Tolak V-Day, Komunitas Peduli Sedekah Bagikan 1000 Nasi Dus di CFD Surakarta

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Sekelompok pemuda yang menamakan dirinya Komunitas Peduli Sedekah (KPS) membagikan nasi dus secara cuma-cuma kepada warga di Car Free Day Jalan Slamet Riyadi, Surakarta, Ahad (14/2/2016). Total ada 1000 nasi dus yang dibagikan.

Pembagian 1000 nasi dus itu dalam rangka launching Warung Ikhlas yang merupakan program terbaru KPS.

"Alhamdulillah kita launching Warung Ikhlas yang sebelumnya sudah ada Warung Murah yang dikoordinasi pak Nur Sawaludin, yang pasti kami ingin berdakwah di jalan dengan sedekah yang ikhlas mas, insyaAllah ini jalan yang diridhoi Allah mas," ucap coordinator aksi, Joko kepada Jurnalislam.

Joko mengatakan, aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat umum sekaligus berdakwah dengan cara yang lain agar pesan moral yang disampaikan lebih mengena. Ia pun mengaku puas dengan diadakan aksi ini yang diawali sejak jam 05:30 dan pesan moral dapat tersampaikan.

"Alhamdulillah nasi ludes mas, yang pasti pesan moral kami yaitu Menolak Valentines Day dan Mendukung 14 Februari sebagai hari menutup aurat internasional, intinya kita dan temen-temen menolak VD,” ujarnya.

Seorang pengunjung CFD yang sedang menikmati nasi dus Warung Ikhlas berujar, "Enak nasinya, gratis lagi, dan saya setuju untuk menolak valentin, karena saya orang Islam mas," cetus Ridwan.

Kegiatan ini didukung oleh beberapa komunitas diantaranya jamaah masjid Baitulamin (Jaba), jama'ah masjid Muhtadin, Komunitas Masjidku Makmur (KMM), Jamaah Ansharusy Syari'ah, serta Me-DAN (Medis dan Aksi Kemanusiaan).

Reporter:Dyo | Editor: Ally | Jurnalislam

Menlu Saudi: Rusia akan Gagal Selamatkan Assad, Cepat atau Lambat!

RIYADH (Jurnalislam.com) – Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir mengatakan pada hari Ahad bahwa upaya Rusia untuk mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad agar tetap berkuasa tidak akan berhasil, World Bulletin melaporkan, Ahad (14/02/2016).

Jubeir mengatakan dalam konferensi pers di Riyadh bahwa upaya sebelumnya untuk menopang Assad, termasuk Iran, telah "gagal".

"Sekarang, (Assad) meminta bantuan dari Rusia, yang juga akan gagal untuk menyelamatkannya," katanya, mendesak Moskow untuk "mengakhiri operasi udara terhadap oposisi Suriah moderat."

Rusia, sekutu terdekat Assad bersama Republik Syiah Iran, mulai melakukan serangan udara pada bulan September, terutama menargetkan oposisi moderat dan koalisi pejuang Suriah.

Analis percaya bahwa intervensi militer Rusia di Suriah telah memberikan Assad tenaga baru dan juga sangat menimbulkan kekhawatiran negara Barat.

Tapi Jubeir, yang negaranya merupakan salah satu pendukung utama oposisi moderat Suriah, mengatakan bahwa, "Tidak mungkin bagi seorang pria di belakang pembunuhan 300.000 orang yang tidak bersalah … untuk tetap berada dalam kekuasaan".

"Kehancuran Assad adalah masalah waktu … cepat atau lambat, rezim ini akan jatuh, membuka jalan untuk membangun sebuah Suriah baru tanpa Bashar al-Assad," kata Jubeir.

Dia mendesak rezim Suriah untuk, "Segera memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan ke seluruh bagian Suriah, mengakhiri serangan militer terhadap warga sipil yang tidak bersalah … (dan) memulai transisi politik di Suriah."

Syria Support Group beranggota 17 negara yang diketuai oleh Rusia dan Amerika Serikat, pada hari Jumat sepakat untuk mencari "penghentian pertempuran" dalam waktu seminggu dan secara dramatis membuka jalan akses kemanusiaan ke kota-kota yang terkepung.

Kritik mengatakan kesepakatan itu tertatih-tatih oleh fakta dilapangan karena  kesepakatan itu tidak termasuk faksi jihad Jabhah Nusrah afiliasi Al-Qaeda, sehingga meninggalkan ruang bagi Rusia untuk melanjutkan serangan dengan mengklaim bahwa mereka menargetkan para ekstremis.

Perjanjian tersebut diikuti serangan besar oleh pasukan rezim Suriah, yang didukung oleh pemboman brutal jet tempur Rusia dan pasukan Syiah Iran serta milisi Komunis PYD, ke arah kubu mujahidin yang kuat di Aleppo.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

20 Negara Koalisi Saudi akan Bergabung dalam Latihan Perang Bersama

RIYADH (Jurnalislam.com) – Angkatan bersenjata dari sekitar 20 negara berkumpul di utara Arab Saudi pada hari Ahad untuk manuver militer paling penting yang pernah dipentaskan di kawasan itu, kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA) melaporkan Ahad (14/02/2016).

Latihan "Guntur dari Utara (Thunder of the North)" yang melibatkan angkatan darat, udara, dan laut mengirimkan "pesan yang jelas" bahwa Riyadh dan sekutunya "bersatu dalam menghadapi semua tantangan dan melestarikan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut", kata SPA.

Arab Saudi saat ini memimpin operasi militer terhadap milisi yang didukung Iran di tetangga selatan Yaman. Desember lalu, Arab Saudi juga membentuk koalisi 35-anggota baru untuk melawan "teror" di negara-negara kaum muslim.

SPA tidak menentukan kapan latihan militer akan dimulai atau berapa lama latihan itu akan berlangsung.

Namun, lembaga tersebut menyebut latihan tersebut adalah "latihan yang paling penting dan terbesar dalam sejarah di kawasan ini" dalam hal jumlah negara yang ikut ambil bagian dan persenjataan yang digunakan.

Dua puluh negara akan ikut ambil bagian, kata SPA.

Diantaranya adalah lima mitra Arab Saudi di Gulf Cooperation Council, serta Chad, Mesir, Yordania, Malaysia, Maroko, Pakistan, Senegal dan Tunisia, tambahnya.

Sebuah sumber Saudi mengatakan pada hari Kamis bahwa anggota koalisi "anti-teror" baru akan berkumpul di Arab Saudi bulan depan untuk pertemuan pertama.

Riyadh telah mengatakan aliansi akan berbagi data intelijen, memerangi ideologi kekerasan dan menyebarkan pasukan jika diperlukan.

Deddy | SPA | Jurnalislam

Serangan Terkoordinasi Taliban Bunuh 30 Pasukan Nasional Afghanistan di Wardak

WARDAK (Jurnalislam.com) – Dalam rangkaian serangan terkoordinasi mematikan, Mujahidin Imarah Islam telah menewaskan sedikitnya 30 serdadu yang disebut  Afghanistan National Army (ANA) dan melukai lebih dari 20 lainnya di provinsi Wardak di Afghanistan, Al- Emarah News melaporkan, Ahad (14/02/2016).

Selama empat hari terakhir, musuh yang didukung oleh kekuatan udara telah terkunci dalam pertempuran berat dengan mujahidin Imarah Islam di distrik Nerkh provinsi Wardak dalam upaya mendapatkan kembali wilayah di mana musuh dipukul mundur dengan kekalahan fatal.

Seorang Mujahid memeluk kesyahidan dan tiga lainnya menderita luka.

Sekitar 30 pasukan ANA dikatakan telah tewas dengan 20 lainnya luka-luka, sementara tiga tank lapis baja musuh hancur setelah mendapat serangan roket dan senjata berat Mujahidin.

Enam warga sipil dilaporkan juga terluka dalam serangan musuh yang membabi buta, sedikitnya 3 toko dibakar dalam serangan tersebut.

Deddy | Alemarah | Jurnalislam

 

Jet-jet Tempur Saudi Tiba di Pangkalan Udara Turki

TURKI (Jurnalislam.com) – Arab Saudi telah mengerahkan pesawat tempur mereka ke pangkalan udara Turki untuk "mengintensifkan" operasi militer di Suriah, seorang pejabat pertahanan senior Saudi mengatakan, World Bulletin melaporkan Ahad (14/02/2016).

"Kerajaan Saudi sekarang hadir di pangkalan udara Incirlik di Turki," Brigadir Jenderal Ahmed al-Assiri seperti dikutip oleh televisi Al-Arabiya mengatakan Sabtu malam (13/02/2016).

"Pesawat-pesawat tempur Saudi hadir dengan kru mereka untuk mengintensifkan operasi udara bersama dengan misi yang diluncurkan dari pangkalan di Arab Saudi," kata Assiri, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada hari Sabtu mengatakan bahwa jet tempur Saudi akan ditempatkan di Incirlik, dan bahwa kedua negara bisa berpartisipasi dalam operasi darat di Suriah.

Riyadh dan Ankara sama-sama menentang rezim Suriah Bashar al-Assad, yang menteri luar negeri-nya pekan lalu memperingatkan bahwa intervensi darat akan "meningkatkan jumlah yang agresi yang harus dilawan".

Assiri mengatakan keputusan untuk menyebarkan jet ke Turki yang tidak ditentukan jumlahnya mengikuti pertemuan anggota koalisi AS di Brussels, yang memutuskan meningkatkan perjuangan mereka melawan kelompok bersenjata di Suriah dan Irak.

Dia menekankan bahwa Arab telah membuat keputusan dalam koordinasi dengan koalisi dan mengatakan bahwa operasi darat sedang direncanakan.

"Ada konsensus di antara pasukan koalisi mengenai kebutuhan akan operasi darat dan kerajaan berkomitmen untuk itu," kata Assiri.

"Para pakar militer akan bertemu dalam beberapa hari mendatang untuk menyelesaikan rincian, gugus tugas dan peran yang akan dimainkan oleh masing-masing negara."

Turki pada hari Sabtu memukul posisi milisi Kurdi (PYD) dan rezim Suriah di Suriah utara, yang semakin merumitkan upaya untuk mengakhiri perang.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Serangan Artileri Turki ke Suriah Bunuh 29 Milisi PYD

KILIS (Jurnalislam.com) – Artileri Turki telah menewaskan sedikitnya 29 milisi PYD, cabang Suriah dari organisasi teroris komunis PKK, di distrik Azaz Suriah yang terletak di pedesaan utara Aleppo, seorang komandan Turkmen mengatakan pada hari Ahad (14/02/2016).

Zakariyya Karsli, komandan Jabhat Shamiya, sebuah faksi jihad Suriah yang menentang rezim Bashar al-Assad, menegaskan jumlah teroris PYD yang tewas kepada Anadolu Agency.

Tentara Turki telah membom posisi PYD di Azaz sejak Sabtu (13/02/2016).

Dari 29 yang tewas, 10 terbunuh di kota Minnig, 12 di kota Maranas, dan 7 di kota Maryamin, Karsli menambahkan.

PYD adalah cabang Suriah dari organisasi komunis PKK yang menargetkan pasukan Turki serta warga sipil sejak tahun 1984.

Pada hari Ahad pagi, militer Turki terus menembaki posisi PYD, kata sumber-sumber militer.

Tembakan artileri juga bisa didengar di Kilis.

Sumber-sumber militer Turki menambahkan bahwa beberapa posisi YPG, sayap bersenjata PYD, telah hancur dan milisi juga dilaporkan menderita korban.

Azaz di provinsi Aleppo telah menjadi ajang pertempuran sengit baru-baru ini dan YPG telah maju ke Azaz, yang terletak hanya enam kilometer (empat mil) dari perbatasan Turki.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

MUI Banten: Diperlukan Tindakan Persuasif Untuk Menghadapi LGBT

SERANG (Jurnalislam.com) – Menanggapi isu LGBT tengah menyeruak, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Dr. KH A.M Romly mengatakan, untuk menghadapi kaum Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dibutuhkan tindakan persuasif.

“Pelaku LGBT itu beda dari orang-orang pada umumnya, artinya kelainan, kelainan tingkah laku dan pola pikir,” katanya usai memberi sambutan pada acara Tabligh Akbar di Masjid At Taubah Jalan Raya Jakarta KM 02, Kemang, Serang, Banten, Ahad (14/2/2016).

Kyai Romly menjelaskan, ada dua pendekatan yang harus dilakukan untuk menghadapi kaum LGBT. Pertama, pelaku dan pegiat LGBT harus dibimbing dengan nasihat keagamaan.

“Tindakan mesti persuasif, tidak boleh dengan cara-cara yang kasar, tidak boleh menggunakan cara-cara yang justru akan menjauhkan mereka dari agama,” terangnya. Kedua, jika itu menyangkut penyakit, maka harus ditangani secara medis.

MUI Banten sendiri mengaku belum mendapat laporan terkait perkembangan LGBT di Banten, karenanya pihaknya belum melakukan aksi nyata untuk menghadapi kasus tersebut.

“Belum ada, karena belum tahu siapa dan dimana LGBT berada, paling kita terus melakukan dakwah, terutama di nasihat-nasihat perkawinan, bahwasannya fitrah manusia itu kepada lawan jenis,” ujarnya.

Menurutnya, para ulama dan umaro harus bersinergi untuk menghadapi gerakan kaum LGBT. “Tokoh-tokoh agama diminta untuk memberi arahan-arahan kepada mereka, pelatihan-pelatihan rohani yang berlandaskan Islam. Yang penting jangan dikucilkan sama masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Kyai Romly menilai, kaum LGBT memerlukan perhatian khusus dari umat agar mereka bisa kembali menjadi manusia yang normal.

“Mungkin kita melihat mereka adalah orang-orang yang perlu dikasihani, walaupun kadang mereka juga tidak perlu dikasihani. Tapi tetap kita sebagai sesama muslim harus peduli dengan mereka,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Fajar | Editor: Ally | Jurnalislam

 

KAMMI Jember Tegaskan Tolak V-Day dan LGBT

JEMBER (Jurnalislam.com) – Badan Permusyawaratan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (BP KAMMI) dan PD KAMMI Jember menggelar aksi menolak Hari Valentin dan LGBT dalam gelaran Car Free Day Jember, Ahad (14/2/2016 pagi).

Selain itu, KAMMI Jember juga mensosialisasikan Hari Menutup Aurat (Hijab Day). Serangkaian kegiatan nampak dalam aksi itu, meliputi pembagian stiker, tebar 1000 jilbab, pengumpulan tanda tangan menolak LGBT dan pameran poster dakwah yang bekerja sama dengan Muslim Designer Community (MDC) Chapter Jember.

Dijumpai Jurnalislam di lokasi, Siti Fatimah, selaku koordinator aksi menyatakan keprihatinannya tentang maraknya promosi Valentines Day kepada generasi muslim. Dia juga miris dengan perkembangan isu lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) yang dinilainya sudah sangat memprihatinkan, bahkan masuk di kalangan pelajar SMP.

“Hal ini yang melatarbelakangi adanya aksi hijab day di Jember,” tuturnya.

Menyikapi fenomena Valentine day dan LGBT,  KAMMI menyampaikan pernyataan sikap. Berikut pers rilisnya selengkapnya:

1. Menolak dengan tegas kegiatan Valentine day dan LGBT karena bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan budaya bangsa Indonesia

2. Meminta pemerintah agar menertibkan pihak-pihak yang secara sengaja menampilkan, mengampanyekan, menyebarluaskan pembenaran, mengajak kepada perilaku dan gaya hidup Hedonis dan LGBT yang merusak jiwa generasi muda serta mengajak masyarakat untuk meninggalkan perbuatan menyimpang tersebut.

3. Mengimbau kepada pers dan media massa, termasuk media sosial, untuk berperan aktif dalam menjaga dan melindungi ketahanan keluarga dan kehidupan masyarakat Indonesia dari bahaya LGBT.

4. Mengimbau seluruh keluarga dan masyarakat Indonesia untuk memperkuat pendidikan dan menciptakan suasana keluarga yang kondusif, dimana komunikasi orang tua dan anak harus dibangun secara baik, setiap orang tua wajib mengenal lingkungan dan teman-teman anaknya serta membekali anak dengan ajaran dan nilai-nilai agama yang kuat.

5. Mengajak para orang tua, guru di sekolah dan organisasi sosial/keagamaan untuk mengambil peran dalam mencegah, melindungi, atau membantu anggota keluarga, anak didik dan generasi bangsa yang terlanjur menempuh jalan sebagai LGBT untuk kembali kepada jalan hidup yang normal, wajar dan bermartabat melalui pendekatan secara manusiawi dan penanganan yang intensif.

Jember, 14 Februari 2016

Koordinator Aksi

Siti Fatimah (Ketua Bidang Perempuan PD KAMMI Jember)

Reporter: Budi Eko | Editor: Ally | Jurnalislam

Tabligh Akbar Syam Menangis Madaya Menjerit Digelar di Bima

BIMA (Jurnalislam.com) – Dalam rangka untuk membantu kaum muslimin yang hari ini sedang mengalami krisis kemanusiaan di Suriah dan Madaya, Syam Organizer cabang Bima menggelar tabligh akbar bertajuk Syam Menangis Madaya Menjerit di Masjid Baitul Makmur Na’e, Kota Bima, Ahad (14/2/2016).

Dalam tabligh akbar ini, digelar juga penggalangan dana untuk bantuan kemanusiaan bagi umat Islam di Suriah dan Palestina.

“Selain untuk menggalang dana, ini juga bertujuan untuk menginformasikan kepada ummat muslim di Bima dan Indonesia serta dunia pada umumnya untuk mengetahui kondisi korban tragedi kemanusiaan baik di Suriah maupun di Palestina,” kata Ketua Syam Organizer Bima, Ustadz Adi Wahyudin kepada Jurnalislam di sela-sela acara.

Pada kesempatan itu Ustadz Adi mengabarkan, saat ini lebih dari 15 Kota di Suriah diblokade dan diisolir oleh rezim Syiah Nushairiyah pimpinan Bashar Asaad dan umat Islam di sana  sangat membutuhkan bantuan.

“Oleh karena itu kami meminta kepada kaum muslimin semuanya untuk selalu memperhatikan serta ikut peduli terhadap keadaan mereka semuanya dengan membantu baik nerupa materi lebih-lebih dengan do’a kita semua,” jelasnya.

Acara tersebut terselenggara atas kerjasama antara Syam Organizer Bima dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima dan dihadiri oleh ratusan jamaah.

Reporter: Sirath | Editor: Ally | Jurnalislam

Razia Malam Valentin, ALMANAR Bubarkan Pesta Miras

CIREBON (Jurnaislam.com) – Aliansi Masyarakat Amar Maruf Nahi Munkar (ALMANAR) Cirebon menggelar razia pada malam Hari Valentin, (13/2/2016). Razia dilakukan dengan mendatangi tempat-tempat karaoke dan hotel di sekitaran kota Cirebon.

Puluhan laskar ALMANAR yang terdiri dari sejumlah ormas Islam di Cirebon itu mengawali aksinya selepas Isya. Mereka berkumpul di halaman Masjid Raya At Taqwa yang kebetulan sedang diadakan tabligh akbar.

Beberapa laskar ALMANAR terlihat membentangkan spanduk berisi seruan kepada umat Islam untuk tidak merayakan VD dan imbauan untuk mewaspadai gerakan kaum LGBT.

Target pertama laskar ALMANAR adalah tempat karaoke di kawasan Kabupaten Cirebon, diantaranya Mithas, Hotel Aston dan Liberty. Di sana laskar mendapati 3 lemari berisi miras di Hotel Aston dan satu ruangan yang dipenuhi kaum muda sedang berpesta di Liberty. Tak menunggu lama, pesta langsung dibubarkan dan miras ditumpahkan.

“Aparat kepolisian berkelit bila di wilayah Kabupaten belum ada perda miras, maka kami aparat tidak bisa menindak,” kata sekretaris ALMANAR, Abu Usamah mengutip keterangan aparat.

Sekitar pukul 22:30, laksar bergerak menuju kawasan Kota Cirebon untuk mendatangi Cirebon Super Blok (CSB) Mall. Di CSB laskar langsung mendatangi sejumlah tempat karaoke diantaranya Master Piece dan Happy Pappy. Korlap Almanar memperingatkan kepada pengelola karoke untuk tidak menyediakan miras dan PL (pemandu lagu).

Laskar sempat disusupi provokator yang berpenampilan laskar. Dia mendorong-dorong polisi yang berjaga di depan pintu karaoke. Namun, ulah provokator itu cepat diketahui oleh komandan laskar kemudian diamankan aparat.

Dalam pernyataan persnya, koordinator lapangan ustadz Andi Mulya mengatakan, pihaknya telah memberitahu aparat kepolisian tentang operasi tersebut.

“Alhamdulillah, kami ALMANAR malam ini melakukan Amar Ma'ruf Nahi Munkar di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon. Sasaran kami malam hari ini adalah tempat-tempat karaoke untuk memperingatkan kepada pengelola karoke agar tidak menyediakan miras & PL wanita pengumbar aurat,” terangnya.

Ustadz Andi menegaskan, ke depan pihaknya tidak akan memberikan pemberitahuan terlebih dahulu jika didapat tempat karaoke yang menyediakan miras dan PL.

“Di lain waktu kami akan datang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada kepolisian dan kami akan tindak tempat karoke yg menyediakan miras narkoba PL dsb,” tegasnya.

ALMANAR juga mendesak pemerintah Kota Cirebon untuk mencabut izin tempat-tempat karaoke yang menyediakan miras dan PL.

"Kepada pemerintah Kota Cirebon, kami menyerukan kepada kalian, takutlah kalian kepada Alloh, kalian janganlah bermain-main dengan hukum Allah. Mengapa kalian tidak mencabut izin kepada karoke-karoke yang telah terbukti melanggar dengan menjual miras dan menyediakan PL,” tegasnya.

Reporter: Yusuf | Editor: Ally | Jurnalislam