SWISS (Jurnalislam.com) – Ketika pengungsi Suriah tiba di Toronto, Perdana Menteri Kanada menyambut mereka bukan sebagai pencari suaka, tapi sebagai warga negara, PM Justin Trudeau mengatakan pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, lansir Al Arabiya News Channel, Kamis (21/01/2016).
"Saya menyambut mereka sebagai warga Kanada yang baru dan sebagai masa depan perekonomian Kanada. Keanekaragaman adalah mesin investasi; Keanekaragaman menghasilkan kreativitas dan memperkaya dunia. Kami memahaminya di Kanada, "kata Trudeau.
Perdana menteri mencatat bahwa masyarakat menanggapi visi masyarakat yang positif dan inklusif. "Hasilnya adalah kreativitas yang memperkaya Kanada dan dunia. Itu membuat saya sangat optimis dan percaya diri. "
Pendahulu Trudeau, Stephen Harper, menginginkan agar Kanada dikenal karena sumber dayanya. "Aku ingin dunia mengenal Kanada karena wawasan dan kepandaian kami," kata Trudeau. "Kami memiliki populasi yang luar biasa beragam dan kreatif, pendidikan dan infrastruktur yang baik, stabilitas sosial dan keuangan dan pemerintah [yang bersedia] untuk berinvestasi di masa depan. Kami memiliki keyakinan yang luar biasa. Kami percaya pada kemajuan dan kami bersedia untuk bekerja keras untuk sampai ke sana," katanya.
Selama pembicaraan di Davos, Trudeau juga memperingatkan bahwa, "Teknologi baru memang selalu mempesona, tapi kita perlu melayani penyebab kemajuan manusia." Dia menunjukkan bahwa teknologi tidak akan menentukan masa depan kita, tetapi pilihan dan kepemimpinan kitalah yang akan menentukan.
"Saya percaya pada kepemimpinan yang positif dan ambisius," katanya. "Revolusi Industri Keempat tidak akan berhasil kecuali menciptakan peluang bagi miliaran yang tidak mampu berada di sini hari ini."

Beralih ke ekonomi Kanada, perdana menteri menyatakan Kanada percaya bahwa ekonomi dan lingkungan adalah satu kesatuan. "Kami adalah ekonomi berbasis sumber daya dan kami percaya ini adalah kesempatan besar bagi kami. Dunia perlu melakukan keduanya," katanya.
Selama kampanye pemilu, Trudeau dan timnya membuat keputusan strategis untuk menyajikan visi positif: "Kami memutuskan bahwa, dengan menghadirkan visi positif, kita tidak hanya akan terpilih, tapi kita sekaligus akan memiliki mandat yang kuat dan inklusif untuk membentuk pemerintahan Kanada. Kami ingin mendahulukan apa yang warga Kanada inginkan, daripada apa yang kita takutkan."
Trudeau mencatat bahwa mudah untuk terpilih menggunakan strategi pecah belah dan negatif. "Setelah Anda terpilih dengan cara membagi-bagi orang, akan sulit untuk mengatur-memerintah," katanya. "Tanggung jawab utama dari setiap pemerintah adalah menjaga warganya aman, sekaligus menjaga mereka bebas dan benar dari sisi nilai-nilai kita. Mendapatkan keseimbangan yang tepat dengan cara yang bertanggung jawab adalah apa yang orang cari. "
Lebih dari 2.500 pemimpin bisnis, pemerintah, organisasi internasional, masyarakat sipil, akademisi, media dan seni berpartisipasi dalam Pertemuan Forum Ekonomi Dunia Tahunan ke-46 di Davos-Klosters, Swiss, pada 20-23 Januari. Dengan tema “Menguasai Revolusi Industri Keempat,” program ini terdiri lebih dari 300 sesi, di mana lebih dari 100 sesi akan disiarkan langsung secara online.
Deddy | Alarabiya | Jurnalislam