Ribuan Warga Semarang Gelar Konvoi Serukan Dukungan untuk Palestina

SEMARANG (jurnalislam.com)- Melihat pendudukan Israel semakin brutal dalam membantai warga sipil Gaza, Forum Umat Islam Semarang (FUIS) kembali mengadakan aksi solidaritas Palestina, Sabtu (4/11/2023)

Sekitar seribuan peserta dari berbagai ormas Islam tergabung dalam aksi tersebut. Tak hanya dari ormas Islam, aksi damai tersebut juga diikuti kalangan komunitas umum.

Aksi kali ini dikemas dalam bentuk konvoi kendaraan bermotor mengelilingi jalan protokol kota Semarang.

“Kita aksi ini dengan konvoi, harapannya dukungan untuk Palestina semakin menggema di kota semarang ini khususnya,” ucap Ketua FUIS Wahyu Kurniawan.

Rute yang dilalui mulai dari Simpang Lima – Pandanaran – Imam Bonjol – Johar – Arteri Sukarno Hatta – Gajah dan berhenti di depan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Di depan Masjid Agung, FUIS berorasi untuk membangkitkan semangat dalam membela saudaranya di Palestina.

Mengutip surat At-Taubah ayat 24, Ustaz Danang Setyadi, Ketua Jamaah Ansharu Syariah Semarang menasehatkan agar jangan terlalu mencintai dunia sehingga melupakan saudaranya di Palestina.

“Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad (membela saudara dipalestina), maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya dan AdzabNya,” lantangnya yang diikuti pekikan takbir para peserta.

Ustaz Danang juga mengatakan bahwa orang Islam tapi tidak peduli dengan saudaranya termasuk bukan golongan umat Nabi Muhammad.

Selain mengadakan orasi dan konvoi FUIS juga menggalang dana untuk membantu rakyat paletina yang saat ini sedang terjajah.

Reporter: Agus Riyanto

Israel Serang Mobil Ambulans, 15 Warga Sipil Tewas

GAZA (jurnalislam.com)- Sejumlah warga Palestina dilaporkan terbunuh dan banyak lainnya terluka akibat pemboman zionis Israel pada hari Jum’at (3/11/2023) yang sengaja menargetkan mobil ambulans di depan gerbang utama Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza.

“Ada banyak korban dan luka-luka dalam serangan Israel yang menargetkan konvoi ambulans yang sedang menuju ke selatan untuk mencapai penyeberangan darat Rafah,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf al-Qidra dalam konferensi pers di Rumah Sakit Al-Shifa.

“Sebuah pemboman Israel juga menargetkan ambulans di dua lokasi lain di Jalan Pesisir Al-Rashid yang membawa orang-orang yang terluka ke selatan menuju penyeberangan darat Rafah untuk mengangkut mereka ke Mesir,” imbuhnya.

Sejumlah warga Palestina dilaporkan tewas dan terluka akibat pemboman Israel yang menargetkan gerbang utama Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza, lapor koresponden Anadolu.

“Setibanya mereka di al-Shifa, [Israel] langsung menargetkan kedua kendaraan konvoi tersebut, melakukan pembantaian mengerikan dan merenggut nyawa 15 orang dan melukai lebih dari 60 orang,” kata al-Qidra.

Tim medis berangkat dengan konvoi pertolongan pertama yang membawa orang-orang yang terluka ke wilayah selatan Jalur Gaza untuk mendapatkan perawatan di Mesir, tambah wartawan itu.

Pemboman Israel menyebabkan kerusakan parah pada mobil ambulans yang mengangkut korban luka.

Kementerian Kesehatan pada Jum’at pagi mengumumkan pergerakan konvoi ambulans yang membawa sejumlah besar korban luka menuju Jalur Gaza selatan.

Tentara Israel telah memperluas serangan udaranya di Jalur Gaza, yang telah mengalami serangan udara tanpa henti sejak serangan mendadak Hamas pada 7 Oktober.

Lebih dari 10.700 orang tewas dalam perang tersebut, termasuk sedikitnya 9.227 warga Palestina dan lebih dari 1.538 warga Israel.

Sumber: Anadolu Ajansi

Reporter: Bahri

Amien Rais dan Ketum Partai Ummat Akan Bertemu Presiden Erdogan Bahas Pembebasan Palestina

JAKARTA (jurnalislam.com)- Ketua Majelis Syura Amien Rais dan Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi dijadwalkan bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara untuk membahas sejumlah isu.

Hal ini terungkap dalam pertemuan sekitar 50 menit rombongan Partai Ummat yang diketuai Wakil Ketua Majelis Syura M.S. Kaban dengan Duta Besar Turki Talip Küçükcan di Kedutaan Besar Turki, Kamis (2/11/2023). Ikut dalam rombongan adalah Wakil Ketua Umum Buni Yani, Anggota Majelis Etik Nazwar Nazaruddin, dan Ketua BPPN Taufik Hidayat.

“Jadi maksud kedatangan Partai Ummat ada dua. Pertama, Partai Ummat menyampaikan minat untuk bekerja sama dengan partai berkuasa Turki, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), yang memiliki basis pemilih Islam dan mengantarkan Presiden Erdogan ke pucuk pimpinan negeri itu,“ kata Wakil Ketua Umum Buni Yani menjelaskan.

Kedua, lanjut Buni, Partai Ummat mengirimkan pesan ke pemerintah Turki di bawah kepemimpinan Presiden Erdogan untuk melakukan intervensi militer di Palestina yang sedang dalam gempuran militer Israel dan merenggut ribuan nyawa tak berdosa.

“Karenanya, bila nanti Pak Amien dan Pak Ridho bertemu Presiden Erdogan di Ankara, Partai Ummat akan membawa misi di samping menawarkan kerja sama dengan Partai AKP yang ketuanya adalah Erdogan sendiri, juga akan membicarakan mengenai krisis kemanusiaan di Palestina,“ ungkap Buni.

Menanggapi dua pesan itu, Duta Besar Talip Küçükcan mengungkapkan dia sangat senang bertemu dengan rombongan Partai Ummat. Dia mengatakan Turki membuka diri untuk bekerja sama dalam banyak bidang dengan semua pihak di Indonesia.

“Mengenai keinginan Partai Ummat untuk bertemu langsung dengan Presiden Erdogan, perlu kami jelaskan bahwa beliau sangat sibuk. Tetapi nanti Partai Ummat akan bisa bertemu dengan bagian luar negeri Partai AKP di Ankara,“ kata Talip Küçükcan.

Mengenai pesan agar Turki melakukan intervensi militer di Palestina, Talip mengatakan Turki akan melakukannya bila dilakukan bersama dengan negara-negara lain, misalnya negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Partai Ummat dan AKP

Wakil Ketua Umum Partai Ummat Buni Yani mengatakan terdapat sejumlah persamaan antara Partai Ummat dan Partai Keadilan dan Pembangunan (Adalet ve Kalkınma Partisi – AKP), di antaranya adalah basis konstituen kedua partai sangat mirip yaitu pendukung Islam konservatif meskipun kedua partai sangat modern dalam cara berpikir.

“Secara kultural, meskipun para pendukung dan pendiri AKP konservatif dalam beragama, namun mereka sesungguhnya para profesional yang berpikiran modern. AKP mampu membuat Turki menjadi negara yang disegani. Di zaman Erdoganlah banyak inovasi dan teknologi berkembang pesat di Turki,“ papar Buni.

Jadi, kata Buni, sangatlah tidak tepat dan sangat menyesatkan mempertentangkan konservatisme agama dengan modernitas.

“Bila kita memaknai modernitas sebagai kemajuan-kemajuan dalam segala hal maka sesungguhnya itulah roh Islam. AKP di Turki membuktikannya,” terangnya.

“Partai Ummat sangat senang bisa bekerja sama dengan Partai Keadilan dan Pembangunan, AKP, di Turki yang telah berhasil memperjuangkan Erdogan hingga menjadi Perdana Menteri dan kemudian Presiden. Sebagai partai baru, Partai Ummat perlu belajar dari keberhasilan AKP,“ imbuh Buni.

Mengenai pesan Partai Ummat agar Turki melakukan intervensi militer di Palestina, Buni mengatakan hal ini sangatlah mungkin dilakukan karena di samping menjadi negara yang cukup kuat di Eropa, Turki juga dikenal sangat vokal menyuarakan kepentingan dunia Islam.

“Turki punya kemampuan untuk itu. Militer Turki cukup kuat. Sebagai negara yang sejak awal mendukung kemerdekaan Palestina dan secara tegas dalam Pembukaan UUD 1945 menentang penjajahan, maka Partai Ummat mendorong Turki agar melakukan intervensi militer,” ujarnya.

Bila tidak ada intervensi militer dari dunia internasional, kata Buni, Israel akan semakin biadab membunuh penduduk sipil tak berdosa yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak. Lanjut Buni, yang terjadi sekarang di Palestina bukanlah perang tapi genosida oleh zionis Israel.

“Semoga pesan Partai Ummat ini menjadi sebab kepedulian dunia internasional kepada saudara-saudara kita di Palestina. Kita tak bisa berdiam diri. Bukankah Islam mengajarkan kepada kita bahwa umat Islam itu sesungguhnya satu tubuh. Bila satu bagian yang sakit maka bagian yang lain juga merasakannya,” pungkas Buni.

Operasi Darat Jalur Gaza, Tentara Israel yang Tewas Terus Bertambah, Total Mencapai 338 Orang

PALESTINA (jurnalislam.com)- IDF mengonfirmasi, sejak Selasa hingga Jum’at pagi (31/10 – 3/11) jumlah total tentara Israel yang tewas di Jalur Gaza meningkat menjadi 23, total ada 338 anggota militer Israel tewas sejak serangan pejuang Hamas pada 7 Oktober 2023.

Belasan tentara Israel dilaporkan telah tewas pada hari Selasa dalam empat insiden di Jalur Gaza utara dan insiden lainnya di Kibbutz Be’eri dekat perbatasan Gaza.

Bentrokan hari Selasa di dalam Jalur Gaza mengakibatkan kematian dua tentara Brigade Givati ​​ketika Hamas menembakkan rudal, serta menewaskan Staf Sersan. Roei Wolf dan Staf Sersan. Lavi Lipshitz. Dua tentara lainnya dari unit yang sama menderita luka parah dalam pertempuran tersebut.

Pada hari Rabu, IDF kembali mengumumkan bahwa sepuluh tentara tewas dalam dua insiden terpisah di Jalur Gaza utara pada hari Selasa.

11 tentara tewas ketika pengangkut personel lapis baja mereka terkena rudal anti-tank, sementara ledakan menewaskan dua orang. Dan dua tentara lainnya tewas oleh rudal anti-tank lainnya.

Pada hari Kamis, diumumkan juga bahwa perwira cadangan Letnan (res.) Yuval Zilber (25) dari Ramat Gan, Letkol Salman Habaka (33) dari desa Druze di Yanuh-Jat yang memimpin batalion ke-53 Korps Lapis Baja, dan Sersan Kelas 1 Yair Nifosy (20) dari kota Adi di Israel utara, dan merupakan anggota Batalyon 101 Brigade Pasukan Terjun Payung, tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza utara.

Seorang tentara cadangan tewas pada Rabu malam akibat ledakan mortir yang diluncurkan dari Gaza di Kibbutz Be’eri. Dia diidentifikasi sebagai Sersan. Kelas 1 (res.) Shalev Zion Sharabi, dari pemukiman Teneh Omarim di Tepi Barat.

IDF menyebutkan jumlah tentara Israel yang tewas sebagai berikut:

Sersan Staf. Roei Wolf, (20) dari Ramat Gan; Sersan Staf. Lavi Lifshitz, (20) dari Modi’in-Maccabim-Reot; Kapten Ariel Reich, (24) dari Yerusalem; Sersan. Asif Luger, (21) dari Yagur; Sersan Staf. Adi Danan, (20) dari Yavne; Sersan Staf. Halel Solomon, (20) dari Dimona; Sersan Staf. Erez Mishlovsky, (20) dari Oranit; Sersan Staf. Adi Leon, (20) dari Nili; Sersan. Ido Ovadia, (19) dari Tel Aviv; Sersan. Lior Siminovich, (19) dari Herzliya; Sersan Staf. Roei Dawi, (20) dari Yerusalem; dan Letnan Satu Pdaya Mark, (22) dari Otniel; Sersan Staf. Roei Saragosti, (22) dari Nahal HaRoa; Sersan Staf. Itai Yehuda, (21) dari Rishon Lezion; Sersan Staf. Shay Arvas, (20) dari Holon; Sersan. Kelas 1 (res.) Shalev Zion Sharabi, (22) dari Teneh Omarim; Letnan (res.) Yuval Zilber, (25) dari Ramat Gan; Letkol Salman Habaka, (33) dari Yanuh-Jat.

Kemudian pada Jum’at pagi (3/11/2023) Jubir pasukan zionis Israel kembali mengumumkan 4 anggota pasukan lapis baja mati ditembak oleh mujahidin Palestina di Jalur Gaza Utara,

– Kapten Benny Weiss, (22) dari Haifa, komandan peleton di Batalyon ke-195, Brigade ke-460.

– Sersan Uriah Mesh, (41) dari Talmon, pejuang lapis baja di Batalyon ke-52, Brigade ke-401.

– Sersan Utama (res’) Jonathan Joseph Brand, (28) dari Yerusalem, seorang pejuang lapis baja di Batalyon ke-52, Brigade ke-401.

– Mayor Jenderal (res.) Gil Fisich, (39) Pembajak, pengemudi tank di Batalyon ke-9, Tim Tempur Brigade ke-401.

Sementara itu, Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaidah dalam tayangan videonya mengatakan “Jumlah korban tewas jauh lebih tinggi daripada yang diumumkan oleh pimpinan Israel.”

Sumber: Haaretz, AAP

Reporter: Bahri

Aliansi Masyarakat Banten Desak PBB Turun Tangan Hentikan Serangan ‘Israel’ di Palestina

SERANG (jurnalislam.com)- Aliansi Masyarakat Banten Indonesia mendesak PBB dan OKI untuk mengambil langkah cepat terkait nasib rakyat Palestina yang saat ini terus dibombardir oleh tentara Zionis ‘Israel’.

“Menuntut Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan organisasi internasional lainnya untuk mengedepankan isu kemanusiaan dengan mengambil langkah cepat penghentian perang demi mencegah bertambahnya jumlah korban,” kata perwakilan Aliansi Masyarakat Banten Indonesia saat menggelar ‘Aksi Bela Palestina’ di Alun Alun Barat Kota Serang pada Jum’at,(3/11/2023).

“Mendesak dunia internasional mempercepat reformasi organisasi PBB agar tidak didominasi oleh negara pemegang hak veto yang menyebabkan terhalangnya proses perdamaian dunia,” imbuhnya.

KH Enting juga mendukung upaya pemerintahan Indonesia dan dunia internasional untuk memnerikan bantuan moril dan kemanusiaan demi meringankan penderitaan masyarakat sipil di Gaza.

“Dengan membuka blokade, mempercepat tercapainya proses negosiasi antara Israel dan Palestina, serta mewujudkan kemerdekaan seutuhnya bagi Palestina,” ungkapnya.

“Mengajak semua elemen bangsa Indonesia untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina sebagaimana amanat konstitusi demi menghapuskan penjajahan diatas dunia karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” pungkasnya.

Reporter: Dian

Bentuk Dukungan, Ribuan Umat Islam Banten Gelar Aksi Bela Palestina

SERANG (jurnalislam.com)- Ribuan umat Islam yang tergabung dalam Forum Ulama, Tokoh dan Aliansi Masyarakar Banten menggelar ‘Aksi Bela Palestina’ di Alun-Alun Barat Kota Serang, pada Jumat (03/11/2023). Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina yang sedang memperjuangkan kemerdekaannya.

Aksi yang dinamai “Aksi Solidaritas Peduli Palestina” tersebut dimulai dengan peserta berkumpul di kawasan Masjid Agung At-Tsauroh pada pukul 13.00 Win. kemudian massa aksi melakukan longmarch beberapa kilometer dan melakukan orasi-orasi sampai titik akhir kumpul di Alun-alun Barat Kota Serang.

Selain berorasi, peserta aksi juga membentangkan bendera Palestina, spanduk, poster-poster yang berisi dukungan terhadap Palestina dan kecaman terhadap Zionis ‘Israel’. Peserta juga melakukan aksi penginjakan bendera ‘Israel’.

Dalam aksi tersebut, perwakilan Aliansi Masyarakat Banten Indonesia KH Enting menegasakan bahwa pihaknya mengutuk segala serangan zionis ‘Israel’ ke Palestina.

“Mengutuk segala bentuk kekerasan Zionis ‘Israel’ yang telah mengakibatkan ribuan korban masyarakat sipil berjatuhan di Gaza,” katanya.

“Menyerukan penyelesaian perang dan proses perdamaian yang berdasar pada penghormatan hak asasi manusia dan keadilan bangsa Palestina.

KH Enting juga mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia untuk ikut peduli dengan rakyat Palestina yang saat ini terus dibombardir tentara Zionis ‘Israel’.

“Mengajak semua elemen bangsa Indonesia untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina sebagaimana amanat konstitusi demi menghapuskan penjajahan diatas dunia karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” pungkasnya.

Aksi Bela Palestina yang berjalan damai tersebut ditutup dengan mendoakan rakyat Palestina.

Repoter: Dian

Sebut ‘Palestina Harus Musnah dari Muka Bumi’ di Postingan Facebook, Pemilik Akun Andy Derris Minta Maaf

SEMARANG (Jurnalislam.com)- Sejumlah ormas Islam di Semarang mendatangi rumah Krisno Riyanto di Jalan Semeru terkait cuitan ujaran kebencian di medsos pada, Rabu (1/11/2023).

Krisno yang merupakan seorang Katolik itu mengatakan di laman Facebook pribadinya atas nama Andy Derris bahwa Palestina harus musnah dari bumi.

“Semoga Palestina musnah dari bumi ini. Agar tercipta perdamaian di timur tengah. amin,” kata Krisno.

Pernyataan tersebut dinilai menyinggung umat Islam Palestina yang saat ini sedang dibombardir Israel di Jalur Gaza.

Salah satu perwakilan Ormas Islam, Marzuki mengatakan pihaknya mendatangi Krisno untuk meminta klarifikasi terkait pernyataannya tersebut.

“Kita meminta klarifikasi dan keterangan maksud postingannya yang ada di facebook,” katanya

Untuk menghindari tindakan main hakim sendiri, Krisno akhirnya dibawa ke Polsek Gajah Mungkur untuk dimintai keterangan.

Di hadapan Kapolsek dan perwakilan Ormas Islam, Krisno akhirnya menyampaikan permohona maaf dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Reporter: Agus Riyanto

Dalam 24 Jam Sebelas Tentara Israel Dilaporkan Tewas Dalam Operasi Darat di Gaza

GAZA (jurnalislam.com)- Dilaporkan setidaknya sembilan tentara Israel tewas pada Selasa (31/10/2023) setelah rudal anti-tank menghantam kendaraan di Gaza utara.

Israel mengumumkan kematian tentaranya pada hari Rabu (1/11/2023) bahwa sembilan tentara tewas pada hari Selasa di Jalur Gaza utara, ketika pengangkut personel lapis baja yang mereka tumpangi terkena rudal anti-tank.

IDF menyebutkan nama-nama tentaranya yang tewas sebagai berikut: Ariel Reich (24) dari Yerusalem; Asif Luger (21) dari Yagur; Adi Danan (20) dari Yavne; Halel Solomon (20) dari Dimona; Erez Mishlovsky (20) dari Oranit; Adi Leon (20) dari Nili; Ido Ovadia (19) dari Tel Aviv; Lior Siminovich (19) dari Herzliya; dan Roei Dawi (20) dari Yerusalem.

Kemudian dalam hari yang sama Selasa dilaporkan juga, bertambah lagi dua tentara dari Brigade Givati ​​IDF tewas dalam operasi darat di Gaza. Mereka adalah Staf Sersan Roei Wolf dan Staf Sersan Lavi Lipshitz. Dengan tambahan ini setidaknya total 11 tentara Israel yang dilaporkan tewas dalam operasi darat di Gaza.

Sumber: Haaretz

Reporter: Bahri

Gandeng PGRI Cabsus UPGRIS, JSIT Jateng Gelar Webinar Pendidikan Nasional

SEMARANG (jurnalislam.com)- Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah bekerjasama dengan PGRI Cabang Khusus UPGRIS menggelar Webinar Pendidikan Nasional, Selasa (31/10/23) melalui media zoom meeting dan channel youtube.

Webinar kali ini mengangkat tema tentang “Pengembangan Profesi Guru” dengan menghadirkan narasumber Dr. H. Muhdi, SH, M.Hum (Ketua PGRI Jateng) dan Dr. Abdul Fikri Faqih, MM (Wakil Ketua Komisi X DPR RI). Panitia mencatat sebanyak lebih dari 2.000 peserta dari berbagai kabupaten atau kota mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua PGRI Jateng, Muhdi sebagai narasumber dalam paparannya mengatakan bahwa dalam menghadapi era society 5.0, guru sebagai pendidik harus melakukan perubahan perubahan yang adaptif.

“Guru harus terus berinovasi karena perkembangan zaman dan peserta didik semakin unik. Guru harus memiliki kemampuan yang reflektif dalam memecahkan masalah dalam pembelajaran dan dunia Pendidikan,” kata Muhdi.

Muhdi menambahkan ada peluang dan tantangan yang terbuka bagi sekolah swasta berbasis agama seperti Sekolah Islam Terpadu (SIT) menangkap keinginan dari orang tua siswa di era ini. Selama ini SIT sudah mampu menjawab keinginan orang tua dengan memberikan nilai plus di program pembelajaran.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menambahkan bahwa di era disrupsi dimana perubahan yang cepat dan tidak konsisten, diharapkan para guru bisa beradaptasi dengan cepat. Sekarang peserta didik bisa mengakses internet sehingga bisa belajar kapan dan dimana saja. Dengan kemajuan teknologi, pembelajaran juga semakin menarik, menyenangkan, dan interaktif.

“Guru dituntut untuk terus belajar. Lebih-lebih di era disrupsi dimana perubahan dinamika yang sangat cepat dan inkonsisten. Guru harus memiliki kemampuan dalam pemanfaatan teknologi yang memadai agar pembelajaran semakin menarik, interaktif, dan tentu menyenangkan bagi peserta didik. Saya yakin, kalua guru-guru di JSIT Indonesia bisa melakukan hal tersebut karena SDM gurunya masih muda-muda dan inovatif,” kata Abdul Fikri Faqih.

Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Zaenal Abidin dalam sambutannya mengatakan bahwa sudah menjadi budaya baik di JSIT Indonesia untuk terus berkolaborasi dengan berbagai organisasi yang konsen dalam pendidikan guna mewujudkan pendidikan yang maju, seperti dengan PGRI. Kerjasama dengan PGRI akan terus dijalin dalam berbagai variasi program.

“Sesuai dengan tagline JSIT Jawa Tengah yaitu “Semangat Berkolaborasi dan Menginspirasi” hari ini kami berkolaborasi dengan PGRI menggelar webinar secara online. JSIT Indonesia terus terbuka berkolaborasi dengan organisasi apa saja yang konsen terhadap pendidikan. Kerjasama antar semua lini sangat dibutuhkan guna mewujudkan pendidikan dan generasi yang berkualitas,” papar Zaenal Abidin.

Rakyat Palestina Berterima Kasih Atas Bantuan Dari Masyarakat Aceh

GAZA (jurnalislam.com)- Bantuan dari Masyarakat Aceh tahap awal telah disalurkan kepada rakyat Palestina di Jalur Gaza pada Selasa, (31/10/ 2023).

“Alhamdulillah sekali, pada hari ini Tim ASAR Humanity yang berada di Gaza telah menyalurkan 100 paket makanan, obat-obatan dan kebutuhan anak juga ibu-ibu di Kamp Pengungsian Gaza Barat di Jalur Gaza,” ungkap Munandar, selaku Kepala Cabang ASAR Humanity Aceh.

Bantuan yang terkumpul merupakan hasil donasi dari Masyarakat Aceh yang tergabung dalam Gerakan “Aceh Untuk Palestina”.

“Begitu serangan Israel yang membabi buta menyerang Palestina, kami dari ASAR Humanity Aceh berupaya menghimpun bantuan secepatnya dan menamakan gerakan kebaikan ini dengan Aceh Untuk Palestina, dimana kita berharap ini bisa menjadi wasilah terbaik kita untuk Rakyat Palestina,” tambah Munandar.

Selanjutnya, dalam wawnacara singkatnya, Munandar menyampaikan rasa terima kasih Rakyat Palestina kepada Rakyat Aceh.

“Bahagia sekali ketika relawan di sana secara sigap menyampaikan bantuan dari Masyarakat Aceh ini, dan disela-sela itu beberapa warga Palestina mengucapkan terima kasih dan mendoakan para donatur yang membantu kesulitan mereka saat ini,” ujar Munandar.

Sebagai penutup, Munandar kembali mengajak Rakyat Aceh Untuk terus mengirimkan bantuan untuk Palestina.

“Setiap hari kami menerima laporan terbaru terkait Palestina, dan rasanya begitu memilukan kondisi saudara kita disana. Saat ini kami dari ASAR Humanity Cabang Aceh yang beralamat di Jl. Angsa No.18B, Dusun Mesjid, Desa Lueng Bata, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, mengajak masyarakat Aceh untuk terus membantu Palestina. Bisa langsung ke kantor atau transfer donasi melalui rekening BSI #721 365 1905 dan jangan lupa untuk mengkonfirmasi ke 0821-2222-4204. Untuk informasi terkini mengenai Gaza, bisa di akses di Instagram kami @asarhumanity_aceh,” tutup Munandar