Inilah 47 Nama yang Dieksekusi Mati Pemerintah Saudi

ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Kementerian dalam negeri Saudi, pada hari Sabtu (02/01/2016) mengatakan 47 orang yang dihukum karena merencanakan dan melaksanakan serangan berbahaya, menargetkan warga sipil, militer lokal dan asing, telah dieksekusi mati.

Pernyataan kementerian, yang diterbitkan pada kantor berita resmi SPA, mengklaim 47 orang telah dihukum karena mengadopsi ideologi radikal, bergabung dengan organisasi terlarang dan menerapkan berbagai plot kriminal.

Kebanyakan dari mereka yang dieksekusi terlibat dalam serangkaian serangan yang dilakukan oleh al-Qaeda sejak tahun 2003 hingga 2006 yang menewaskan warga Saudi dan asing di Saudi, pernyataan kementerian dalam negeri menambahkan.

45 dari mereka yang dieksekusi berkebangsaan Saudi, bersama satu orang Chad dan satu warga Mesir, menurut daftar nama dan kebangsaan yang diterbitkan oleh Saudi Press Agency. 47 orang itu berasal dari 12 daerah di kerajaan, pernyataan kementerian dalam negeri ditambahkan.

Mereka dihukum karena merencanakan dan melaksanakan serangan berbahaya  yang menargetkan warga sipil dan aparat militer di Arab Saudi dan negara-negara tetangga.

Al Arabiya News Channel menyiarkan pernyataan kementerian dalam negeri Saudi, Sabtu.

Ilmuwan Al-Qaeda al-Shuwail dan pengkhotbah Syiah Nimr al-Nimr berada di antara mereka yang dieksekusi, kata kementerian itu.

Kementerian itu menegaskan bahwa tidak ada anak di bawah umur di antara para narapidana yang dieksekusi Sabtu.

Mufti Saudi Sheikh Abdulaziz Al al-Sheikh muncul di televisi menggambarkan eksekusi tersebut sudah adil menurutnya.

Eksekusi ke-47 orang dengan alasan keamanan tersebut adalah eksekusi massa terbesar untuk pelanggaran seperti itu di Arab Saudi sejak pembunuhan 63 militan tahun 1980 yang merebut Masjid Agung Mekah pada tahun 1979.

Arab Saudi pada tahun 2015 mengalami serangkaian serangan pemboman dan penembakan oleh militan yang bersimpati kepada Islamic State (IS). Serangan mereka menewaskan puluhan warga sipil, meningkatkan tekanan pada Riyadh untuk menunjukkan bahwa mereka mengambil tindakan keras.

Di bawah ini adalah daftar lengkap SPA mengenai orang yang dieksekusi:

1- Ameen Mohammed Abdullah Al Aqala – kebangsaan Arab.
2- Anwar Abdulrahman Khalil Al-Najjar – kebangsaan Arab.
3- Badr bin Muhammad bin Abdullah Al-Badr- Saudi kebangsaan.
4- Bandar Mohammed bin Abdulrahman Al-Ghaith – kebangsaan Arab.
5- Hassan bin Hadi Shuja'a Al-Masareer – kebangsaan Arab.
6- Hamad bin Abdullah bin Ibrahim Al-Humaidi- Saudi kebangsaan
7- Khalid Mohammed Ibrahim Al-Jarallah – kebangsaan Saudi
8- Ridha Abdulrahman Khalil Al-Najjar- Saudi kebangsaan
9- Saad Salamah Hameer – kebangsaan Saudi
10- Salah bin Saeed bin Abdulraheem Al-Najjar – kebangsaan Saudi
11- Salah bin Abdulrahman bin Mohammed Al Hussain -Saudi kebangsaan
12- Saleh bin Abdulrahman bin Ibrahim Al-Shamsan – kebangsaan Saudi
13- Saleh bin Ali bin Saleh Al-Jema'ah – kebangsaan Saudi
14- Adel bin Saad bin Jaza 'Al-Dhubaiti – kebangsaan Saudi
15- Adel Muhammad Salem Abdullah Yamani – kebangsaan Saudi
16- Abduljabbar bin Abdulaziz Al Homood bin-Tuwaijri – kebangsaan Saudi
17- Abdulrahman Dhakheel Faleh Al-Faleh – kebangsaan Saudi
18- Abdullah Sayer Moawadh Massad Al-Mohammadi – kebangsaan Saudi
19- Abdullah bin Saad bin Mozher Shareef – kebangsaan Saudi
20- Abdullah Saleh Abdulaziz Al-Ansari – kebangsaan Saudi
21- Abdullah Abdulaziz Al-Ahmed Muqrin – kebangsaan Saudi
22- Abdullah Musalem Hameed Al-Raheef – kebangsaan Saudi
23- Abdullah bin Mua'ala bin A'li – kebangsaan Saudi
24- Abdulaziz bin Rasheed Hamdan Al-Toaili'e – kebangsaan Saudi
25- Abdulmohsen Hamad bin Abdullah Al-Yahya – kebangsaan Saudi
26- Isam Khalaf Mohammed Al-Mothri'e – kebangsaan Saudi
27- Ali Saeed Abdullah Al Ribeh – kebangsaan Saudi
28- Ghazi Mohaisen Rashed – kebangsaan Saudi
29- Faris Ahmed Jama'an Al Showail – kebangsaan Saudi
30- Fikri Ali bin Yahya Faqih – kebangsaan Saudi
31- Fahd bin Ahmed bin Al Hanash Zamel – kebangsaan Saudi
32 Fahd Abdulrahman Ahmed Al-Buraidi – kebangsaan Saudi
33- Fahd Ali Ayedh Al Jubran – kebangsaan Saudi
34- Majed Ibrahim Ali Al-Mughainem – kebangsaan Saudi
35- Majed Moeedh Rashed – kebangsaan Saudi
36- Mishaal bin Homood bin Juwair Al-Farraj – kebangsaan Saudi
37- Mohammed Abdulaziz Mohammed Al-Muharib – kebangsaan Saudi
38- Mohammed Ali Abdulkarim Suwaymil – kebangsaan Saudi
39- Mohammed Fathi Abula'ti Al-Sayed – kebangsaan Mesir
40- Mohammed bin Faisal bin Mohammed Al-Shioukh – kebangsaan Saudi
41- Mostafa Mohammed Altaher abkar – kebangsaan Chad
42- Moaidh Mufreh Ali Al Shokr- Saudi kebangsaan
43- Nasser Ali Ayedh Al Jubran – kebangsaan Saudi
44- Naif Saad Abdullah Al-Buraidi – kebangsaan Saudi
45- Najeeb bin Abdulaziz bin Abdullah Al-Bohaiji – kebangsaan Saudi
46- Nimr Baqer Ameen Al-Nimr- Saudi kebangsaan
47- Nimr Sehaj Zeid Al-Kraizi – kebangsaan Saudi
 

Sementara itu, Kerajaan Bahrain dan Uni Emirat Arab menegaskan kembali dukungan mereka terhadap semua upaya Saudi.

Bahrain mengatakan pelaksanaan eksekusi itu diperlukan untuk menjaga keamanan di wilayah tersebut.

Seorang sarjana dari otoritas Sunni tertinggi Mesir, Al-Azhar, juga menyambut baik langkah terbaru Saudi dan mengatakan bahwa hal itu sejalan dengan ajaran Islam terhadap orang yang bersalah atas pembunuhan dan sabotase.

"Arab Saudi telah menerapkan hukum Allah," kata Fawzi al-Zafzaf selama wawancara dengan Al Arabiya.net.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Ulama Terkemuka dan Wakil Komisi Budaya Imarah Islam Tutup Usia

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Wakil Komisi Budaya Imarah Islam Afghanistan saat ini, mantan kepala administrasi Imarah dan duta besar untuk Pakistan, seorang ulama terkemuka dan tak kenal lelah Mujahid Al-Haj Mawlawi Sayyed Muhammad Haqqani Sahib telah menutup usia karena sakit mendadak, kita adalah milik Allah dan kepada-Nya kita pasti kembali, Al Emarah News melaporkan, Sabtu (02/01/2016).

Pemakamannya akan diselenggarakan besok, Ahad (03/01/2016).

Amir Imarah Islam serta Dewan Pimpinan turut belasungkawa kepada keluarga almarhum Haqqani Sahib dan mujahidin pada umumnya dan menunjukkan penghargaan mereka yang mendalam untuk amalnya yang luar biasa.

Semoga Allah Swt memberinya peringkat tinggi di Jannah dan memberkati keluarga dan kerabatnya dengan kesabaran dan imbalan besar.

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

 

Ulama Terkemuka dan Wakil Komisi Budaya Imarah Islam Tutup Usia

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Wakil Komisi Budaya Imarah Islam Afghanistan saat ini, mantan kepala administrasi Imarah dan duta besar untuk Pakistan, seorang ulama terkemuka dan tak kenal lelah Mujahid Al-Haj Mawlawi Sayyed Muhammad Haqqani Sahib telah menutup usia karena sakit mendadak, kita adalah milik Allah dan kepada-Nya kita pasti kembali, Al Emarah News melaporkan, Sabtu (02/01/2016).

Pemakamannya akan diselenggarakan besok, Ahad (03/01/2016).

Amir Imarah Islam serta Dewan Pimpinan turut belasungkawa kepada keluarga almarhum Haqqani Sahib dan mujahidin pada umumnya dan menunjukkan penghargaan mereka yang mendalam untuk amalnya yang luar biasa.

Semoga Allah Swt memberinya peringkat tinggi di Jannah dan memberkati keluarga dan kerabatnya dengan kesabaran dan imbalan besar.

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

 

Kebijakan dan Penjelasan Taliban tentang Isu Media Terkait Islamic State

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Banyak media melaporkan bahwa Rusia telah membangun  hubungan komunikasi  dengan Imarah Islam Afghanistan (Taliban) untuk menghadapi ancaman kelompok Islamic State (IS) di Afghanistan, tetapi kenyataannya adalah bahwa Rusia belum pernah sekalipun menghubungi Imarah Islam mengenai masalah ini, lansir Al Emarah News, Jumat (01/01/2016).

Jika Imarah Islam berhasil memerangi kekuatan koalisi militer sebanyak 49 negara yang didukung oleh bantuan ekonomi dan logistik dari banyak Negara, maka isu bahwa Imarah Islam membutuhkan dukungan asing untuk mengalahkan kelompok orang bersenjata yang terkait dengan IS tidaklah masuk akal.

Manusia menciptakan masyarakat madani dan kata 'Insan' (Manusia) diambil dari akar kata 'Anas' yang berarti cinta, kasih sayang, kedekatan dan komune. Manusia individu maupun komunal memiliki kebutuhan alami untuk berinteraksi dan memiliki hubungan dengan manusia lain.

Sejarah mencatat bahwa tidak pernah ada setiap individu manusia atau masyarakat yang tidak berinteraksi, berbicara atau memiliki hubungan dengan manusia lain. Setiap orang berinteraksi dan memiliki hubungan dengan tetangga dan individu lainnya dimana ia berbagi minat yang sama.

Rasulullah (damai dan berkah besertanya) juga memiliki saluran komunikasi dan hubungan dengan orang-orang kafir. Berdasarkan hubungan ini ia membuat perjanjian dengan orang-orang Yahudi Madinah dan kemudian duduk bersama dan mengadakan pembicaraan dengan berbagai kepala suku Arab hingga mengadakan dialog langsung dengan kerajaan besar melalui delegasi mereka sehingga Imarah di Madinah dapat mengejar kepentingannya dengan aman, berdiri di atas kaki sendiri dan terlindung dari bahaya tambahan yang tidak diinginkan.

Membangun kontak dan mengirim delegasi ke pemerintah atau tokoh politik yang dekat dan jauh untuk menyampaikan pesan seseorang dan mendengarkan pandangan mereka adalah bagian besar dari politik Nabi. Ini adalah metodologi Nabi Saw yang jelas yang sayangnya ditentang oleh berbagai kelompok yang memegang sikap permusuhan mutlak terhadap negara-negara lain karena pemahaman dan penilaian menyimpang sehingga memberi label bagi kontak politik mereka sebagai murtad.

Dari sudut pandang politik internasional membangun hubungan dengan tokoh atau pemerintah lain bukanlah sebuah tindakan yang harus dijauhi. Musuh bahkan diketahui memiliki saluran komunikasi yang terbuka satu sama lain dalam keadaan paling panas sekalipun. Hubungan politik pada kenyataannya adalah siasat yang sapat dimanfaatkan oleh semua pihak dalam rangka mengejar kepentingan yang sama sekali tidak berhubungan dengan subjek paksaan atau keharusan dan juga tidak berarti satu sisi mengontrol sisi lainnya.

Namun yang harus dijauhi dalam politik internasional adalah ketika satu pihak tergantung pada pihak yang lain. Ketergantungan berarti hubungan antara dua pihak di mana pihak yang satu memiliki kontrol atas yang lain. Misalnya komunis Afghanistan tidak memiliki hubungan tetapi tergantung pada Soviet karena komunis ini digunakan sebagai mainan remote control yang dimanfaatkan untuk bekerja mendukung tujuan politik, intelektual, ekonomi dan budaya Soviet.

Banyak orang menuduh Taliban tergantung pada Pakistan tapi tuduhan ini jauh dari kebenaran. Tuduhan ini berarti bahwa Taliban dikendalikan oleh Pakistan dan bekerja untuk kepentingan Pakistan terlepas dari fakta bahwa tidak pernah ada sedikit pun bukti yang bisa mendukung klaim ini. Jika Pakistan memiliki kontrol atas Taliban maka pasti mereka akan mengadopsi model pemerintahan Pakistan bukan pelaksanaan Syariah seperti pemerintahan Kabul yang menyalin model Amerika hingga detail terakhir.

Pada kenyataannya Taliban sebagai gerakan politik terikat dan wajib memiliki hubungan dengan negara-negara di dunia terutama negara-negara tetangga, mengadakan pertemuan dengan mereka melalui delegasi, untuk menyampaikan pesan mereka dan mendengarkan kekhawatiran dari sisi lain.

Mengingat metodologi politik Imarah Islam Nabi Saw yang berusaha melindungi dan memberikan preferensi untuk kepentingan yang lebih tinggi, tidak ingin bermusuhan dengan orang lain tanpa alasan dan ingin melakukan upaya politik berbarengan dengan usaha militer untuk mencapai tujuan.

Imarah Islam secara rutin telah menjelaskan kebijakan mereka kepada negara-negara tetangga, regional dan dunia: Sama seperti kita tidak akan mentolerir gangguan kekuatan asing di tanah air kita tercinta, kita juga sama tidak memiliki niat untuk merugikan orang lain.

Berdasarkan tuntutan yang sah dan kebijakan yang jelas, Imarah Islam tidak percaya pada pembatasan diplomatik melainkan berusaha untuk memiliki hubungan berdasarkan saling menghormati dengan semua bangsa di kawasan dan dunia termasuk tetangga.

Ketika kita menjalin hubungan dengan berbagai pihak maka hal itu tidak akan merugikan prinsip-prinsip Islam, ibadah kita kepada Allah dan kepentingan bangsa kita; karena perjuangan kita dimulai dan terus berlanjut dengan tujuan menegakkan Kalimat Allah Swt dan mencapai keridhoan-Nya oleh karena Imarah Islam tidak akan pernah melakukan tawar menawar terhadap tujuan dan kepentingan murni mereka.

Imarah Islam telah berhasil melewati banyak tahapan kritis beberapa dekade terakhir dan dengan bantuan Allah Yang Maha Kuasa akan terus tetap setia membela kepentingan Islam dan membangun bangsa yang mulia di masa depan, In syaa Allah.

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

Kebijakan dan Penjelasan Taliban tentang Isu Media Terkait Islamic State

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Banyak media melaporkan bahwa Rusia telah membangun  hubungan komunikasi  dengan Imarah Islam Afghanistan (Taliban) untuk menghadapi ancaman kelompok Islamic State (IS) di Afghanistan, tetapi kenyataannya adalah bahwa Rusia belum pernah sekalipun menghubungi Imarah Islam mengenai masalah ini, lansir Al Emarah News, Jumat (01/01/2016).

Jika Imarah Islam berhasil memerangi kekuatan koalisi militer sebanyak 49 negara yang didukung oleh bantuan ekonomi dan logistik dari banyak Negara, maka isu bahwa Imarah Islam membutuhkan dukungan asing untuk mengalahkan kelompok orang bersenjata yang terkait dengan IS tidaklah masuk akal.

Manusia menciptakan masyarakat madani dan kata 'Insan' (Manusia) diambil dari akar kata 'Anas' yang berarti cinta, kasih sayang, kedekatan dan komune. Manusia individu maupun komunal memiliki kebutuhan alami untuk berinteraksi dan memiliki hubungan dengan manusia lain.

Sejarah mencatat bahwa tidak pernah ada setiap individu manusia atau masyarakat yang tidak berinteraksi, berbicara atau memiliki hubungan dengan manusia lain. Setiap orang berinteraksi dan memiliki hubungan dengan tetangga dan individu lainnya dimana ia berbagi minat yang sama.

Rasulullah (damai dan berkah besertanya) juga memiliki saluran komunikasi dan hubungan dengan orang-orang kafir. Berdasarkan hubungan ini ia membuat perjanjian dengan orang-orang Yahudi Madinah dan kemudian duduk bersama dan mengadakan pembicaraan dengan berbagai kepala suku Arab hingga mengadakan dialog langsung dengan kerajaan besar melalui delegasi mereka sehingga Imarah di Madinah dapat mengejar kepentingannya dengan aman, berdiri di atas kaki sendiri dan terlindung dari bahaya tambahan yang tidak diinginkan.

Membangun kontak dan mengirim delegasi ke pemerintah atau tokoh politik yang dekat dan jauh untuk menyampaikan pesan seseorang dan mendengarkan pandangan mereka adalah bagian besar dari politik Nabi. Ini adalah metodologi Nabi Saw yang jelas yang sayangnya ditentang oleh berbagai kelompok yang memegang sikap permusuhan mutlak terhadap negara-negara lain karena pemahaman dan penilaian menyimpang sehingga memberi label bagi kontak politik mereka sebagai murtad.

Dari sudut pandang politik internasional membangun hubungan dengan tokoh atau pemerintah lain bukanlah sebuah tindakan yang harus dijauhi. Musuh bahkan diketahui memiliki saluran komunikasi yang terbuka satu sama lain dalam keadaan paling panas sekalipun. Hubungan politik pada kenyataannya adalah siasat yang sapat dimanfaatkan oleh semua pihak dalam rangka mengejar kepentingan yang sama sekali tidak berhubungan dengan subjek paksaan atau keharusan dan juga tidak berarti satu sisi mengontrol sisi lainnya.

Namun yang harus dijauhi dalam politik internasional adalah ketika satu pihak tergantung pada pihak yang lain. Ketergantungan berarti hubungan antara dua pihak di mana pihak yang satu memiliki kontrol atas yang lain. Misalnya komunis Afghanistan tidak memiliki hubungan tetapi tergantung pada Soviet karena komunis ini digunakan sebagai mainan remote control yang dimanfaatkan untuk bekerja mendukung tujuan politik, intelektual, ekonomi dan budaya Soviet.

Banyak orang menuduh Taliban tergantung pada Pakistan tapi tuduhan ini jauh dari kebenaran. Tuduhan ini berarti bahwa Taliban dikendalikan oleh Pakistan dan bekerja untuk kepentingan Pakistan terlepas dari fakta bahwa tidak pernah ada sedikit pun bukti yang bisa mendukung klaim ini. Jika Pakistan memiliki kontrol atas Taliban maka pasti mereka akan mengadopsi model pemerintahan Pakistan bukan pelaksanaan Syariah seperti pemerintahan Kabul yang menyalin model Amerika hingga detail terakhir.

Pada kenyataannya Taliban sebagai gerakan politik terikat dan wajib memiliki hubungan dengan negara-negara di dunia terutama negara-negara tetangga, mengadakan pertemuan dengan mereka melalui delegasi, untuk menyampaikan pesan mereka dan mendengarkan kekhawatiran dari sisi lain.

Mengingat metodologi politik Imarah Islam Nabi Saw yang berusaha melindungi dan memberikan preferensi untuk kepentingan yang lebih tinggi, tidak ingin bermusuhan dengan orang lain tanpa alasan dan ingin melakukan upaya politik berbarengan dengan usaha militer untuk mencapai tujuan.

Imarah Islam secara rutin telah menjelaskan kebijakan mereka kepada negara-negara tetangga, regional dan dunia: Sama seperti kita tidak akan mentolerir gangguan kekuatan asing di tanah air kita tercinta, kita juga sama tidak memiliki niat untuk merugikan orang lain.

Berdasarkan tuntutan yang sah dan kebijakan yang jelas, Imarah Islam tidak percaya pada pembatasan diplomatik melainkan berusaha untuk memiliki hubungan berdasarkan saling menghormati dengan semua bangsa di kawasan dan dunia termasuk tetangga.

Ketika kita menjalin hubungan dengan berbagai pihak maka hal itu tidak akan merugikan prinsip-prinsip Islam, ibadah kita kepada Allah dan kepentingan bangsa kita; karena perjuangan kita dimulai dan terus berlanjut dengan tujuan menegakkan Kalimat Allah Swt dan mencapai keridhoan-Nya oleh karena Imarah Islam tidak akan pernah melakukan tawar menawar terhadap tujuan dan kepentingan murni mereka.

Imarah Islam telah berhasil melewati banyak tahapan kritis beberapa dekade terakhir dan dengan bantuan Allah Yang Maha Kuasa akan terus tetap setia membela kepentingan Islam dan membangun bangsa yang mulia di masa depan, In syaa Allah.

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

Dinilai Langgar HAM, ISAC Minta DPR-RI Panggil Kadensus 88

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – The Islamic Study and Action Center (ISAC) mengirim laporan terkait kasus salah tangkap Densus 88 Anti-Teror terhadap dua warga Solo. Dalam laporan itu ISAC menjelaskan kronologis penangkapan Nur Sawaludin dan Galih di Jalan Honggowongso, Laweyan, Kota Solo, Selasa (29/12/2015) lalu.

Baca: Dua Korban Salah Tangkap Densus 88 Beberkan Kronologis Penangkapan

Dalam surat yang ditujukan kepada Ketua DPR RI, Ketua Komisi III DPR RI, Ketua Komnas HAM, Ketua Kompolnas dan Ketua Ombudsman DIY itu, ISAC menilai, Densus 88 telah melakukan pelanggaran HAM.

ISAC meminta Kepada Ketua DPR RI, Ketua Komisi 3, Ketua Kompolnas untuk memanggil Kapolri dan Kadensus 88 Anti Teror untuk mememinta keterangan perihal Salah Tangkap atau tindak pidana penculikan 2 warga Solo yang tidak prosedural, tanpa disertai surat penagkapan, masih ada perilaku dan perkataan kasar, intimidasi serta mempersulit pelaksanaan sholat dhuhur yang merupakan aktualisasi agama. 

"Dalam kasus ini Densus 88 Anti Teror tidak minta maaf, tidak merehabilitas nama baik dan tidak memberi kompensasi sebagaimana Peraturan Pemerintah no 27 tahun 1983," kata ketua ISAC, Muhammad Irawan dalam laporannya, Jumat (1/1/2016).

ISAC juga meminta Kepada Ketua Komnas HAM dan Ombudsman untuk mengusut terjadinya dugaan pelanggaran HAM dan tindakan tanpa prosedur yang dilakukan oleh densus 88 Anti Teror.

Diberitakan sebelumnya, dua warga Solo itu ditangkap Densus 88 atas dugaan terlibat jaringan ISIS. Namun tuduhan tersebut meleset, Nur dan Galih pun dititipan di Polsek Laweyan kemudian dibebaskan.

Reporter: Dyo | Editor: Ally | Jurnalislam

Pengungsi Palestina di Suriah Hingga Akhir 2015, 3.089 Tewas dan 1.028 Ditahan Rezim Assad

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Beginilah nasib pengungsi Palestina di Suriah. Kelompok Kerja untuk Pengungsi Palestina di Suriah mencatat hingga akhir 2015 bahwa sebanyak 3.089 warga pengungsi Palestina di Suriah tewas akibat perang yang berkecamuk di sana dan 1.028 lainnya ditahan di penjara-penjara rezim Syiah Nushairiyyah di Damaskus.

Laporan yang diterbitkan Infopalestina hari Jumat (01/01/2016) menegaskan, 427 orang di antaranya tewas karena penyiksaan di penjara, 187 lainnya akibat isolasi ketat di kamp pengungsi Yarmuk, Damaskus.

Laporan menyebutkan daerah asal korban disebutkan  secara rinci. Termasuk yang gugur setelah lari ke luar Suriah.

Sementara di Palestina sendiri, Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan, sebanyak 179 warga Palestina gugur syahid oleh peluru penjajah zionis dan warga pemukim yahudi ekstrim selama tahun 2015.

Kemenkes Palestina mengatakan dalam statemennya hari ini Jumat, yang salinanya diterima oleh Pusat Informasi Palestina bahwa korban syuhada itu gugur karena tembakan pasukan zionis dan juga oleh serangan terror dari warga pemukim Yahudi ekstrim di Tepi Barat, Jalur Gaza dan wilayah jajahan 1948.

Dari total korban 179 itu, 144 di antra (27 anak, 7 wanita) gugur sejak meletusnya Intifadhah Al-Quds awal Oktober lalu.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Pengungsi Palestina di Suriah Hingga Akhir 2015, 3.089 Tewas dan 1.028 Ditahan Rezim Assad

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Beginilah nasib pengungsi Palestina di Suriah. Kelompok Kerja untuk Pengungsi Palestina di Suriah mencatat hingga akhir 2015 bahwa sebanyak 3.089 warga pengungsi Palestina di Suriah tewas akibat perang yang berkecamuk di sana dan 1.028 lainnya ditahan di penjara-penjara rezim Syiah Nushairiyyah di Damaskus.

Laporan yang diterbitkan Infopalestina hari Jumat (01/01/2016) menegaskan, 427 orang di antaranya tewas karena penyiksaan di penjara, 187 lainnya akibat isolasi ketat di kamp pengungsi Yarmuk, Damaskus.

Laporan menyebutkan daerah asal korban disebutkan  secara rinci. Termasuk yang gugur setelah lari ke luar Suriah.

Sementara di Palestina sendiri, Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan, sebanyak 179 warga Palestina gugur syahid oleh peluru penjajah zionis dan warga pemukim yahudi ekstrim selama tahun 2015.

Kemenkes Palestina mengatakan dalam statemennya hari ini Jumat, yang salinanya diterima oleh Pusat Informasi Palestina bahwa korban syuhada itu gugur karena tembakan pasukan zionis dan juga oleh serangan terror dari warga pemukim Yahudi ekstrim di Tepi Barat, Jalur Gaza dan wilayah jajahan 1948.

Dari total korban 179 itu, 144 di antra (27 anak, 7 wanita) gugur sejak meletusnya Intifadhah Al-Quds awal Oktober lalu.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Pidato Syeikhul Hadits Mawlawi Nazar Muhammad Tentang Konsiliasi Ulama dengan Pemimpin Imarah Islam

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Dengan sukacita yang besar telah masuk berita bahwa para Ulama dihormati yang memiliki beberapa perbedaan pendapat di masa lalu menghadiri pertemuan yang dipimpin oleh wakil Amir Imarah Islam Sheikhul Hadits Mawlawi Haibatullah Akhundzada bersama banyak ulama negara.

Dalam laporan yang dilansir Voice of Jihad, Jumat (01/01/2016) situs resmi Taliban, mengatakan pertemuan digelar dalam suasana kasih sayang dan persaudaraan  berakhir dalam perjanjian lengkap dan persatuan di antara semua ulama.

Para ulama yang dihormati mengucapkan selamat kepada semua mujahidin tentang kesepakatan bersatu yang diberkati ini.

Syeikhul Hadits Mawlawi Nazar Muhammad Sahib berbicara tentang rincian lengkap dan kesepakatan dalam pertemuan ini yang dapat didownload dari link di bawah ini:

https://archive.org/details/ShaikhNazarMuhammadSahibBaiat
Download Link
https://archive.org/download/ShaikhNazarMuhammadSahibBaiat/ShaikhNazarMuhammadSahib.mp3

 

Deddy | Voice of Jihad | Jurnalislam

Pidato Syeikhul Hadits Mawlawi Nazar Muhammad Tentang Konsiliasi Ulama dengan Pemimpin Imarah Islam

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Dengan sukacita yang besar telah masuk berita bahwa para Ulama dihormati yang memiliki beberapa perbedaan pendapat di masa lalu menghadiri pertemuan yang dipimpin oleh wakil Amir Imarah Islam Sheikhul Hadits Mawlawi Haibatullah Akhundzada bersama banyak ulama negara.

Dalam laporan yang dilansir Voice of Jihad, Jumat (01/01/2016) situs resmi Taliban, mengatakan pertemuan digelar dalam suasana kasih sayang dan persaudaraan  berakhir dalam perjanjian lengkap dan persatuan di antara semua ulama.

Para ulama yang dihormati mengucapkan selamat kepada semua mujahidin tentang kesepakatan bersatu yang diberkati ini.

Syeikhul Hadits Mawlawi Nazar Muhammad Sahib berbicara tentang rincian lengkap dan kesepakatan dalam pertemuan ini yang dapat didownload dari link di bawah ini:

https://archive.org/details/ShaikhNazarMuhammadSahibBaiat
Download Link
https://archive.org/download/ShaikhNazarMuhammadSahibBaiat/ShaikhNazarMuhammadSahib.mp3

 

Deddy | Voice of Jihad | Jurnalislam