Politisi Anti Islam Geert Wilders: Semprot Pria Muslim dengan Ini

BELANDA (Jurnalislam.com) – Ketegangan atas krisis migran Eropa bergejolak di sebuah kota Belanda pada hari Sabtu (23/01/2016) saat politisi sayap kanan Geert Wilders membagikan semprotan merica ilegal, mengatakan bahwa perempuan harus mempertahankan diri terhadap pria Muslim, World Bulletin melaporkan Sabtu.

Wilders dan Partai Kebebasan (PVV) yang hanya memegang 12 kursi dari 150 kursi majelis rendah Belanda, melihat bahwa popularitasnya melambung setelah perdebatan pengungsi memicu keinginannya untuk menjadi perdana menteri berikutnya.

Pada hari Sabtu berlatar belakang serangan pada wanita di Malam Tahun Baru di Cologne, Wilders menggunakan demo di kota Spijkenisse, Belanda barat, untuk kembali mendorong pesan melawan apa yang ia sebut sebagai "invasi Islam."

"Kita harus menutup perbatasan," kata Wilders sambil membagikan semprotan merica – yang ilegal di Belanda – yang diisi dengan cat merah.

Perempuan harus  membawa semprotan merica, kata dia, untuk melindungi diri terhadap apa yang ia sebut "bom testosteron Islam."

Tapi retorikanya yang radikal menarik demonstrasi kontra dari selusin wanita yang berteriak: "Wilders adalah rasis, tidak ada feminis."

Sekitar 10 perempuan ditangkap dalam protes, kata media Belanda.

Belanda, negara berpenduduk 17 juta orang, mencatat rekor mengambil jumlah pencari suaka terbesar pada tahun 2015. Sekitar 54.000 dari satu juta pengungsi, yang telah melakukan perjalanan ke Eropa dari Timur Tengah dan Afrika, telah terdaftar di sini.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte memperingatkan pekan ini bahwa Uni Eropa hanya memiliki sekitar dua bulan untuk mengatasi krisis sebelum lonjakan baru pengungsi di musim semi.

"Ijinkan aku untuk memperjelas: angka saat ini tidaklah tetap. Kita kehabisan waktu. Kita perlu penurunan tajam dalam jumlah kedatangan enam sampai delapan pekan mendatang," kata Rutte di depan Parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis, Rabu.

Ketegangan telah mendidih di Belanda saat pemerintah berupaya bekerja dengan provinsi setempat untuk menemukan tempat berlindung bagi ribuan pengungsi.

Protes di beberapa kota terhadap pusat-pusat pengungsian yang direncanakan telah berkobar menjadi kerusuhan besar-besaran yang mengarah ke penangkapan dan beberapa kerusakan.

Harian Belanda The Trouw Sabtu mengatakan laporan yang bocor telah memperingatkan jumlah pengungsi bisa mencapai 93.000 tahun ini.

Dengan koalisi Rutte di bawah tekanan, Trouw melaporkan bahwa kabinet berencana untuk bertemu dengan provinsi lokal bulan depan untuk menyusun rencana perumahan pendatang baru.

Pemilihan tidak akan berlangsung sebelum tahun 2017, tapi menurut jajak pendapat yang dikumpulkan oleh penyiar nasional NOS jika mereka menunda, maka PVV Wilders bisa mengambil 36 kursi – cukup untuk meletakkannya di kursi pengemudi untuk pembicaraan koalisi.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Pembelot Islamic State di Yaman Bergabung dan Minta Maaf Kepada Al Qaeda

YAMAN (Jurnalislam.com) – Antar al Kindi mengatakan bahwa ia telah meninggalkan Islamic State di Yaman dan bergabung dengan al Qaeda.

Seperti yang dilansir The Long War Journal, Sabtu (23/01/2016) bahwa Media jihad Al Hidayah Media Production merilis sebuah video pada 15 Januari menampilkan seorang pria yang telah membelot dari Islamic State (IS) di Yaman. Pembelot diidentifikasi sebagai Antar al Kindi dan dia mengakhiri kesaksiannya dengan meminta maaf kepada Syeikh Ayman al Zawahiri, serta Amir al Qaeda lainnya.

Sebuah keterangan yang ditampilkan pada video menggambarkan al Kindi sebagai mantan pemimpin salah satu dari kelompok Abu Bakr al Baghdadi cabang Yaman. Dia bergabung dengan Islamic State setelah "khalifah" dinyatakan pada Juni 2014.

Pada saat itu, para pengikut Baghdadi membuatnya melakukan doa, yang dikenal sebagai mubahalah, yang mengutuk siapa saja yang berbohong. Doa ini dimaksudkan untuk mengukur kontraintelijen, al Kindi menjelaskan, karena Islamic State khawatir tentang mata-mata dalam jajarannya. Pasukan Baghdadi juga percaya bahwa mubahalah akan memperlihatkan jihadis yang berniat untuk membelot ke al Qaeda.

Dalam pengantar syariah (hukum Islam), anggota baru diajarkan doktrin takfir. Menurut Al Kindi, ini berarti mereka diperintahkan untuk percaya bahwa umat Islam yang tidak bergabung dengan Islamic State adalah "kafir."

Al Kindi mengatakan anggota Islamic State bertindak seperti "Khawarij", sebuah istilah yang diambil dari sejarah Islam yang umumnya digunakan dalam konteks saat ini untuk menggambarkan "ekstremis" Muslim. Setiap jihadis yang menarik kambali bay'ah nya (sumpah setia) untuk Baghdadi dianggap sebagai "kafir." Setiap kali anggota mencoba mencabut kesetiaannya diajukan ke rantai komando dan "khalifah" (Baghdadi) akan menentukan hukuman baginya, yang bisa menjadi hukuman mati.

"Ini adalah bukti bagaimana Islamic State tidak menghormati darah Muslim," kata Al Kindi dalam video, menurut terjemahan yang diperoleh The Long War Journal.

Seorang pejabat syariah Islamic State bahkan mencap anggota Jabhah Nusrah sebagai "murtad," menurut Al Kindi. (Hal ini tidak mengherankan karena Jabhah Nusrah, cabang resmi al Qaeda di Suriah, telah secara terbuka menentang Islamic State sejak 2014).

Al Kindi mengatakan bahwa ia benar-benar menyadari betapa ekstrimnya "metodologi" Islamic State adalah ketika keluarganya berusaha menghentikan dia mengobarkan jihad. Salah satu rekan al Kindi mengatakan ia harus menggunakan senjata untuk membunuh keluarganya, agar mereka tidak akan mampu menghalangi jalan jihad nya.

Pembelot Negara Islam mengaku mengekspos beberapa "kebohongan" kelompok. Misalnya, Islamic State Wilayat Shabwah (atau "provinsi" di Shabwah, Yaman) merilis sebuah video Mei 2015 memuji kemenangan yang diperoleh "khalifah" di Anbar dan Ramadi, keduanya di Irak.

Meskipun video itu diiklankan direkam di Shabwah, al Kindi mengatakan, video itu sebenarnya difilmkan di Hadramawt, provinsi Yaman lain. Al Kindi menjelaskan bahwa Islamic State tidak ingin memprovokasi Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP), yang menguasai sebagian Hadramaut, sehingga orang-orang "khalifah itu" mengklaim bahwa video itu direkam di tempat lain.

Al Kindi mengakhiri kesaksiannya dengan menyebut "pemimpin jihad dan para ulamanya yang jujur." Dia meminta maaf kepada "Amir dan Syeikh tercinta, Ayman al Zawahiri," meminta pemimpin al Qaeda itu untuk memaafkan dirinya dan orang lain yang telah meninggalkan Islamic State untuk al Qaeda. Dia juga meminta maaf kepada dua ulama pro al Qaeda terkemuka, Abu Qatada al Filistini dan Abu Muhammad al Maqdisi (keduanya adalah kritikus Islamic State, Ulama terkemuka di kancah Jihad abad ini), serta Abu Muhammad al Julani, yang memimpin Jabhah Nusrah.

Pasukan Islamic State di Yaman mengalami perpecahan kepemimpinan dalam beberapa pekan terakhir. Pada bulan Desember, lebih dari satu lusin pemimpin senior, bersama dengan puluhan pasukan, secara terbuka memberontak terhadap Gubernur (wali) kelompok untuk pelanggaran serius syariah.

Beberapa minggu kemudian, kelompok pejuang lain memberontak. Secara keseluruhan, lebih dari 100 pejabat dan pasukan Islamic State telah menolak legitimasi gubernur.

Video Al Kindi mungkin merupakan bagian dari upaya untuk memanfaatkan perbedaan pendapat ini. Tidak jelas berapa banyak anggota Islamic State yang tidak puas terhadap khalifahnya Baghdadi karena penyimpangannya yang telah bergabung dengan AQAP.

 

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

 

Biadab, Pasukan Israel Bunuh Gadis Palestina 13 tahun

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Seorang gadis Palestina 13 tahun ditembak mati oleh pasukan zionis di Yerusalem Timur pada hari Sabtu setelah polisi Israel menuduh bahwa dia mencoba menyerang seorang serdadu Israel dengan pisau, lansir World Bulletin Sabtu (23/01/2016).

Menurut polisi zionis, Rokaya Abu Eid ditembak mati di pintu masuk pemukiman Anatot khusus Yahudi di Yerusalem utara.

Sumber-sumber Palestina setempat mengatakan bahwa, setelah kejadian, tentara penjajah Israel menahan ayah Abu Reid dan membawanya ke kantor polisi di pemukiman Ma'ale Adumim khusus Yahudi.

Menurut Departemen Kesehatan Palestina, kematian Abu Eid, Sabtu, membuat jumlah total warga Palestina yang tewas oleh pasukan aggressor Yahudi sejak 1 Oktober tahun lalu menjadi 164, termasuk 31 anak di bawah umur.

Setidaknya 20 anak di bawah umur yang dibunuh oleh pasukan zionis selama periode ini yang tewas "akibat kebiadaban berdarah dingin" di pos pemeriksaan tentara Israel, menurut angka resmi Palestina, sementara jenazah Hasan Manasra – anak Palestina 15 tahun yang tewas Oktober lalu – belum diserahkan kepada keluarganya oleh otoritas Yahudi Israel.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

20 Pasukan Arbaki Menyerah di Provinsi Saripul Utara, Afghanistan

SARIPUL (Jurnalislam.com) – Pejabat melaporkan dari provinsi Saripul utara mengatakan bahwa 20 anggota milisi bersenjata bertobat atas kesalahan mereka dan menyerahkan diri kepada Mujahidin Imarah Islam hari Sabtu di distrik Sayedabad daerah Qala Ejaz. Mereka juga menyerahkan perlengkapan militer, Al-Emarah News mengatakan, Sabtu (23/01/2016).

Mereka menyerah kepada Mujahidin setelah upaya Komisi Khotbah dan Bimbingan memberikan dakwah dan pemahaman kepada masyarakat, dan terus berjuang mempertahankan Islam dan tanah air mereka.

Kemudian di Badakhshan sebanyak 18 tentara musuh tewas dan lebih dari 12 lainnya cedera.

Ada bentrokan antara pejuang Imarah Islam dan pasukan gabungan di distrik Tagab provinsi Badakhshan utara pada Jumat di mana 8 tentara boneka tewas dan 12 lainnya menderita luka-luka, ia menambahkan.

Dua pejuang Mujahidin memeluk kesyahidan dengan lebih dari tiga lainnya terluka, sementara tank lapis baja dan kendaraan militer hancur setelah oleh serangan Mujahidin.

Pada hari Sabtunya, Mujahidin dan musuh terlibat bentrokan lanjutan di provinsi Badakhshan, yang menewaskan 10 tentara musuh dan menghancurkan dua tank lapis baja serta sebuah kendaraan tempur lapis baja.

Jumlah tentara musuh yang menderita luka-luka tidak diketahui.

Demikian pula, tiga pejuang Mujahidin terluka dalam pertempuran itu.

 

Deddy | Shahamat | Jurnalislam

 

 

IPM Tasik Luncurkan Rumah Baca Pelajar

SINGAPARNA (Jurnalislam.com) – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan Student Fair dan meluncurkan Rumah Baca Pelajar, Sabtu (23/1/2015).

Acara yang digelar di Lapangan Kampus Pendidikan Muhammadiyah Singaparna, Jl. Muhammadiyah Cikedokan, Singaparna itu dihadiri oleh Kepala Sekolah dari beberapa institusi pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Organisasi Otonom Muhammadiyah, Majelis Dikdasmen, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya.

“Aksi nyata ini kami lakukan dalam rangka mengimplementasikan Al Quran Surat Al Alaq ayat satu, dan meretas realitas dengan mirisnya fenomena rendahnya minat baca di kalangan masyarakat,” kata Ketua IPM Kabupaten Tasikmalaya, Gigin Dzulgina.

Gigin mengungkapkan hasil survei UNESCO yang menunjukkan bahwa dari seribu penduduk Indonesia hanya satu orang yang memiliki minat membaca. Karenanya, IPM menaruh harapan besar pada Rumah Baca yang digagasnya itu.

“Besar harapan kami dengan digagasnya gerakkan membaca akan tercipta reading habbit dan gerakkan anti nyontek,” cetusnya.

Selain Rumah Baca, PD IPM juga mengadakan program perpustakaan keliling, bedah buku, bedah film, dan resensi buku yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Hal itu disambut antusias oleh para pelajar, mahasiswa, dan satuan pendidikan dengan tersedianya berbagai fasilitas dan aktivitas yang menunjang peningkatan mutu pendidikan.

Dalam sambutannya, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Yane Sriwiganti berharap Rumah Baca Pelajar dapat menjadi fasilitas untuk menunjang terbentuknya generasi yang cerdas.

“Dengan diresmikannya rumah baca ini, semangat dan giroh para pelajar harus lebih berkobar dari sebelumnya dan tidak berhenti berkarya demi terbentuknya generasi yang cerdas,” ujarnya.

Reporter: Feisal | Editor: Ally | Jurnalislam

Mantan Aktifis Gereja: Natal, Tahun Baru dan VD adalah Alat Kristenisasi

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Takmir masjid At Tiin Karang, Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo menggelar kajian akbar bertajuk “Mewaspadai Gerakan Kristenisasi 2016”, Sabtu (23/01/2016) malam. Menghadirkan seorang mantan aktivis gereja yang saat ini menjadi penceramah Islam, ustadzah Dewi Purnamawati.

Dalam kajian yang diikuti oleh ratusan jamaah itu, Dewi mengatakan perayaan hari besar yang dilakukan umat Kristen ternyata tidak ada dalam kitab Injil sendiri.

Bahkan, lanjutnya, acara yang digemari anak muda seperti valentine day sengaja disebarkan dan dikemas oleh Yahudi agar generasi muda umat Islam terjerumus ke dalam perzinahan.

"Natal, tahun baru, valentine, adalah alat kristenisasi agar umat Islam mengikuti ajaran atau milah orang kafir," tegasnya.

Dewi juga menjelaskan, tujuan para misionaris Kristen tidak hanya untuk memurtadkan umat Islam. ”Paling tidak mengikuti ajarannya. Makar Kristen itu menjadikan orang iman menjadi kafir, Allah sudah kasih info kepada kita dalam surat Al Baqoroh ayat 120," ungkapnya.

Reporter: Dyo | Editor: Ally | Jurnalislam

 

Tak Bermanfaat, Bupati Probolinggo Akan Tutup Tempat Karaoke

PROBOLINGGO,(Jurnalislam.com) – Bupati Probolinggo, Tantri Hasan Aminuddin akan melarang tempat karaoke berdiri di daerah yang dipimpinnya. Ia menyatakan, Pemkab Probolinggo tidak mau ikut terjebak, walau sejumlah daerah di Jawa Timur memberikan izin untuk mendirikan tempat hiburan serupa.

Tantri menilai tempat hiburan semacam itu tak memiliki banyak manfaat. Seandainya tempat karaoke sudah telanjur berdiri, Tantri berharap, masyarakat melaporkannya kepada Pemkab Probolinggo.

"Kalau ada, laporkan, saya tutup," kata Tantri, Selasa (12/1/2016) lalu.

Tantri menganggap, tempat karaoke dengan ruangan tertutup sulit membawa dampak positif bagi masyarakat.

"Tidak boleh ada tempat hiburan yang aktivitasnya mengandung kemudaratan di Kabupaten Probolinggo. Kami tegas soal itu. Kontroversi akan meluas jika tempat hiburan semacam itu berdiri di Kabupaten Probolinggo," ujar Tantri.

"Karena itu, saya tegaskan lagi, tempat hiburan semacam itu tidak boleh berdiri. Kami tidak akan mengeluarkan izin jika ada pengusaha ingin mendirikannya," sambungnya.

Alasan lain, menurut Tantri, pondok pesantren yang berdiri di Kabupaten Probolinggo cukup banyak, dan masyarakatnya dikenal sangat taat beragama.

"Seiring perkembangan (Kecamatan) Kraksaan dari tahun ke tahun, akan sangat banyak tantangan yang dihadapi. Konsekuensi menjadi kota, akan ada banyak hal-hal berbau kemudaratan yang harus dihadapi dan diantisipasi bersama-sama," tegas dia.

Reporter : Findra | Editor: Ally | Jurnalislam

MUI Sidoarjo Desak Pemda Tutup Tempat Maksiat Berkedok Karaoke Keluarga

SIDOARJO (Jurnalislam.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sidoarjo menolak keberadaan tempat-tempat karaoke yang kian menjamur di Sidoarjo. Penolakan itu disampaikan berdasarkan hasil rapat pleno yang dilaksanakan Rabu (20/1/2016) oleh seluruh anggota dan pimpinan MUI.

Tempat-tempat hiburan berkedok karaoke keluarga itu saat menyediakan Pemandu Lagu (PL) yang biasanya dari kaum wanita. Meski berkedok karaoke keluarga, akan tetapi tempat-tempat karaoke itu beroperasi hingga pukul 3 pagi.

"Kami menolak keberadaan rumah karaoke (kafe karaoke) itu. Karena tanpa dilogika saja, jelas aneh. Mana ada keluarga yang mau karaoke pada jam 2 atau 3 dini hari. Keluarga yang mana itu," terang Ketua MUI Kabupaten Sidoarjo, KH A Hambali Z, Rabu (20/01) lansir SurabayaPagi.com

Selain menolak dan mengecam, pihaknya akan mendesak pemerintah daerah untuk melakukan penutupan. Hal itu akan dilaksanakan dengan menggandeng GP Anshor.

"Kalau dalam perizinan kan ada batas-batasannya. Kalau batas izin sudah melewati batas, yang bertindak harusnya Satpol PP Pemkab Sidoarjo. Kalau fatwa penolakan kurang kuat maka akan kami siapkan kajian fatwa haram pada tahap selanjutnya," imbuhnya.

Menurut Kyai Hambali, tempat-tempat karaoke itu dinilai akan mengubah imej Sidoarjo yang dikenal sebagai Kota Santri. Oleh karenanya, pihaknya langsung menyikapinya berdasarkan kajian sosial masyarakat dan Agama Islam.

"Poin-poin penolakan dan dasarnya jelas. Kami menolak karaoke yang makin marak berdiri apalagi sampai berdiri di aset Pemkab Sidoarjo seperti di stand GOR Delta Sidoarjo," ungkapnya.

Sebagian pihak menilai sikap MUI itu lamban, karena tempat-tempat karaoke telah menjamur di Kabupaten Sidoarjo.

"Tak terkesan lamban. Ini para pengurus baru. Makanya penolakan itu formulasi rekomendasinya kami sampaikan ke Bupati Sidoarjo agar segera ditindaklanjuti," tandasnya.

Reporter : Findra | Editor: Ally | Jurnalislam.com

 

Pemimpin Muslim Tatar Ditangkap Pemerintah Moskow dengan 3 Tuduhan

RUSIA (Jurnalislam.com) – Para pejabat di Crimea yang dijajah Moskow mengatakan pada hari Kamis bahwa seorang pemimpin  muslim masyarakat Tatar yang dihormati, telah ditangkap in-absentia dan menghadapi tiga tuduhan yang tidak ditentukan untuk "kejahatan terencana", Al jazeera melaporkan Kamis (22/01/2016).

Tatar adalah minoritas Muslim dengan sejarah panjang penyiksaan oleh Rusia.

Mustafa Jemilev, seorang anggota parlemen Ukraina yang diasingkan dari semenanjung Laut Hitam karena menyerukan seruan "ekstrimis" untuk menentang aneksasi  Rusia tahun 2014, menginspirasi "blokade" sipil Krimea tahun lalu oleh aktivis Tatar dan Ukraina.

Sebuah pengadilan distrik di kota Simferopol  di Crimean selatan menempatkan Jemilev masuk daftar pencarian federal dan internasional pada hari Kamis karena "bersembunyi dari tuntutan dan pengadilan, kemungkinan menekan saksi, dan menghilangkan bukti."

Krimea jaksa penuntut Natalya Poklonskaya mengatakan tuduhan yang belum dipublikasikan untuk mencegah obstruksi keadilan dari serangkaian "gugatan terencana" yang dilakukan oleh Jemilev, kantor berita RIA Novosti mengutip dia yang mengatakan.

Kementerian Luar Negeri Ukraina mengutuk tuduhan tersebut . Juru bicara Kementerian Mariana Betsa mengatakan dalam tweet bahwa mereka adalah bagian dari "represi" Tatar Krimea yang berjumlah sekitar 15 persen dari populasi Crimea yang berjumlah 2 juta.

Jemilev, 72, adalah seorang penentang  era Soviet yang menghabiskan 15 tahun di penjara atau pengasingan karena menganjurkan masyarakat Tatar  cara yang tepat untuk kembali ke Crimea setelah mereka dideportasi massal tahun 1944 atas tuduhan bekerja sama dengan Nazi Jerman selama Perang Dunia II. Hampir 200.000 warga Tatar dideportasi ke Soviet Asia Tengah, hingga setengah dari mereka (100.000 orang) meninggal karena kelaparan dan penyakit.

Warga yang selamat dan keturunan mereka dicap "pengkhianat" sampai pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev memperbolehkan mereka kembali ke Crimea di akhir 1980-an. Jemilev menghadap Mejlis, parlemen Tatar informal yang membantu menyelesaikan konflik dengan etnis Rusia dan Ukraina yang mendominasi semenanjung.

Pada bulan November, Ukraina mengakui deportasi tersebut sebagai "genosida."

Meskipun Tatar menyatakan bahwa pemerintah Ukraina diam-diam menghalangi mereka memperoleh pekerjaan di kantor pemerintah dan polisi, banyak dari mereka yang menentang aneksasi 2014 dan munculnya ribuan prajurit Rusia tanpa seragam.

Kremlin menyatakan aneksasi itu "tak berdarah," tapi seorang aktivis etnis Tatar yang memprotes langkah itu diculik oleh pejuang pro-Moskow dan kemudian ditemukan tewas dengan bekas penyiksaan. Beberapa warga Tatar lainnya telah diculik dan diduga dibunuh, keluarga mereka mengatakan kepada Al Jazeera.

Pemerintah Rusia juga mulai melakukan pencarian besar-besaran dan penahanan warga Tatar, khususnya Muslim yang rajin ke masjid. Banyak dari mereka menyamakan penganiayaan tersebut dengan kebijakan represif Moskow di wilayah Kaukasus.

 

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

Israel akan Bangun Tembok Pemisah di Perbatasan Yordania

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Kementerian Pertahanan zionis mengungkap adanya rencana mulai membangun tembok pemisah  pekan ini antara wilayah jajahan dengan Yordania untuk menjaga penjajah dari ancaman-ancaman, Infopalestina melaporkan, Kamis (21/01/2016).

Kementerian Israel menegaskan dalam keterangannya hari Kamis, tim kontruksi dan arstiek sudah mulai pekan ini membuat maket permulaan tembok keamanan di perbatasan Israel – Yordania. Tembok keamanan itu seperti yang dibangun di perbatasan dengan Mesir dan Golan yang mencakup jalan-jalan, tugu pemantau, sarana teknik canggih lainnya.

Tembok itu akan dibangun sepanjang 30 km antara resort Eilat di ujung selatan wilayah Israel (Palestina jajahan 1948) dan lembaga Arabah (Yordania) dengan biaya dana sebesar 75 juta dolar dan diperkirakan berakhir pada tahun 2016.

Soal faktor pembangunan tembok ini, juru bciara Kemenhan Ariel Havez bahwa itu bertujuan melindungi warga Israel dari ancaman keamanan dari Yordania tanpa menyebut pihak yang ditakuti.

Di sisi lain, koran “Ar-Ro’y” Yordania menegaskan dari sumber pemerintah setempat bahwa tembok keamanan yang mulai dibangun Israel itu berada di sepanjang perbatasan Yordania adalah urusan dalam negeri karena di bangun di perbatasan bagian dalam dan tidak menyentuh kedaulatan Yordania.

Jika dibangun Israel di wilayah Palestina di Tepi Barat yang berbatasan dengan Yordania, maka hal itu ditolak oleh Yordania.

Tembok ini menjadi tembok keempat yang dibangun Israel setelah tembok pemisah Israel dengan wilayah Tepi Barat, tembok di Golan dan tembok elektronik sepanjang 240 km di perbatasan dengan Mesir.

Deddy |  Infopalestina | Jurnalislam