Turki Kecam Keras Pembangunan 2.200 Pemukiman Ilegal Israel di Tepi Barat

Turki Kecam Keras Pembangunan 2.200 Pemukiman Ilegal Israel di Tepi Barat

ANKARA (Jurnalislam.com) – Kementerian Luar Negeri Turki mengecam keras persetujuan Israel atas rencana untuk membangun hampir 2.200 unit perumahan di Tepi Barat yang dijajah pemerintah Yahudi.

“Kami menolak keputusan ilegal Israel ini, yang secara sembarangan terus menerus melanggar hukum internasional, khususnya resolusi-resolusi PBB yang relevan dan Konvensi Jenewa ke-4,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan Jumat (28/12/2018) pagi di situsnya.

Menurut laporan Palestina, sekitar 640.000 pemukim Yahudi sekarang tinggal di 196 permukiman yang dibangun dengan persetujuan rezim Israel sementara lebih dari 200 pos-pos pemukim dibangun tanpa persetujuan  rezim  Israel melintasi Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki.

Baca juga: 

Hukum internasional menganggap Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai “wilayah penjajahan” dan menganggap semua kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di sana ilegal.

Proses perdamaian Israel-Palestina runtuh pada pertengahan 2014 karena Israel terus menolak menghentikan pembangunan permukiman Tepi Barat dan menerima perbatasan pra-1967 sebagai dasar untuk solusi dua negara.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.