30 Orang Terluka Saat Bom Meledak di Sebuah Masjid di Afghanistan

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Juru bicara gubernur provinsi Nangarhar, Ahmad Zia Abdulzai, mengatakan kepada Anadolu Agency, bahwa "Ledakan bom terjadi di sebuah masjid di distrik Khogyani provinsi Nangarhar dan telah melukai 30 orang, termasuk Mullah." 

Dia juga mengatakan bahwa bahan peledak ditanam di bawah kursi dan meledak ketika Mullah masjid sedang menyampaikan khotbah Jumat di masjid kabupaten Khogyani tersebut.

Taliban tidak menargetkan lingkungan masjid kecuali personel keamanan Afghanistan atau pejabat pemerintah sedang berada di sekitarnya.

"Saya berada di masjid dan tiba-tiba ada ledakan besar. Aku bisa mencium bubuk senjata dan orang-orang berteriak. Ketika saya membuka mata, saya melihat orang-orang yang terluka dan masjid tampak berlumuran darah, "Ahmad Shafiq, 29, mengatakan.

Shafiq berada di masjid saat bom meledak.

Menurut kepala rumah sakit provinsi, Dr. Najibullah Kamawal, tujuh orang yang terluka berada dalam kondisi kritis.

"Kami belum menerima korban tewas. Karena lokasi kejaian adalah distrik terpencil, maka jika ada korban yang tewas, mereka tidak akan membawa mereka ke rumah sakit provinsi," tambahnya.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan dalam sebuah pesan kepada Anadolu Agency bahwa ia mengutuk ledakan bom di masjid dan berkata: "Ledakan bom di masjid Khogyani dilakukan oleh musuh-musuh."

Ledakan bom lainnya terjadi selang beberapa menit dari ledakan masjid hari Jumat di kota Mazar-i-Sharif dan melukai tiga warga sipil. Bom itu ditanam di keranjang tangan.

Taliban telah meningkatkan serangan dan operasi mereka sejak pemerintah Afghanistan menandatangani perjanjian keamanan dengan AS dan NATO, yang memungkinkan pasukan AS dan NATO untuk tetap berada di Afghanistan melampaui 2014.

Majelis tinggi parlemen Afghanistan menyetujui pakta keamanan yang kontroversial dengan AS dan NATO pada hari Kamis kemarin. [ded412/world bulletin]

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.