Responsive image

AS Sebut Iran Telah Membunuh Lebih dari 1.000 Demonstran

AS Sebut Iran Telah Membunuh Lebih dari 1.000 Demonstran

TEHERAN (Jurnalislam.com) – Seorang pejabat tinggi Departemen Luar Negeri AS mengungkapkan, pasukan keamanan Iran diperkirakan telah membunuh lebih dari 1.000 orang sejak protes dimulai atas keputusan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar.

“Kami tidak bisa memastikan karena rezim memblokir informasi,” kata Perwakilan Khusus AS untuk Iran Brian Hook mengatakan pada konferensi pers di Departemen Luar Negeri, Kamis (5/12/2019).

“Sedikitnya ada selusin anak, termasuk anak-anak berusia 13 dan 14 tahun tewas,” lanjut Hook.

Dia juga mengatakan, Departemen Luar Negeri telah melihat video satu insiden dimana lebih dari 100 orang tewas.

“Ketika itu berakhir, rezim memuat mayat-mayat itu ke dalam truk. Kami belum tahu ke mana mayat-mayat ini dibawa pergi. Tetapi kami semakin banyak belajar tentang bagaimana rezim Iran memperlakukan rakyatnya sendiri,” tambahnya.

Demonstrasi pecah pada 15 November di Iran setelah pemerintah memberlakukan penjatahan bensin dan menaikkan harga bahan bakar setidaknya 50%.

Awal pekan ini, Philip Luther, direktur penelitian dan advokasi untuk Timur Tengah dan Afrika Utara di Amnesty International, mengatakan setidaknya 208 orang tewas sejak protes dimulai.

“Angka kematian yang mengejutkan ini menunjukkan pengabaian memalukan pemerintah Iran atas kehidupan manusia,” kata Luther, Senin.

Sedikitnya 100 bank dan puluhan toko telah dibakar selama protes, kata kantor berita semi-resmi Mehr, mengutip pejabat keamanan.

Meski tidak ada angka resmi tentang penangkapan itu, namun kantor berita Fars mengatakan lebih dari 1.000 pengunjuk rasa telah ditangkap.

Pengawal Revolusi elit Iran mengancam akan mengambil tindakan “tegas” terhadap para demonstran jika mereka “mengganggu perdamaian dan keamanan masyarakat.”

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X