SURIAH (Jurnalislam.com) – Damaskus telah menerima pesawat tempur baru dan pesawat pengintai dari Moskow untuk melawan para pejuang Suriah, sumber militer Suriah mengatakan kepada AFP, Selasa (22/09/2015).
"Angkatan udara kami telah menerima pengiriman sedikitnya lima pesawat tempur dari Moskow serta pesawat pengintai yang memungkinkan kita untuk mengidentifikasi target dengan akurasi besar," kata seorang pejabat senior kepada AFP tanpa menyebut nama.
Sumber itu mengatakan pesawat-pesawat tersebut tiba pada hari Jumat di sebuah pangkalan militer di provinsi Latakia, jantung wilayah rezim Presiden Bashar al-Assad.
Sumber militer lain di Latakia mengatakan kepada AFP bahwa tentara telah "menerima pesawat pengintai Rusia yang akan memungkinkan pasukan darat dan udara Suriah untuk secara akurat mengidentifikasi target."
Pengiriman juga termasuk "radar dan teropong infra-merah," kata sumber itu.
Pada hari Senin, para pejabat AS mengatakan Rusia telah mengerahkan 28 pesawat tempur di Suriah, membenarkan adanya upaya terbaru meningkatkan kehadiran militer Moskow di negara yang sedang dilanda perang tersebut.
Washington dalam beberapa pekan terakhir telah mengungkapkan langkah Rusia mendukung Presiden Assad dan memperingatkan bahwa dukungan militer terhadap rezim Assad beresiko menghambat upaya membawa perdamaian.
Para ahli mengatakan penumpukan pesawat-pesawat tersebut kemungkinan merupakan awal aksi militer.
Jenis pesawat yang datang menunjukkan bahwa Rusia berniat untuk mengerahkan kekuatan tempur mereka di luar Latakia dalam peran ofensif.
"Ada 28 pesawat tempur dan pesawat pembom" di sebuah lapangan udara di provinsi Latakia di barat Suriah, salah satu pejabat yang berbicara tanpa menyebut nama mengatakan kepada AFP.
Seorang pejabat kedua, juga berbicara dengan syarat anonim, mengkonfirmasi dan menambahkan ada juga sekitar 20 pesawat tempur dan transportasi helikopter Rusia di pangkalan.
Pejabat tersebut juga mengatakan Rusia mengoperasikan drone di Suriah, tapi tidak memberikan rincian tambahan.
Menurut pejabat itu, Rusia telah mengirimkan 12 pesawat penyerang SU-24, 12 pesawat serangan darat SU-25 dan empat jet tempur Flanker.
Deddy | AFP | Jurniscom