Serangan Martir Hantam Sebuah Wisma Asing di Kabul

KABUL (Jurnalislam.com) – Pejabat melaporkan dari ibukota negara Kabul bahwa beberapa saat sebelumnya sekitar senja hari, beberapa Mujahidin pemberani dari batalyon istisyhad Imarah Islam melancarkan operasi pada sebuah Wisma asing di wilayah kota Taimani, lansir Al Emarah News, Jumat (01/01/2016).

Serangan dikatakan masih berlangsung dan sejauh ini menyebabkan korban mematikan bagi warga asing penjajah.

Rincian lebih lanjut tentang operasi akan diperbarui saat informasi tiba.

Dalam sebuah laporan yang dimuat World Bulletin mengatakan, sebuah ledakan keras mengguncang pusat Kabul Jumat malam. Seorang pejabat mengatakan bahwa target target itu tampaknya restoran yang populer di kalangan orang asing di ibukota Afghanistan.

"Ledakan itu terjadi di lingkungan kota Qala-e-Fathullah, Kabul. Rupanya restoran telah diserang," kata juru bicara kementerian dalam negeri Sediq Sediqqi, mengutip informasi awal.

Tidak ada informasi lanjutan yang segera dirilis tentang target atau tentang korban ledakan, yang merupakan serangan terbaru dalam serangkaian serangan di seluruh Afghanistan dalam beberapa pekan terakhir.

Sementara di provinsi Juzjan utara mengatakan bahwa upaya Komisi Khotbah dan bimbingan dan rekrutmen Imarah Islam, membuahkan hasil. 17 pasukan ANA (Afghanistan National Army) di distrik Khanqa, 5 pasukan di distrik Aqcha dan 12 di distrik Faizabad dengan total berjumlah 34 pasukan bertobat atas kesalahan mereka dan bergabung dengan Taliban beberapa hari lalu.  

 

Deddy | Shahamat | Jurnalislam

 

Serangan Martir Hantam Sebuah Wisma Asing di Kabul

KABUL (Jurnalislam.com) – Pejabat melaporkan dari ibukota negara Kabul bahwa beberapa saat sebelumnya sekitar senja hari, beberapa Mujahidin pemberani dari batalyon istisyhad Imarah Islam melancarkan operasi pada sebuah Wisma asing di wilayah kota Taimani, lansir Al Emarah News, Jumat (01/01/2016).

Serangan dikatakan masih berlangsung dan sejauh ini menyebabkan korban mematikan bagi warga asing penjajah.

Rincian lebih lanjut tentang operasi akan diperbarui saat informasi tiba.

Dalam sebuah laporan yang dimuat World Bulletin mengatakan, sebuah ledakan keras mengguncang pusat Kabul Jumat malam. Seorang pejabat mengatakan bahwa target target itu tampaknya restoran yang populer di kalangan orang asing di ibukota Afghanistan.

"Ledakan itu terjadi di lingkungan kota Qala-e-Fathullah, Kabul. Rupanya restoran telah diserang," kata juru bicara kementerian dalam negeri Sediq Sediqqi, mengutip informasi awal.

Tidak ada informasi lanjutan yang segera dirilis tentang target atau tentang korban ledakan, yang merupakan serangan terbaru dalam serangkaian serangan di seluruh Afghanistan dalam beberapa pekan terakhir.

Sementara di provinsi Juzjan utara mengatakan bahwa upaya Komisi Khotbah dan bimbingan dan rekrutmen Imarah Islam, membuahkan hasil. 17 pasukan ANA (Afghanistan National Army) di distrik Khanqa, 5 pasukan di distrik Aqcha dan 12 di distrik Faizabad dengan total berjumlah 34 pasukan bertobat atas kesalahan mereka dan bergabung dengan Taliban beberapa hari lalu.  

 

Deddy | Shahamat | Jurnalislam

 

Persis Bima Kecam Terompet Berbahan Sampul Qur’an

BIMA (Jurnalislam.com) – Pimpinan Daerah Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Bima, H. Ajrun Sulaiman mengecam keras beredarnya terompet tahun baru yang terbuat dari sampul Al Qur’an.

“Ini adalah bentuk penghinaan kepada umat Islam yang mayoritas. Maka kami sangat mengecam adanya tindakan itu, dan para pelakunya harus ditindak serta dihukum seberat-beratnya,” katanya kepada Jurnalislam, Kamis (31/12/2015).

Menurutnya, umat Islam sudah sangat bertoleransi terhadap umat agama lain. Tetapi penghinaan terhadap Islam masih terjadi.

“Seharusnya umat Islam yang ada di sana harus memberikan reaksi yang luar biasa karena ini merupakan penghinaan terhadap wahyu Allah. Padahal umat islam ini tidak pernah melakukan hal-hal menyinggung agama lain, tetapi kok kenapa harus ada kejadian seperti itu,” ujarnya.

Haji Ajrun berharap, kejadian seperti itu jangan sampai terulang lagi. Ia khawatir hal itu akan memancing kemarahan umat yang lebih besar.

“Jangan sampai ada kejadian seperti itu lagi di tengah umat Islam yang mayoritas. Jangan sampai anda membangun kemarahan umat Islam apalagi membangunkan singa yang sedang tertidur,” tegasnya.

Reporter: Sirath | Editor: Ally | Jurnalislam

 

Pasukan Irak Perluas Kontrol Ramadi dan Selamatkan Warga Sipil

RAMADI (Jurnalislam.com) – Pasukan Irak pada hari Jumat (01/01/2016) memperpanjang cengkraman mereka di pusat kota Ramadi, menyapu wilayah militan dan menyelamatkan warga sipil yang terperangkap, Al Arabiya News Channel melaporkan, Jumat.

Pasukan federal menyatakan kemenangan pada hari Ahad dalam pertempuran memperebutkan Ramadi, yang telah berlangsung berbulan-bulan, tapi ibukota provinsi Anbar belum sepenuhnya dikuasai.

"Pasukan keamanan kami melancarkan operasi dari Khaldiya, sebelah timur Ramadi, dan berhasil membebaskan Fakultas Pertanian," kata Hamid al-Dulaimi, walikota kabupaten Ramadi.

"Mereka juga membersihkan beberapa wilayah lainnya," katanya.

Hadi Irzayij, kepala polisi Anbar, mengatakan pasukan Irak menahan 30 tersangka pasukan kelompok Islamic State (IS) yang berusaha mundur dari Ramadi dengan cara membaur bersama warga sipil.

Dia mengatakan mereka ditahan hari Kamis dan akan diinterogasi.

"Kami menjalankan rencana yang akan mencegah korban di jajaran pasukan keamanan," kata kepala polisi.

IS, yang mengambil kontrol penuh dari Ramadi bulan Mei 2015, telah menanam ribuan bahan peledak di jalan-jalan dan di gedung-gedung untuk mempertahankan kota.

Operasi pembersihan dipimpin oleh pasukan elit Irak (CTS), bersama dengan tentara, polisi dan pasukan suku lokal, serta dukungan udara Irak.

Para militan tidak lagi dalam posisi melawan untuk merebut Ramadi kembali tetapi banyak yang berhasil keluar dari pertempuran utama pekan lalu dan pindah ke Ramadi timur atau daerah pedesaan di dekatnya.

Seorang kolonel di CTS menegaskan bahwa sekitar 30 pasukan IS telah ditangkap ketika mereka mencoba untuk menyelinap keluar dari Ramadi dan mengatakan bahwa beberapa dari mereka adalah pemimpin senior lokal.

"Apa yang kita lakukan sekarang adalah menyelamatkan keluarga yang terjebak," Majed Mohammed, seorang Mayor CTS mengatakan kepada AFP.

Dia mengatakan tugas mereka rumit akibat banyaknya bom pinggir jalan yang diletakkan oleh para milisi dan adanya fakta bahwa IS menembaki warga sipil yang mencoba melarikan diri.

Deddy | Al Arabiya | Jurnalislam

Pasukan Irak Perluas Kontrol Ramadi dan Selamatkan Warga Sipil

RAMADI (Jurnalislam.com) – Pasukan Irak pada hari Jumat (01/01/2016) memperpanjang cengkraman mereka di pusat kota Ramadi, menyapu wilayah militan dan menyelamatkan warga sipil yang terperangkap, Al Arabiya News Channel melaporkan, Jumat.

Pasukan federal menyatakan kemenangan pada hari Ahad dalam pertempuran memperebutkan Ramadi, yang telah berlangsung berbulan-bulan, tapi ibukota provinsi Anbar belum sepenuhnya dikuasai.

"Pasukan keamanan kami melancarkan operasi dari Khaldiya, sebelah timur Ramadi, dan berhasil membebaskan Fakultas Pertanian," kata Hamid al-Dulaimi, walikota kabupaten Ramadi.

"Mereka juga membersihkan beberapa wilayah lainnya," katanya.

Hadi Irzayij, kepala polisi Anbar, mengatakan pasukan Irak menahan 30 tersangka pasukan kelompok Islamic State (IS) yang berusaha mundur dari Ramadi dengan cara membaur bersama warga sipil.

Dia mengatakan mereka ditahan hari Kamis dan akan diinterogasi.

"Kami menjalankan rencana yang akan mencegah korban di jajaran pasukan keamanan," kata kepala polisi.

IS, yang mengambil kontrol penuh dari Ramadi bulan Mei 2015, telah menanam ribuan bahan peledak di jalan-jalan dan di gedung-gedung untuk mempertahankan kota.

Operasi pembersihan dipimpin oleh pasukan elit Irak (CTS), bersama dengan tentara, polisi dan pasukan suku lokal, serta dukungan udara Irak.

Para militan tidak lagi dalam posisi melawan untuk merebut Ramadi kembali tetapi banyak yang berhasil keluar dari pertempuran utama pekan lalu dan pindah ke Ramadi timur atau daerah pedesaan di dekatnya.

Seorang kolonel di CTS menegaskan bahwa sekitar 30 pasukan IS telah ditangkap ketika mereka mencoba untuk menyelinap keluar dari Ramadi dan mengatakan bahwa beberapa dari mereka adalah pemimpin senior lokal.

"Apa yang kita lakukan sekarang adalah menyelamatkan keluarga yang terjebak," Majed Mohammed, seorang Mayor CTS mengatakan kepada AFP.

Dia mengatakan tugas mereka rumit akibat banyaknya bom pinggir jalan yang diletakkan oleh para milisi dan adanya fakta bahwa IS menembaki warga sipil yang mencoba melarikan diri.

Deddy | Al Arabiya | Jurnalislam

Serangan Mematikan di Sebuah Pub Tel Aviv, 2 Tewas dan 7 Terluka

ISRAEL (Jurnalislam.com) – Sebuah serangan penembakan mematikan telah menewaskan sedikitnya dua orang di kota Tel Aviv, Israel, dan menyebabkan setidaknya tujuh lainnya terluka, menurut polisi zionis Yahudi.

Serangan, yang menargetkan sebuah pub di Dizengoff Street di pusat Tel Aviv, berlangsung pada Jumat sore, Micky Rosenfeld, juru bicara polisi Israel, mengatakan kepada Al Jazeera melalui telepon, Jumat (01/01/2016).

"Latar belakang penembakan masih belum jelas saat ini dan kami masih menyusuri Tel Aviv untuk mencari pelaku," kata Rosenfeld.

Dia mengatakan tidak jelas apakah serangan itu murni kriminal atau terkait dengan eskalasi konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Palestina.

Rekaman CCTV tentang insiden, yang tidak bisa diverifikasi Al Jazeera secara independen, telah diposting di Twitter. Video ini menggambarkan penembak melepaskan tembakan dengan senjata otomatis saat petugas keamanan pub melonjak untuk menutupi.

Tel Aviv: CCTV of the dhooting attack pic.twitter.com/LsRXeKKAMZ

— Amichai Stein (@AmichaiStein1) January 1, 2016

Dalam sebuah posting di Twitter tak lama sebelum satu tewas dikonfirmasi, petugas pelayanan medis darurat Israel, Magen David Adom, memposting gambar yang menunjukkan darah berceceran di trotoar di depan bar.

#UPDATE ( #TelAviv ): @Mdais #paramedics treating 5 victims, including 2 in critical con. #SavingLives #EMS pic.twitter.com/FuKvQN1U0b

— MAGEN DAVID ADOM (@Mdais) January 1, 2016

Berbicara kepada radio militer Israel, pemilik bar mengatakan bahwa "seorang pria dengan senjata otomatis tiba dan mulai menembaki orang di seluruh tempat".

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

Serangan Mematikan di Sebuah Pub Tel Aviv, 2 Tewas dan 7 Terluka

ISRAEL (Jurnalislam.com) – Sebuah serangan penembakan mematikan telah menewaskan sedikitnya dua orang di kota Tel Aviv, Israel, dan menyebabkan setidaknya tujuh lainnya terluka, menurut polisi zionis Yahudi.

Serangan, yang menargetkan sebuah pub di Dizengoff Street di pusat Tel Aviv, berlangsung pada Jumat sore, Micky Rosenfeld, juru bicara polisi Israel, mengatakan kepada Al Jazeera melalui telepon, Jumat (01/01/2016).

"Latar belakang penembakan masih belum jelas saat ini dan kami masih menyusuri Tel Aviv untuk mencari pelaku," kata Rosenfeld.

Dia mengatakan tidak jelas apakah serangan itu murni kriminal atau terkait dengan eskalasi konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Palestina.

Rekaman CCTV tentang insiden, yang tidak bisa diverifikasi Al Jazeera secara independen, telah diposting di Twitter. Video ini menggambarkan penembak melepaskan tembakan dengan senjata otomatis saat petugas keamanan pub melonjak untuk menutupi.

Tel Aviv: CCTV of the dhooting attack pic.twitter.com/LsRXeKKAMZ

— Amichai Stein (@AmichaiStein1) January 1, 2016

Dalam sebuah posting di Twitter tak lama sebelum satu tewas dikonfirmasi, petugas pelayanan medis darurat Israel, Magen David Adom, memposting gambar yang menunjukkan darah berceceran di trotoar di depan bar.

#UPDATE ( #TelAviv ): @Mdais #paramedics treating 5 victims, including 2 in critical con. #SavingLives #EMS pic.twitter.com/FuKvQN1U0b

— MAGEN DAVID ADOM (@Mdais) January 1, 2016

Berbicara kepada radio militer Israel, pemilik bar mengatakan bahwa "seorang pria dengan senjata otomatis tiba dan mulai menembaki orang di seluruh tempat".

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

Hindari Maksiat di Malam Tahun Baru, Ribuan Warga Serang Dzikir Bersama

SERANG (Jurnalislam.com) – Ribuan umat Islam kota Serang memadati Masjid Agung As Tsaurah JI. Maulana Yusuf Serang, Kota Serang, Banten, Kamis (31/12/2015). Kedatangan mereka untuk menghadiri acara tabligh akhbar dan dzikir yang diselenggarakan oleh Pemuda Banten Bergabung (PBB).

Acara bertema “Dzikir untuk Generasi Muda” itu dihadiri Walikota Serang, Tubagus Haerul Jaman dan sederet ulama dan Banten. Selain itu, da’i dari Ibukota serta keluarga mendiang ustadz Jefri Al Bukhori turut hadir.

Ketua penyelenggara, Mas Dey mengatakan, acara tersebut diselenggarakan untuk mengantisipasi kemaksiatan pada malam pergantian tahun.

“Kami membuat acara ini untuk mengantisipasi kemaksiatan di malam tahun baru 2016, kami tidak ingin kemaksiatan merajalela, minimal memapas sedikit demi sedikit kemaksiatan generasi muda penerus bangsa,” kata Mas Dey yang juga sebagai ketua Pemuda Banten Bergabung saat ditemui Jurnalislam usai acara.

Para ulama dan tokoh masyarakat Banten menyampaikan tausyiah-tausyiahnya terkait tahun baru. Salah satunya, Ibunda mendiang ustadz Jefri Al Bukhori, Umi Tatu. Ia berpesan kepada jamaah untuk memperbanyak berbuat baik dan meningkatkan ketaqwaan.

“Kalahkan suara petasan itu dengan ucapan dzikir dan takbir! Allahu Akhbar!” tegasnya.

Memasuki detik-detik pergantian tahun, dzikir pun menggema yang dipimpin oleh KH Yadi Sufiadi. Kyai Yadi berharap acara dzikir bersama di akhir tahun bisa menolak azab dari Allah Swt.

“Semoga dengan dzikir kita dapat menolak adzab dari Allah, karena, dapat mengimbangi kemaksiatan para pelaku tahun baru,” tuturnya.

Reporter: Muhammad Fajar | Editor: Ally | Jurnalislam

Amazon Sumbangkan Keuntungan Penjualan Lagu yang Dibuat Kelompok Anti Islam ke Pengungsi

JERMAN (Jurnalislam.com) – Penjual online Amazon telah berjanji untuk menyumbangkan keuntungan dari penjualan lagu yang dibuat oleh kelompok anti-Islam Jerman pegida untuk membantu ribuan pengungsi yang meninggalkan negaranya dan berupaya mencari keselamatan di Eropa, lansir Aljazeera, Kamis (31/12/2015).

Pelanggan yang berencana untuk membeli single lagu tersebut pada hari Kamis disambut oleh pesan yang mengatakan bahwa anak perusahaan Jerman raksasa online yang berbasis di AS akan menyumbangkan keuntungan mereka kepada LSM yang menangani krisis pengungsi terburuk sejak Perang Dunia II.

Kanselir Jerman Angela Merkel telah menyambut ratusan ribu pengungsi, terutama dari Suriah, membangkitkan reaksi dari kelompok sayap kanan seperti pegida, yang sering mengadakan protes melawan kebijakan pemerintah yang mereka katakan mendorong mesuknya para imigran.

Lagu yang berjudul Together we are strong, menduduki grafik teratas di Amazon Jerman mendorong lagu Hello milik penyanyi Inggris Adele ke tempat kedua.

Lagu yang dijual senilai $ 1,40 tersebut dirilis pada tanggal 21 Desember dan tidak jelas berapa banyak yang telah men-download secara keseluruhan.

Lebih dari 370 ulasan telah ditulis untuk lagu tersebut, dengan sebagian besar orang memberikan peringkat bintang satu – yaitu nilai terendah yang bisa diberikan.

Banyak dari mereka berkomentar menyindir secara sarkastis atau menyatakan kekecewaan.

"Apa yang bisa saya katakan? Bodoh, memalukan, tidak relevan, sedikit mengingatkan akan salinan buruk yang dibuat dari lagu Henry Maske," kata salah satu resensi, mengacu pada musik sinematik yang digunakan sebagai musik pembuka oleh petinju Jerman.

Banyak penilaian bintang lima yang sama-sama penting bagi lagu itu sendiri, tetapi terima kasih kepada Amazon karena menyumbangkan pendapatan mereka untuk krisis pengungsi.

Pegida, yang merupakan singkatan Jerman dari Patriotic Europeans Against the Islamisation of the West (Patriotik Eropa Melawan Islamisasi Barat), adalah gerakan kanan-jauh di Jerman dan negara-negara Eropa lain yang memposisikan diri menentang imigrasi Muslim dan pergerakan pengungsi ke benua Eropa.

Organisasi tersebut dianggap sebagai simpatisan kelompok kanan-jauh oleh para pengkritiknya dan telah dikutuk oleh Kanselir Merkel.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

 

Gedung Pencakar Langit Dubai Terbakar di Malam Tahun Baru

DUBAI (Jurnalislam.com) – Kebakaran terjadi Kamis malam (31/12/2015) di sebuah hotel di Dubai, melukai beberapa orang, kata para pejabat, Anadolu Agency melaporkan, Kamis.

Menurut akun Twitter resmi Dubai Media Office, api berasal dari lantai 20 dari hotel  63 lantai "The Address Downtown", dekat Burj Khalifa, pencakar langit tertinggi di dunia.

Dubai Media Office mengatakan 14 orang menderita luka-luka ringan, 1 orang terluka cukup parah dan seorang lainnya terkena serangan jantung akibat penuh sesak dan asap di lokasi.

Regu pemadam kebakaran dibantu helicopter bekerja untuk menguasai api dan perayaan Tahun Baru akan terus berlangsung seperti yang direncanakan, tambahnya.

Belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab kebakaran.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam