Bentrokan Sengit Kembali Berkobar di Tepi Barat, Zionis Gunakan Peluru Tajam

TEPI BARAT (Jurnalislam.com) – Setelah beberapa saat meredah, bentrokan kembali meletus di sejumlah titik di Tepi Barat kemarin, Selasa (24/11/2015) yang menyebabkan 37 warga terluka dan enam lainnya ditangkap, lansir Infopalestina, Rabu (25/11/2015).

Sumber setempat di Tulkarm menegaskan, konfrontasi sengit meletus antara pasukan Israel dengan puluhan pelajar dekat Universitas Haduri barat kota. Sebanyak 20 pemuda terluka yang sudah dievakuasi ke RS pemerintah di kota tersebut.

Sumber di Bulan Sabit Merah Palestina menyebutkan, sebanyak 10 pemuda terluka oleh peluru tajam di bagian kaki, 6 luka luka peluru karet dan 3 tersedak gas air mata.

Di Tepi Barat bagian tengah, saksi mata menyebutkan, bentrokan meletus di gerbang masuk kota Beirah dan desa Janiah barat Ramallah. Sumber medis menyebutkan, bentrokan di sini melukai 17 warga Palestina, antara tersedak gas air mata, memar-memar serta babak belur karena pukulan dengan gagang senapan.

Di desa Janiah, setelah terjadi bentrokan, pasukan Israel menggerebek rumah-rumah warga dan menangkap pemuda Muhannad Ibrahim dan memukulinya secara brutal. Dua rumah warga Hani Abdul Majid dan Ahmad Fakhidah dirusak oleh pasukan Israel.

Ada lima pemuda lainnya yang luka-luka oleh pengeroyokan pasukan agresor Israel.

Di Hebron, pasukan Israel yang menyamar sebagai warga Palestina lalu menculik seorang bocah Palestina Khotob Wahid Abu Maria (12) setelah mereka menggerebek baldah Betammar dan memukuli bocah tersebut.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

 

Pertempuran di Parwan 1 Drone dan 1 Helikopter AS Dijatuhkan Taliban, 3 Tewas

PARWAN (Jurnalislam.com) – Sebuah Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau Drone milik agresor AS, dalam upayanya mengumpulkan data intelijen Taliban, berhasil ditembak jatuh oleh Mujahidin Imarah Islam selama serangan bersenjata di distrik Kohi Safi, provinsi Parwan utara pada malam Selasa (24/11/2015), Al-Emarah News melaporkan, Rabu (25/11/2015).

Daerah tersebut dihantam serangan udara berat oleh AS tidak lama setelah serangan Taliban di wilayah itu, namun pemboman tidak mengenai posisi mujahidin.

Mujahidin juga menjatuhkan helikopter tempur AS di distrik Pashtun Kot Kabupaten Faryab, juga pada hari Selasa, menewaskan 3 personil militer dalam helikopter, serta menawan 2 personil militer asing dan 15 personil ANA (Afghanistan National Army).

Serangan Rabu malam adalah serangan terbaru dalam serangkaian penembakan pesawat, dan merupakan pesawat militer AS-NATO yang kedua yang berhasil dijatuhkan dalam  24 jam terakhir di Afghanistan.

 

Deddy | Shahamat | Jurnalislam

 

Koalisi Jaysh al Fath Rebut Provinsi Aleppo Selatan

SURIAH (Jurnalislam.com) – Koalisi Jaysh al Fath, mengatakan telah menguasai beberapa kota dan desa di bagian selatan provinsi Aleppo Suriah dalam 24 jam terakhir. Faksi-faksi jihad di Jaysh al Fath, termasuk Jabhah Nusrah dan Ahrar al Sham, telah memposting serangkaian video dan photo di wilayah yang direbut, lansir The Long War Journal, Rabu (25/11/2015).

Koalisi Jaysh al Fath meluncurkan serangan balasan dalam beberapa hari terakhir untuk menghentikan pergerakan rezim Bashar al Assad dan sekutunya, termasuk Rusia, yang telah membom sasaran di Aleppo sebagai bagian dari serangan udara.

Jabhah Nusrah dan Ahrar al Sham telah berperang melawan pasukan Syiah dari berbagai milisi, yang didukung oleh Iran dan Assad.

Jaysh al Fath juga menerbitkan gambar kartu identitas, uang dan harta rampasan lainnya yang diambil dari milisi Syiah, pasukan Iran, dan anggota rezim Assad.

Dalam serangkaian tweets dari jaringan koresponden Jabhah Nusrah, yang merupakan cabang resmi al Qaeda di Suriah, mengatakan bahwa mujahidinnya memperoleh kemenangan di Al Aziziyah, Tall Mamu, dan beberapa desa lainnya.

Sebuah video yang diterbitkan oleh Jabhah Nusrah menunjukkan tank mujahidin mendekati desa. Dua video lain menunjukkan Jabhah Nusrah mengepung Tall Mamu, menyerang dengan kendaraan lapis baja dan kemudian membebaskannya.

Secara terpisah, Ahrar al Sham juga menerbitkan berita pertempuran. Sebuah peta, terlihat di atas, menggambarkan daerah yang diserbu pasukan Jaysh al Fath di bagian selatan provinsi Aleppo.

Jaysh al Fath di dukung oleh Syeikh Abdullah Muhammad al Muhaysini, seorang ulama Saudi terkenal pro Al Qaeda.

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

 

4 Serdadu Zionis Luka Parah dalam Operasi Penabrakan di Nablus

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Empat serdadu Zionis, Selasa pagi (24/11/2015)  mengalami luka parah akibat operasi penabrakan yang dilakukan pejuang Intifadhah Palestina di dekat perlintasan Zatirah, Nablus, Infopalestina melaporkan.

Media-media Israel mengklaim bahwa ke empat tentara itu, mengalami luka ringan. Sementara pelaku aksi telah ditembak salah satunya mengalami luka parah. Diantara yang terluka tersebut terdapat dua perwira senior tentara Israel berpangkat kolonel dan yang satu berpangkat mayor.

Ambulan Bintang David Merah mengatakan, operasi penabrakan terjadi di persimpangan Tafuh, utara, Tepi Barat. Pada saat tersebut tiga warga Israel terluka.

Sementara koran Haaretz menyebutkan, korban berjumlah empat orang. Radio militer Zionis juga berkelit  mengatakan, korban semuanya anggota militer mengalami luka ringan.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

 

PM Ahmet Davutoglu: Turki Memiliki Hak Tindakan atas Pelanggaran Wilayah Udara

TURKI (Jurnalsilam.com) – Perdana Menteri Ahmet Davutoglu mengatakan bahwa Turki memiliki hak untuk mengambil "semua jenis tindakan" terhadap pelanggaran perbatasan.

Dia berbicara di tengah laporan bahwa jet tempur Turki menjatuhkan sebuah pesawat militer Rusia yang melanggar wilayah udara Turki sebelumnya pada Selasa (24/11/2015), World Bulletin melaporkan.

Berbicara di Ankara, Davutoglu mengatakan:

"Kami ingin seluruh dunia tahu bahwa kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan dan membuat pengorbanan yang terkait dengan kehidupan dan martabat warga negara kita dan untuk keamanan perbatasan kami saat negara kami berada dalam lingkaran perang."

Davutoglu mengatakan Turki telah melaksanakan hak internasional dan tugas nasional mereka dengan menjatuhkan pesawat yang terbang di atas provinsi Hatay di selatan negara itu.

Perdana menteri Turki menyerukan masyarakat internasional untuk bertindak mengenai konflik yang sedang berlangsung di Suriah.

"Mari kita padamkan api di Suriah," kata Davutoglu, menambahkan, "Pesan kami jelas untuk pasukan rezim Suriah, koalisi pejuang Suriah atau pasukan asing lainnya yang terlibat dalam perang di Suriah.

Ribuan Turkmens baru saja mengungsi karena serangan udara dan darat simultan oleh pasukan rezim Syiah Assad dan jet Rusia. Sekitar 2.000 Turkmens Suriah telah tiba di Turki selatan dalam beberapa hari terakhir.

Pesawat-pesawat tempur Rusia sebelumnya pernah melanggar wilayah udara Turki dua kali pada bulan Oktober. Insiden tersebut terjadi beberapa hari setelah awal serangan udara Rusia di Suriah pada 30 September dan menyebabkan kecaman internasional.

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

 

Putin: Ditembaknya Su- 24 Punya Konsekuensi Serius !

YORDANIA (Jurnalislam.com) – Presiden Vladimir Putin pada Selasa (24/11/2015) menegaskan bahwa pesawat perang Rusia yang ditembak jatuh oleh F-16 Turki saat terbang di atas wilayah Suriah dan tidak menimbulkan ancaman bagi Turki, dan memiliki konsekuensi serius bagi hubungan Rusia-Turki, World Bulletin melaporkan, Selasa.

"Peristiwa tragis hari ini akan memiliki konsekuensi serius bagi hubungan Rusia-Turki," kata Putin. "Kami tentu saja akan hati-hati menganalisa segala sesuatu yang terjadi."

"Pesawat kami ditembak jatuh di atas wilayah Suriah oleh rudal air-to-air dari jet F-16 Turki. Pesawat itu jatuh di wilayah Suriah empat kilometer dari perbatasan dengan Turki," kata Putin dalam komentar yang disiarkan televisi. "Pilot dan pesawat kami sama sekali tidak mengancam Turki dengan cara apapun."

Putin juga menyebut penembakan pesawat perang Rusia oleh Turki di perbatasan Suriah sebuah "tusukan dari belakang yang dilakukan oleh kaki tangan musuh."

Penembakan jatuh pesawat tempur sama dengan "menusuk di belakang dan dilakukan oleh kaki tangan musuh," kata Putin pada pertemuan dengan Raja Yordania, Abdullah II. "Saya tidak bisa menyebut apa yang terjadi hari ini dengan istilah lain."

Baca juga:

Langgar Wilayah Udara, Pesawat Tempur Su-24 Rusia Ditembak Jatuh F-16 Turki

Brigade Turkmen Habisi 2 Pilot Su-24 Rusia Saat di Parasut

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Brigade Turkmen Habisi 2 Pilot Su-24 Rusia Saat di Parasut

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pasukan oposisi Suriah mengatakan kepada Al Jazeera, Selasa (24/11/2015) bahwa tubuh kedua pilot telah ditemukan, setelah pesawatnya ditembak jatuh F-16 Turki.

Wakil komandan brigade Turkmen, yang berada dekat dengan tempat pesawat jatuh, mengatakan dua pilot Rusia ditembak mati saat mereka terjun ke darat.

"Kawan-kawan kami menembak mereka di udara dan mereka mati saat mereka menyentuh darat," katanya. "Mereka … tewas di udara."

Kantor berita Turki, Dogan mengatakan saksi melaporkan bahwa pesawat perang tersebut jatuh di atas tenda yang dibangun di desa Yamadi dan bahwa pilot keluar dari pesawat dengan bantuan parasut.

Sebuah helikopter Rusia juga ditembak karena ikut serta dalam pencarian dua pilot dekat perbatasan Turki-Suriah, kelompok oposisi di Suriah mengatakan.

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan Turki memiliki kewajiban untuk bertindak terhadap siapa pun yang melanggar perbatasan mereka.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

 

 

Langgar Wilayah Udara, Pesawat Tempur Su-24 Rusia Ditembak Jatuh F-16 Turki

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pesawat perang Rusia ditembak jatuh di dekat perbatasan Suriah karena melanggar wilayah udara Turki, Selasa (24/11/2015), kata para pejabat Turki.

Para pejabat Turki mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh militer Turki sesuai dengan aturan pelanggaran wilayah, tapi Putin mengatakan jet mereka tidak menimbulkan ancaman.

"Pesawat kami ditembak jatuh di atas wilayah Suriah oleh rudal air-to-air dari jet F-16 Turki. Pesawat itu jatuh di wilayah Suriah empat kilometer dari perbatasan dengan Turki. Pilot dan pesawat kami sama sekali tidak mengancam Turki dengan cara apapun."

Laporan mengatakan bahwa pesawat yang diyakini sebagai Sukhoi Su-24 buatan Rusia, jatuh di wilayah Suriah di desa Yamadi, Latakia.

Sebuah pernyataan militer Turki mengatakan pesawat melanggar wilayah udara Turki di provinsi Hatay dan diperingatkan "10 kali dalam lima menit".

"Dua pesawat F-16 kami yang sedang bertugas patroli udara lalu turun tangan pada pukul 09:24, 24 November, 2015, sesuai aturan pelanggaran wilayah," kata pernyataan itu.

Kementerian Pertahanan Rusia yang dikutip oleh TASS Rusia News Agency mengatakan: ". Sebuah penyelidikan sedang berlangsung tentang kecelakaan pesawat Rusia."

Dikatakan pesawat itu terbang di dalam ruang udara Suriah dan bahwa "data pemantauan mengkonfirmasi hal ini".

Davutoglu telah memerintahkan kementerian luar negeri untuk berkonsultasi dengan NATO, PBB dan negara-negara terkait mengenai masalah ini, kata kantornya dalam sebuah pernyataan Selasa.

Bulan lalu, Davutoglu mengatakan Rusia menjelaskan bahwa pelanggaran pesawat perang-nya di wilayah udara Turki sebagai "kesalahan".

Sebuah pesawat Rusia telah memasuki wilayah udara Turki dekat perbatasan Suriah, sehingga dua jet F-16 Turki bertindak mencegat dan berakibat duta besar Rusia melancarkan protes.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

 

Sahkan Perwalkot Anti Miras, Walikota Tasik : Kota Santri Harus Bebas Miras!

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Wali Kota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwalkot) tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol di hadapan 100 ulama dan unsur muspida, Senin (23/11/2015).

Budi menjelaskan sanksi bagi penyimpan atau peracik minuman keras untuk dijual akan dikenakan sanksi seberat-beratnya kurungan 6 bulan penjara dan atau denda sebesar-besarnya Rp 50 juta.

Adapun bagi seseorang yang menyimpan atau meminum minuman keras untuk diri sendiri maupun orang lain tanpa menjualnya akan dikenakan sanksi seberat-beratnya kurungan 3 bulan penjara dan atau denda sebesar-besarnya Rp 50 juta.

Budi berharap dengan peraturan baru ini orang-orang yang suka minum minuman keras sampai menjual

"Karena sekarang hukumannya sudah kita maksimalkan," ujarnya saat diwawancarai awak media di Bale Kota Tasikmalaya usai pertemuan dengan para ulama.

Setelah perwalkot tersebut, pemkot Tasikmalaya akan segera membentuk tim khusus sebagai pengendali perwalkot itu yang didalamnya terdapat ulama.

"Secepatnya kami akan berkoordinasi dengan tim yang sudah dibentuk untuk mengatur langkah-langkah ke depan. Harapan kami tidak ada kejadian-kejadian yang tidak kita harapkan bersama," kata Budi.

Budi bertekad untuk membebaskan kota Tasikmalaya dari minuman keras. "Kota santri ini harus benar-benar nol persen dari minuman keras. Tidak ada Toleransi," tegasnya.

Disahkannya perwalkot tersebut disambut baik para ulama yang sudah geram akan semakin merajalelanya miras di Kota Tasikmalaya. Ketua Forum Silaturahmi Ulama Tasikmalaya, KH Ujang Hadad Abdussalam mengapresiasi langkah pemkot tersebut.

"Secara keseluruhan kita dukung perwalkot ini," ujarnya di Bale Kota, Senin (23/11/2015).

Namun, jika dalam pelaksanaannya aparat dan pemerintah tetap lamban seperti sebelumnya, "Maka kami Forum Ulama Kota Tasikmalaya dan santri akan mengambil alih kewajiban pemerintah. Sweeping, operasi, kalau pemerintah tidak ada tindakan," tegasnya.

Reporter : Lutfi | Editor : Ally | Jurnalislam

Ada Babi dalam Bumbu Resto Solaria

BALIKPAPAN (Jurnalislam.com) – Tim Gabungan Operasional Razia Daging Ilegal menemukan dua bumbu di restoran Solaria, yang terletak di satu pusat perbelanjaan di Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan yang positif mengandung bahan tidak halal.

Temuan tersebut berada pada bumbu campur dan bumbu rendam ayam. Kedua bumbu itu pun disita untuk selanjutnya diuji.

Sebanyak 20 jenis bahan yang disita, dari 20 tersebut ada delapan yang sudah diuji, dan dua diantaranya positif mengandung bahan tidak halal, atau mengandung hewan babi.

"Kami mengambil 20 sampel bahan makanan, dan baru delapan sampel yang diuji, dua yang positif non halal," ujar Ketua Tim Gabungan Opreasional Razia,Dokter Hewan (drg) Noor Lenawati, Senin (23/11/2015).

Ia mengatakan, hanya belum bisa melihat kadarnya, karena tes yang ada kualitatif, dengan pengkajian dan dilakukan oleh tim gabungan langsung di tempat.

Tim gabungan ini terdiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balikpapan, Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Balikpapan, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat‑obatan dan Kosmetika (LP POM), dan BPPOM Provinsi, Pihak Kepolisian, Satpol PP dan lainnya.

Sekretaris Umum MUI Balikpapan, Drs H M Jailani MSi mengatakan sidak dilaksanakan dari pukul 08.00 pagi. Ada beberapa sampel yang diambil, ternyata dari uji beberapa bahan-bahan ditemukan barang yang positif tidak halal.

Tentunya hasil yang diuji tersebut akan dibawa lagi ke rapat untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Temuan ini akan dilaporkan ke LP POM Pusat, dan diteruskan ke Walikota Balikpapan, karena sertifikat halal yang dikantongi rumah makan Solaria ini diterbitkan oleh LP POM Pusat sejak tahun 2014," ujar Jailani.

Jailani menambahkan, aksi sidak ini memberikan jaminan perlindungan konsumen. Ini menjadi pelajaran bagi rumah makan agar selalu mengantongi izin dan tidak menyalahgunakannya.

"Kalau memang sudah dibenarkan LP POM Pusat tidak main-main akan mencabut label atau sertifikat halalnya, karena ini sebuah pelanggaran," katanya.

Ia menyebutkan, yang ditemukan tadi sejenis bumbu campuran, dan memang sisa sedikit. Menurut pihak Solaria, stoknya sudah habis lima hari ini.

"Kami mengimbau buat masyarakat harus hati-hati, kalau sudah dinyatakan tidak halal harus dihentikan, jangan pura-pura ada makanan yang disuka malah tetap makan disitu," ungkap Jailani.

Menurutnya sidak tersebut disaksikan oleh karyawan, Kepala Dapur Solaria. "Mereka juga terkejut, karena bahan-bahan yang diteliti sebagian besar adalah kiriman dari Jakarta. Sidak ini akan dilanjutkan ke beberapa rumah makan lainnya, dan tidak ada yang diberitahu sebelumnya," tegas Jailani.

Supervisor Restoran Solaria Balikpapan Ila Baiti mengatakan makanan yang disajikan adalah halal. Restoran tersebut tidak lagi menggunakan bumbu yang diduga mengandung unsur babi.

“Saat ini, kami tidak lagi menggunakan dua bumbu masakan yang berdasarkan hasil uji sampel oleh Tim Gabungan Operasional razia Daging Ilegal terbukti positif tidak halal,” ujar Ila Baiti seperti dilasir TribunKaltim.co, Selasa (24/11/2015).

Reporter : Findra | Editor : Ally