Voice of Al Islam Pindah Domain

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Sudah hampir sepekan situs media Islam Voice Of Al-Islam atau Voa-Islam.com tidak bisa diakses. Banyak netizen bertanya-tanya, ternyata situs berita tersebut mengalami masalah pada domainnya.

“Setelah ditelusuri manajemen voa-islam, ada permasalahan pada domain dot com di luar negeri,” kata Redaktur Pelaksana Voa-Islam, Ibnu Syafaat dalam rilis yang diterima Kiblat.net, Senin (23/11/2015).

Menurut Syafaat, Voa-Islam sudah menjadi bagian dari umat Islam Indonesia. Berita-berita khas pembelaan terhadap kepentingan Islam dan Umat Islam yang disajikan voa-islam sangat dinanti-nanti banyak pembaca.

“Sehingga, sehari saja Voa-Islam tidak bisa diakses maka akan banyak pembaca yang merasa kehilangan dan bertanya-tanya ke redaksi,” ungkapnya.

Seperti yang terjadi pada kasus sekarang ini. Lanjut Syafaat, banyak pembaca setia Voa-Islam yang menanyakan langsung ke redaksi perihal kesulitan mengakses www.voa-islam.com.

Agar dakwah media terus berlanjut dan penantian pembaca tidak terlalu panjang, maka sejak 19 Nopember 2015 manajemen Voa-Islam memutuskan pindah domain dari www.voa-islam.com menjadi www.voa-islam.id.

“Dengan migrasi domain ini, manajemen Voa-Islam terus berupaya melakukan pembenahan-pembenahan,” pungkas Syafaat.

Ally | Jurnalislam

Pulang dari Kuil Hindu, 6 Peziarah dan 1 Pilot Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

KASHMIR (Jurnalislam.com) – Ketujuh orang penumpang yang berada dalam helikopter, enam peziarah Hindu dan seorang pilot tewas, Senin (23/11/2015) ketika sebuah helikopter yang ditumpaginya jatuh di wilayah Kashmir jajahan India, setelah meninggalkan sebuah kuil Hindu yang populer di wilayah pegunungan, kata polisi.

Helikopter itu jatuh setelah lepas landas dari kota Katra, dekat kuil Vaishnodevi di Jammu bagian dari wilayah utara yang menarik jutaan peziarah setiap tahunnya, lansir World Bulletin, Senin.

"Tujuh orang – enam peziarah Hindu dan seorang pilot wanita – tewas dalam kecelakaan itu. Kami sedang menyelidiki penyebab kecelakaan," polisi paling senior Jammu, Inspektur Jenderal Denmark Rana, mengatakan.

Tayangan televisi menunjukkan puing-puing hangus berserakan di atas lapangan saat polisi memerintahkan puluhan penonton untuk meninggalkan lokasi.

Kuil yang ditujukan untuk Vaishnodevi, inkarnasi dari tiga bentuk Shakti, dewi kekuasaan menurut orang Hindu, terletak 60 kilometer (35 mil) timur laut kota utama di kawasan itu dari Jammu.

Beberapa peziarah memilih mengendarai helikopter pribadi menuju dan meninggalkan Katra di pegunungan Trikuta daripada melalui jalan darat.

Pada bulan Februari sebuah helikopter militer juga jatuh di utara Srinagar, kota utama di negara bagian Jammu dan Kashmir, menewaskan kedua pilot.

Kashmir terbagi antara India dan Pakistan sejak berakhirnya kekuasaan kolonial Inggris pada tahun 1947. Kedua negara mengklaim wilayah tersebut secara keseluruhan.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Taliban: Basis Utama Musuh dan 3 Pos Pemeriksaan di Badakhsan Direbut Mujahidin IIA

BADAKHSAN (Jurnalislam.com) – Mujahidin Imarah Islam menyerbu markas utama musuh pada hari Senin (23/11/2015), di distrik Jaram provinsi utara Badakhshan di mana lebih dari empat tentara musuh tewas, kata reporter Al-Emarah news, Senin.

Butuh beberapa jam bagi Mujahidin untuk merebut salah satu basis besar operasi musuh dan dua pos di daerah tersebut, menewaskan sedikitnya empat tentara boneka dan menyebabkan sejumlah besar dari mereka terluka.

Dalam operasi tersebut Mujahidin mendapatkan berbagai jenis senjata dan amunisi. Seorang Mujahid juga menderita luka-luka dalam pertempuran itu.

Sebuah laporan dari provinsi Parwan, Mujahidin menyerbu sebuah pos tempur di ibukota provinsi, menimbulkan kerugian parah bagi musuh.

Laporan juga datang dari kabupaten Char Chino mengatakan bahwa 14 milisi Arbaki (pasukan bayaran) bertobat dari kesalahan mereka dan menyerahkan diri kepada Mujahidin Imarah Islam pada hari Ahad.

Kelompok itu menyerahkan kendaraan militer dan senjata pada Mujahidin IIA.

 

Deddy | Shahamat | Jurnalislam

 

Hj. Irena Handono Ungkap Kristenisasi Gaya Baru

BONDOWOSO (Jurnalislam.com) – Untuk kedua kalinya, Ustadzah Hj. Irena Handono berkunjung dan berbagi kisah hikmah penuh inspirasi kepada ratusan santri dan jama’ah Ponpes Al-Ishlah Bondowoso. Jika beberapa tahun silam beliau membuka tentang Islam vs Kristen serta pengalaman beliau dalam memperoleh hidayah, maka dalam pengajian Sabtu, (21/11/2015) malam di Gedung Serba Guna (GSG) Ponpes Al-Ishlah itu beliau mengupas tuntas tentang kristenisasi di era reformasi.

Dalam paparannya, Ustadzah Irena menjelaskan beberapa hal mulai dari menyibak tabir makna trinitas hingga sistem kristenisasi yang bermula dari pembagian-pembagian atribut bergambar yang mana gambar tersebut memang sekilas tampak biasa saja namun sejatinya gambar itu justru merupakan lambang atau logo-logo para Kristiani. Dari hal ini dapat diketahui bahwa ada unsur penanaman rasa cinta terhadap lambang atau gambar maupun logo tersebut.

“Tak cukup dengan benda mati, mereka juga melakukan kegiatan bakti sosial, pembagian sembako, perayaan hari besar dan lain-lain,” ungkapnya.

Pada saat perayaan, beliau menjelaskan adanya perlombaan dan permainan. Orang-orang yang mengikuti permainan tersebut akan diberi hadiah berupa barang, makanan dan uang. 

Nah, dalam permainan tersebut ada permainan yang sebenarnya merupakan ritual pembabtisan. Memang tidak secara langsung orang-orang yang dibaptis itu masuk Kristen, karena orang yang dibaptis tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan,” tegasnya.

Lalu, mengapa ada hal semacam itu? Ustadzah Hj. Irena pun menjelaskan bahwa ada sebuah keuntungan yang diperoleh bagi penyelenggara, mereka mengambil gambar dan data orang-orang yang dibaptis secara diam-diam untuk dijadikan sebuah proposal pencairan dana. “Jadi yaa sebenarnya ada unsur bisnis juga di dalamnya,” lanjut beliau.

Selain itu, beliau menjelaskan, ada tiga hal dalam pengikisan iman dan aqidah yang menjadi target dari misionaris, yaitu agama, budaya dan pola pikir. Agama, para misionaris mencoba merayu para target dengan memberikan janji kesejahteraan dalam ekonomi. Biasanya yang menjadi target mereka adalah para muslim yang memiliki ekonomi yang lemah ke bawah dengan memberikan sembako murah meriah. Selain ekonomi mereka juga berdalih akan mencerahkan pendidikan para target.

Budaya, mereka mencoba memodifikasi budaya yang ada tanpa menghilangkan budaya yang asli. Contohnya, merka mengadakan panggung hiburan dengan bertaburan game dan limpahan hadiah-hadiah yang menggiurkan.

Pola pikir, mereka juga berusaha merubah pola pikir manusia, terutama Muslim. Mereka membuat suatu kesatuan untuk mendustai banyak orang. Karena mereka tak akan berhenti untuk melaksanakan misi visi mereka sebelum Islam bereda di gengaman mereka sebagaimana dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 120.

Disamping itu, ada beberapa penipuan-penipuan yang mereka ciptakan. Pertama, mereka memanupulasi simbol salib dan menggantinya dengan merpati putih yang melambangkan kedamaian serta dibagikan kepada banyak orang pada car freeday di beberapa tempat. Memanupilasi daftar orang Muslim yang hadir di setiap acara games yang mereka adakan menjadi daftar hadir orang Muslim yang menyetujui pendirian/pembangunan gereja. Di buktikan dengan penyerahan fotocopy KTP dan tanda tangan peserta. Kemudian, membuat acara-acara yang bertajuk jiwa nasionalisme dengan dalih mendukung serta membela sepenuhnya NKRI, seolah-olah mereka bekerja sama denga pemerintah. Karena mereka meletakan logo pemerintah di setiap surat yang mereka sebarkan.

Sebelum mengakhiri pengajian umum, Ustadzah Hj. Irena Handono mengajak untuk melawan mereka dengan kembali banyak membaca for stop not understand About Catholic, merapatkan barisan dan merajut ukhwah.

Reporter : Qurani | Editor : Ally | Jurnalislam

 

Berat Sebut Tasik Kota Santri

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Pengasuh Pondok Pesantren Ihya As-Sunnah, Paseh, Kota Tasikmalaya, Ustaz Maman Suratman, mengaku berat jika harus menyebut Kota Tasikmalaya sebagai kota santri. Pasalnya, kehidupan sosial saat ini jauh dari nilai-nilai santri dan banyak yang tidak sejalan dengan rel agama.

“Jika hari ini ada yang berani menyebut Kota Tasikmalaya sebagai kota santri, silakan saja. Kalau saya tidak berani, karena masih banyak hal yang harus dibenahi,” ujarnya dalam audiensi muspida dengan Forum Silaturahmi Ulama Tasikmalaya, di aula bale kota, Senin (23/11/2015).

Ia membeberkan, fakta yang terjadi hari ini adalah tingkat kriminalitas masih tinggi, peredaran minuman keras dan narkoba belum terbendung, praktik prostitusi mudah ditemukan, dan pengidap HIV/AIDS banyak.

“Benar, selama bumi ini ada, kemaksiatan tidak akan pernah padam. Tetapi sudah maksimalkah kita dalam beramar ma’ruf nahyi munkar? Mari jalankan peran masing-masing dengan benar,” tandasnya.

Ia meminta pemerintah dan aparat terkait bisa menjaga kota ini dengan kekuasaan yang dimilikinya. Begitupun para ulama yang tidak akan bosan-bosannya mengajak umat pada kebaikan dan mencegah terjadinya kemunkaran.

Reporter : Shan | Editor : Ally | Initasik

Muslim Inggris Hadapi Lonjakan Serangan Anti Islam, 300%

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Kehidupan komunitas Muslim di Inggris telah menjadi korban akibat lebih dari 100 serangan rasial sejak serangan di Paris, laporan yang disiapkan untuk Menteri mengungkapkan.

Seperti yang dilansir oleh World Bulletin, Senin (23/11/2015), sebuah laporan untuk kelompok kerja Pemerintah terhadap kebencian anti-Islam, dilihat oleh The Independent, menunjukkan kejahatan kebencian Islamophobia melonjak lebih dari 300 persen, 115 serangan dalam satu pekan setelah peristiwa 13 November di Perancis.

Kebanyakan korban kejahatan kebencian anti Islam Inggris adalah para wanita Muslimah berusia 14-45 tahun yang mengenakan pakaian hijab Islam. Para pelaku terutama laki-laki kulit putih berusia 15 hingga 35 tahun.

Statistik yang disusun oleh Tell Mama Helpline, mencatat  banyaknya insiden serangan verbal dan fisik pada Muslim dan Masjid di Inggris. Laporan ini sering diabaikan karena kebanyakan korban kekerasan sangat takut untuk menghubungi polisi atau kelompok masyarakat.

Laporan itu muncul saat kelompok Muslim terbesar di Inggris mengatakan pemotongan anggaran polisi bisa memukul kepercayaan dan kerjasama dengan masyarakat.

Miqdaad Versi, juru bicara keamanan untuk Dewan Muslim Inggris, mengatakan, "Pemotongan anggaran kepolisian telah mempengaruhi kesempatan bagi organisasi masyarakat untuk membangun jaringan dan hubungan dengan polisi karena jumlah petugas telah berkurang drastis. Sulit untuk dipercaya bahwa pemotongan tersebut akan membuat situasi membaik”.

"Untuk mengembangkan kebijakan yang lebih efektif dengan umat muslim Inggris, kuncinya adalah polisi harus lebih terlibat, berkonsultasi dan membangun kepercayaan dengan masyarakat sebagai mitra."

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Putin ke Teheran Atur Kekuatan di Suriah

RUSIA (Jurnalislam.com) – Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di Teheran, Senin (23/11/2015) untuk melakukan pembicaraan dengan Iran tentang konflik yang berkecamuk di Suriah di mana kedua negara tersebut bekerja sama mendukung rezim Suriah, Bashar al-Assad, lansir World Bulletin, Senin.

Pada perjalanan pertamanya ke Iran delapan tahun terakhir, Putin bertemu pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, otoritas tertinggi Iran, yang telah mendukung rezim Syiah Nushairiyah Bashar al-Assad sejak perang meletus pada tahun 2011.

Sejak itu konflik antara pasukan rezim Assad yang didukung Iran dengan koalisi mujahidin Suriah serta kelompok oposisi yang didukung Barat berputar menjadi perang global yang telah menewaskan lebih dari 250.000 orang.

Rusia satu bulan sebelumnya meluncurkan gelombang serangan udara dalam mendukung Assad. Assad didukung sekte Alawit, sebuah cabang Syiah yang memiliki hubungan dekat dengan Iran, kekuatan Syiah utama di Timur Tengah.

Iran dan Rusia, yang memiliki basis pelabuhan laut utama di Suriah, berusaha untuk membatasi pengaruh AS di Timur Tengah.

Iran mengirim komandan dari pasukan elit Garda Revolusi untuk mendukung dan mengarahkan pasukan Assad, serta berkoordinasi dengan milisi Syiah Internasional di lapangan.

Perjalanan Putin bertepatan dengan pertemuan puncak utama negara-negara pengekspor gas di Teheran tetapi pembicaraannya dengan Khamenei cenderung mendominasi.

Rusia muncul sebagai mitra persenjataan jangka panjang untuk Iran.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Diyakini Basis Perlawanan, PM Zionis Perintahkan Tingkatkan Serangan ke Hebron

PALESTINA (Jurnalislam.com) – PM Penjajah Zionis Benjamin Netanyahu menginstruksikan pasukan penjajah Zionis untuk meningkatkan serangan dan aksi-aksi militernya di Hebron, wilayah selatan Tepi Barat, dengan dalih bahwa Hebron masih menjadi basis bagi sebagian besar aksi-aksi perlawanan.

Seperti yang dilansir Infopalestina, Senin (23/11/2015), Netanyahu menyampaikan hal tersebut saat memimpin sidang pemerintah Zionis pada hari Ahad (22/11/2015). Dia mengatakan, “Akhir pekan ini saya telah melakukan perundingan dengan menteri pertahanan (perang), menteri keamanan dalam negeri dan kepala staf angkatan bersenjata, dan saya telah menginstruksikan kepada dinas-dinas kepolisian untuk memfokuskan upayanya di kawasan Hebron.”

Dia memberikan alasan untuk melakukan eskalasi di Hebron ini dengan mengatakan bahwa dari Hebron keluar sebagian besar aksi-aksi. Dia menegaskan bahwa pasukannya sedang melakukan penangkapan dan pengetatan keamanan di sana serta mengirim pasukan tambahan.

Dia menambahkan, “Kami telah melakukan hal itu di al-Quds juga di mana sebagian besar aksi sebelumnya berasal dari sana.”

Dalam dua hari terakhir pasukan penjajah Zionis melakukan operasi penyerbuan terhadap puluhan rumah di Hebron. Mereka menangkap tidak kurang 20 warga Palestina.

Disebutkan bahwa studi penelitian menunjukkan bahwa di kota Hebron menjadi pusat sejumlah aksi perlawanan dan jumlah syuhada paling besar sejak meletus intifadhah al-Quds dari awal Oktober lalu.

Pusat Studi urusan Israel dan Palestina “Al-Quds Center”, dalam studi penelitian terhadap peta aksi-aksi perlawanan yang meliputi berbagai aksi konfrontasi dan perlawanan selama intifadhah al-Quds, menegaskan bahwa propinsi Hebron menjadi yang terdepan dari propinsi-propinsi lainnya dalam meledakkan intifadhah yang disusul propinsi al-Quds.

Menurut studi ini, di Hebron terjadi 29 aksi penikaman dan penembakan, sementara itu jumlah syuhada yang gugur mencapai 32 syuhada dari total 94 syuhada yang gugur sejak meletus intifadhah al-Quds.

Para pengamat menilai ini sebagai peran utama Hebron dalam melawan serangan besar pasukan penjajah Zionis dan geng-geng pemukim Yahudi, hal yang melahirkan reaksi dari para pemuda Palestina di Hebron.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

 

Demonstrasi Anti Islam Berhadapan dengan Pro Islam Australia

AUSTRALIA (Jurnalislam.com) – Gelombang sentimen anti-Islam merebak di Australia pada hari Ahad (22/11/2015) saat demonstran melambaikan plakat bertuliskan "Katakan Tidak untuk Hukum Syariah" dan "Halal adalah Pemerasan" menghadiri aksi nasional yang diselenggarakan oleh kelompok anti Islam Reclaim Australia dan kelompok sempalan, LoveAustraliaOrLeave.

Seperti yang dilansir World Bulletin, Ahad, ratusan demonstran anti-Islam dan pro-Islam berhadapan dalam pawai di Melbourne, Sydney, Canberra dan Brisbane sebagai bagian dari hari nasional aktivisme Reclaim Australia menentang "Islamisasi Australia".

Mereka saling beradu teriakan dan terlibat bentrokan tetapi hanya terjadi tujuh penangkapan secara total.

Semua penangkapan terjadi di Melton, pinggiran Melbourne, di mana usulan pembangunan masjid telah memecah belah masyarakat dan menjadi katalis terbaru untuk pendukung anti-Islam dan anti-rasisme.

Pengadilan Sipil dan Administrasi Victoria membatalkan keputusan dewan menolak izin bagi Melbourne Islamic Centre untuk membangun sebuah masjid di Harkness Rd di Melton Barat setelah sidang pengadilan awal tahun ini.

Anggota Reclaim Australia juga berpendapat bahwa mereka takut bahwa Sekolah Islam Al Iman akan pindah ke kampus Victoria University di Melton tahun depan dengan mengorbankan Melton Specialist School.

Melton telah menjadi hotspot Victoria terbaru untuk protes anti-Islam, setelah persetujuan untuk pembangunan masjid telah memicu kekerasan, protes besar-besaran dan menyebabkan kota menjadi lokasi konfrontasi yang buruk antara kelompok anti dan kelompok pro-Islam.

Pada hari Ahad, sekitar 1.000 demonstran pendukung Reclaim Australia dan kelompok kontra No Room for Rasisme turun ke lokasi masjid yang diusulkan di Melton, dipisahkan oleh penjagaan polisi yang ketat.

Sejumlah anggota Reclaim Australia menutupi wajah mereka dengan bendera Australia untuk mengaburkan identitas.

Nyanyian lagu dari kelompok pro Islam yaitu "Muslim dipersilakan, rasis tidak" dan "Berintegrasi atau berimigrasi", membuat kedua belah pihak saling mengeluarkan kata-kata panas dan terlibat bentrokan fisik.

Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews, mengatakan ia mendukung hak rakyat untuk memprotes, tapi tidak mendukung penyebaran kebencian.

"Satu-satunya bentuk protes yang sah adalah protes damai," katanya.

Jaksa Agung Victoria, Martin Pakula, men-tweeted bahwa anggota Reclaim Australia adalah "pengecut, bodoh dan fanatik".

Pada hari Jumat aktivis Reclaim Australia anti Islam Philip Galea dipenjara setelah ia ditertangkap memiliki lima Taser, bahan kimia prekursor dan manual pembuatan bom. Polisi menjaga rumah Galea menjelang aksi unjuk rasa hari ini.

Aksi lain berlangsung di seluruh negeri dengan skala yang lebih kecil dan relatif tidak bermasalah. Sepertinya jumlah peserta demonstrasi kurang dari yang diperkirakan karena polisi sebelumnya telah mendesak masyarakat untuk tinggal di rumah.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Al Emarah Studio Rilis Video No 55 “Pembalasan atas Pembantaian Shorabak”

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Al Emarah Studio, bagian dari Komisi Budaya Cabang Multimedia Imarah Islam Afghanistan merilis video no. 55.

Video berdurasi sekitar 38 menit dan disusun menjadi 3 bagian tersebut dimulai dengan menunjukkan bukti dokumentasi pembantaian yang dilakukan beberapa minggu lalu oleh pasukan invasi Amerika dalam serangan bersama besar-besaran di kabupaten Shorabak.

Bagian kedua menunjukkan cuplikan para pencari syahid yang melakukan operasi pada basis Quick Reaction Force di distrik Boldak provinsi Kandahar sebagai pembalasan atas pembantaian Shorabak.

Video kemudian menunjukkan Mujahidin mengambil alih pusat kabupaten Ghorak dalam operasi serta cuplikan dari rampasan perang yang disita dari pasukan bayaran.

Video terbaru yang disajikan oleh Al Emarah Studio dapat didownload dari link yang disediakan di bawah ini:
HQ
https://archive.org/details/GhorakHDFinal2

Download
https://archive.org/download/GhorakHDFinal2/Ghorak%20HD%20Final-2.mp4

Ponsel MP4
https://archive.org/details/Ghorak-mobileMp4
Download
https://archive.org/download/Ghorak-mobileMp4/Formatfactoryghorak-mobileMp4.mp4

3GP

https://archive.org/details/GhorakHDFinal3GP.3gp
Download
https://archive.org/download/GhorakHDFinal3GP.3gp/Ghorak%20HD%20Final-3GP.3gp

Deddy | Shahamat | Jurnalislam