Ribuan Warga Aleppo Selamatkan Diri dari Serangan Brutal Rezim dan Pesawat Tempur Rusia

SURIAH (Jurnalislam.com) – Ribuan warga Suriah terjebak di perbatasan Turki Jumat setelah melarikan diri dari serangan utama rezim Assad yang didukung oleh gempuran pesawat tempur Rusia pada wilayah sipil di dekat Aleppo menghasilkan bencana kemanusiaan baru, World Bulletin melaporkan Jumat (05/02/2016).

Puluhan ribu warga sipil dilaporkan telah bergabung dengan eksodus setelah pertempuran sengit mujahidin Suriah dengan pasukan rezim,  memutus rute pasokan ke kota kedua Suriah.

Negara-negara Barat menuduh rezim Suriah menyabotase perundingan perdamaian dengan serangan militernya, dan Washington telah menuntut Moskow menghentikan operasi militer dalam membantu rezim  Bashar al-Assad.

Dewan Keamanan PBB dijadwalkan bertemu pada Jumat untuk membahas proses perdamaian yang gagal, saat kepala NATO Jens Stoltenberg memperingatkan serangan udara Rusia tersebut "merusak upaya untuk menemukan solusi politik".

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, lembaga monitor berbasis di Inggris yang mengandalkan jaringan sumber di darat, memperkirakan bahwa 40.000 orang telah melarikan diri dari serangan rezim dekat Aleppo.

"Ribuan orang, terutama keluarga dengan perempuan dan anak-anak, sedang menunggu untuk memasuki Turki," kata Direktur Observatorium Rami Abdel Rahman.

Provinsi Aleppo adalah salah satu benteng utama mujahidin  Suriah, yang menghadapi kemungkinan terburuk sejak awal perang tahun 2011.

"Rezim Assad mulai memetik hasil dari operasi militer Rusia dan kemajuan di Aleppo menjadi penting karena selama ini mereka  selalu mengalami kekalahan demi kekalahan dalam dua tahun berturut-turut," kata Abdel Rahman.

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan hari Kamis bahwa hingga 70.000 orang sedang menuju ke negaranya, dengan 10.000 sudah menunggu di perbatasan.

Turki sudah menjadi tuan rumah dari sekitar 2,5 juta pengungsi Suriah.

Persimpangan perbatasan Turki Oncupinar dekat Kilis, yang menghadap pos perbatasan Suriah Bab al-Salama di utara Aleppo, ditutup pada Jumat pagi, dan tidak ada tanda-tanda pengungsi yang keluar.

Rekaman yang dirilis Kamis oleh aktivis menunjukkan ratusan orang, termasuk banyak anak-anak, menuju perbatasan Turki, beberapa membawa barang-barang mereka di kantong plastik di punggung mereka.

"Kami terusir dari rumah kita karena serangan Rusia, Iran, Bashar dan milisi Syiah Hizbullah," kata seorang anak dalam video. "Kami meminta Recep Tayyip Erdogan (Presiden Turki ) untuk menerima kami ke wilayahnya."

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Erdogan: Tuduhan Rusia, Turki akan Serang Suriah “Menggelikan”

TURKI (Jurnalislam.com) – Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Jumat (05/02/2016)  mengecam Rusia karena telah menuduh bahwa Turki aktif bersiap untuk menyerang Suriah, hal itu "menggelikan".

"Saya mengatakan bahwa pernyataan Rusia ini menggelikan … Rusialah yang hingga saat ini aktif terlibat dalam invasi ke Suriah," kata Erdogan, seperti dikutip oleh kantor berita yang dikelola negara, Anatolia, Jumat.

Sebelumnya, seorang pejabat senior pemerintah Turki mengatakan pada hari Jumat bahwa Turki tidak merencanakan serangan militer ke Suriah dan perkataan Rusia mengenai tindakan tersebut adalah propaganda.

Erdogan mengatakan Rusia harus bertanggung jawab untuk korban yang telah tewas di Suriah dalam operasi militer (serangan udara), mengatakan agresi Moskow dan rezim Damaskus sama-sama bertanggung jawab untuk 400.000 kematian di sana, Dogan News Agency melaporkan pada hari Jumat.

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan timpalannya dari Senegal saat kunjungan kenegaraan ke negara Afrika Barat, Erdogan juga mengatakan Rusia terlibat dalam invasi Suriah dan Rusia berusaha untuk mendirikan sebuah "negara butik" untuk sekutu lamanya Bashar al Assad.

"Turki tidak memiliki rencana atau pikiran melakukan sebuah operasi militer atau serangan darat di Suriah," kata Erdogan kepada Reuters, dan menambahkan Rusia lah yang telah meningkatkan operasi militernya sendiri di Suriah setiap hari,  Rsuaia tidak bekerja mencari solusi.

"Turki adalah bagian dari koalisi, bekerja sama dengan sekutu kami, dan akan terus melakukannya. Seperti yang kita telah berulang kali katakan, Turki tidak akan bertindak secara sepihak, "kata pejabat itu.

Rusia mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka, Turki,  sedang menyiapkan serangan militer ke Suriah, saat sumber militer Suriah mengatakan Aleppo akan segera dikelilingi oleh pasukan pemerintah dengan dukungan udara Rusia.

Turki sebaliknya mengatakan Moskow mencoba mengalihkan perhatian terhadap "kejahatan perangnya" padahal mereka sendiri di Suriah,  Aleppo terancam dengan "pengepungan kelaparan".

Turki mengatakan memiliki hak mengambil langkah-langkah untuk melindungi keamanan.

PBB pada Rabu menangguhkan perundingan perdamaian pertama dalam dua tahun, menghentikan upaya yang dari awal tampaknya ditakdirkan gagal saat perang yang berkecamuk masih berlanjut. Namun Washington mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka berharap akan melanjutkan perundingan pada akhir bulan, dan Rusia mengatakan, pihaknya memperkirakan bahwa paling lambat 25 Februari.

Bantuan diselenggarakan di London untuk mengatasi krisis pengungsi yang tercipta akibat konflik. Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan mereka meningkatkan $ 11.000.000.000 untuk kebutuhan kemanusiaan Suriah selama empat tahun ke depan.

Turki mengatakan pada konferensi hingga 70.000 pengungsi dari Aleppo telah bergerak menuju perbatasan untuk melarikan diri dari serangan brutal pesawat tempur Rusia.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Somalia Selatan Kembali ke Pangkuan Mujahidin al Shabaab

SOMALIA (Jurnalislam.com) – Mujahidin al Shabaab, cabang resmi Al Qaeda di Afrika Timur, telah merebut kembali kontrol beberapa kota di Somalia selatan setelah pasukan koalisi Uni Afrika dan rezim pemerintah mundur, The Long War Journal melaporkan Jumat (05/02/2016).

Mujahidin Shabaab menduduki kembali Marka, yang terletak hanya 45 mil sebelah selatan dari ibukota Somalia Mogadishu, hari ini setelah pasukan Uni Afrika dan Somalia meninggalkan kota.

"Pasukan AMISOM (Misi Uni Afrika di Somalia – African Union Mission in Somali) pindah pada tengah hari kemudian administrasi lokal dan semua pasukan keamanan Somalia lainnya meninggalkan lokasi beberapa menit kemudian – dan kemudian pejuang al-Shabab memasuki kota," seorang warga setempat mengatakan kepada The Associated Press. "Mereka telah mendekati warga di markas distrik."

Shabaab mengangkat benderanya di pusat kota, menuju ke kerumunan, dan mulai patroli, berdasarkan foto-foto yang diperoleh dari Shahada News Agency, sebuah media jihad. Menurut AP, mujahidin Shabaab telah menduduki kantor polisi dan gedung-gedung pemerintah.

Shabaab pernah kehilangan kendali Marka pada bulan Agustus 2012 setelah pasukan salib Kenya menyerbu Somalia selatan dan Uni Afrika dalam menanggapi serangan mujahidin Shabaab di Kenya utara. Saat Shabaab kehilangan kendali pusat populasi besar di Somalia selatan dalam serangan pasukan Salib Kenya dan Uni Afrika, mujahidin tetap mempertahankan kekuatan militernya dan mundur ke daerah pedesaan di negara itu.

Mereka telah merebut kontrol kembali lebih dari sebulan lalu dengan sepenuh hati.

Hari ini penarikan Uni Afrika dari Marka kemungkinan adalah akibat  serangan mujahidn Shabaab pertengahan Januari di pangkalan militer AMISOM di kota El Ade. Mujahidin al Shabaab dari Batalyon Saleh al Nabhani menewaskan puluhan pasukan salib Kenya dan menyita sejumlah besar senjata, amunisi, dan kendaraan dalam kemenangan mereka. Shabaab mengatakan menewaskan lebih dari 100 tentara dalam serangan El Ade dan militer Kenya membisu atas kekalahan telak mereka.

Serangan besar tersebut memiliki efek demoralisasi pada pasukan Uni Afrika, dan militer tidak dapat menghindarkan kerugian tersebut yang terus berlanjut dari waktu ke waktu.

Marka adalah kota besar ketiga di Somalia selatan yang jatuh kepangkuan mujahidin al Shabaab dalam dua pekan terakhir setelah pasukan Uni Afrika mundur begitu saja. Pada tanggal 26 Januari, Shabaab konvoi ke kota-kota El Ade dan Badhadhe setelah pasukan salib Kenya mundur, meninggalkan wilayah.

Shabaab mampu melakukan serangan di kawasan itu meskipun terdapat kehadiran misi Uni Afrika yang besar di Somalia. Mujahidin al Shabaab telah meluncurkan berbagai serangan istisyhad di hotel yang dijaga ketat di Mogadishu tahun ini. Shabaab terus-menerus menargetkan pasukan Uni Afrika di Somalia selatan dan telah membawa kembali beberapa wilayah dalam proses.

Shabaab telah meningkatkan operasi di bagian tengah Somalia dan juga ke negara tetangga Kenya. Pada akhir November, Shabaab mengatakan pasukannya telah mengambil kontrol atas kota Kenya yang berbatasan dengan Somalia.

 

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

Taliban Sapu Bersih Musuh di Distrik Markazi Baghlan

BAGHLAN (Jurnalislam.com) – Laporan yang datang dari provinsi Baghlan utara mengatakan bahwa di tengah serangan Azm yang sedang berlangsung, Mujahidin Imarah Islam melancarkan operasi pembersihan di distrik Markazi Baghlan kemarin, lansir Al Emarah News Jumat (05/02/2016).

Operasi yang masih terus memperoleh keberhasilan sejauh ini telah membersihkan wilyah Kog Chinar, Qaisar Khel, Janda Khel, Arab, Mangal, Nawabad, Khudai Daud Khel dan daerah Joi Kohna serta menyebabkan 15 serdadu bayaran tewas dan 17 lainnya luka-luka.

Mujahidin juga menyita 13 senapan, 4 senjata mesin PKM, RPG launcher, 4 sepeda motor dan sejumlah besar peralatan lain dalam operasi.

Para pejabat yang berhubungan dengan Al Emarah mengatakan bahwa garis depan saat ini sangat dekat dengan Dand-e-Ghori dan In Syaa Allah kedua daerah akan segera terhubung satu sama lain.

Sementara di Helmand pos militer musuh paling strategis yang terletak di Haji Habib Aka Shela wilayah distrik Sangin diserbu oleh Mujahidin Imarah Islam dalam serangan bersenjata selama 3 jam di tengah malam.

Para pejabat mengatakan bahwa 16 pasukan Arbaki tewas dalam operasi sukses tersebut. APC dibakar, 3 senjata mesin AS, 3 peluncur RPG, 10 senapan AS dan sejumlah besar peralatan lainnya disita.

Segala puji bagi Allah saja, tidak ada Mujahidin yang dirugikan dalam pertempuran.

 

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

 

Pemimpin NATO: Serangan Udara Rusia Merusak Perundingan Damai Suriah

BRUSSELS (Jurnalislam.com) – Serangan udara Rusia yang sedang berlangsung di Suriah merusak pembicaraan damai di Jenewa, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan Jumat (05/02/2016), Anadolu Agency melaporkan.

"Intensnya serangan udara Rusia, terutama menargetkan kelompok oposisi di Suriah, menggerogoti upaya untuk menemukan solusi politik bagi konflik," kata Stoltenberg kepada wartawan menjelang pertemuan menteri pertahanan Uni Eropa.

Pemimpin NATO mengatakan bahwa aliansi sangat mendukung semua upaya untuk menemukan solusi damai dan politik yang dinegosiasikan untuk konflik di Suriah.

"Tapi peningkatan serangan udara Rusia di Suriah menyebabkan ketegangan dan pelanggaran wilayah udara Turki meningkat. Hal ini menciptakan risiko dan mempertinggi ketegangan," tambah Stoltenberg.

Lebih lanjut ia menggambarkannya sebagai tantangan bagi NATO karena juga merupakan pelanggaran terhadap wilayah udara NATO.

Serangan udara oleh jet tempur Rusia di Suriah baru-baru ini menjadi sumber ketegangan diplomatik antara Ankara dan Moskow sejak SU-24 Rusia yang melanggar wilayah udara Turki dicegat dan ditembak jatuh pada 24 November oleh pesawat tempur F-16 Turki.

Ditanya tentang dugaan Moskow bahwa Turki sedang mempersiapkan aksi militer di Suriah, Stoltenberg mengatakan fakta menunjukkan bahwa Rusia baru-baru ini menerapkan pembangunan militer substansial berat di Suriah dengan meningkatkan kehadiran angkatan udara, pasukan darat dan angkatan laut di bagian timur Mediterania.

Sejak 30 September tahun lalu, Rusia – sekutu dekat rezim  Bashar al-Assad Suriah – telah menargetkan sejumlah daerah warga sipil di Suriah, menurut pejabat AS.

Dalam laporan terbaru, Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa serangan udara Rusia telah menewaskan 583 warga sipil di kota-kota Suriah yaitu Idlib, Aleppo, Hama dan Homs dan di daerah pedesaan seperti Latakia, Daraa dan Damaskus selatan sejak mereka memulai serangan udara September lalu.

Rusia berdalih bahwa serangan udara mereka menargetkan posisi yang dipegang oleh kelompok militan IS,  namun beberapa anggota aliansi NATO Barat mengatakan Rusia sebenarnya menargetkan koalisi mujahidin Suriah dan oposisi moderat anti rezim Assad.

Deddy | Andolu Agency | Jurnalislam

Pakistan Dukung Kashmir Day

PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Hari Solidaritas Kashmir (Kashmir Solidarity Day), atau Hari Kashmir (Kashmir Day), adalah hari libur nasional di Pakistan dan berlangsung di seluruh daerah dan dunia pada tanggal 5 Februari setiap tahunnya, World Bulletin melaporkan Jumat (05/02/2016).

Kashmir Day ini menunjukkan dukungan dan persatuan dunia terhadap rakyat Muslim Kashmir yang diduduki India dan untuk memberi penghormatan kepada rakyat Kashmir yang tewas dalam perjuangan untuk menentukan nasib mereka sendiri.

Aksi solidaritas itu diadakan di seluruh Pakistan, Kashmir dan di seluruh dunia. Kashmir Day pertama kali diusulkan oleh partai Jamaat-e-Islami di Pakistan pada tahun 1990.

Baca juga: Pembantaian Jammu, Genosida Muslim Kashmir oleh Hindu India yang Terlupakan

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

DPW FPI Kota Serang Gelar Milad Ke 1

SERANG (Jurnalislam.com) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Front Pembela Islam (FPI) Kota Serang menggelar acara Majelis Ta’lim dan Solawat Jihad FPI & Umat, Kamis (04/02/2016).

Acara yang diselenggarakan di Sekretariat DPW-FPI Kota Serang Kampung Sudi Mampir, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, itu dihadiri oleh tokoh masyarakat, ulama, kepolisian dan perwakilan ormas Islam. Acara tersebut sekaligus memperingati milad DPW FPI Kota Serang yang ke-1.

Dalam sambutannya, Ketua DPW FPI Kota Serang, KH Naseh mengatakan, acara tersebut diselenggarakan untuk membuat FPI Serang aktif kembali dalam menumpas kemaksiatan. Dia menilai aktifis amar ma’ruf nahi munkar Kota Serang kewalahan dalam menghadapi kemaksiatan yang semakin merajalela.

“Relawan Pencegahan Maksiat sudah mengeluh dan kewalahan menghadapi kemaksiatan, Aliansi Amar ma’ruf nahi Munkar (AMANAR) sudah kewalahan menumpas kemaksiatan, mereka menunggu bantuan dari kita. Apakah kita siap untuk berjihad di jalan Allah?” katanya.

Kyai Naseh menjelaskan, FPI tidak seperti yang dikatakan sebagian orang. “FPI bukan wahabi, Syi’ah ataupun ISIS, kami ini ahlu sunnah wal jama’ah, bermadzhab Syafi’I, aqidah Asy’ari,” tegasnya.

Selain itu, Ketua FPI Kabupaten Serang turut, KH Abi Suja’i turut menyampaikan materi. Ia menyatakan, FPI adalah bagian dari NKRI dan akan menggunakan aparatur pemerintah untuk memberantas kemaksiatn.

“FPI tidak mau mendirikan rumah dalam rumah, dalam NKRI, FPI akan menggunakan petugas aparatur pemerintah untuk menumpas kemaksiatan,” tegasnya.

Namun jika aparat tidak serius, lanjutnya, jangan salahkan jika FPI turun tangan. “Tapi jangan salahkan kami jika aparat tidak serius menanggapi laporan kemaksiatan yang kami berikan, kami akan bergerak dan berjihad,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Fajar | Editor: Ally | Jurnalislam

Warga Kratonan Kembali Demo Pembangunan RS Siloam

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Untuk kesekian kalinya warga Kratonan bersama ormas Islam melakukan demo penolakan berdirinya Rumah sakit Siloam di Jalan Honggowongso Kratonan, Serengan, Surakarta, Jum'at (5/2/2016) siang.

Meski hujan, namun massa tetap melangsungkan aksinya. Mereka memasang spanduk dan poster penolakan pembangunan Siloam yang rencananya akan berdiri hingga 30 lantai. Massa terlihat membentangkan spanduk bertuliskan "Apapun Alasannya Siloam Berdiri di Wilayah Kami Warga Tegas Menolak."

"Kami tetap akan menolak, karena dampak lingkungan akibat limbah rumah sakit, ketersediaan air tanah dan semrawutnya parkir, dan lalu lintas. Lah wong luas yang hanya sekitar 5000 m, mosok untuk 3 peruntukan; Rumah Sakit, Pusat Pendidikan dan Hotel," tegas Koordinator aksi, Ali Afandi yang juga Ketua Rt 05 Rw 04 Kratonan.

Sementara itu Ketua Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), Edi Lukito mengimbau warga untuk mewaspadai adanya investor asing dalam proyek tersebut.

"Kami minta warga mewaspadai Investor asing yang mulai bermunculan di kota Solo, karena pribumi yang asli Solo lama-lama bisa terpinggirkan" kata Edi.

Terlihat salah satu poster berisi pertanyaan untuk presiden Jokowi; "Pak Jokowi niki Investasi nopo Invasi?"

Aksi berlangsung tertib dengan penjagaan aparat gabungan TNI Polri

Reporter: Dyo | Editor: Ally | Jurnalislam

Angkatan Muda Muhammadiyah Minta Pemkot Surabaya Batalkan Pelegalan Minhol

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Pemuda Muhammadiyah Daerah Surabaya yang mewakili dari Angkatan Muhammadiyah Surabaya mendatangi kantor DPRD kota Surabaya untuk menyerahkan surat penolakan atas disahkannya Raperda Minuman Beralkohol (Minhol) oleh Pansus DPRD Surabaya. Surat penolakan itu sudah diserahkan kepada Pansus Raperda Minhol pada Kamis (4/2/2016).

"Aksi penolakan ini bertujuan agar Raperda Minhol yang disahkan oleh Pansus DPRD Surabaya segera dicabut kembali sebelum digodok (disahkan) pada hari jumat besok, " terang Rahmad Zulkarnaen, Ketua Pemuda Muhammadiyah Daerah Surabaya kepada Jurnalislam.

Rahmad menilai dilegalkannya penjualan minhol golongan A di hypermarket dan pasar modern akan berdampak buruk bagi masyarakat terutama remaja dan anak-anak.

"Legalnya penjualan minhol golongan A di supermarket dan hypermarket sangat berbahaya bagi pengunjung anak-anak, takutnya mereka berasumsi bahwa minuman itu diperbolehkan atau legal untuk dikondumsi karena dijual secara bebas dan umum. Padahal minhol di agama Islam haram hukumnya walaupun diminum setetes," jelas Rahmad.

Aksi tersebut mendapatkan respon dari DPRD dari fraksi PAN bapak M Arsyad dan ketua DPRD Surabaya, Armuji. Mereka menolak disahkannya Raperda Minhol golongan A maupun bir.

Pemuda Muhammadiyah berharap agar Raperda Minhol yang disahkan ditarik kembali sehingga Minhol tidak dijual secara bebas. Saat ini Pemuda Muhamadiyah juga mengaku belum mendapatkan draf Raperda Minhol secara detil dari Pansus DPRD Surabaya, meskipun telah mintanya.

Reporter : Ma'sum | Editor: Ally | Jurnalislam

 

Astagfirullah, Ditemukan Alas Sepatu Mirip Lafadz Allah di Mataram

MATARAM (Jurnalislam.com) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Karang Baru Kota Mataram dihebohkan dengan penemuan sepatu siswa berlafaz Allah. Penemuan ini bermula saat salah seorang mahasiswa PPL pada Senin sore (1/2) melihat bekas sepatu di lantai sekolah membentuk tulisan mirip lafadz Allah.

Kalimat itu memiliki arti tidak ada Allah. Sontak, para guru yang diberitahu pun kaget dan melaporkannya kepada kepala madrasah.

”Jejak itu sempat difoto dan tulisannya mirip La Allah,” tutur Murad, Wakil Kepala MIN Karang Baru pada rabu (03/02/2016) sebagaimana dilansir lombokpost.

Keesokan harinya, Selasa (2/2/2016), guru dan kepala madrasah memeriksa sepatu-sepatu siswanya. Dan menemukan ada tiga pasang sepatu memiliki alas dengan lafaz Allah. Setelah dilakukan pencermatan, dua diantaranya masih meragukan, sementara satu sepatu merek Adorable Homyped warna hitam terlihat jelas, alasnya memiliki motif bertuliskan lafaz Allah.

Pihak sekolah pun mengetes tulisan itu menggunakan tinta biru, dan setelah ditempelkan pada kertas putih, tulisan kaligrafi Allah telihat jelas.

”Ini huruf (hijaiyah) alif, lam dan haq,” jelas Murad, yang juga mengajar ilmu agama ini.

Kepala MIN Karang Baru HM Irwan Ali Wardaini menjelaskan, setelah menemukan tiga pasang sepatu itu, ia sempat ragu untuk mengekspose ke media massa. Sebab ia khawatir pemberitaan dapat menimbulkan kegaduhan dan memojokkan siswa dan sekolah.

”Dalam posisi ini, guru dan siswa hanya korban, karena barang ini sudah dibeli dari produsen,” jelasnya.

Sebelum memberikan keterangan pers, pihak sekolah terlebih dahulu berkonsultasi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Mataram, H Muhtar. Setelah diteliti dari segi tulisan dan kalimat, memang benar mirip dan ada huruf lam dan haq-nya. Meski demikian, pihaknya belum berani mengatakan hal itu masuk penistaan agama, karena bisa jadi ini hanya motif yang tidak disengaja. Namun bisa juga disengaja.

”Pesan beliau (MUI) jangan sampai masalah ini menimbulkan disharmoni umat beragama. Dan saya minta tolong jangan sampai kami sekolah dan siswa dipojokkan,” harapnya.

MIN Karang Baru sendiri memiliki 520 orang siswa, tidak menutup kemungkinan hal serupa terjadi di sekolah lain. Untuk itu ia berharap kepada orang tua dan siswa hati-hati saat membeli sepatu, diteliti agar tidak muncul hal-hal seperti ini. Ia yakin orang tua pasti tidak tahu. Yang perlu ditanya adalah produsen yang membuat sepatu.

Irwan menambahkan, terhadap temuan itu pihaknya tidak akan melaporkan secara resmi, baik kepada aparat hukum maupun pihak lain yang berwenang. Seperti lembaga perlindungan konsumen. Namun bila ada pihak yang meminta keterangan sekolah, ia mengaku akan terbuka.

”Kami cukup menginformasikan saja,” tandasnya.

Reporter: Sirath | Editor: Ally | Jurnalislam