AS Peringatkan Rusia atas Pelanggaran Perjanjian nuklir

AS Peringatkan Rusia atas Pelanggaran Perjanjian nuklir

BRUSSELS (Jurnalislam.com) – Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Selasa (4/12/2018) memperingatkan Rusia atas dugaan pelanggaran Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF), dan memberikan Moskow waktu 60 hari untuk mematuhi perjanjian itu.

“Amerika Serikat hari ini menyatakan telah menemukan bahwa Rusia melanggar materi perjanjian dan akan menangguhkan kewajiban kami sebagai obat yang efektif dalam 60 hari kecuali Rusia mengembalikan kepatuhan penuh dan dapat diverifikasi,” kata Pompeo kepada wartawan setelah pertemuan Menteri Luar Negeri NATO di Brussels.

“Kita harus menghadapi kecurangan Rusia pada kewajiban pengawasan senjata,” katanya.

Pompeo mengatakan bahwa AS tetap “berharap” dan menambahkan “ada kemungkinan bahwa Rusia bisa mendapatkan pijakan yang lebih baik.”

“Beban jatuh pada Rusia untuk membuat perubahan yang diperlukan, hanya mereka yang dapat menyelamatkan perjanjian ini,” tambahnya.

“Jika Rusia mengakui pelanggarannya lalu sepenuhnya dan diverifikasi telah kembali patuh, maka kami akan, tentu saja, menyambut tindakan ini,” tambahnya.

Baca juga: 

Pernyataannya datang setelah NATO menyerukan kepada Rusia untuk kembali mematuhi perjanjian itu sepenuhnya.

Dalam sebuah pernyataan, aliansi tersebut mengatakan: “Kami menyerukan kepada Rusia untuk segera kembali ke kepatuhan penuh dan dapat diverifikasi. Sekarang terserah Rusia untuk melestarikan Perjanjian INF.”

“Sekutu telah menyimpulkan bahwa Rusia telah mengembangkan dan menerjunkan sistem rudal, yang melanggar Perjanjian INF dan menimbulkan risiko signifikan terhadap keamanan Euro-Atlantik,” kata pernyataan itu.

“Kami sangat mendukung temuan Amerika Serikat bahwa Rusia secara material melanggar kewajibannya berdasarkan Perjanjian INF,” tambahnya.

Pernyataan itu mencatat bahwa AS dan sekutunya telah berulang kali menyuarakan keprihatinan mereka dengan Rusia, baik secara bilateral maupun multilateral.

Perjanjian INF ditandatangani pada 1987 oleh Sekretaris Jenderal Soviet Mikhail Gorbachev dan Presiden AS Ronald Reagan dan sebagian besar dirancang untuk mencegah prospek perang nuklir di Eropa.

Pada 21 Oktober, Presiden AS Donald Trump mengumumkan niatnya untuk mundur dari perjanjian.

Bagikan

One thought on “AS Peringatkan Rusia atas Pelanggaran Perjanjian nuklir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X