Helikopter Israel Gempur 2 Lokasi di Gaza, Walaupun Salah Informasi

GAZA (Jurnalislam.com) – Angkatan Udara zionis pada tengah malam kemarin, Rabu dinihari  (18/11/2015) menggempur  2 pos perlawanan Palestina, Hamas, di Jalur Gaza tengah, lansir Palestine News Network.

Kontributor Pusat Informasi Palestina mengatakan, pesawat helikopter tempur Israel melepaskan roket-roket ke pos Brigade Shalahuddin, sayap militer Komite Perlawanan Palestina, yang lokasinya terletak di belakang salah satu perusahaan telekomunikasi di jalan Shalahuddin, di kamp Al-Maghazi, Jalur Gaza tengah, tidak ada laporan korban atas peristiwa tersebut.

Koresponden menyebutkan, suara gemuruh dari dua ledakan terdengar pada saat sejumlah helicopter tempur Israel yang terbang di sana melancarkan tembakan.

Serangan itu terjadi setelah tanda bahaya sistem pertahannan udara zionis, Iron Dome, mendeteksi sebuah roket yang ditembakan dari Jalur Gaza jatuh di pemukiman yahudi, yang ternyata alarm itu salah, tidak ada roket yang jatuh di wilayah tersebut.

Deddy | PNN | Infopalestina | Jurnalislam

3 Orang Ditangkap di Jerman Terkait Serangan Paris

JERMAN (Jurnalislam.com) – Polisi Jerman mengatakan mereka telah menangkap tiga terduga pada hari Selasa (17/11/2015) dalam kaitannya dengan serangan di Paris, World Bulletin melaporkan.

Seorang juru bicara polisi mengatakan kepada kantor berita Jerman DPA bahwa seorang laki-laki dan dua perempuan telah ditangkap di kota barat Alsdorf, dekat perbatasan Belgia.

"Kami telah menerima petunjuk bahwa salah satu tersangka yang kami cari sehubungan dengan serangan Paris kemungkinan tinggal di wilayah kami," kata juru bicara itu.

Mingguan Jerman Der Spiegel melaporkan bahwa tiga orang tahanan merupakan warga negara asing, dan mereka diduga memiliki hubungan yang di klaim sebagai tersangka kunci serangan Paris, yaitu seorang warga Negara Perancis, Salah Abdeslam, 26 tahun.

Otoritas Perancis mengeluarkan pemberitahuan pencarian Abdeslam menyusul serangan di Paris yang menewaskan 129 orang pada Jumat malam.

Abdeslam dilaporkan menyewa sebuah Volkswagen Polo di Belgia yang digunakan beberapa penyerang untuk menyerang target.

Dia dikatakan telah tinggal di Jerman selama beberapa waktu dan masuk Austria pada 9 September.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

 

dr Tunjung Soeharso Ponpes Isy Karima Tutup Usia

SOLO (Jurnalislam.com) – Innalillahi wa inna ilaihi raa ji'uun, telah meninggal dunia dokter spesialis bedah tulang, dr. Tunjung Soeharso SpOT (spesialia ortopedi) pada usia 71 tahun di di RS Karima Utama Kartasura, Sukoharjo, Selasa (17/11/2015) sekitar pukul 19.48 WIB

Beliau adalah putra dari pahlawan Indonesia, Prof. Dr.dr. S. Suharso, pendiri Rehabilitasi Center (RC) di Solo yang kemudian nama Soeharso diabadikan dalam RS Ortopedi di Solo.

Dirut RS Ortopedi Prof Dr. R. Soeharso, dr. Pamudji Utomo, yang juga sahabat dr. Tunjung Soeharso mengatakan, dr. Tunjung sebelumnya mengalami stroke dan menjalani perawatan di ICU RS Karima Utama Kartasura yang juga didirikan dr. Tunjung bersama dr. Pamudji.

Sosok yang dikenal sangat peduli akan dakwah Islam tersebut merupakan donatur utama Pondok Pesantren Tahfizul Qur'an Isy Karima, Karangpandan, Karanganyar.

Jenazah dr. Tunjung tiba di Ponpes Isy Karima pada Selasa malam sekitar pukul 21.45 WIB. Ribuan pentakziyah mensholatkan dan mengatarkan jenazah beliau ke pemakaman keluarga Isykarima yang tidak dari Ma'had Isykarima. Makam beliau berdekatan dengan makam ustadz Eman Badru Tamam.

"Beliau meninggal dengan tenang bagaikan air yang mengalir," tutur ustadz Syihabuddin, pengasuh ponpes Isy Karima yang juga menantu dr Tunjung.

Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Swt, amiin.

Reporter : Riyanto | Editor : Ally | Jurnalislam

Masjid-masjid di AS Dirusak, Setelah 27 Gubernur Serukan Tolak Pengungsi Suriah

AMERIKA SERIKAT (Jurnalislam.com) – Beberapa masjid telah dirusak dan sejumlah kejahatan kebencian yang menargetkan kaum Muslim terjadi setelah puluhan gubernur Amerika Serikat mengumumkan mereka tidak akan menerima pengungsi Suriah di negara-negara bagian mereka, Aljazeera melporkan, Selasa (17/11/2015).

Dewan Hubungan Islam Amerika (The Council on American Islamic Relations/CAIR), sebuah organisasi hak-hak sipil, mengatakan pada hari Senin (16/11/2015) bahwa mereka telah mendokumentasikan insiden vandalisme, ancaman dan kebencian baru-baru ini di Massachusetts, Florida, Texas, Kentucky, Virginia, Nebraska, Tennessee, Ohio dan New York, di antara negara-negara lain.

Gelombang insiden diikuti deklarasi oleh setidaknya 27 gubernur negara bagian – 26 dari Partai Republik sayap kanan dan satu dari Demokrat – mengatakan mereka akan memblokir pengungsi Suriah, mengutip serangan mematikan Jumat lalu di Paris.

Dalam sebuah insiden, pejabat di Pusat Islam di Omaha, Nebraska, mengatakan bahwa gambar Menara Eiffel dicat dengan cat semprot di dinding Masjid setempat pada hari Senin, kata CAIR.

Di Pflugerville, Texas, jamaah yang tiba di masjid lokal pada Senin pagi menemukan kotoran dioleskan pada pintu dan robekan Quran di ambang pintu.

The Islamic Centre of St Petersburg, Florida, menerima pesan suara yang mengancam hanya beberapa jam setelah berita tentang serangan Paris menyebar.

Penelepon mengatakan bahwa mereka mempersiapkan milisi yang akan datang ke Islamic Society of Pinellas County dan akan mengebom Anda serta menembak siapa pun yang ada di sana di kepalanya.

Menurut CAIR, masjid Florida lain, dalam lokasi yang belum dipublikasikan, juga menerima ancaman serupa. Seorang penelepon bersumpah untuk mengebom masjid dan menembak orang-orang.

Di Portland, Oregon, pengunjuk rasa berkumpul di luar masjid lokal dan mengejek jamaah saat mereka tiba untuk sholat. Mereka menyebut anggota masyarakat Muslim tersebut sebagai pengecut lokal dan mengatakan kepada mereka untuk pergi ke neraka.

Pada hari Selasa, supir Uber di Charlotte, North Carolina, mengatakan ia dipukul dan diancam akan dibunuh oleh seorang penumpang yang mengira dia sebagai Muslim, menurut media lokal.

Dan keluarga Muslim di Orlando, Florida, mengatakan rumah keluarga mereka ditembak oleh penyerang tak dikenal, Senin. Berbicara kepada media lokal, keluarga Elmasri dan tetangga mereka mengatakan mereka menjadi sasaran karena iman mereka.

Corey Saylor, juru bicara CAIR, mengatakan kepada Al Jazeera pada hari Selasa bahwa penolakan gubernur untuk menerima pengungsi Suriah telah mendorong sentimen Islamophobia.

"Ini seperti memberi orang izin untuk melakukan tindakan terjelek yang mereka mungkin pikirkan tentang Muslim, katanya.

"Setelah kejadian apapun seperti serangan Paris, kita melihat peningkatan jelas retorika anti-Islam."

Perang Suriah dimulai pada Maret 2011 dan dengan cepat berubah menjadi perang global skala penuh. Lebih dari 250.000 orang telah tewas selama konflik, menurut perkiraan PBB.

Lebih dari 4,2 juta warga Suriah telah menjadi pengungsi, sementara sekitar 7,6 juta pengungsi masih terkatung-katung dalam wilayah-wilayah perbatasan antar negara.

"Menutup pintu pada orang-orang yang melarikan diri dari zona perang bukanlah pesan yang harus dikirim Amerika ke dunia," kata Saylor. "Bukannya menyatakan sesuatu yang memiliki nilai, para gubernur tersebut malah memproyeksikan ketakutan."

Beberapa legislator menyerukan pemerintahan Presiden AS Barack Obama untuk menerima pengungsi Kristen dan menolak pengungsi Muslim.

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Spanyol Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Perdana Menteri Zionis, Benyamin Netanyahu

SPANYOL (Jurnalislam.com) – Menurut sebuah laporan di Latin American Herald Tribune, hakim pengadilan nasional Spanyol, Jose de la Mata, memerintahkan polisi dan penjaga sipil untuk memberikan informasi jika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan enam orang lainnya memasuki Spanyol, maka secara efektif surat penangkapan yang telah dikeluarkan akan berlaku, terkait kasus serangan Freedom Flotilla 2010 yang mereka usut telah dibuka kembali, lansir World Bulletin, Selasa (17/11/2015)

Pejabat lain yang disebutkan dalam masalah ini adalah mantan menteri pertahanan Ehud Barak, mantan menteri luar negeri Avigdor Leiberman, mantan menteri urusan strategis Moshe Yaalon, mantan menteri dalam negeri Eli Yishai, menteri tanpa portofolio Benny Begin dan wakil laksamana maron Eliezer, yang bertanggung jawab atas operasi.

Kasus pengadilan tersebut – yang ditunda oleh Hakim de la Mata tahun lalu – ditetapkan terhadap mereka menyusul serangan oleh pasukan keamanan Israel terhadap kapal bantuan Freedom Flotilla yang berusaha mencapai Gaza pada tahun 2010.

Kasus ini menyangkut kapal Mavi Marmara, kapal sipil utama dalam enam armada yang sedang berusaha mematahkan blokade Israel di Jalur Gaza untuk memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan bagi warga Palestina.

Keenam kapal tersebut membawa sekitar 500 penumpang, bantuan dan bahan konstruksi kemanusiaan. Angkatan Pertahanan Israel menyerbu kapal dalam serangan yang menewaskan sembilan aktivis hak asasi manusia. Seorang aktivis kesepuluh meninggal kemudian pada bulan yang sama karena luka-luka dalam serangan itu.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Keamanan Gaza Tangkap Agen Mata-mata Israel Paling Berbahaya

GAZA (Jurnalislam.com) – Al-Majd al-Amni sebuah situs Keamanan Palestina mengungkap bahwa dinas keamanan Palestina di Jalur Gaza berhasil menangkap agen mata-mata berinisial (BJ) berusia 49 tahun, yang merupakan agen mata-mata penjajah Zionis paling berbahaya, Infopalestina melaporkan, Senin (16/11/2015).

Dalam investigasi yang dilakukan terhadap (BJ), sebagaimana dimuat oleh situs “al-majd al-amni”, disebutkan bahwa dia sudah berhubungan dengan intelijen Zionis sejak tahun 2004 sampai ditangkap pada pertengahan tahun 2015 lalu, yang berarti dia ditangkap setelah lebih dari 10 tahun bekerja sebagai mata-mata penjajah Zionis.

Agen mata-mata ini bekerja dengan 5 perwira dinas militer umum Zionis Shin Bet (Shabak) dan memberikan informasi tentang perlawanan Palestina dengan segala faksi-faksinya.

Aktivis dengan intelijen Zionis terfokus pada saat pembebasan Jalur Gaza dari penjajah Zionis pada September 2005 lalu di tembah pada masa peristiwa yang berlangsung di Gaza tahun 2007 antara gerakan Fatah dan Hamas, juga memfokuskan kegiatannya pada saat agresi Zionis ke Gaza tahun 2008, 2012 dan 2014 lalu.

Mengenai informasi yang diberikan kepada penjajah Zionis tentang perlawanan Palestina selama bekerjasama dengan intelijen Zionis, hasil investigasi ini menyebutkan bahwa dia adalah penyebab terbunuhnya lebih dari 10 pejuang perlawanan yang dibunuh penjajah Zionis secara langsung, di mana dia menentukan lokasi keberadaan mereka kepada para perwira intelijen Zionis, setelah itu hanya beberapa meinit terjadi serangan pada mereka.

Dia juga menjadi sebab serangan pada masjid-masjid dan markas polisi di Jalur Gaza, di samping sejumlah lokasi peluncuran roket, terowongan-terowongan dan tempat-tempat siaga dan lokasi penyimpanan senjata serta rumah-rumah para pejuang perlawanan dan mobil-mobil mereka.

Dia juga menghimpung jaringan informasi sejumlah faksi perlawanan Palestina, para anggota dan aktivitasnya di daerahnya dan jenis-jenis senjata yang dimiliki perlawanan dan yang digunakan dalam melawan penjajah Zionis.

Dia juga menghimpung informasi tentang jaringan opini publik di Jalur Gaza seputar peristiwa yang berlangsung di Jalur Gaza, di antara yang paling penting adalah tentang blokade atas Jalur Gaza, tiga perang yang dilancarkan Zionis ke Jalur Gaza (2008, 2012 dan 2014), pertukaran tawanan dan peristiwa-peristiwa lainnya.

Situs keamanan Palestina ini mengingatkan bahwa apa yang diungkap ini hanya hal-hal yang diperbolehkan untuk diberitakan saja karena pentingnya menjaga informasi lainnya dan tidak menyinggung secara detail dan lebih mendalam seputar agen mata-mata Zionis ini terkait dengan darurat keamanan Palestina.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

 

Pengamat Palestina: Israel dalam Ketakutan Baru

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Menurut pengamat Palestina, Mukmin Basisu, gelombang perlawanan rakyat di Al-Quds dan Tepi Barat serta sebagian wilayah jajahan 1948 dan perbatasan Jalur Gaza sangat telak mengguncang ekonomi, politik dan keamanan Israel sejak tahun 1948, lansir Infopalestina, Selasa (17/11/2015).

Mukmin menilai, level politik, keamanan, militer dan ekonomi Israel menghadapi ketakutan dan horror yang meningkat. Data statistik dan bukt-bukti nyata menunjukan, kota Al-Quds (Jerusalem) berubah menjadi kota hantu dan sepi dari aktivitas Israel. Warga pemukim Yahudi hilang dari lalu lintas dan jalan-jalan kota Al-Quds yang biasanya mereka selalu berkeliaran membuat onar dan intimidasi terhadap warga Palestina.

Data resmi yang dirilis Israel terkait jumlah korban tidak menggambarkan kondisi di lapangan. Media massa Israel misalnya, meliput setiap aksi penikaman yang dilakukan pemuda Palestina setiap hari, namun detailnya dirahasiakan. Karena aksi itu benar-benar menakutkan Israel. Salah satu judul media masa Israel “Api Berkobar di Jalan-jalan”.

Di tambah lagi pernyataan resmi pada level politik dan keamanan Israel, bahkan rabi-rabi Yahudi menegaskan tingkat beratnya beban pemerintah Israel melihat ketidakmampuan aparat kepolisian dalam menghadapi dan menghentikan Intifadhah III. Karena itu, Perdana Menteri zionis Benyamin Netanyahu dalam pertemuan dengan kabinet keamanannya menghentikan rencana pembagian Al-Aqsha dengan imbal balik Palestina harus menghentikan Intifadhah III.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

Charles Chaniago, Otak Pengeroyokan Ustadz Qushoy Masuk DPO

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Charles Chaniago atau yang lebih dikenal Ibar, pemilik kios miras di Jl BKR, Tawang, Kota Tasikmalaya dinyatakan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Ia disebut-sebut sebagai otak pengeroyokan Ustadz Kusoy pada Ahad, 8 November 2015 dini hari lalu.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Asep Saepudin, melalui Kabag Ops Kompol Ricky Lesmana, menegaskan, Ibar adalah pemilik kios di BKR yang suka menjual minuman keras.

"Dia otak pelaku penganiayaan Ustadz Kusoy, dan saat ini jadi DPO,” ujarnya di sela operasi cipta kondisi di depan Pos Adipura, Ahad (15/11/2015) dini hari.

Baca juga : Dikriminalisasi Aparat, Ustadz Qushoy: Jangan Diam Terhadap Kemungkaran

Ricky juga mengatakan, saat ini polisi baru mengamankan dua orang saksi penganiayaan tersebut. “Benar, sudah ada yang diamankan. Tapi kita harus melakukan pendalaman dulu untuk melangkah ke proses selanjutnya,” tandasnya. 

Reporter : Shan | Editor : Ally | Initasik

Syiarkan Islam Lewat Media Visual, MDC Malang Sebar Baliho Dakwah

MALANG (Jurnalislam.com) – Ada banyak cara berdakwah untuk mensyiarkan syariat Islam, salah satunya adalah yang dilakukan oleh Muslim Designer Community (MDC) Chapter Malang. Bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan advertising lokal, MDC memasang baliho-baliho besar berisi syiar-syiar Islam yang dikemas dengan desain-desain artistik. Baliho-baliho tersebut telah dipasang di beberapa titik di Kota Malang.

Salah satunya adalah baliho yang dipasang di Jalan Letjen S Parman. Baliho itu milik Permata Jingga, sebuah perusahaan properti Muslim di Malang. Disitu tertulis "Wahai manusia selamatkanlah diri dan keluarga anda dari siksa api neraka, Jauhi maksiat, Zina, Muslimah, Muslimat = HARAM.

"MDC disini sebagai mitra untuk menyiapkan kontennya. Adapun tujuan pemasangan baliho untuk mensyiarkan Islam dengan bentuk visual yang menarik," kata Ketua MDC Chapter Malang, Danang kepada Jurnalislam, Selasa (17/11/2015).

Syiar-syiar dalam baliho-baliho tersebut menampilkan tema-tema umum. "Syiar ini dipilih tema-tema yang tidak menimbulkan khilafiah," tambahnya.

Danang juga mengatakan, pihaknya mendapat dukungan penuh dari MUI setempat. "Alhamdulillah tanggapan Kyai Baidhowi selaku ketua MUI Malang sangat senang," kata Danang.

Sejak Juli 2015, sebanyak 6 baliho milik PT Permata Jingga telah dipasang di Jl Letjen S Parman, Jl Mayjen Panjaitan, Jl Wendit Barat, Jl Raya Mondoroko, Jl Sunandar Priyo Sudarmo dan di Jl. Ahmad Yani. Sedangkan 5 baliho milik Jade Indopratama dan MUI terpasang di Jl Slamet Tiyadi, Jl Trunojoyo, Jl. Kawi, Jl Ahmad Yani dan Jl S Parman.

Reporter : Findra | Editor : Ally | Jurnalislam

Lihat foto-foto baliho dakwah MDC Malang lainnya disini

Ahmad Michdan : Ustadz Abu Bukan Aktor Intelektual, Tapi Hukumannya Paling Berat

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pengacara ustadz Abu Bakar Ba'asyir, Ahmad Michdan menegaskan kekecewaannya atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman 15 tahun kepada kliennya. Padahal, menurut Michdan, ustadz Abu bukan aktor intelektual pelatihan militer di pegunungan Jantho Aceh. 

"Di dalam fakta persidangan, klien kami (ustadz Abu Bakar Ba'asyir-red) tidak menjadi aktor intelektual crime. Tetapi di dalam putusannya klien kami justru menjadi terpidana yang paling berat. Sementara yang lain dibawah itu (15 tahun-red)," kata Michdan usai sidang perdana Peninjauan Kembali (PK) ustadz Abu Bakar Ba'asyir di PN Jaksel, Selasa (17/11/2015) siang. 

Dikatakan Michdan, dalam fakta persidangannya ustadz Abu dinyatakan terlepas dari dakwaan primer, yaitu melakukan tindakan terorisme. "Tetapi pada ketentuan lain ustadz Abu dinyatakan terlibat dalam kasus terorisme," jelasnya.

Ahmad Michdan juga mengemukakan bukti-bukti baru (novum) dalam PK ustadz Abu Bakar Ba'asyir. Salah satunya adalah jumlah uang yang disalurkan berikan ustadz Abu untuk mendanai kegiatan pelatihan militer di Aceh.  

"Pada awal kasus ini mencuat, opini yang dibangun bahwa ustadz Abu mendanai pelatihan militer di Aceh kurang lebih hampir 2 Milyar. Padahal di dalam fakta yang dihimpun itu tidak melebihi 100 juta, kurang lebih antara 40 – 50 juta saja," ungkap anggota Tim Pengacara Muslim (TPM) itu.

Sidang perdana PK ustadz Abu di PN Jakarta Selatan siang tadi, ditunda hingga 1 Desember mendatang dengan alasan ketidakhadiran terdakwa. (baca: Sidang Perdana PK Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Ditunda)

Pengasuh pondok pesantren Al Mukmin, Ngruki itu dinyatakan bersalah dalam kasus 'terorisme' di Aceh dengan tuduhan merencanakan atau menggerakan orang lain dengan mendanai kegiatan pelatihan militer di Pegunungan Jantho, Aceh Besar. 

Reporter : Irfan | Editor : Ally | Jurnalislam