undung di Kabupaten Aceh Singkil bertambah banyak. Forum Umat Islam Aceh Singkil mencatat, terdapat 27 unit bangunan rumah ibadah tanpa izin dan melanggar SKB 2 Menteri No 8/9 dan Pergub Aceh No 25 Tahun 2007.

Setelah disepakati bersama, umat Islam  di Aceh Singkil tak lagi mengutak-atik ataupun mengusik bangunan rumah ibadah tersebut, baik gereja maupun undung-undung (1 gereja dan 4 undung-undung).

“Asal jangan gereja, umat Islam masih membolehkan bangunan yang lain. Ketika itu muncul lah istilah undung-undung dari mulut seorang pendeta, dalam hal ini dari pihak Kristen. Tapi rupanya, itu akal-akalan mereka untuk menipu umat Islam. Bangunan yang mulanya kecil lalu direhab menjadi besar,” ungkap Rasyiduddin, ketua MPU Aceh Singkil kepada Jurnalis Islam Bersatu (JITU).

Selama ini yang menjadi dasar hukum pendirian rumah ibadah di Kabupaten Aceh Singkil adalah mengacu pada Peratutan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (SKB 2 Menteri Nomor 8/9 Tahun  2006, dan Peraturan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam No. 25 Tahun 2007 tentang Pedoman Pendirian Rumah Ibadah Nanggroe Aceh Darussalam.

Istilah Undung-undung

Lalu apa itu undung-undung? Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Singkil, Salihin Mizal, mengaku belum sepenuhnya memahami apa yang menjadi kriteria undung-undung yang berfungsi sebagai rumah ibadah. Mengingat belum ada kriteria yang jelas dari Pemerintah Pusat. Sepengetahuannya, istilah undung-undung hanya ada di Aceh Singkil, dan tidak dikenal di luar Aceh.

“Pernah kami tanya dengan orang tua di sini apa itu undung-undung, lalu dijawab, undung-undung adalah sebuah pondok kecil di tengah sawah untuk menjaga padi di sawah tidak dimakan burung. Sampai hari ini istilah undung-undung tidak jelas. Kalau gereja kan jelas kriterianya, tapi kalau undung-undung masih belum jelas,” ujar Salihin Mizal yang ditemui JITU di ruang kerjanya.

Salihin berharap, Pemerintah Pusat sebagai pengambil kebijakan perlu merumuskan kembali apa itu undung-undung. Dalam peraturan yang ada, selama ini dikenal dengan gereja, bukan undung-undung. Bukan tidak mungkin, istilah undung-undung digunakan sebagai cara untuk mengakali agar rumah ibadah non muslim itu terus berkembang hingga menjadi bangunan permanen seperti gereja. Sehingga menjadi sulit membedakan mana undung-undung dan mana gereja.

“Karena itu, perlu dibuat standar yang jelas dari Pemerintah di tingkat pusat maupun daerah dengan istilah undung-undung tersebut. Kalau tidak dibahas tidak akan selesai-selesai,” kata Salihin.

Reporter : Desastian/JITU | Editor : Ally | Jurniscom

Bupati Singkil: Demi Kedamaian Aceh Jangan Bangun Gereja Sembarangan

SINGKIL (Jurnalislam.com) – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil pada Selasa (20/10) kembali mengeksekusi dua rumah ibadah ilegal di Aceh Singkil. Dua undung-undung dari Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi (BKPPD) di Kampung Kuta Tinggi dan di Kampung Tuh Tuhan, Kecamatan Simpang Kanan dirobohkan oleh Satpol PP.

Sehari sebelumnya, Pemkab Aceh Singkil sudah merobohkan tiga undung-undung di Kampong Siompin Kecamatan Suro dan di Kampong Mandumpang Kecamatan Suro. Dari 10 rumah ibadah ilegal yang akan dieksekusi, sudah lima yang telah dirobohkan.

Sejak pukul 09.00 WIB, aparat kepolisian bersenjata disertai barakuda membantu mengamankan jalannya eksekusi kedua gereja tersebut. Hadir Kapolres Singkil, Camat setempat, dan masyarakat sekitar di lokasi pembongkaran. Dikatakan Kapolda Aceh Irjen (Pol) Husein Hamidi, ada 1.300 anggota TNI dan Polri yang dikerahkan selama eksekusi gereja liar di Kabupaten Aceh Singkil.

Pantauan Jurnalis Islam Bersatu (JITU) di lapangan, undung-undung di Kampung Kuta Tinggi, Kecamatan Simpang Kanan, terbilang besar dibanding undung-undung lainnya. Dindingnya terbuat dari batu bata, beratapkan seng, namun belum selesai pembangunannya.

Puluhan Satpol Pamong Praja (Satpol PP) Aceh Singkil agak kesulitan merobohkan undung-undung tersebut. Setelah berkali-kali ditarik oleh mobil dengan menggunakan tambang berukuran besar, akhirnya undung-undung itu rata dengan tanah.

Usai merobohkan undung-undung di Kampung Kuta Tinggi, Kecamatan Simpang Kanan, Satpol PP beserta TNI dan aparat kepolisan bergerak menuju Kampung Tuh Tuhan, Kecamatan Simpang Kanan, sebuah kampung yang mayoritas dihuni umat Kristiani.

Sebelum dilakukan eksekusi, para wanita dan kaum bapak sedang melakukan kebaktian – menurut istilah mereka persekutuan doa -di dalam undung-undung yang terbuat dari kayu, dan dikelilingi kebun kelapa sawit.

Jemaat yang sedang beribadah itu terlihat air matanya berkaca-kaca. Di antara jemaat yang sebagian besar kaum ibu mengaku sedih, bahwa hari ini adalah hari terakhir, tempat rumah ibadah mereka dirobohkan pihak Pemkab Aceh Singkil.

Bersamaan dengan dieksekusinya undung-undung tersebut, di Kantor Polres Aceh Singkil digelar jumpa pers, hadir diantaranya: Bupati Aceh Singkil Safriyadi, Pangdam Iskandar Muda Mayjen (TNI) Agus Kriswanto, dan Kapolda Aceh Irjen (Pol) Husein Hamidi.

Bupati Aceh Singkil kepada wartawan mengatakan, rumah ibadah tak berizin yang akan dieksekusi tetap berjumlah 10. Bagi jemaat yang rumah ibadahnya sudah dibongkar, tetap bisa beribadah di wilayah yang terdekat. Bagi umat Kristiani yang mendirikan rumah ibadah, kata Bupati, sebaiknya diurus dulu perizinannya. Jangan dibangun dulu baru mengurus perizinannya. “Jadi tidak boleh melakukan pembangunan sembarangan, demi kedamaian di Aceh Singkil,” ujar Bupati.

Ketika ditanya wartawan, kenapa eksekusi rumah ibadah tak berizin dilakukan secara bertahap? Bupati memastikan dalam dua-tiga hari proses eksekusi diharapkan bisa selesai. Paling lambat tanggal 23 Oktober ini tuntas pembongkarannya, seperti yang telah disepakati bersama.

Reporter : Desastian/JITU | Editor : Ally | Jurniscom

Kesaksian Pembelot IS kepada Syeikh Hani Alsiba’i

Kesaksian Pembelot IS kepada Syeikh Hani Alsiba'i

Ini adalah terjemahan bahasa Inggris dari percakapan antara Syeikh hani al siba'i dan pembelot IS di dalam wilayah mereka. Syeikh meriwayatkan percakapan ini di kamarnya di Paltalk.

Selamat datang para pendengar sayang, hari ini kita memiliki kesaksian baru tentang Baghdadi. Kesaksian lainnya akan mengikuti.

Hari ini Rabu tanggal 23 Dhulhijjah 1436 Hijriah yang merupakan 7 Oktober 2015. 

Saat ini Anda sedang mendengarkan melalui ruang Fajr di Paltalk dan radio online, in syaa Allah nanti pembicaraan ini akan dipublikasikan di jaringan media sosial lainnya.
 

Assalamu Alaikum wa Rahmatullah wa barakatuh, sebelum kita mulai saya ingin menyebutkan beberapa poin. 

Kesaksian ini dibuat dalam waktu antara 23 hingga 31 Agustus tahun ini, itu sekitar satu bulan setengah yang lalu.

Kesaksian ini dikeluarkan oleh seorang saudara yang bersikeras untuk menghubungi saya lewat seorang teman melalui telegram.

Saya diberitahu bahwa ia dari kelompok Dawlah jadi saya setuju setelah saya meminta untuk mendengar suaranya terlebih dahulu untuk memastikan bahwa ia adalah orang yang nyata dan bukan lelucon atau settingan/buatan/palsu.

Nomor saya di telegram diberikan kepadanya dan dia mengirimkan pesan suara memberi salam.

Setelah itu kami sepakat untuk berkomunikasi dalam teks karena takut bahwa ia mungkin tertangkap oleh amnyieen (mukhabarat) dari Dawlah karena ia masih di wilayah mereka.

Saya memintanya untuk menjaga SMS dan berhati-hati dan menghapus apapun yang dia kirimkan kepada saya dan saya akan mencatat percakapan kami.

Saya tidak mempublikasikan kesaksian ini segera untuk keselamatan, saya juga ingin mengedit beberapa rincian yang disebutkan.

Seperti nama beberapa ulama yang mengajarinya karena dari situ orang dapat menebak negara asalnya.

Saya juga telah menghapus beberapa rincian pribadi lainnya yang dapat menyebabkan identitasnya terungkap.

Beberapa teks dihapus dan diganti dengan kurung dengan ruang kosong di antara mereka.

Saya akan menerbitkan teks kemudian sebagai dokumentasi, tapi akan membacanya di hadapan Anda sekarang In syaa Allah seperti itu tanpa berkomentar.

Jadi dengarkan dengan tajarud (objektivitas) dan tinggalkan residual Asabiyah (bias) dan anda akan mencapai kebenaran.

Aku bahkan akan membacanya dengan kesalahan tata bahasa jika ada.

Saya akan merujuk ia dengan "X" bukan dengan namanya di telegram.

Saya juga akan mencantumkan waktu yang tepat dari setiap pesan pada telegram.
Setelah kesaksian ini pembelot IS lain menelepon saya. Dia adalah anggota dewan shari Jazeerah.

Allah menyelamatkannya dari IS dan dia menghubungi saya melalui sebuah keluarga yang saya kenal secara pribadi.

Dia menelepon saya dari tempat ia melarikan diri dan meriwayatkan beberapa hal yang mengerikan bagi saya, riwayat ini datang dari seseorang yang memiliki jabatan tinggi dalam barisan mereka.

 

Saya memintanya untuk menuliskan kesaksiannya dan kami sepakat bahwa ia juga akan merekamnya nanti karena ia baru saja lolos dari mereka.

Dia mengatakan "ya syeikh, Allah menyelamatkan saya dari mereka dengan sebuah keajaiban." Allah menyelamatkannya dan ia berhasil berjumpa kerabatnya yang saya kenal secara pribadi.

Saya berbicara dengan dia di Viber dan kami sepakat bahwa ia akan menuliskan kesaksian yang sangat penting ini dan saya akan mempublikasikannya kemudian.

Tentu saja dia takut bahwa mereka mungkin mengirim seseorang untuk membunuhnya seperti yang biasanya mereka lakukan, jadi saya mengatakan kepadanya bahwa kami akan mengatasi hal itu in syaa Allah.

Dia mengatakan kepada saya tentang beberapa kekejaman mereka dan ia mengatakan bahwa orang-orang yang tinggal di luar Dawlah hidup dalam mimpi dan penipuan, terutama di Eropa.

Mereka yang berada di dalam Dawlah hidup dalam kengerian mutlak dan mereka akan melakukan apa saja hanya untuk dapat meninggalkan Dawlah.

Ia mengatakan bahwa sekitar 500 ikhwan sekarang dipenjara di Raqqah. Ia bahkan memberi saya nama-nama beberapa orang yang tewas.

Ia juga menegaskan bahwa mereka membunuh Abu Omar al kuwaiti setelah mereka menempatkan dia di penjara untuk beberapa waktu karena beberapa perbedaan masalah syar'i.

Dan anaknya baru-baru ini lolos dari Dawlah ke negara tertentu. ia juga menegaskan beberapa berita lainnya.

Dia juga bercerita tentang beberapa orang asal Tunisi yang sebelumnya banyak mendukung Dawlah dan sekarang bersembunyi dan mencoba melarikan diri dari mereka, dia ketakutan.

Kami akan menerbitkan kesaksian penuh setelah saya menerimanya In syaa Allah

Sekarang Anda akan mendengar kesaksian dari saudara yang menceritakan kisahnya ketika tinggal dalam teror mutlak.

Saya akan merujuk kepadanya sebagai "X"

Sekarang kita akan mulai barak Allah Fikom.

Saya ingin agar pemuda di manapun untuk mendengarkan dengan cermat kata-kata saudara ini. Seluruh orang di Paltalk di atau radio atau di mana pun, dengarkanlah dengan seksama.

Aku akan mengatakannya dengan jujur dan tidak akan mengubah apa pun.

Sekarang kita akan memulai percakapan ini dari dalam Dawlah yang sedang berbicara kepada saya dari dalam tanah khilafah Baghdadi ini.

X mengirimkan saya beberapa pesan suara di 26 Agustus 2015.
 

kemudian setelah itu dia mengirimkan sejumlah pesan teks juga pada 26 Agustus.

 X mengatakan: "ada ratusan tentara yang tidak tahan tinggal di sini tetapi mereka dilarang pergi ke Turki".

X melanjutkan: "mereka menyimpan paspor kami dan jika kita meminta paspor kami mereka mengatakan Anda tidak bisa meninggalkan darul-Islam menuju darul-kufr".

"Saya adalah seorang mahasiswa dari beberapa syekh dan semoga Allah membebaskan mereka dari penjara".

Saya menjawab: "Wa’alaykom Alsalam warahmatullah wa barakatuh, terus mengetik saya merekam semua yang Anda katakan semoga Allah menjaga Anda tetap aman".

X menjawab dengan pesan suara dan kemudian dengan teks pada 27 Agustus 2015 di pukul 05:00.

Ia mengatakan "ada begitu banyak masalah dan saya tidak tahu di mana harus memulai. maafkan saya tapi saya perlu fatwa atau solusi dari Anda untuk situasi saya".

"Apa yang harus saya lakukan dengan hal-hal yang terus aku temukan setiap hari?"

"Wallahi Aku sakit sekarang karena saya berpikir terlalu banyak tentang hal itu".

"Sayangnya beberapa ulama memberikan fatwa yang aneh tentang kami".

"Beberapa dari mereka membuat alasan (membolehkan) bagi mereka yang mengubah dien dan Syar'iah Allah dan mereka bahkan membuat alasan (membolehkan) bagi mereka yang mengutuk Allah dan Rasul-Nya dan teman-temannya dengan alasan wara “.

"Pada saat yang sama mereka menjatuhkan takfeer pada kami dan menganggap harta dan darah kita halal!"

"Kami hanya meminta mereka membolehkan kita dengan alasan yang sama".

"Wallahi kita ber-baraa' dari menjatuhkan takfeer pada muslim dengan tidak adil dan membuat darah mereka halal dan menjatuhkan takfeer lewat Shubha dan lawazim dan kejahatan lain yang telah diperingatkan oleh al Maqdisi Syeikh kami ".

Masih di tanggal 27 agust 2015, X mengatakan: "jadi silakan berbicara tentang kami Syeikh karena kami sedang diserang oleh Syeikh kita dan juga oleh orang-orang yang datang berjuang bersama kami untuk menjadikan kalimat Allah yang tertinggi".

"Wallahi kita memiliki waalis (pemimpin) yang tidak memiliki kaitan sedikit pun untuk kesucian seorang mu'min".

"Yang terbaik dari mereka adalah jika Anda mengatakan padanya "bertakwa/takutlah kepada Allah" maka mereka akan mencambuk dan menghukum Anda dan mencukur kepala Anda".

"Di sini Dawlah dibangun di atas laporan Amni (keamanan), jika laporan keamanan ditulis tentang Anda maka Anda menjadi tersangka tidak peduli siapapun Anda, bahkan jangan mencoba untuk membuktikan bahwa Anda tidak bersalah".

— Syeikh Hani mengulangi pernyataan X lagi —

"Di sini jika Anda keberatan dengan sesuatu atau bahkan mengisyaratkan itu Anda dicap sebagai mata-mata atau murtad atau pengecut".

"Di sini Anda tidak punya hak untuk inkaar pada umaraa Anda karena Anda hanya melihat dengan satu mata dan mereka melihat apa yang tidak Anda lihat, sehingga Anda harus taat dan tidak pernah keberatan/protes!!"

"Di sini kita meninggalkan saudara yang terluka di belakang untuk mengumpulkan ghanimah dan kami meninggalkan mereka kepada nasib mereka" …dengarkan ini dengan seksama saudara, saya akan mengulanginya.

"Di sini kita meninggalkan saudara yang terluka di belakang untuk mengumpulkan ghanimah dan kami meninggalkan mereka kepada nasib mereka".

"Di sini mereka memberitahu Anda jika Anda jatuh menjadi tawanan musuh jangan harapkan kami untuk membantu Anda, Anda datang ke sini untuk mati fisabilillah!"

"Di sini jika Anda tidak menjatuhkan takfeer pada Jabhah Nusrah dan Ahrah Al Syam dan kelompok lain, maka Islam Anda dalam pertanyaan. meskipun mereka sendiri (dawlah) menentang banyak masalah aqidah lainnya bahkan beberapa yang terkait dengan Al-walaa 'wal Baraa '".

Aku menjawab kepadanya pada 27 Agustus 2015 pada pukul 22:23 "Jazakallah khair tetap merekam atau mengetik setiap kali Anda bisa" dia menjawab "Saya akan melakukannya in syaa Allah".

X kemudian mengatakan "tapi demi Allah jangan beritahu siapa pun saya berbicara kepada Anda dari nomor ini".

"Atau mereka akan memotong kepala saya, mereka hanya memiliki rasa hormat untuk yang berada di jihad dan setia kepada mereka, orang lain adalah fasiq (berdosa) kepada mereka".

"Mereka selalu mengatakan kepada warga sipil, Anda fussaq (berdosa) dan kita lebih baik dari Anda karena kita mujahidin".

"Semoga Allah melindungi Anda, Anda tidak perlu bersumpah pada saya, saya masih khawatir mereka akan merugikan Anda, hati-hati. jangan khawatir tentang nomor Anda seolah-olah kita tidak pernah berbicara"

 X menjawab "Jazakallah khair tapi saya ingin tahu apa yang harus dilakukan. Haruskah saya bertarung dengan mereka atau meninggalkan mereka?"

"Saya sekarang sedang menipu mereka dan hanya melakukan pekerjaan administratif, tapi aku harus berjuang suatu hari nanti jadi apa yang harus saya lakukan?"

"Saya menikah di sini, dan saya harus meninggalkan istri saya di belakang jika saya melarikan diri, dan mereka mungkin menganggap saya seorang murtad ".

"Wallahi aku bingung. sayangnya saya datang ke sini sebelum fitnah sebelum pertempuran markadah".

"Saya tidak pernah bertempur di Syam, hanya di Irak".

"Saya menolak setiap pertempuran melawan orang-orang yang mereka sebut sahawat. In Syaa Allah saya hanya akan melawan PKK atau rezim".

"Saya ingin pindah ke batalyon lain (saya tidak akan menyebutkan nama itu untuk keselamatannya) apakah saya diizinkan?"

"Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan Amir dari diwan (kementerian) persenjataan, saya bercerita tentang Syeikh Zawahiri dan bahwa ia merilis sebuah video dari Syeikh Usamah di mana dia memberikan baiyah kubra kepada Mullah Omar"

 —— Hani Syeikh mengulangi apa yang dikatakan X sebelumnya —–

Saya menjawab pertanyaan pertamanya tentang meninggalkan katibah nya: "Allah berfirman dalam kitabnya bahwa siapa pun yang bertaqwa kepada Allah maka ia akan membuat jalan keluar baginya, dan memberikan untuknya dari sumber-sumber yang tidak pernah ia bayangkan".

"Bersabarlah sampai Allah membuat jalan keluar untuk Anda, jangan berkelahi dengan mereka, dan jangan membunuh muslim dari orang-orang yang mereka sebut alriddah sahawat seperti al Nusrah dan Ahrar al Syam dan lain-lain yang tidak setuju dengan mereka …

… Hati-hati karena Anda tidak punya alasan, hidup Anda tidak lebih berharga dari kehidupan orang-orang muslim yang mereka perintahkan untuk Anda bunuh. apalagi jika mereka tidak setuju dengan mereka dan menolak untuk memberikan bai'yah, semoga Allah menjadi saksi saya bahwa saya sudah mengatakan ini ".

Sekarang kembali ke cerita saat dia menceritakan tentang kapan ia bertemu dengan Amir dari diwan persenjataan.

X mengatakan: "beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan Amir dari diwan (kementerian) persenjataan, saya bercerita tentang Syeikh Zawahiri dan dalam baiyah terbarunya ia merilis video dari Syekh Usamah saat memberikan baiyah kubra kepada Mullah Omar ".

X meneruskan "Amir tersebut mengatakan kepada saya bahwa Al Zawahiri telah selesai dan ia bekerja untuk kuffar baik dia tahu atau tidak!"

—- Syeikh Hani mengulang cerita lagi —

X kemudian mengatakan "itu sebabnya berdebat dengan mereka adalah sia-sia"

"itu sebabnya kami sarankan kepada mereka yang belum terlibat seperti kita, bahwa mereka tidak harus datang ke organisasi yang penuh kebohongan ini (dawlah)"

ketika ia mengatakan organisasi yang penuh kebohongan ini itu berarti dawlah al khilafah di mana dia tinggal.

—- Syeikh Hani mengulangi pernyataan —-

X mengatakan "Jazakallah khair. In syaAllah saya tidak akan melawan siapa pun kecuali aku yakin dia kafir".

X mengatakan: "maafkan aku karena membuat Anda tetap terjaga malam ini. sangat berisiko untuk mengirim pesan suara karena jika saya tertangkap pesan-pesan tersebut akan digunakan untuk melawan saya."

Aku menjawab "tidak… tidak… barakAllah Feek. Saya masih khawatir akan keselamatan Anda jika seseorang membaca pesan tersebut. Semoga Allah membuat Anda aman".

Saya mengatakan kepadanya "teruslah mengetik dan hapus semuanya setelah Anda kirimkan, aku menyimpan catatan seluruh percakapan, semoga Allah mempercepat pembebasan Anda".

X mengatakan: "sayangnya, bahkan Turki al binali telah berubah dan menjadi seperti sisa dari mereka."

"Sebelumnya ia menghindar menjatuhkan takfeer pada Nusrah, sekarang dia mengatakan mereka adalah riddah tai'fat karena mereka dibantu kufar dari FSA dalam pertempuran melawan Khawarij muslim".

Aku menjawab kepadanya: "dia harus mengatakan begitu, agar tetap menjadi anak manja mereka".
 

X menjawab: "sayangnya bahkan setelah semua ini, dia tidak lebih dari seorang syar'i yang memberikan beberapa kuliah program syar'i di sini, dia dan omar mahdi zidan"

X melanjutkan: "Komite syar'i tertinggi dawlah sama sekali tidak menghargai mereka. Komite hanya terdiri dari orang-orang yang Baghdadi tahu dan percaya seperti dia percaya pada orang Irak yang tersisa di sekelilingnya".

X mengatakan: "kepemimpinan puncak dawlah memiliki hanya sekitar 3 atau 4 muhajirin dari 20 orang pemimpin, dan mereka semua sudah ada pada masa Abu Umar al Baghdadi".
 
Aku berkata "Ya, organisasi ini dibangun di atas royalti Irak dan orang lain adalah hamba dan budak”
 

X menjawab: "ya Wallahi… Abu Muhannad al suwaidawi mengatakan hal ini kepada saya.."

 

"… Dia yang mereka namakan Ghazwah Ramadi "

 "Katanya kepada saya. Anda sebagai Muhajirin berada di sini hanya untuk mati, jadi jangan minta saya untuk sesuatu yang lebih dari sebuah sabuk peledak atau mobil istisyhad jangan meminta saya untuk pakaian atau makanan atau minuman, Anda berhijrah dan meninggalkan duniyah di belakang ".

 "Ia mengatakan ini sambil mengejek kita, kita bahkan diminta untuk kembali ke Syam setelah apa yang kita lihat di Irak".

"Dia (abu Muhamad) mengejek kami dan mengatakan aku mendengar kalian memperebutkan tentang siapa yang akan melakukan dogma (op istisyhadi) pertama".

"Seolah-olah kita adalah budak atau anjing yang ia bisa ikat atau lepaskan setiap kali dia suka. HasbunAllah wa ni'm Alwakil".

 "Syeikh… ada ikhwan yang terus-menerus meminta untuk kembali ke Syam dan dia akhirnya membunuh mereka menggunakan apa yang mereka sebut (qatl al mashlahah) yaitu membunuh untuk kebaikan yang lebih besar, karena ia merasa kehadiran mereka menimbulkan bahaya bagi Dawlah!"

Percakapan ini pada 27 Agustus 2015 di 22:59.

Aku bertanya pada X "apa yang dia maksud dengan (dogma)?" karena saya tidak tahu apa artinya.

X menjawab "dogma adalah mobil peledak-kecurangan dalam dialek iraqi dan dialek Badui shami, secara harfiah berarti (tombol)".

X mengatakan: "Saudara-saudara di Irak takut melarang kejahatan karena takut mereka akan dibunuh di bawah klaim (qatl al maslahah)".

"Orang-orang yang meminta untuk ditransfer tanpa merengek terlalu banyak tentang hal itu akan dipenjara di penjara alfalujah yang digunakan hanya untuk saudara-saudara".

"Dalam penjara tersebut saudara kami terinfeksi kudis dan penyakit kulit mengerikan".

—- Syekh Hani mengulangi bagian tentang abu Muhanad al suwadawi —-

 X melanjutkan: "Saudara yang dipenjara diberitahu bahwa mereka dapat tinggal di penjara sampai mereka dikirim kembali ke Syam, atau mereka dibebaskan dan bertarung dengan dawlah sampai mereka dapat mengirim mereka kembali"

Aku menjawab kepadanya: "ini adalah pekerjaan gangster atau mafia, seperti gangster benteng Alamawt yang mendukung Ibn Sinan, shaikh gunung, mereka adalah biadab pidana ba'athist yang beroperasi di bawah kedok Islam dan khilafah … "

"… mereka memberi nama buruk bagi Islam dan Khilafah, la hawla wala quwwata illa billah"

X meneruskan: "Saudara-saudara kami tidak mandi selama 3 bulan, sehingga mereka terpaksa pergi keluar dan berjuang hanya untuk mandi dan untuk merawat penyakit mereka"

X mengatakan: "Sayangnya kami tertipu oleh mantan perwira militer Irak, mereka bertobat dari Ba'athisme seperti yang mereka klaim, tapi mereka meneruskan metode dan taktik lama yang sama".

 X mengatakan: "Belum lagi operasi syahid yang sama sekali tidak memiliki tujuan kecuali untuk media dan propaganda".

"Dawlah di Irak tidak lain hanyalah sebuah milisi terorganisir, saat di Syam mereka masih milisi pemula".

"Siapa pun yang menentang mereka dibunuh".

"Saudara-saudara di sini, Wallahi, takut kepada amniyeen (petugas keamanan) melebihi dari takutnya mereka kepada politik keamanan / mukhabarat dari tanah air mereka".

Dia menyebutkan aparat keamanan khusus yang saya hapus karena bisa mengatakan di mana dia berasal.

Bayangkan teror yang tinggal bersama mereka, mereka lebih takut kepada petugas amniyeen daripada petugas tawaghit di tanah muslim.

X mengatakan: "Seorang Amni sini diperbolehkan untuk melakukan apa yang dia anggap cocok, dia bisa membunuh, mengasingkan, atau melakukan penyiksaan dengan listrik dan banyak hal lain hanya untuk mendapatkan pengakuan bahkan jika itu bukan berisi kebenaran".

"Mereka hanya akan terus menyiksa Anda sampai Anda mengakui" 

X melanjutkan: "Saya bersumpah demi Allah aku pernah melihat seorang pria mengaku melakukan pembunuhan karena ia digantung di tangan selama beberapa jam".

"itu seperti yang tawaghit lakukan untuk Syeikh Zawahiri dalam persidangannya yang terkenal".

Maksudnya pengadilan tua pada tahun 1981 ketika saudara disiksa oleh keamanan negara.

X melanjutkan: "Ia digantung selama 4 hari sampai bahunya terkilir, sehingga ia mengaku melakukan kejahatan pembunuhan".

"Maka saudara yang mengenalnya datang dan mengatakan bahwa ia bekerja dengan dia dan bahwa ia tidak membunuh siapa pun dan dia membawa saksi. sehingga mereka membiarkan dia pergi!"

 "Dan mereka bahkan tidak meminta maaf kepadanya!"

X mengatakan: "sayangnya saya punya cerita dan beban tak berujung, maaf merepotkan Anda begitu banyak. Saya hanya berharap saya sudah menyampaikan pesan kepada orang-orang yang mencari kebenaran dan tidak akan mengecewakan dien Allah dan melakukan seperti yang pernah ulama jihad lakukan… "

"… Tapi sekarang mereka telah menjadi pembela tawaghit, seperti fizazi"

X mengatakan: "Maafkan saya karena mengganggu Anda begitu lama, tapi Syeikh kita mengatakan bahwa jabhah al Nusrah hanyalah miniatur Dawlah dalam banyak isu-isu yang telah saya sebutkan".

"Mereka memiliki banyak masalah dan Allah adalah saksi saya. jazakom Allah khair & Alsalam alykom warahmatullah wa barakatuh".

Saya menjawab X dan mengatakan: "BarakAllahu Feek, percayalah aku khawatir tentang Anda saya berdoa agar Allah menyelamatkan Anda."

X melanjutkan: "Saya juga ingin Anda mempublikasikan sesuatu yang digunakan dawlah melawan Nusrah, yaitu soal abu eisah yang memberi baiyah untuk Nusrah di Raqqah pada suatu waktu sebelum ini dan sekarang ia berurusan dengan PKK …"

"Orang ini adalah teman dekat abu ayiub kepala, amniyeen (keamanan/mukhabarat) dawlah di Syam. dan tidak ada yang bisa mencapai abu ayiub kecuali abu eisah …"

"… Jadi kenapa mereka tidak menilai abu ayiub seperti mereka menilai Nusrah, dan untuk informasi Anda, abu Aiyub ini adalah wali dari Raqqah sekarang".

X kemudian mengatakan: "Jangan khawatir tentang saya mereka sudah tahu tentang saya di sini dan saya pikir saya akan hidup tidak terlalu lama lagi".

Saya menjawab: "Tidak sulit bagi Allah untuk membuat Anda aman dan menyelamatkan Anda dari mereka, kesaksian Anda sangat penting untuk didengar kaum muslim".

Pada 29 Agustus X mengatakan: "Assalamualaykum, mereka telah merilis sebuah keputusan baru yang mengatakan bahwa mereka akan merebut semua milik dokter atau apoteker yang meninggalkan tanah negara Islam …"

"Keputusan lain juga melarang untuk mempekerjakan atau berurusan dengan cara apapun dengan siapa pun yang mencoba untuk meninggalkan dawlah atau orang yang dipecat oleh dawlah, ia harus dilarang meninggalkan tanah dawlah".

— Syeikh Hani mengulangi pesan terakhir —

Aku menjawab kepadanya: "sebuah dawlah atau khilafah yang menyandera rakyatnya !!"

X menjawab: "hahaha.. sayangnya ini adalah realitas" 

X kemudian mengatakan: "Wallahi saya pegang Syeikh Alzawahiri dan Syeikh Usamah bertanggung jawab atas situasi yang kita hadapi, mereka menempatkan kepercayaan mereka pada orang tak dikenal dan memberi mereka Tazkiyah di depan ummat …"

"… kami tidak melakukan apapun kecuali mengikuti mereka, tapi kemudian penyimpangan mereka menjadi jelas".

 Aku menjawab dia di 29 Agustus 2015 pukul 11:59 "Saya punya pertanyaan, mengapa mereka memanggil gadis kecil untuk berhijrah ke khilafah mereka yang tidak aman? …"

"… Mereka telah menyebabkan rasa malu dan aib dan bencana kepada keluarga mereka ketika gadis-gadis tersebut pergi tanpa izin dari wali mereka"

X menjawab pada 30 Agustus 2015: "panggilan ini bukan masalah besar di sini mereka tidak benar-benar memanggil gadis-gadis ini, sebagian besar panggilan dibuat oleh individu dan bukan oleh pimpinan puncak"

"Sebagian besar perempuan hanya jatuh cinta dengan senjata dan rambut panjang dan kehidupan mujahidin"

"Mereka mencari seseorang dari dawlah untuk mengatur hijrah mereka dan kemudian mereka menikahi mereka setelah mereka tiba"

"Itu hanya masalah lelaki dan perempuan, tidak lebih"

"Saya pernah menjaga salah satu dari guesthouse tersebut, sebagian besar wanita itu berasal dari Eropa dan Rusia dan non-arabs secara umum, ada juga sejumlah kecil gadis arab"

X kemudian mengatakan: "Saya punya pertanyaan, tolong, jika saya terbunuh di sini akankah saya jatuh seperti ayat yang mengatakan (… Bukankah bumi Allah cukup luas bagi Anda untuk hijrah di dalamnya …) 4:97? ? "

"Terutama bahwa saya terbiasa mengadopsi pendapat Abu Said alkhudri (RA) tentang Khawarij (yaitu bahwa mereka adalah kafir)"

"Tetapi ke kelompok mana saya harus pergi? situasi di sini sangat buruk"

"Sementara dawlah memiliki ghulu, juga jabhah dan Ahrar telah menimbulkan banyak masalah"

"Suatu kali saudara-saudara di jabhah melakukan ribat dengan FSA, dan ketika waktu fajar datang saudara jabhah membangunkan mereka, tapi mereka menjawab kami FSA!" 

X melanjutkan: "Dan mereka tetap tidur! belum lagi bahwa beberapa dari mereka mengutuk Allah, dan isu-isu lain"

"Apa yang saudara di jabhah katakan adalah bahwa mereka (FSA) mengutuk Allah dan hal-hal seperti itu sehingga kami harus memberi dakwah kepada mereka dan membuat mereka mencintai dien!"

"Banyak dari mereka bahkan tidak bisa mengatakan bahwa ini adalah kufur karena takut bahwa mereka akan dicap sebagai takfiri"

"Ini adalah masalah serius di sini, orang-orang Suriah mengutuk Allah untuk alasan yang paling sepele"

Aku menjawab kepadanya: "sayangnya anda tidak belajar dari sejarah dan dari kesalahan yang telah membawa bencana pada ahlulsunnah …"

"Ahlulsunnah pernah sekali bersekutu dengan khariji abu Yazid bin makhlad kidad al a'raj terhadap Ubaidi di Qayrawan di Tunisia …"

"… apa hasilnya? khariji abu Yazid mengkhianati mereka dan membunuh para ulama muslim dari Qayrawan dan itu kekalahan besar untuk ahlulsunnah. semua karena aliansi mereka dengan khariji mubtadi' yang sesat ini, cerita itu disebutkan oleh alhafiz alzahabi"

"Khawarij adalah musuh kaum muslimin, sedangkan ubaidiyah batiniyah adalah musuh Allah dan Rasul-Nya"

"Mengenai pertanyaan Anda, jika Anda bisa meninggalkan tanah Khawarij dan Anda tidak melakukannya, maka saya yakin Anda akan jatuh di bawah ayat tersebut wallahu a'lam"

"Saya mohon kepada Allah untuk membuat jalan keluar dan bantuan segera bagi Anda dan saya, aamiin"

X menjawab: "khair, tapi seperti saya katakan, ada ghulu terang-terangan di sini, juga ada kelonggaran ekstrim di sana"

Saya berkata kepadanya: "Aku masih khawatir Anda mungkin akan disakiti jika mereka menemukan bahwa Anda berbicara kepada saya melalui telegram" Saya mengatakan kepadanya hal ini karena ia mengirim SMS saat sangat larut malam

X menjawab: "Syaikh saya, Aku punya sejumlah masalah kesehatan sekarang karena kehadiran saya di sini dengan kelompok ini dan tidak mampu untuk pergi, meskipun saya masih muda"

"Saya sudah berusaha keras untuk berbicara dengan Anda atau Syeikh Maqdisi, meskipun saya tidak setuju dengan Anda pada sejumlah isu, karena saya memiliki kepercayaan dalam pengetahuan Anda, saya ingin memperingatkan orang-orang yang ingin datang ke sini"

"Dan jika mereka membunuh saya maka kabar gembira adalah bagi orang-orang yang membunuh mereka atau dibunuh oleh mereka (hadits tentang Khawarij)"

"Dan jika saya dibunuh atau membunuh, maka Alhamdulillah, saya sudah siap untuk kedua pilihan itu"

Saya berkata kepadanya: "Aku seperti ayahmu dan Anda seperti salah satu putra saya, saya meminta Allah untuk meringankan kesulitan Anda dan menyelamatkan Anda dari orang-orang yang menindas"

X menjawab: "Allahuma Ameen, Wallahi saya tidak tahu harus berkata apa lagi, Hasbuna Allahu Wani'malwakil" 

"Kau tahu Syeikh, para pemuda di sini sangat marah, tapi hanya satu rilis video cukup untuk mendiamkan mereka selama berbulan-bulan"

"Dan sebagian besar dari mereka menanti momentum sesaat mereka, bahkan hanya mendengar nama (dawlah) memiliki efek yang besar pada mereka"

"Beberapa teman di sini mengatakan bahwa ini lebih baik dari negara asal kami setidaknya di sini kita bisa berjalan bebas dan mempraktekkan tauhid secara terbuka, mereka tidak peduli dengan hal lain …"

"Jihad bagi mereka telah berubah dari jihad daf '(memukul mundur agresi musuh) menjadi jihad demi mengatasi orang lain dan membangun dawlah dan khilafah"

X melanjutkan pada 30 Agustus 2015 pukul 00:57 "di sini tidak ada masalah untuk mengatakan bahwa Usamah bin Ladin adalah murji 'dan bahwa Atiyatullah al Libi dan Alzawahiri adalah murtadin (murtad)!"

"Dan mereka tidak menghukum siapa pun untuk mengatakan bahwa satu-satunya hal yang penting adalah untuk tidak menjatuhkan takfeer pada dua berhala dawlah, saya yakin Anda tahu mereka sangat baik"

"Juga untuk informasi anda, seorang saudara dari media jabhah Nusrah mengatakan kepada saya bahwa al-hirary adn al-a'rjani tidak memiliki masalah bersekutu dengan setan untuk melawan da'esh"

"Anda dapat dengan jelas melihat dari respon mereka terhadap tweet terbaru Syeikh Maqdisi" 

"Jabha hanyalah sebuah miniatur dawlah"

"Itu sebabnya kita di sini merasa bingung untuk pergi ke kelompok yang mana"

 Aku menjawab kepadanya: "jangan perhatikan mereka, mereka adalah musuh sekarang dan kesaksian mereka terhadap satu sama lain tidak sah di pengadilan, saya tidak suka propaganda ini"

X mengatakan: "Wallahi saya tidak berbicara tentang mereka sebagai musuh, Allah tahu aku sudah dilaporkan ke pihak berwenang di sini karena menjadi murtad karena saya masih tidak menjatuhkan takfeer pada mereka sampai sekarang"

Mereka menyebutnya murtad karena tidak membuat takfeer pada Harari dan a'rjani dan Nusrah dan lain-lain

Aku menjawab kepadanya: "katakanlah jabhah al nusrah tidak ada, menurut Anda apa yang dawlah lakukan adalah haq? atau itu hanya sebuah kelompok bersenjata yang menyebut dirinya sendiri dawlah atau khilafah??"

"Hanya agar Anda tahu, saya tidak tergabung dalam kelompok, tidak Jabhah atau Qaeda atau Ahrar atau kelompok lain. aku seorang budak yang memberikan Nusrah ke Islam dimanapun saya bisa, saya mengikuti yang haq dimanapun alhamdulillah"

X menjawab: "Saya tidak ragu bahwa mereka mengklaim untuk diri mereka sendiri hal yang tidak benar. mereka hampir menganggap mereka tidak salah, mereka tidak pernah menganggap dirinya salah."

"Saya ingat penuntut umum dalam satu diwan berkata kepada ameer diwan: lakukan apa yang perlu Anda lakukan untuk memberi kami uang dan saya akan membuat Anda keluar dari setiap kasus pengadilan yang akan diajukan terhadap Anda"

"Mereka mencari segala hal dalam buku-buku fiqh untuk membenarkan tindakan mereka, Wallahi mereka itu tidak bernilai hanya milisi yang terlihat baik di luar tapi korup di dalam, Allah adalah pemilik segala keputusan sebelum dan sesudah"

"Syekh kami, saya tidak bisa pergi dari sini dengan istri saya, dan jika saya meninggalkan dia mereka tidak akan membiarkannya sendirian. ditambah, dia berasal dari (suatu daerah) dan keluarganya akan memberinya kesulitan"

"Bolehkan saya tinggal bersama mereka dan hanya melawan nusairiyah dan Kurdi? atau dengan melakukan hal ini saya berarti membantu mereka menumpahkan darah muslim?"

Saya menjawab pertanyaan-pertanyaannya: "Jika Anda dapat pergi maka pergilah, dan janganlah berada di antara para penindas, ini adalah geng Khawarij yang mengangkat pedang mereka pada muslim untuk alasan sepele, jangan tertipu oleh mereka yang memerangi Syi'ah dan nusayriyah dan Kurdi … "

"… Khawarij tua juga dulu melawan rawafidh Syiah, tidak tinggal bersama mereka, siapa pun yang bertaqwa maka Allah akan membuat jalan keluar baginya dan memberikan untuknya dari sumber-sumber yang dia tidak bisa bayangkan, semoga Allah menjadi saksi saya bahwa saya sudah mengatakan hal ini"

X menjawab kepada saya pada 31 Agustus 2015, 11:37 "Khair In sya Allah, Syekh saya harus berhenti berbicara kepada Anda sekarang karena seseorang melaporkan saya ke amniyeen (keamanan) dan mereka dikirim bagi saya, jika Allah menyelamatkan aku dari tangan mereka saya akan menghubungi Anda In syaa Allah, Assalamualaykum.. "

Saya menjawab: "Waalaykumsalam, semoga Allah membuat Anda aman, saya meminta Allah untuk membuat jalan keluar untuk Anda segera"

X menjawab kepada saya: "Saya akan menutup akun ini selamanya in syaa Allah"

Dan pembicaraan saya dengan saudara itu berakhir, saya meminta kepada Allah untuk menyelamatkannya dari orang-orang yang menindas, semoga Allah menjadi saksi saya, In shaa Allah kemudian saya akan mempublikasikan percakapan dalam teks "

"Salam untuk semua saudara-saudara yang mendengarkan kami di Paltalk di ruang fajar dan radio online"

 

Sumber: http://t.co/cWnyG2J4oa

 

Deddy | Jurniscom

 

 

Rusia dan AS Tanda Tangani Kesepakatan Jalur Udara di Suriah dalam Menggempur Mujahidin

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Pentagon merilis beberapa rincian dari memorandum yang ditandatangani setelah beberapa kali nyaris bertabrakan di langit saat Rusia  dan AS meluncurkan serangan ke pejuang pejuang Suriah, lansir Aljazzera, Selasa (20/10/2015).

AS dan pejabat militer Rusia telah menandatangani nota kesepahaman mencakup langkah yang harus diambil pilot mereka untuk menghindari bentrokan tak disengaja di atas Suriah karena AS dan Rusia saat ini sedang melaksanakan serangan udara terpisah terhadap kelompok-kelompok pejuang, kata Pentagon.

Masalah keselamatan pesawat dimulai setelah Rusia mulai melakukan pemboman di Suriah bulan lalu.

Moskow mengklaim mereka menyerang Islamic State (IS), tapi justru banyak serangan udara Rusia menyerang wilayah yang dikuasai oleh kelompok-kelompok pejuang yang berperang melawan rezim Suriah, Bashar al-Assad.

Reporter Al Jazeera Rosiland Jordan, melaporkan dari Washington, mengatakan pada hari Selasa bahwa juru bicara Pentagon Peter Cook merilis beberapa rincian tentang memorandum tersebut, konon atas permintaan Moskow.

"Cook mengatakan bahwa Rusia tidak ingin rincian tersebut keluar publik," kata Jordan.

"Seperti yang Anda duga, sulit bagi orang untuk menilai apakah memorandum akan efektif.

"Karena itu, sekarang ada perjanjian yang ditandatangani oleh pejabat AS dan Rusia, yang merinci aturan wilayah udara di atas Suriah."

Cook memang mengatakan bahwa memorandum berisi protokol khusus bagi awak pesawat untuk diikuti, ditambah pembuatan link komunikasi darat antara kedua belah pihak jika komunikasi udara gagal.

"AS dan Rusia akan membentuk kelompok kerja untuk membahas isu-isu implementasi yang mengikuti," kata Cook selama konferensi pers.

Cook mengatakan memo tersebut berisi panggilan untuk pesawat agar menjaga jarak aman, tapi ia menolak menjelaskan lebih spesifik tentang apakah protokol mencantumkan jarak tertentu. Dia menambahkan bahwa perjanjian tersebut meliputi pesawat koalisi yang beranggotakan termasuk Arab Saudi, Turki dan Uni Emirat Arab.

"Fakta bahwa kami harus menandatangani nota kesepahaman memberikan indikasi keprihatinan kami tentang kegiatan Rusia tapi juga kesediaan kita untuk bekerja dengan Rusia untuk kepentingan kita sendiri," kata Cook.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan kesepakatan tersebut untuk penargetan secara sendiri sendiri.

"Ini bukan perjanjian kerjasama atau sesuatu seperti itu … Ini tidak berarti kerjasama atau koordinasi atau penargetan bersama," kata juru bicara Departemen Luar Negeri John Kirby.

Deddy | Al Jazeera | Reuters |Jurniscom

Kini, Ibukota Provinsi Helmand dalam Pengepungan Taliban

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Mujahidin Taliban telah meningkatkan perlawanannya terhadap pasukan pemerintah di ibukota provinsi Helmand, selatan Afghanistan, Aljazeera melaporkan, Selasa (20/10/2015).

Pertempuran dekat kota Lashkar Gah terjadi pada hari Selasa, tiga minggu setelah Taliban memenangkan pertempuran terbesar sejak 2001, yaitu menguasai kota Kunduz  dan memegang pusat kota selama beberapa hari.

"Ibukota Helmand tampaknya berada di bawah tekanan militer yang serius," kata seorang pejabat kepada kantor berita Reuters. "Kami mendengar laporan tentang warga sipil mengungsi dalam jumlah besar."

Mirza Khan Rahimi, gubernur provinsi itu, mengatakan pertempuran berat telah berlangsung selama dua hari di distrik Gereshk di sebelah utara kota. Pertempuran itu telah melumpuhkan jalan raya utama, arteri transportasi yang menghubungkan kota Kandahar dengan Herat.

Farhad Dawary, kepala Serikat Masyarakat Sipil (Civil Societies Union) setempat, yang mewakili organisasi sosial non-pemerintah, mengatakan "Ada kekhawatiran di kalangan masyarakat di Lashkar Gah, banyak rumor mengatakan bahwa kota mungkin akan jatuh," katanya.

Pertempuran di Herat

Saat pertempuran berlanjut di dekat Lashkar Gah, ada juga laporan terjadinya pertempuran sengit di distrik Ghurian dekat kota barat Herat.

Kepala polisi Herat melaporkan Mujahidin Taliban mengangkat bendera Imarah Islam di pusat distrik utama selama beberapa jam, kata Jenderal Abdul Majid Rozi.

Sementara El Emarah News situs resmi Taliban mengatakan, “laporan yang tiba dari provinsi Herat mengatakan bahwa pusat pemerintahan distrik Ghurian, Markas polisi dan semua bangunan pemerintah telah dikuasai oleh Mujahidin, 3 kendaraan militer juga telah hancur dalam pertempuran dan sejumlah peralatan tempur disita”.

Saat pertempuran berkobar, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani memimpin rapat Dewan Keamanan Nasional dan memerintahkan pasukan militer untuk meningkatkan operasi tempur melawan mujahidin Taliban.

Awal pekan ini, Taliban juga telah menyerbu distrik Ghormach provinsi Faryab di perbatasan utara dengan Turkmenistan dan mendudukinya.

Kemenangan gemilang mujahidin Taliban di setiap kota dan provinsi memaksa Presiden AS Barack Obama pekan lalu menunda rencana untuk menarik pasukan Amerika dari negara tersebut tahun depan, dengan setidaknya menyisakan 5.500 tentara sekarang hingga 2017.

 

Deddy | Aljazeera | Shahamat | Jurniscom

 

Bertingkah Arogan, Seorang Pemukim Zionis Yahudi Tewas Ditabrak Mobil Warga Palestina di Hebron

TEPI BARAT (Jurnalislam.com) – Seorang pemukim zionis, Selasa (20/10/2015) tewas dalam serangan penabrakan oleh kendaraan Palestina dekat kamp Elfawar, Hebron Selatan, Tepi Barat Selatan, Infopalestina melaporkan.

Menurut saksi mata, sekelompok pemuda Palestina melakukan aksi perlawanan terhadap kebrutalan pemukim Yahudi yang didukung militer, pemuda pemuda Palestina melempari kendaraan zionis dengan batu, kemudian salah seorang zionis dengan arogan menuju kerumunan warga dekat kamp, dan membalas dengan melempari batu ke kendaraan warga, lalu dari arah berlawanan seorang warga Palestina menabraknya dan berhasil melarikan diri dari tempat kejadian.

Saksi mata menyebutkan, pasukan Israel segera menutup kawasan dan melancarkan tembakan secara brutal ke sejumlah arah, yang memicu bentrokan sengit setelah itu. Sementara korban zionis Yahudi terkapar di jalan selama beberapa saat, sebelum kemudian ambulan zionis mengevakuasinya. Pihak Israel menginformasikan seorang warganya luka kritis, dan beberapa saat berikutnya informasi susulan menyatakan korban telah tewas.

Sementara pada Senin malam tujuh serdadu Zionis luka-luka akibat mobil yang ditumpanginya terbalik di dekat Ramallah.

Radio Israel melaporkan, sebuah Jeep militer Israel tadi malam terbalik di dekat Makhomis, sebelah timur Ramallah. Akibatnya tujuh penumpangnya luka-luka.

Hampir setiap hari tentara Zionis melakukan aksi penangkapan di Tepi Barat, disamping operasi militer dalam upayanya mengaborsi gerakan intifadhah Al-Quds.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom