Puluhan Jurnalis Terbunuh, PBB Sesalkan Serangan Israel Terhadap Jurnalis

NEW YORK (jurnalislam.com)- Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyesalkan pembunuhan terhadap pekerja media. Menurut Komite Perlindungan Jurnalis yang berbasis di New York, setidaknya 36 jurnalis dan pekerja media telah terbunuh oleh serangan Israel.

“Lebih banyak jurnalis yang dilaporkan terbunuh dalam periode empat pekan dibandingkan konflik apa pun setidaknya dalam tiga dekade,” kata Guterres, kepada wartawan di markas besar PBB di New York. (6/11/2023)

“Dan 89 pekerja bantuan PBB juga telah terbunuh.” sambungnya.

Guterres secara resmi meluncurkan permohonan bantuan kemanusiaan PBB senilai $1,2 miliar yang baru-baru ini diumumkan untuk membantu 2,7 juta warga Palestina di seluruh Jalur Gaza dan sebagian Tepi Barat serta Yerusalem Timur yang diduduki.

Truk-truk bantuan telah masuk ke Gaza dari Mesir melalui perbatasan Rafah, namun jumlahnya masih jauh di bawah jumlah sebelum 7 Oktober, dan Israel mengatakan perlu waktu untuk pemeriksaan keamanan kendaraan. Salah satu batasannya adalah mereka tidak diperbolehkan membawa bantuan bahan bakar.

“Tanpa bahan bakar, bayi baru lahir di inkubator dan pasien yang menggunakan alat bantu untuk hidup akan meninggal,” kata Guterres.

“Jalan ke depan sudah jelas. Gencatan senjata demi kemanusiaan sekarang juga. Semua pihak menghormati semua kewajiban mereka berdasarkan hukum kemanusiaan internasional,” katanya.

Guterres kembali menyuarakan kekhawatirannya mengenai “pelanggaran nyata terhadap hukum kemanusiaan internasional yang kita saksikan.”

“Biar saya perjelas: Tidak ada pihak dalam konflik bersenjata yang berada di atas hukum kemanusiaan internasional,” pungkasnya.

Sumber: The New Arab

Reporter: Bahri

Hadiri Aksi Bela Palestina, Menlu Retno Marsudi Dapat Penghargaan Replika Mimbar Masjid Al-Aqsa

JAKARTA (jurnalislam.com)- Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno L.P Marsudi turut hadir dalam acara aksi bela Palestina di kawasan Monas pada Ahad 5 November 2023, yang dihadiri sekita dua juta orang dari berbagai elemen masyarakat.

Menlu Retno terlihat memakai outfit serba putih termasuk turban yang juga pernah dikenakannya dalam beberapa kesempatan. Selain itu ia melengkapinya dengan syal bergambar bendera Palestina.

“Atas nama pemerintah Indonesia, kami ingin menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina. Kita berkumpul disini bersatu, dari yang bineka untuk menunjukkan solidaritas kita untuk kemanusiaan,” katanya saat menyampaikan orasinya.

Pada Sabtu (4/11/2023) kemarin, Presiden Jokowi telah melepas bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina. Bantuan yang diberikan sebanyak 51,5 ton, yang terdiri dari bahan makanan, alat medis, selimut, tenda dan barang logistik lainnya.

“Kemarin bantuan tahap pertama telah disalurkan dan langsung dilepas oleh Presiden Jokowi, dan ini bukan hanya bantuan pemerintah tetapi seluruh masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui lembaga-lembaga kemanusiaan, terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia, dan bantuan selanjutnya akan kita dipersiapkan,” terangnya.

Menlu Retno juga membacakan sebuah puisi yang yang ia tulis untuk warga Palestina, korban perang di Jalur Gaza. Puisi tersebut berisi dukungan Indonesia bagi Palestina.

Setiap bait yang ia bacakan berhasil menyentuh hati massa yang menghadiri aksi tersebut yang terlihat sedih ketika mendengarnya. Judul puisi tersebut ‘Palestina Saudaraku’, berikut teks lengkapnya.

Hatiku miris, karena bocah itu menangis
Dia terluka, dia tidak bisa berkata, dia tidak tahu di mana bapak ibunya
Setiap 10 menit 1 anak wafat di Gaza
Ribuan orang tua kehilangan anak
Tak terbilang betapa ribu anak kehilangan orang tuanya
Setiap tangan tertulis nama mereka tidak ingin mati tanpa penanda
Rumah mereka hanya langit
Kasur mereka hanya Bumi
Kapan kekejaman ini akan berhenti?
Kapan keadilan ini akan menghampiri?
Aku dan Indonesia ku pantang mundur akan terus membantu
Aku dan Indonesia ku akan terus bersamamu sampai penjajah itu enyah dari rumahmu
Palestina, kau adalah saudara ku dan aku Indonesia ku akan selalu bersamamu

Dalam kesempatan tersebut, Retno Marsudi mendapatkan penghargaan replika mimbar Masjid Al-Aqsha di aksi solidaritas bela Palestina. Replika mimbar tersebut tampak terbuat dari kayu dengan ukuran kurang lebih 30 hingga 60 centimeter.

“Salah satu pembuat replika mimbar Masjidil Aqsha saat sekarang ini adalah anak Indonesia. Sekarang dia membikin replika mimbar untuk diberikan pada yang mulia Menteri Luar Negeri Retno Marsudi,” kata Ustaz Bactiar selaku ketua OC.

Replika tersebut diberikan langsung oleh Prof Din Syamsuddin, untuk mengapresiasi Retno yang lantang bersuara di berbagai forum dunia termasuk di sidang Majelis Umum PBB pada pertengahan Oktober lalu.

“Atas nama presiden Indonesia, mewakili presiden, pemerintah Indonesia, kita serahkan ke ibu menteri replika mimbar Masjidil Aqsa dari Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina,” ujar Ustaz Bachtiar Nasir saat memandu acara.

Hari Ke-29 Operasi Badai Al Aqsa, Abu Ubaidah: Dalam 48 Jam Bigade Al Qassam Hancurkan 24 Kendaraan Militer Israel

GAZA (jurnalislam.com)- Juru bicara Brigade Izzudin Al-Qassam, Abu Ubaidah kembali mengeluarkan video pernyataan pada Ahad (5/11/2023) tentang perkembangan operasi badai al Aqsa yang memasuki hari ke-29.

Abu Ubaidah mengatakan bahwa mujahid-mujahid Brigade Al Qassam dengan karunia Allah masih terus berperang di titik-titik pergerakan musuh, di barat laut Kota Gaza, di selatan Kota Gaza, dan di Beit Hanoun di timur laut Jalur Gaza.

“Mereka berperang dengan segala keberanian dan pengorbanan. Mereka terus menghadapi kendaraan-kendaraan musuh dan menghancurkannya, seperti yang kami dokumentasikan dalam 48 jam terakhir,” katanya.

“Mujahidin kami menghancurkan 24 kendaraan militer tank-tank, pengangkut pasukan, dan buldoser dengan senjata anti tank. Terutama dengan misil Al-Yasin 105,” sambung Abu Ubaidah.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Brigade Al Qassam telah masukkan selama 2 hari terakhir ke konfrontasi rudal-rudal anti bunker Al-Yasin buatan dalam negeri, yang berhasil menarget dan menghancurkan pasukan musuh yang terlindung di gedung-gedung dan gang-gang “dan serangan kami berhasil mengenai pasukan ini tanpa keraguan dengan pertolongan Allah.”

“Wahai putra-putri dari bangsa kami, wahai umat Islam, wahai orang-orang yang merdeka di seluruh negara. Sungguh sesuatu yang diketahui bersama, bahwa kami sedang melakukan peperangan yang tidak seimbang,” terangnya.

“Akan tetapi perang ini akan dipelajari di seluruh dunia dan sejarah akan mengabadikannya sebagaimana pukulan nabi Daud terhadap Jalut yang telah diabadikan,” pungkas Abu Ubaidah.

Sumber: Al Jazeera Mubasher

Reporter: Bahri

Anies Baswedan: Jangan Jadi Penonton Atas Tragedi Pembantaian Rakyat Palestina

JAKARTA (jurnalislam.com)- Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan bersama istrinya Fery Farhati hadir dalam aksi bela Palestina di area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, yang di hadiri sekitar dua juta lebih massa dari berbagai wilayah di Indonesia, Ahad (5/11/2023).

Aksi tersebut diinisiasi oleh Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARIBP) termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh lintas agama, pejabat pemerintah sebagaimana yang hadir diantaranya Menag, Menko PMK dan Menlu. Turut juga hadir perwakilan dari DPD, DPR, dan MPR RI.

Prof Din Syamsuddin selaku Ketua Pengarah Aksi tersebut bersama Organizer Commite dan MUI menjelaskan bahwa undangan kegiatan ini bersifat umum kepada seluruh masyarakat Indonesia, tapi juga ada undangan khusus kepada partai politik termasuk seluruh Capres dan Cawapre baik Ganjar, Prabowo dan Anies.

“Ya dalam rapat, kami memutuskan untuk mengundang seluruh elemen atas nama pribadi maupun semua kelompok. Hanya saja kami tidak mau ada satu, membawa kepentingan politik. Maka yang hadir atas nama pribadinya. Kalau capres cawapres, ya kami undang secara umum. Enggak secara spesifik dibikinkan undangan. Kami undang semuanya silakan yang mau hadir, monggo gitu,” kata Kiai Cholil selaku Ketua MUI.

Melalui orasinya, Anies meminta para peserta aksi yang hadir untuk mengikat syal bendera Palestina di tangan kanannya. Para peserta aksi juga diminta untuk merekam seruan dukungan kepada Palestina.

“Ikatkan syal itu di lengan tangan kanan nyalakan hp-nya pakai tangan kiri dan rekamkan kemudian kirimkan ke seluruh sosial media, biarkan dunia menyaksikan dari lapangan Medan Merdeka dikirimkan pesan kemerdekaan kepada Palestina. Allahu Akbar. Free, Free Palestine. Free, Free Palestine (Bebaskan Palestina). Occupation no more. Occupation no more (tiada lagi penjajahan),” kata Anies dalam orasinya ambil mengepalkan tangan dan disambut oleh peserta aksi.

Anies juga menegaskan bahwa kehadiran kita disini untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan penolakan terhadap penjajahan yang di lakukan Israel.

“Kita berkumpul di sini karena ingin mengirimkan pesan kepada dunia bukan berkumpul di sini untuk kepentingan kita, kita ingin dunia melihat bahwa dari sebuah negeri paling timur dikirimkan pancar kebangkitan Palestina. Kita mengirimkan pesan ini bukan untuk kita kita ingin dunia dengar dari tanah Indonesia kita mengatakan penolakan kepada penjajahan,” tegasnya.

“Di bawah terik matahari kita merasakan Gaza Yang merintih 30 hari penderitaan yang dirasakan keluarga-keluarga di sana tangisnya menggema melampauir hitungan KM jauhnya sampai ke rumah-rumah kita, kita juga menyaksikan ibu-ibu yang harus menguburkan anaknya setiap hari,” tambahnya.

Anies juga mengungkapkan tekad orang-orang Gaza yang luar biasa, menurutnya bahwa keberadaan kita di sini menyaksikan mereka mewarisi semangat para nabi, mereka orang-orang yang mengirimkan doanya Insya Allah melewati sampai langit ketujuh dan kita semua punya keharusan mendukung kemerdekaan Palestina.

“Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, maka itu bukan karena pengetahuan, bukan karena Bacaan tentang negeri lain, tapi karena kita merasakan di negeri ini, bahwa penderitaan atas penjajahan itu nyata, penderitaan itu membuat kita betul-betul terkoyak karena itu kita mengatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa oleh karena itu Penjajahan harus dihapuskan,” tegasnya

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mendesak agar Israel membuka blokade terhadap Gaza, biarkan bantuan masuk. Anies mengajak untuk terus bergerak melakukan blokade diplomasi pada Israel.

“Kita di sini meneruskan itu, di Medan Merdeka segenap jiwa raga kita, segenap semangat kita menolak untuk jadi penonton dalam tragedi ini, kita menyerukan kepada dunia untuk tegakkan keadilan, mendesak dunia untuk bangkit dan bertindak dan kita mengatakan kepada semua, jangan berdiam diri ketika saudara-saudara kita diinjak ketika saudara-saudara kita dilukai ketika anak-anak masih kecil layu sebelum waktunya,” pungkasnya.

Laporan: Muh Akbar

Turki Akan Bawa Kejahatan Perang Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional

ISTANBUL (jurnalislam.com)- Turki telah mencoret Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan akan melakukan segalanya untuk membawa pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan perang yang dilakukan Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), pernyataan ini dikeluarkan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

“Perdana Menteri yang diperangi bukan lagi seseorang yang dapat kami ajak bicara, kami telah mencoretnya,” kata Erdogan kepada wartawan di dalam pesawat kepresidenan saat kembali dari Kazakhstan, tempat ia menghadiri pertemuan puncak Organisasi Negara-negara Turki.

Sebagaiman dilansir Anadolu Ajansi (4/11/2023), Erdogan mengatakan bahwa Netanyahu telah kehilangan dukungan dari warga Israel dan dia ingin menggalang dukungan untuk pembantaian melalui retorika agama.

“Saya mengatakan sesuatu dalam pidato saya di Rapat Umum Palestina. Saya mengumumkan bahwa kami akan mendukung inisiatif yang akan membawa pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan perang Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional. Otoritas terkait kami, terutama Kementerian Luar Negeri kami, akan melaksanakan pekerjaan ini,” tambah pemimpin Turki tersebut.

Erdogan juga mengatakan Ankara “siap bertindak sebagai negara penjamin bagi Gaza” setelah bentrokan, dan menegaskan kembali dukungan Turki terhadap rakyat Gaza di tengah agresi Israel yang sedang berlangsung.

Sumber: Anadolu Ajansi

Reporter: Bahri

WHO Mencatat 102 Serangan Israel Terhadap Layanan Kesehatan di Jalur Gaza

JAKARTA (jurnalislam.com)- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Palestina telah mengeluarkan buletin terbaru menyatakan bahwa mereka telah mendokumentasikan 102 serangan Israel terhadap fasilitas kesehatan di Jalur Gaza sejak 7 Oktober.

Dalam postingan WHO di media sosial Twitter 5 November 2023 disertai infografis disebutkan,

Sejak 7 Oktober, WHO telah mendokumentasikan 102 serangan terhadap layanan kesehatan di Jalur Gaza. Serangan telah mengakibatkan 504 korban jiwa termasuk 16 diantaranya petugas kesehatan, 459 luka-luka, kerusakan pada 39 fasilitas dan mengganggu 31 ambulans.

Lebih dari separuh rumah sakit yang rusak terjadi di Kota Gaza. WHO menegaskan Pelayanan kesehatan bukanlah target serangan. WHO juga menyerukan perlindungan aktif terhadap warga sipil dan layanan kesehatan.

Reporter: Bahri

Dua Juta Massa Hadiri Aksi Bela Palestina di Monas

JAKARTA (jurnalislam)- Aksi Bela Palestina yang di inisiatori oleh Majelis Ulama Indonesia dan tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina dihadiri sekitar dua juta lebih massa di Monas Jakarta, (11/5/2023).

Acara Aksi Bela Palestina ini juga dihadiri tiga menteri Kabinet Indonesia Maju. Mereka adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy serta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Termasuk juga hadir dalam aksi ini Lembaga legislatif diantaranya Wakil DPD RI Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si, Wakil MPR RI Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ, MA, dan Ketua DPR RI Dr. Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, S.Sos.

Ketua Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina Prof. KH. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa aksi ini sebagai bentuk dukungan rakyat Indonesia kepada Palestina yang dahulunya Palestina juga telah berkontribusi dalam kemerdekaan Indonesia.

“Rakyat plaestina adalah yang pertama mengakui kemerdekanan Indonesia, bahkan sebelum 1945, pada 16 september 1944 lewat lisan mufti Palestina Amin Al-Husaini menyampaikan dukungannya melalui Radio Berlin. Inilah alasan mengapa kita melakukan aksi seperti ini, untuk mendukung Palestina,” ungkapnya.

Bahkan Mufti Amin Al-Husaini juga mendorong negara-negara Timur Tengah lainnya untuk mengakui kemerdekaan Indonesia, dan usahanya berhasil meyakinkan Mesir, Suriah, Irak, Lebanon, Yaman, Arab Saudi, dan Afghanistan untuk mendukung kemerdekaan Indonesia.

“Aksi hari ini adalah bentuk kebersamaan kita seluruh elemen dan komponen bangsa Indonesia yang cinta damai, lintas agama, ormas dan masyarakat. Maka saya minta, tunjukkanlah kebersamaan, berpegang tegulah dalam etika dan akhlak mulia, untuk saling menghargai dan bertenggang rasa. Membela Palestina adalah sesuai dengan UDD 1945, untuk mencapai kemerdekaan sejati dan kedaulatan,” tambah Prof Syamsuddin dalam sambutannya.

Dukungan terhadap rakyat Palestina juga disampaikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, dalam orasinya mengecam tindakan Israel kapada rakyat Palestina.

“Salah satu dari tujuan kemerdekaan Indonesia adalah untuk menciptakan ketertiban dan perdamaiaan dunia, apa yang dilakukan di Palestina adalah hal yang tidak bisa kita terima. Kita mengutuk dan menolak kekejaman penjajahan Israel yang telah menghancurkan segalanya dan terus melakukan kedzhalimannya terhadap Palestina,” tegasnya.

Puan juga menyerukan kepada pemerintah untuk tetap berperan aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina, dan mendesak kepada Israel untuk menghentikan kekejamannya kepada Palestina.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga tururt hadir dalam Aksi Bela Palestina ini, melalui suaranya yang lantang diberbagai forum dunia, Menlu tetap tegas dan lantang menyuarakan pembelaan dan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

“Atas nama pemerintah Indonesia, dukungan Indonesaia terhadap perjuangan Palestina, kita semua berkumpul disini untuk bersatu. Alhamdulillah bantuan pertama telah dilepas dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi, dan ini adalah bantuan seluruh rakyat Indonesia,” terangnya.

Pada Sabtu (4/11/2023) kemarin, Presiden Jokowi telah melepas bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina. Bantuan yang diberikan sebanyak 51,5 ton, yang terdiri dari bahan makanan, alat medis, selimut, tenda dan barang logistik lainnya.

Pembantaian Israel di Palestina harusnya menggugah setiap manusia yang memiliki hati nurani, Ibu Evi Murniyati (55) salah satu peserta dari kota Bogor dalam Aksi Bela Palestina ini. Evi bahkan mengatakan kepada bahwa dia berharap bisa terbang ke Palestina untuk memasak dan merawat anak-anak yatim piatu.

“Sebagai seorang ibu dan wanita, hati saya hancur berkeping-keping ketika saya melihat anak-anak yang kehilangan rumah, orang tua, dan bahkan nyawa mereka. Mengapa mereka? Mereka tidak bersalah,” tuturnya dengan rasa sedih.

Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Jalur Gaza bertambah menjadi 9257 orang gugur syahid, 3826 di antaranya anak-anak dan 2405 wanita, serta 23.516 orang luka-luka dengan berbagai tingkat sejak 7 Oktober lalu.

Laporan: Muh Akbar

Lembaga Legislatif Indonesia Tegaskan Dukungan Terhadap Palestina dan Kecam Kebiadaban Israel

JAKARTA (jurnalislam.com)- Aksi bela Palestina di Monas Jakarta dihadiri jutaan orang dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina, Ahad (5//11/2023).

Agresi militer dan genosida yang dilakukan oleh zionis israel kepada rakyat Palestina membuat seluruh umat manusia di dunia menyampaikan kecamannya.

Seluruh lembaga legislatif dan eksekutif hadir dalam aksi bela Palestina ini dan menyatakan dukungaannya terhadap Palestina dan perlawanan terhadap Israel atas kedzaliman dan pembantaiaan yang dilakukannya.

Mewakili Dewan Perwakilan Daerah RI Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si menyampaikan bahwa aksi ini adalah bentuk solidaritas kita untuk Palestina dan perlawanan terhadap penjajahan israel.

“Kami DPD RI bersama kita semua mendukung aksi ini, Palestina bukan hanya milik Palestina, tapi juga miliki Indonesia, khususnya Islam dan diseluruh dunia. Termasuk Palestina bukan hanya milik satu generasi tapi termasuk semua generasi sampai hari kiamat. Aksi ini menunjukkan solidaritas kita dalam melawan bentuk penjajahan, kebiadaban dan bar-bar Israel di Gaza,” kata Wakil Ketua DPD RI.

Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ, MA selaku Wakil Majelis Permusyawaratan Rakyat RI juga menegaskan bahwa bentuk dukungan kita hari ini adalah bagian dan bentuk jihad konstitusi

“Kita hadir untuk saling meneguhkan dalam aksi ini dan sesauai amanah negara, menyelamatkan Palestina, menyelamatkan kemanusiaan, dan bagian dari jihad konstitusi Indonesia, kita terus akan mendukung aksi ini sampai Palestina merdeka. Inilah komitmen kita semua lintas agama, ormas dan masyarakat Indonesia, kita melihat bahwa terjadi kedzaliman dihadapan mata kita, dihadapan kita anak-anak dibantai dan kita hadir untuk melawan kezalimahan dan semoga kedzaliman hancur dimukan bumi,” terangnya.

Hadir juga dalam aksi tersebut Ketua DPR RI Dr. Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, S.Sos., dalam penyampaiaannya mengajak kepada masyarakat Indonesia untuk membantu Palestina dan melawan penjajahan Islam.

“DPR RI menyerukan kepada pemerintah untuk tetap berperan aktif falam memperjuangkan kemerdekaan Palestina, dan mendesak kepada Israel untuk menghentikan kekejamannya kepada Palestina,” katanya.

Puan Maharani juga menjelaskan bahwa bangsa Indonesia dari zaman Soekarno hingga hari ini tetap konsoisten mendukung kemerdekaan Palestina. Menurutnya, hal inilah yang menjadi salah satu tujuan kemerdekaan Indonesia.

“Salah satu dari tujuan kemerdekaan Indonesia adalah untuk menciptakan ketertiban dan perdamaiaan dunia, apa yang dilakukan di Palestina adalah hal yang tidak bisa kita terima. Kita mengutuk dan menolak kekejaman penjajahan Israel yang telah menghancurkan segalanya dan terus melakukan kedzhalimannya terhadap Palestina,” tegasnya.

Ketua DPR RI juga mengungkapkan duka citanya secara mendalam atas kematian warga opaletina dan semua korban yang meninggal. Semoga keselamatan dan perdamaiaan segera terwujud dan didapatkan oleh rakyat Palestina.

Laporan: Muh Akbar

Menteri Kesehatan Palestina Sebut Komunitas Internasional Terapkan ‘Standar Ganda’

PALESTINA (jurnalislam.com)- Menteri Kesehatan Palestina Mai Al-Kaila menilai diamnya komunitas internasional mengenai tindakan Israel di Gaza menjadi lampu hijau bagi Israel untuk melanjutkan kejahatannya.

“Tentara penjajah Israel telah memperluas pembantaiannya ke rumah sakit dan sekitarnya tanpa intervensi apa pun dari komunitas internasional,” kata al-Kaila dalam sebuah pernyataan, menurut kantor berita Palestina WAFA (4/11/2023).

“Negara-negara yang seharusnya menegakkan hukum internasional telah gagal menjalankan tugasnya,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia mendesak harus ada tindakan nyata dari komunitas internasional untuk menghentikan kejahatan perang Israel yang menjadikan rumah sakit sebagai sasaran serangan.

“Tindakan segera diperlukan untuk menghentikan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional ini,” tegasnya, seraya menyerukan “diakhirinya kebijakan standar ganda dan selektivitas dalam hal dukungan dan kecaman”.

“Semua undang-undang yang dirancang untuk melindungi tim medis dan ambulans telah dilanggar oleh penjajah Israel, yang berarti bahwa tim-tim ini sengaja dijadikan sasaran dan diserang dengan tujuan untuk membunuh dokter dan pasien,” pungkasnya.

Dilaporkan zionis Israel melakukan pemboman pada hari Jum’at menargetkan mobil ambulans di depan gerbang utama Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza. Kemudian pada hari Sabtu kembali menargetkan pintu masuk Rumah Sakit Anak Al-Nasr di bagian barat Kota Gaza.

Sumber: Al Jazeera

Reporter: Bahri

Aksi Akbar Bela Palestina, Pemerintah RI Tegaskan Dukung Palestina Dengan Seluruh Kekuatan

JAKARTA (jurnalislam)- Pemerintah Indonesia tegaskan akan terus mendukung sampai Palestina merdeka, pernyataan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy dalam Aksi Akbar Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Ahad pagi (5/11/2023).

“Saya hadir mewakili pemerintah republik Indonesia, ditugaskan oleh bapak presiden bertiga, tidak main-main. Menko PMK, Menteri Luar Negeri dan Menteri Agama. Apa artinya?,” tanya Muhadjir kepada peserta aksi.

“Artinya kita semua jangan ragu dengan sikap pemerintah Indonesia. Kita akan dukung Palestina dengan seluruh kekuatan kita sampai Palestina merdeka, Allahuakbar!,” tegas Muhadjir dalam orasinya.

Ratusan ribu peserta aksi memadati lapangan Monas Jakarta, untuk menunjukkan dukungan dan pembelaan pada hak-hak warga Palestina. Mereka mengenakan pakaian serba putih dan mengibarkan bendera Palestina, atau mengenakan ikat kepala dan sorban berlambang bendera Palestina.

Sementara itu Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dalam kesempatan orasinya menyampaikan bahwa kehadiran semua pihak dalam aksi tersebut untuk menunjukkan solidaritas terhadap kemanusiaan,

“Dan kemarin bantuan tahap pertama sudah diberangkatkan dan dilepas langsung oleh presiden Jokowidodo, dan ini bukan hanya bantuan dari pemerintah tetapi dari seluruh masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui lembaga-lembaga kemanusiaan,” terangnya.

“Terimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia dan bantuan selanjutkan akan dipersiapkan.” sambung Retno, yang kemudian menutup orasinya dengan membaca puisi berjudul ‘Palestina Saudaraku’.

Sebagaimana diketahui, pada Sabtu (4/11/2023) Presiden Jokowi telah melepas bantuan kemanusiaan tahap pertama untuk Palestina. Bantuan yang diberikan sebanyak 51,5 ton, yang terdiri dari bahan makanan, alat medis, selimut, tenda dan barang logistik lainnya.

Reporter: Bahri