40 Pasukan Bentukan AS Tewas dalam Serangan Terbaru Taliban

40 Pasukan Bentukan AS Tewas dalam Serangan Terbaru Taliban

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 40 tentara bentukan AS dan polisi Afghanistan tewas dalam serangan Imarah Islam Afghanistan (Taliban) di sebuah pos militer di provinsi utara. Serangan tersebut merupakan yang terbaru dalam serangkaian serangan mematikan terhadap pasukan Afghanistan.

Sembilan polisi dan 35 tentara tewas dalam serangan di provinsi Baghlan Afghanistan yang dimulai pada Rabu (15/8/2018) pagi hari, kata para pejabat, lansir Aljazeera.

Mohammad Safdar Mohseni, kepala dewan provinsi, mengatakan para pejuang membakar pos-pos pemeriksaan setelah serangan di distrik Markazi Baghlan-i.

Tidak ada komentar langsung dari kementerian pertahanan Afghanistan. Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengaku bahwa Taliban bertanggung jawab atas serangan itu.

Pada hari Senin, Taliban juga menyerbu pangkalan militer yang dikenal sebagai Kamp Chinaya di provinsi Faryab utara, menewaskan 17 tentara dan melukai 19 lainnya.

Serangan di Baghlan terjadi ketika pertempuran antara Taliban dan pasukan bentukan AS berkecamuk di beberapa wilayah di negara yang dilanda perang itu.

Namun, pertempuran di Ghazni mereda, setelah Taliban menyerang kota strategis itu pada Jumat.

Serangan Taliban di Ghazni Masuk Hari Keempat

Taliban mengatakan pihaknya memerintahkan para pejuang keluar dari Ghazni setelah lima hari pertempuran jalanan yang menewaskan dan melukai ratusan pasukan Afghanistan

Rumah sakit kota penuh sesak dengan ratusan orang yang terluka serta puluhan mayat dan orang-orang putus asa yang mencari kerabat mereka di antara orang yang tewas dan terluka.

Ketika warga sipil muncul di jalan Ghazni, warga mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa mereka bersembunyi di ruang bawah tanah selama serangan.

“Pertempuran berlangsung sengit. Selama dua hari, kami tidak punya air dan makanan. Anak-anak saya akan menangis ketika mereka mendengar dentuman dan suara tembakan Taliban dari balik tembok kami.”

Ghazni terletak di sepanjang jalan raya Kabul-Kandahar, yang secara efektif berfungsi sebagai gerbang antara Kabul dan benteng Taliban di selatan.

Komite Internasional Palang Merah (ICRC) mengirim air bersih dan generator listrik untuk operasi trauma dan materi yang dikirim untuk pengelolaan sisa-sisa.

Sekitar 20 persen dari populasi di Ghazni bergantung pada sistem air kota, yang rusak sejak awal pertempuran. ICRC mengatur pasokan air darurat dengan truk untuk memenuhi kebutuhan sekitar 18.000 orang.

Arif Noori, juru bicara gubernur provinsi, mengatakan pada hari Rabu bahwa “kehidupan telah kembali normal”. Tetapi PBB memperingatkan tentang “penderitaan manusia yang ekstrim” yang disebabkan oleh pertempuran terbaru.

“Laporan-laporan mengindikasikan bahwa jumlah korban di Ghazni sangat besar,” kata perwakilan khusus PBB di Afghanistan, Tadamichi Yamamoto, hari Rabu.

“Perkiraan yang belum dapat dikonfirmasi berkisar dari 110 hingga 150 korban sipil akibat pertempuran kedua belah pihak. Informasi yang dapat dipercaya menunjukkan bahwa rumah sakit umum Ghazni dipenuhi oleh gelombang terus menerus pasukan pemerintah, pejuang Taliban dan warga sipil yang terluka.”

Efektif Lawan AS dan NATO, Taliban Promosikan Unit Pasukan Khusus

Di tempat lain di Afghanistan, Taliban menyerang pos pemeriksaan polisi di provinsi Zabul selatan Rabu pagi, menewaskan empat polisi, menurut kepala polisi provinsi, Mustafa Mayar, yang mengatakan tiga petugas lainnya terluka.

Dia mengatakan tujuh penyerang tewas dan lima orang terluka selama pertempuran, di mana Taliban menggunakan artileri dan senjata berat.

Taliban telah merebut beberapa distrik di seluruh negeri dalam beberapa tahun terakhir dan melakukan serangan hampir setiap hari yang menargetkan pasukan keamanan Afghanistan.

Serangan terhadap Ghazni secara luas dilihat sebagai unjuk kekuatan sebelum berlangsungnya perundingan perdamaian dengan Amerika Serikat, yang telah berperang di Afghanistan selama hampir 17 tahun.

Bagikan

One thought on “40 Pasukan Bentukan AS Tewas dalam Serangan Terbaru Taliban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X