Wasekjen NU Kenang Ketegasan dan Konsistensi Tokoh Muhammadiyah Yunahar Ilyas

Wasekjen NU Kenang Ketegasan dan Konsistensi Tokoh Muhammadiyah Yunahar Ilyas

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Wakil Sekjen Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Masduki Baidlowi mengungkapkan duka dan kehilangan mendalam atas wafatnya Wakil Ketua Umum MUI Pusat dan salah satu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Yunahar Ilyas.

Masduki mengenang Prof Yunahar sebagai sosok yang lurus dan konsisten dalam perjuangan keislaman.

“Beliau banyak memberikan inspirasi untuk konsisten dalam perjuangan ya, beliau orang yang sangat lurus, ada satu pepatah, bicarakan kebenaran walaupun itu pahit di dengar, dan Prof Yunahar orang yang termasuk berbicara seperti itu,” ujar Masduki saat dihubungi wartawan, Jumat (3/1).

“Beliau juga adalah seorang muslim yang sejati, yang konsisten di dalam menegakkan prinsip-prinsip dasar keislaman,” ujar Masduki lagi.

Masduki yang juga Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat itu juga menilai Prof Yunahar sebagai sosok yang tegas.

Masduki bercerita ketegasan Prof Yunahar sebagai Wakil Ketua Umum MUI Pusat saat memimpin rapat-rapat MUI.

Prof Yunahar kata Masduki, selalu mengingatkan agar seluruh anggota untuk fokus membahas tema yang telah ditentukan.

“Biasanya kami itu di rapat MUI bisa berjam-jam karena banyak orang yang pengen ngomong dan ngomongnya itu tidak fokus, kalau yang pimpin Prof Yunahar selalu diingatkan agar tidak melebar-lebar dan fokus, beliau tegas soal itu,” ujar Masduki.

Juru Bicara Wakil Presiden itu menyebut pertemuan terakhirnya dengan Prof Yunahar saat mendampingi Wapres Ma’ruf menjenguk Prof Yunahar di RS PKU Muhammadiyah di Jogja, 7 November 2019 lalu.

Saat itu, Prof Yunahar kata Masduki sangat bersemangat menceritakan rencana transparansi ginjal yang akan dilakukannya guna kesehatannya.

“Beliau masih sangat optimis, bahwa akan melakukan transparasi ginjal dia cerita ke pak wapres sudah ada yang akan mendonorkan ginjalnya, dan waktu operasinya menunggu kesehatan optimal,” ujar Masduki.

“Saat itu beliau tersenyum sangat cerah, didampingi anak anaknya, beliau almarhum sempat kenalkan putra putrinya ke pak wapres, kami tidak mengira beliau akan meninggalkan kita semua, kami di MUI sangat merasa kehilangan ya,” ujarnya.

Sumber: republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X