Taliban Serbu Distrik Sayyidabad, Tempat Dimana 38 Tentara AS Tewas

Taliban Serbu Distrik Sayyidabad, Tempat Dimana 38 Tentara AS Tewas

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Imarah Islam Afghanistan (Taliban) menyerbu pusat distrik Sayyidabad di provinsi Wardak dan mengeksekusi kepala polisi sebelum mundur. Wardak berada di selatan Kabul, dan Taliban telah aktif di daerah itu selama beberapa hari terakhir.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan di akun Twitter-nya bahwa “markas distrik, markas polisi & semua CP keamanan Sayyidabad sedang dikuasai,” dan “puluhan orang bersenjata terbunuh, serta sejumlah besar senjata ringan/berat, amunisi & kendaraan disita, ” lansir Long War Journal, Ahad (7/10/2018).

Pernyataan Mujahid didukung oleh akun di media Afghanistan. Seorang anggota dewan provinsi Wardak membenarkan bahwa pusat distrik itu dikuasai setelah “ratusan pejuang Taliban  menyerbu pusat distrik” dan kepala polisi distrik itu tewas, kata Pajhwok Afghan News. Selama pertempuran, “jaringan listrik besar yang melayani distrik telah dipotong,” hingga aliran listrik di provinsi Ghazni, Logar dan Paktia terputus, menurut TOLONews.

Baca juga: Taliban Kembali Serang Pangkalan Militer, Puluhan Pasukan Bentukan As Tewas

Sayyidabad telah diperebutkan dengan gencar selama hampir delapan tahun, dan telah melindungi komandan Al Qaeda dan Gerakan Islam Uzbekistan di masa lalu.

Lembah Tangi di Sayyidabad adalah tempat terjadinya salah satu serangan paling mematikan terhadap pasukan AS sejak perang di Afghanistan dimulai pada akhir tahun 2001. Pada 6 Agustus 2011 Taliban menembak jatuh sebuah helikopter Chinook di distrik itu, menewaskan 38 tentara AS dan Afghanistan, termasuk 17 pasukan US Navy SEAL dari Naval Special Warfare Development Group (lebih sering disebut sebagai SEAL Team 6). Lebih dari satu bulan kemudian, Taliban meledakkan bom martir besar-besaran di luar Combat Outpost Sayyidabad, melukai lebih dari 100 orang, termasuk 77 tentara AS.

Pada bulan September 2011, Taliban mengambil kendali Pos Tempur (Combat Outpost) Tangi, yang ditinggalkan oleh pasukan Afghanistan tidak lama setelah serangan martir besar-besaran. Taliban memfilmkan pasukannya menyerang pangkalan dan merilis video di situs webnya.

Pada tahun 2014, para pejuang Taliban secara terbuka berpatroli di Lembah Tangi pada siang hari, sementara pasukan Afghanistan terbatas di pangkalan puncak bukit.

Sayyidabad adalah salah satu dari tujuh distrik (keseluruhan ada sembilan distrik di Wardak) yang diperebutkan oleh Taliban; hanya dua distrik yang berada di bawah kendali pemerintah, menurut sebuah studi oleh Long War Journal FDD.

Baca juga: 17 Tahun Perang Lawan Taliban Gak Kelar-kelar, Komando Pasukan AS dan NATO Diganti

Pertempuran di Sayyidabad terjadi ketika Taliban telah aktif di provinsi Paktia dan Ghazni. Di Ghazni, Taliban menghancurkan tiga jembatan dan menutup satu bagian dari Jalan Raya Kabul-Kandahar, hamparan jalan utama Afghanistan yang dikenal sebagai Jalan Lingkar (the Ring Road). Taliban juga menghancurkan jalan sepanjang 5 km di jalan raya Ghazni-Paktika, yang telah ditutup selama lebih dari empat bulan. Di Paktia, Taliban telah memerintahkan perusahaan seluler untuk menutup layanan pada malam hari.

Pertempuran di Afghanistan timur telah meningkat selama tahun lalu ketika Taliban mulai meningkatkan operasinya di wilayah tersebut. Ratusan pejuang Taliban menyerbu Ghazni City pada awal Agustus dan menduduki daerah-daerah kota selama empat hari. Taliban juga menyerbu beberapa distrik di Ghazni selama ini.

Awal tahun ini, Departemen Pertahanan AS mengklaim bahwa Taliban tidak memiliki inisiatif, dan hanya meluncurkan serangan pada target lunak karena putus asa. Namun operasi Taliban di seluruh negeri membungkam cerita dusta Pentagon itu. Pasukan Afghanistan dukungan AS menderita korban dengan jumlah sangat tinggi, dan distrik-distrik yang dikendalikan dan diperebutkan Taliban berada di titik tertinggi sepanjang waktu.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X