400 Anak-anak Palestina Tersiksa di dalam Penjara Israel

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Setidaknya 700 anak-anak Palestina berusia antara 11 dan 17 telah ditangkap oleh tentara zionis yahudi tahun ini, lebih dari setengahnya mendekam di penjara-penjara Israel, lansir World Bulletin, Ahad (22/11/2015).

"Tentara Israel telah menahan 700 anak-anak Palestina dan anak-anak dari Yerusalem Timur dan Tepi Barat yang diduduki sejak awal 2015," the Palestinian Prisoner Society mengatakan Jumat (20/11/2015).

Setidaknya 400 anak-anak Palestina ditahan di penjara-penjara Israel, LSM tersebut menambahkan.

LSM ini juga mencatat bahwa sejumlah anak di bawah umur Palestina ditahan setelah ditembak oleh tentara Israel.

Israel telah menahan anak-anak Palestina di bawah kondisi tersiksa, terutama di empat penjara. Mereka adalah penjara Hishorn, Ofer, Megido, dan Jafon.

Menurut Kementerian Urusan Tahanan Palestina, lebih dari 6.500 warga Palestina saat ini mendekam di penjara  yang ada di seluruh Israel.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Menteri Luar Negeri AS John Kerry Mimpi Al Qaedah Telah “DiKalahkan”

JURNALISLAM.COM – Tidak benar bahwa al Qaeda atau pemimpin puncaknya telah dinetralisir, lansir The Long War Journal, sebagaimana yang dikatakan oleh Menteri luar negeri AS bahwa  Al Qaeda telah di netralisir.

John Kerry membuat klaim tersebut sambil membahas strategi pemerintahannya atas kekurangan mereka, Kerry percaya bahwa AS dan sekutunya dapat mengalahkan Islamic State (IS) lebih cepat dari al Qaeda.

Namun analisa barat dalam situs The Long War Journal  yang di publikasi pada hari Jumat (20/11/2015) mengatakan bahwa tidak benar bahwa al Qaeda atau pemimpin puncaknya telah dinetralisir, Al Qaeda bukanlah kelompok Jihad sederhana yang dapat sepenuhnya dikalahkan hanya dengan membunuh atau menahan pemimpin kunci mereka lalu beranggapan mereka telah dikalahkan.

Mereka adalah mujahidin kuat,  paramiliter yang dibangun untuk melancarkan perang gerilya. Perlawanan gerilya adalah bagian dari al Qaeda. Dan alasan utama mengapa al Qaeda mampu menumbuhkan ancaman terhadap AS dan Sekutunya  berulang kali selama 14 tahun terakhir adalah karena Al Qaeda menggunakan pasukan gerilya yang kuat, untuk menciptakan pemimpin baru dan mengidentifikasi rekrutan untuk plot serangan terhadap Barat (AS dan Sekutunya).

Ringkasan di bawah ini menunjukkan seperti apa al Qaeda terlihat hari ini –  dan itu jauh dari "telah dinetralisir" Sebaliknya, al Qaeda dan cabang regionalnya telah berjuang membangun kekuatan di lebih banyak negara saat ini daripada sebelumnya:

Di Afghanistan, Al Qaeda masih serumpun dengan Taliban (Imarah Islam Afghanistan) dan berpartisipasi dalam kemajuan perlawanan yang dipimpin Imarah Islam Afghanistan di seluruh negeri.

Amir Al Qaeda global Syeikh Ayman al Zawahiri telah bersumpah setia (berbaiat) kepada Amir baru Taliban, Syeikh Mullah Muhammad Mansour, yang menerima sumpah kesetiaan Zawahiri di depan publik pada bulan Agustus.

Faksi faksi jihad  yang berafiliasi pada al Qaeda memainkan peran kunci dalam serangan Taliban, dengan koalisi Taliban-Al Qaeda berhasil  menduduki sekitar 40 dari 398 kabupaten Afghanistan tahun ini saja. Inilah yang menjadi  alasan Presiden Obama akhirnya memutuskan untuk meninggalkan kontingen kecil pasukan Amerika di Afghanistan setelah masa jabatannya di pemerintahan.

Jenderal John F. Campbell, yang mengawasi upaya perang di Afghanistan menemukan dua fasilitas pelatihan yang besar di selatan negara itu pada bulan Oktober dan menjelaskan bahwa kamp tersebut dijalankan oleh al Qaeda di anak benua India (AQIS) dan kemungkinan merupakan jenis kamp fasilitas pelatihan terbesar yang pernah di lihat dalam perang yang telah berlangsung 14 tahun ini, dengan luas 30 mil persegi.

Pejabat AS mengatakan apa yang merupakan kamp Al Qaeda terbesar sejak tahun 2001, membuktikan Al Qaeda belum dinetralkan di Afghanistan. Bahkan, banyak pemimpin al Qaeda telah pindah ke negara itu.

AQIS, yang menjawab seruan Syeikh Ayman al Zawahiri, didirikan pada bulan September 2014 dan mengekspor perlawanan ke seluruh wilayah. AQIS telah melakukan serangan di Pakistan dan Bangladesh. Dan al Qaeda masih bekerja sama dengan banyak kelompok jihad Pakistan, yang sering melakukan operasi, terutama di bagian utara negara itu.

Di Suriah, Jabhah Nusrah, yang secara terbuka setia kepada Syeikh  Al Zawahiri, amat sangat terlibat dalam pertempuran dengan rezim Syiah Nushairiyah Assad dan sekutunya Syiah Iran dan Rusia.

Jabhah Nusrah adalah sebuah kekuatan tempur paling efektif yang mampu menghancurkan Program pelatihan dan dukungan Pentagon sebesar $ 500.000.000 hingga beberapa kali lipat tahun ini, menggagalkan pasukan bentukan AS, sehingga pemerintahan Obama membatalkannya.

Beberapa pemimpin senior al Qaeda telah berpindah ke Suriah sejak 2011 dan mereka membimbing upaya Jabhah Nusrah.

Selain itu, beberapa dari pemimpin ini bekerja untuk Khorasan Group, yang telah merencanakan serangan terhadap kekuatan Barat.

 Al Qaeda memiliki ribuan mujahidin di Suriah hari ini. Dan Jabhah Nusrah bersama dengan faksi jihad lainnya memimpin sebuah koalisi yang dikenal sebagai Jaysh al Fath (Tentara Penakluk), mengambil  banyak wilayah substansial dari rezim Bashar al Assad awal tahun ini.

Di Yaman, Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) mengoperasi perlawanan produktif dan telah mengusai banyak wilayah, khususnya di selatan negara itu. Pesawat-pesawat Drone AS telah melancarkan pemboman kebeberapa pejabat senior AQAP tahun ini, tapi itu tidak menghentikan AQAP untuk mengambil strategi dari serangan Syiah Houthi dan intervensi negara-negara Teluk untuk menyusun kekuatan baru dan mengendalikan banyak wilayah di Yaman.

Lalu di Somalia, Shabaab tetap menjadi salah satu organisasi jihad paling produktif di planet ini. Shabaab juga tidak menyembunyikan kesetiaannya untuk Syeikh Al Zawahiri. Ribuan mujahidin Shabaab memerangi pasukan Afrika secara teratur dan masih menguasai sejumlah wilayah secara signifikan.

Al Qaeda Maghreb Islam (AQIM) dan kelompok afiliasinya tetap menjadi kekuatan potensial di Afrika Utara dan Barat. Faksi-faksi jihad seperti Ansar al Syariah, Ansar Dien dan lain-lain semua beroperasi dalam orbit AQIM dan secara teratur terlibat dalam pertempuran sengit melawan musuh-musuh Al Qaeda.

Al Murabitoon, dipimpin oleh Mohkthar Belmokhtar, adalah kelompok al Qaeda lain yang beroperasi di Afrika Utara dan Barat. Belmokhtar, seorang mantan komandan AQIM, adalah loyalis Syeikh Al Zawahiri. Al Murabitoon dilaporkan telah mengaku bertanggung jawab untuk sebuah pengepungan hotel di Mali baru baru ini.

Untuk sketsa singkat ini kita dapat menambahkan sejumlah tandzim Al Qaeda yang berafiliasi di seluruh dunia,  intinya adalah bahwa al Qaeda memiliki tentara gerilya berjumlah puluhan ribu mujahidin di hamparan geografis yang luas.

AQIS, AQAP, AQIM, Jabhah Nusrah, dan Shabaab serta seluruh cabang-cabang regional di seluruh dunia, masing-masing berjuang untuk menerapkan hukum syariah  di wilayah yang ditunjuk. Mereka semua adalah bagian dari  Al Qaeda Global, dan belum "dinetralisir."

Al Qaeda telah lama menyadari bahwa ini adalah perang generasi, dan pemimpin generasi berikutnya berjuang di beberapa negara saat ini. Pemerintah AS masih tidak memahaminya !

 

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

SNHR: Sejak September Serangan Udara Rusia Bunuh 526 Warga Sipil, Termasuk 137 Anak-anak

SURIAH (Jurnalislam.com) – Serangan udara Rusia di Suriah telah menewaskan lebih dari 526 warga sipil sejak September tahun ini, kelompok pemantau mengatakan, lansir Aljazeera, Ahad (22/11/2015).

Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights/SOHR) mengatakan jumlah korban tewas sejak 30 September – ketika serangan diluncurkan – hingga 20 November berjumlah  403 warga sipil, termasuk 97 anak-anak.

Sementara itu, Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Network for Human Rights/SNHR), kelompok monitoring lainnya, mengatakan sedikitnya 526 tewas, termasuk 137 anak-anak, sejak Rusia meluncurkan serangan udara pertama.

Pada hari Ahad, serangan udara pemerintah menewaskan sedikitnya tujuh orang, termasuk tiga anak, di Douma yang terletak di luar ibukota Damaskus, kata SOHR.

Sedikitnya tujuh warga sipil tewas dalam serangan udara pemerintah di Aleppo pada hari Sabtu, SOHR menambahkan.

Sejak Oktober lalu, setidaknya 42.234 serangan udara yang menargetkan peternakan, desa, kota dan kota-kota telah didokumentasikan, menurut SOHR.

Dikatakan lebih dari 22.370 bom barel dijatuhkan di seluruh negeri oleh rezim Assad selama konflik berlangsung  yang mengakibatkan total 6.889 warga sipil tewas, termasuk 1.436 anak-anak dan  35.000 warga sipil terluka.

Sedikitnya 100.000 orang mengungsi dari Aleppo karena serangan udara Rusia, SNHR mengatakan, sementara 1.000 lainnya melarikan diri dari sebuah kamp pengungsi di Atma, di pinggiran kota Idlib.

Rusia mengatakan tujuan operasi militer di Suriah dilakukan untuk menanggapi permintaan rezim Syiah Nushairiyah Bashar al Assad dan atas dasar keputusan yang diberikan oleh parlemen.

Perang Suriah telah menewaskan sedikitnya 250.000 orang, menurut PBB, dan lebih dari setengah populasi pra-perang Suriah sejumlah 22,4 juta lainnya telah mengungsi ke luar negeri.

Deddy | AlJazeera | Jurnalislam

 

Bahaya Strategis Mengancam Institusi Keamanan Zionis

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Intifadhah III al-Quds yang terus berlanjut membuat situasi putus asa bagi militer Israel untuk mengembalikan keamanan yang diharapkan.

Seperti yang dilansir Infopalestina, Ahad (22/11/2015) bahwa beberapa hari yang lalu, media Zionis mengungkap terjadinya peningkatan migrasi ke luar negeri. Di saat yang sama banyak kalangan muda dan keluarga Yahudi di luar negeri sepakat untuk tidak kembali karena mereka tidak melihat masa depan untuk mereka dan untuk anak-anak mereka di negaranya karena aksi aksi perlawanan rakyat Palestina.

Bahaya terbesar dan strategis yang mengancam penjajah Zionis adalah apa yang diungkap media Israel mengenai bahaya yang sedang dihadapi institusi keamanan Israel akibat hengkangnya orang-orang ahli  yang memiliki spesialisasi di sektor terknologi, yaitu dengan meninggalkan tempat-tempat kerja mereka di militer dan hengkang ke perusahaan-perusahaan swasta atau lari ke luar negeri.

Surat kabar Zionis Yedeot Aharonot mengungkap ketakutan yang dialami sistem keamanan dan militer akibat dari fenomena “Brain Drain” atau "human capital flight" ini, yaitu peristiwa hengkangnya tenaga ahli, pemikir, intelektual potensial dari institusi keamanan Israel. Mereka menyebutnya sebagai “bahaya strategis paling besar”, yang mengancam masa depan militer penjajah Israel selama beberapa tahun terakhir.

Yedeot Aharonot menjelaskan dalam laporannya tentang adanya data yang mengkhawatirkan terkait dengan hengkangnya para pakar teknologi modern di militer baru-baru ini, yang bisa mengancam kemunduran militer dari pasukan militer canggih, disaat  kebutuhan bertumpu pada teknologi militer menjadi hal yang sangat mendesak.

Ha’arez mengungkap data yang menunjukkan bahwa 13,2% perwira istimewa telah memutuskan hengkang dari militer pada tahun 2011 untuk bekerja di perusahaan-perusahaan swasta. Pada tahun 2015 fenomena ini meningkat secara drastis, mencapai 34,4% perwira hengkang dari bertugas di unit-unit teknologi militer, di antaranya adalah “unit 8200”, yang telah meningkatkan posisi Israel sebagai negara nomor dua di dunia dalam perang teknologi.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

 

Hindari Korban Kaum Muslim, Al Murabitoon Pisahkan Sandera dengan Membaca Al Qur’an

BAMAKO (Jurnalislam.com) – Serangan hari Jumat pagi (20/11/2015) dimulai ketika mujahidin Al Murabitoon faksi jihad al Qaeda yang beroperasi di Afrika Barat, mengendarai kendaraan dengan pelat diplomatik, menembus perimeter keamanan Radisson Blu dan kemudian melepaskan tembakan sepanjang jalan menuju hotel.

Setelah masuk, pejuang bersenjata tersebut memeriksa di sekeliling hotel "lantai demi lantai, kamar demi kamar" menurut Reuters, Jumat.

Para pejuang terdengar berteriak "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar) dengan  bahasa Arab sambil bergegas keluar hotel.

Jihadis dikatakan mengambil 170 sandera, termasuk sejumlah warga Amerika, Perancis, Cina, dan India. Diperkirakan 80 sandera dibebaskan setelah mereka benar-benar mampu membaca ayat-ayat Al-Quran.

Taktik memisahkan kaum Muslim dari sandera lainnya adalah salah satu yang sering digunakan oleh al-Qaeda untuk menghindari membunuh kaum Muslim.

Pasukan khusus Mali serta dan AS mengklaim telah menyerang hotel untuk membebaskan para sandera. Enam orang Amerika dikatakan telah dibebaskan oleh Pasukan Khusus AS.

Al Murabitoon dipimpin oleh Mokhtar Belmokhtar, seorang veteran jihad Afrika yang secara terbuka menyatakan setia kepada Ayman al Zawahiri, Amir Al Qaeda Global dan mengecam klaim sepihak Khilafah versi Islamic State (IS).

Belmokhtar bersama mujahidinnya pernah melakukan serangan spektakuler di Afrika Barat selama beberapa tahun terakhir, termasuk serangan istisyhad Januari 2013 di fasilitas gas In Amenas di tenggara Aljazair, dan serangan istisyhad Mei 2013 di Niger yang menargetkan barak militer dan tambang uranium. Puluhan tentara tewas dalam serangan ini.

AQIM Imarah Sahara yang dipimpin oleh Yahya Abu Hammam, diklaim oleh AS sebagai teroris global yang ditunjuk khusus memainkan "peran kunci dalam perlawanan di Afrika Utara dan Mali".

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

Al Murabitoon Bertanggung Jawab atas Serangan Hotel di Ibukota Mali, Bamako

BAMAKO (Jurnalislam.com) – Al Murabitoon, sebuah faksi jihad  al Qaeda yang beroperasi di Afrika Barat, mengaku bertanggung jawab atas serangan Jumat pagi (20/11/2015) di sebuah hotel mewah di Bamako, Mali. Al Murabitoon mengeksekusi pengepungan hotel bekerja sama dengan Al Qaeda di Maghreb Islam, cabang resmi al Qaeda di Afrika Utara, lansir The Long War Journal.

Faksi jihad Al Qaeda mengatakan serangan di hotel Bamako dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke kantor berita Al Jazeera.

Operasi itu dilakukan "dalam koordinasi dengan al Qaeda di Maghreb Islam Imarah Sahara".

Al Murabitoon mengatakan para mujahidnya akan melepaskan sandera yang ditahan di hotel untuk "pembebasan para mujahidin di penjara Bamako”.

Selain itu, menuntut agar pasukan Mali dan Perancis menghentikan "penindasan rakyat Mali utara".

Para jihadis mengancam akan mengeksekusi sandera non muslim jika tuntutan tidak dipenuhi dan mengatakan akan merilis pernyataan lengkap tentang serangan tersebut di lain waktu.

Al Murabitoon dipimpin oleh Mokhtar Belmokhtar, seorang veteran jihad Afrika yang secara terbuka menyatakan setia kepada Syeikh Ayman al Zawahiri, Amir Al Qaeda Global dan mengecam klaim sepihak Khilafah versi Islamic State (IS).

 

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

 

Biadab, Penjaga Pantai Yunani Tenggelamkan Perahu Pengungsi Suriah di Laut Aegean

YUNANI (Jurnalislam.com) – Sebuah video yang dirilis Jumat (20/11/2015) muncul memperlihatkan penjaga pantai Yunani menusuk perahu sampan dengan benda tajam pada  awal November di Laut Aegean, lansir Anadolu Agency pada hari Jumat.

Rekaman video yang dirilis oleh Kantor Diplomasi Publik Turki pada hari Jumat, menunjukkan kapal laut bernomor LS-060, milik penjaga pantai Yunani, mendekati perahu yang membawa pengungsi, dilaporkan pada 12 November.

Seorang petugas kemudian tampak menusuk perahu dengan tombak. Pasukan Yunani kemudian tergesa-gesa pergi dari tempat kejadian.

Turki Coast Guard kemudian menyelamatkan 58 warga Suriah dan membawa mereka ke pelabuhan Didim di Western Turki, menurut Kantor Diplomasi Publik Turki.

Setidaknya 3.138 pengungsi telah meninggal saat menyeberangi Laut Mediterania sepanjang tahun ini, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi.

Menurut Badan Pengungsi PBB, jumlah kedatangan tahun 2015 sejauh ini di Eropa melalui Mediterania sekarang lebih 640.000 orang.

Yunani adalah lokasi sementara untuk pengungsi  Suriah yang berusaha memasuki Eropa.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Takut Intifadhah Berkobar di Tel Aviv, Israel Bekukan 1200 Izin Kerja Buruh Palestina Asal Hebron

HEBRON (Jurnalislam.com) – Militer Israel membekukan 1200 dokumen izin kerja bagi buruh Hebron dengan alasan menunggu hasil investigasi dalam operasi serangan penikaman di Tel Aviv yang dilakukan salah satu warga Hebron, Infopalestina melaporkan, Jumat (20/11/2015).

TV2 Israel melansir statemen koordinasi kerja pemerintah Israel membenarkan pembekuan 1200 dokumen izin buruh Hebron yang bekerja di wilayah Israel (Palestina jajahan 1948) sampai berakhir investigasi kasus penikaman itu.

Pihak kebinet kecil Israel sendiri kembali mengambil keputusan penerapan “sabuk pengaman” di sekitar Hebron dan sekitarnya dan menerapkan prosedur khusus bagi buruh palestina yang akan bekerja di wilayah Palestina jajahan 1948. Radio Israel menyebutkan, pemerintah penjajah tidak akan menerapkan prosedur ketat kepada 200 ribu buruh Palestina yang memiliki izin bekerja dan tinggal biasa di wilayah Israel.

Sebanyak 52 ribu warga Tepi Barat bekerja di wilayah Israel (Palestina 1948) setiap hari sebagian membawa dokumen harian. Sementara mereka yang tidak memiliki dokumen sebanyak 40 ribu orang.

Pada hari  Kamis (19/11/2015) semangat Intifadah seorang warga Hebron, Raed Mahmud Khalil Musaliman (38) melakukan 4aksi  penikaman di Tel Aviv yang menewaskan dua warga Israel, salah satunya adalah rabi (pendeta) Yahudi dan dua orang lainnya luka parah.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

 

Mengenal Mujahid Legendaris, Izzuddin Al Qassam

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sudah 80 tahun berlalu gugurnya mujahid legendaris Izzuddin Al-Qassam. Beliaulah yang menanamkan dalam jiwa generasi Palestina cinta jihad di bumi para Nabi, melawan penjajah Israel. Warisan semangat itu tetap membara dan memberikan inspirasi dan selalu ada dalam menghadapi Zionis Yahudi.

Gugurnya Asy-Syahid Izzudin Al-Qassam pada 20 November 1935 bertepatan dengan berlanjutnya aksi perlawanan menghadapi penjajah zionis dalam Intifadhah III Al-Quds yang sudah memasuki hari ke-50 secara beruntun sebagai penegasan bahwa bangsa Palestina tetap pada janji revolusi Al-Qassam dalam melawan penjajah, baik penjajah Inggris atau Israel, lansir Infopalestina, Jumat (20/11/2015).

Al-Qassam adalah salah satu pimpinan pejuang melawan penjajah Inggris di Palestina. Semangat jihadnya tertanam sejak kecil ketika masih dalam dekapan belajar dan menghafal Al-Quran dan terdidik dalam keluarga Islamis yang dikenal memiliki kepedulian dengan ilmu syariah.

Popularitas Izzuddin Al-Qassam yang tinggi di kalangan warga, mempermudah mobilisasinya menggiring umat ke dalam jalan perlawanan dan jihad. Kesyahidannya menjadi bara api yang menyalakan revolusi pada tahun 1936 di Palestina. Untuk selanjutnya, ia menjadi simbol jihad dan melawan penjajah hingga saat ini.

Siapakah Izzuddin Al-Qassam

Beliau  adalah Muhammad Izzuddin bin Abdul Qadir Al-Qassam, ulama muslim, dai, mujahid, komandan yang terkenal dengan nama Izzuddin Al-Qassam. Dilahirkan di baldah Jablah, selatan Lataqiah, Suriah tahun 1882 dan terdidik dalam keluarga yang taat dan dikenal memiliki kepedulian dengan ilmu syariah.

1896 Al-Qassam belajar di Universitas Al-Azhar Kairo dan lulus tahun 1906 dan kembali ke kampung halamannya. Ia menjadi guru dan khatib di Masjid Ibrahim bin Adham.

Ketika Perancis menjajah Suriah di akhir perang dunia I tahun 1918, Al-Qassam bersama murid-muridnya melawan penjajah Perancis ini. Al-Qassam menjadi buron Perancis.

Al-Qassam dan Kerja Politik

Bukan hanya kerja dakwah dan jihad, Al-Qassam juga menggeluti kerja politik. Setelah kembali ke Jablah, ia memegang peran pengganti ayahnya dalam mendidik hafalan Al-Quran dan menjadi imam masjid Manshuri. Ia dikenal piawi dalam khutbah. Ia juga memimpin unjuk rasa pertama mendukung bangsa Libya melawan penjajah Itali.

Ia menghimpun dana solidaritas untuk bangsa Libya. Al-Qassam divonis eksekusi mati karena membantu komandan Umar Baithari dalam revolusi Jabal Zion 1919-1920.

Perjalanan ke Palestina

Setelah Suriah dijajah Perancis tahun 1920, Al-Qassam pergi ke Palestina dan tinggal di kota Haifa. Ia memegang jabatan imam Masjid Al-Istiqlal dan khatib di sana serta memimpin lembaga pemuda Islam. Ia kemudian membentuk sebuah organisasi bawah tanah yang dikenal “Kelompok Al-Qassam”.

Syeikh Al-Qassam berusaha memerangi buta huruf yang dialami oleh petani di sana. Sehingga popularitasnya di kalangan petani dan masyarakat biasa sangat baik.

Tahun 1926, Al-Qassam memimpin Lembaga Pemuda Muslim dan melawan penjajah Inggris. Ia juga melawan gejala meluasnya pengaruh gerakan zionis di Palestina. Ia menempuh jalan perang senjata dan itu sebagai salah satu solusi mengakhiri penjajah Inggris yang menjadi pondasi berdirinya entitas zionis di Palestina.

Tahun 1935, penjajah Inggris memperketat gerak Al-Qassam di Haifa. Ia pun pindah ke perkampungan yang dikenal oleh warga sebagai penghulu syariat dan khatib yang berkeliling desa dan menghasung awrga melawan Inggris. Di Jenin, Al-Qassam mulai melakukan aksi perlawanan bersenjata di sana.

Perjuangan Bersenjata

Al-Qassam bersama rekan-rekannya membentuk sel rahasia secara struktur dan rapi. Ada satuan khusus dakwah untuk jihad, satuan komunikasi politik, satuan intelijen, satuan pelatihan militer, dan pada saat yang sama ia menghimpun dana untuk membeli senjata. Ia sangat bersemangat dalam mengerjakan segala dengan rapi.

Ia baru mendeklarasikan revolusi setelah kasus penguasaan tembok Al-Barraq Al-Aqsha tahun 1929. Sejak itu, ia mengirim kadernya ke perkampungan dan wilayah pendalaman untuk memobilisasi jihad dan revolusi melawan penjajah. Rakyat Palestina menyambut seruan ini.

Izzuddin Al-Qassam Gugur Syahid

Penjajah Inggris mengetahui persembunyian Izzudin Al-Qassam di desa Barud 15 November 1935. Namun ia berhasil melarikan diri bersama 15 kadernya ke desa Syekh Zayed dan namun tetap diburu oleh Inggris selama 4 hari. Pada 18 Oktober 1935, Al-Qassam bersama pengikutnya meninggalkan bukit Kafr Qoud dan berjalan ke arah kampung Syeikh Zaid dekat desa Yabod.

19 November 1935, Al-Qassam mengalami kesulitan gerak. Datanglah ke Jenin mata-mata dan orang intelijen dalam jumlah besar, membaur di kalangan warga dengan menggunakan pakaian petani dan buruh.

Pasukan Inggris mengepung Syeikh Al-Qassam dan memutus hubungan dengan desa-desa sekitarnya. Mereka memintanya menyerah. Namun Al-Qassam menolak. Beliau pun terlibat baku tembak dengan pasukan Inggris dan menewaskan 15 di antara pengikut Al-Qassam karena tidak imbang, dalam waktu enam jam pertempuran, Syekh Izzuddin Al-Qassam Syahid bersama sebagian pengikutnya dan pengikut lainnya terluka.

Gugurnya Al-Qassam pada 20 November 1935 memberikan pengaruh besar dalam revolusi akbar Palestina di tahun 1936 dan menjadi titik tolak dalam perjalanan gerakan perlawanan Palestina.

Pengalaman Izzuddin Al-Qassam sangat besar dan memberikan inspirasi kepada pejuang perlawanan dan revolusi Palestina di era selanjutnya. Sampai gerakan Hamas memutuskan untuk menamai sayap militernya di tahun 1991 dengan nama Brigade Izzuddin Al-Qassam sebagai ungkapan kesetian pada prinsip perjuangan melawan penjajah Zionis Yahudi Israel.

 

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

 

Ini Kaitan Antara Islam dan Kepemimpinan

ISLAM mengakui kebebasan setiap manusia untuk memilih agamanya dan mengajarkan bahwa tidak ada paksaan dalam beragama. Namun dengan konsekuensi bahwa kelak di akhirat setiap manusia akan mempertanggungjawabkan pilihannya tersebut di hadapan Allah Swt Sang Pencipta alam semesta ini.

Tentunya seorang mukmin harus punya standar, bagaimana bersikap terhadap orang kafir. Di dalam Al Qur’an dengan tegas, Allah Swt melarang kaum mukmin untuk menjadikan orang kafir sebagai wali, pemimpin ataupun orang kepercayaan. Karena dikhawatirkan mereka akan berkhianat dan membuat kerusakan dengan berbuat dosa di muka bumi. Allah SWT berfirman:

“Janganlah orang-orang mu’min mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mu’min. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu). (QS Ali Imran : 28)

Mengapa Allah mewajibkan kita memilih pemimpin seorang Muslim?

Bahwa dalam pandangan Allah Swt, seorang mukmin lebih bisa dipercaya dalam mengemban amanah, karena orang Mukmin dijamin oleh Allah Swt menjadi umat pilihan, yaitu umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf (baik) dan mencegah dari yang munkar (kejahatan). Sebagaimana Allah Swt berfirman:

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma`ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (QS Ali Imran : 104)

Allah sangat melarang keras mengambil pemimpin dari kalangan orang kafir.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS Al Maidah : 51).

Apabila perintah Allah Swt untuk memilih pemimpin dari kalangan orang beriman ini tidak dilaksanakan maka akan terjadi kekacauan di muka bumi karena penghianatan seorang pemimpin terhadap suatu amanah yang tidak ditunaikan dan tidak menegakkan keadilan di kalangan kaum muslimin.

Tentu saja kita ikut bertanggung jawab terhadap dosa dan kekacauan yang ditimbulkan. Karena pada dasarnya, apabila ada kemunkaran sedang berlangsung, maka wajib bagi setiap muslim untuk mencegahnya sesuai dengan kemampuan. Allah SWT Berfirman:

“Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai orang beriman) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar. (QS Al Anfaal: 73)

Sebagai seorang muslim tentu kita hanya mengikuti arahan dari Allah dan Rasulnya sebagai bentuk ketaatan kita dan harapan kelak di masukkan Allah Swt bersama dengan Rasulullah Saw, para sahabat dan pengikutnya di surga.

Pantaskah seorang muslim mengatakan sesuatu yang bertentangan dengan Allah SWT dengan mengatakan, “Kepemimpinan tidak ada kaitanya dengan agama dan status laki- laki, perempuan, sama selama ia bisa memimpin. Entah itu di pimpin wong kristen/wong Hindu”.

Ibnu Katsir menjelaskan surat Al Maidah ayat 51 bahwa Allah mengancam dan memperingatkan bagi orang mu’min yang melanggar larangan ini, “Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim“ (Tafsir Ibni Katsir, 3/132).

Sangat jelas bahwa orang yang mengatakan seperti itu adalah masuk ke dalam golongan orang yang memusuhi Islam, tidak senang dengan tegaknya syariat dan mengikuti hawa nafsu saja karena menginginkan kesenangan dunia. Sehingga kebablasan dalam memahami toleransi dengan mengorbankan prinsip-prinsip seorang muslim dan mengorbankan aqidahnya.

Maka sangat tidak pantas mengambil ilmu darinya karena akan bisa merusak pemahaman dan aqidah umat Islam serta menjauhkan dari apa yang di ajarkan Allah Swt dan Rasul-Nya.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi wali-wali bagimu. Orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di
antara orang-orang yang telah diberi Kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman” (QS. Al Maidah: 57)

As Sa’di menjelaskan: “Allah melarang hamba-Nya yang beriman untuk menjadikan ahlul kitab yaitu Yahudi dan Nasrani dan juga orang kafir lainnya sebagai auliya yang dicintai dan yang diserahkan loyalitas padanya. Juga larangan memaparkan kepada mereka rahasia-rahasia kaum mu’minin juga larangan meminta tolong pada mereka pada sebagian urusan yang bisa membahayakan kaum muslimin. Ayat ini juga menunjukkan bahwa jika pada diri seseorang itu masih ada iman, maka konsekuensinya ia wajib meninggalkan loyalitas kepada orang kafir. Dan menghasung mereka untuk memerangi orang kafir” (Tafsir As Sa’di, 236)

Wallahua’lam bisshowab