PM Pakistan : AS Benar-benar Mengacaukan Afghanistan

PM Pakistan : AS Benar-benar Mengacaukan Afghanistan

PAKISTAN(Jurnalislam.com)Amerika Serikat “benar-benar mengacaukan situasi di Afghanistan”, kata Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dalam sebuah wawancara yang disiarkan Selasa malam (27/07/2021).

Khan wawancara dengan PBS TV untuk membahas penanganan AS di Afghanistan selama 20 tahun terakhir, dan keputusan Presiden Joe Biden untuk menarik pasukannya dari negara itu ditengah meningkatnya ancaman Taliban.

Menanggapi komentar pewawancara Judy Woodruff bahwa Pakistan “dituduh oleh AS dan Afghanistan mendukung pemberontak Taliban”, Khan mengatakan dia “kecewa” bahwa Pakistan “disalahkan atas apa yang terjadi di Afghanistan”.

Dia berkata: “Saya pikir AS telah benar-benar mengacaukan situasi di Afghanistan.”

“Mereka mencoba mencari solusi secara militer di Afghanistan ketika tidak pernah ada solusi itu. Dan orang seperti saya yang mengetahui sejarah Afghanistan, yang terus mengatakan bahwa tidak mungkin solusi secara militer, kami malah dituduh, orang seperti saya disebut anti-Amerika. Saya dijuluki Taliban Khan.” terang PM Khan.

Dia melanjutkan “Ketika saat ini mereka akhirnya memutuskan bahwa tidak ada solusi secara militer, sayangnya, kekuatan tawar Amerika atau pasukan NATO telah hilang. Seharusnya ketika ada 150.000 tentara NATO di Afghanistan, itulah saat yang tepat untuk menempuh solusi secara politik,” sambungnya.

“Tapi begitu mereka mengurangi pasukan menjadi hampir 10.000, dan kemudian, ketika mereka memberikan tanggal penarikan pasukan, Taliban mengira mereka telah menang. Jadi, oleh karena itu, sangat sulit untuk saat ini membuat mereka berkompromi. Sangat sulit untuk memaksa mereka ke dalam solusi politik, karena mereka berpikir bahwa mereka menang.” tegas PM Khan.

Pakistan awal bulan ini membuka kembali sebagian perbatasan dengan Afghanistan yang sempat ditutup ketika Taliban berhasil merebut Spin Boldak dari pasukan pemerintah Afghanistan.

Menurut Reuters, lebih dari 100 truk yang membawa pasokan telah menyeberang dari Pakistan ke Afghanistan.

Namun, pemimpin Pakistan membantah bahwa dia memberikan dukungan kepada Taliban di Afghanistan.

Dimana pada awal bulan ini, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menuduh bahwa lebih dari 10.000 “pejuang Jihadi” telah menyeberang ke Afghanistan dari Pakistan, yang oleh Khan dianggap sebagai “omong kosong mutlak”.

“Ada kamp dengan 100.000 orang. Dan Taliban bukan pakaian militer. Mereka adalah warga sipil biasa,” kata Khan. “Dan jika ada beberapa warga sipil di kamp-kamp ini, bagaimana Pakistan bisa memburu orang-orang ini?” pungkas Khan. (Bahri)

Sumber: The New Arab

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X