Tolak Keputusan Trump Negara-negara Eropa juga Gelar Aksi Protes Turun ke Jalan

Tolak Keputusan Trump Negara-negara Eropa juga Gelar Aksi Protes Turun ke Jalan

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Pengunjuk rasa di beberapa wilayah Eropa turun ke jalan pada hari Jumat (8/12/2017) untuk mengecam keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Setelah shalat Jumat, warga di kota Hague di Belanda berkumpul di luar kedutaan AS dan meneriakkan slogan anti-Israel dan pro-Palestina.

Anggota komunitas Islam Eropa Die Islamische Gemeinschaft Milli Gorus (ICMG) dan Federasi Islam Belanda mengadakan demonstrasi di luar gedung kedutaan.

Mereka membawa bendera dan spanduk Turki dan Palestina yang bertuliskan “Al-Quds [Yerusalem] adalah ibu kota Palestina.”

Ini Reaksi Dunia atas Keinginan Trump Pindahkan Kedutaannya ke Yerusalem

Pada hari Rabu, Trump mengumumkan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibukota Israel dan juga berencana untuk memindahkan kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Keputusan kontroversial tersebut membuat marah umat Islam di seluruh dunia.

Para pemrotes di Den Haag mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bersama bahwa keputusan Trump “bertentangan dengan nilai-nilai politik, diplomatik dan moral”.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa tidak mengejutkan bahwa Trump, yang “dikenal karena wacana Islamofobia, xenophobia, rasis dan populis dan marjinalisasi” membuat keputusan semacam itu.

Solidaritas Afrika untuk Palestina Gelas Aksi di Gereja Katedral, Aljazair: Al Quds Milik Kita

Langkah AS dipandang sebagai upaya untuk melegitimasi penjajahan Israel atas tanah Palestina.

Di ibukota Belgia, Brussels, kepala Federasi Islam Belgia, Ekrem Seker, mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengecam keputusan AS.

Dia mengatakan bahwa mencapai perdamaian di wilayah tersebut tidak mungkin “dengan mengumumkan ibukota imajiner” tapi hanya mungkin “dengan mengakhiri pelanggaran hak asasi manusia, kekejaman dan serangan terhadap warga sipil”.

Abaikan Kecaman Dunia, Trump Resmikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel

Mengacu pada kebijakan permukiman Israel yang sedang berlangsung, Seker mengatakan bahwa keputusan Trump “provokatif”.

Dia meminta semua orang “yang menghormati hukum internasional” untuk melakukan demonstrasi melawan “keputusan tidak sah” Trump.

“Yerusalem, yang merupakan tempat suci bagi umat Islam, Kristen dan Yahudi, harus dijauhkan dari semua rencana politik.”

Bagikan
Close X