Soal Ustaz ABB, Australia Dinilai Sudah Intervensi Kedaulatan Indonesia

Soal Ustaz ABB, Australia Dinilai Sudah Intervensi Kedaulatan Indonesia

LAMONGAN (Jurnalislam.com) – Pemerintah Australia mendesak Indonesia agar tidak memberi keringanan terhadap ustaz Abu Bakar Ba’asyir (ABB) beberapa waktu lalu, setelah sebelumnya dikabarkan Ustaz ABB akan dibebaskan.

Menanggapi sikap Australia, Direktur Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya mengatakan bahwa permintaan Australia merupakan bentuk intervensi terhadap kedaulatan NKRI.

“Sikap Pemerintah Australia paranoid, sudah mencoba intervensi kadaulatan hukum negara Indonesia. Harusnya mereka tau diri, bukan sebaliknya menunjukkan arogansi,” kata Harits kepada Jurnalislam.com baru-baru ini.

Menurut pengamat keamanan nasional ini, kondisi keamanan dalam negeri Indonesia termasuk kebijakan keamanan merupakan hak pemerintah Indonesia yang tidak dapat diintervensi asing.

Indonesia Diminta Tegas Tolak Permintaan Australia Soal Ustaz ABB

“Soal ustad ABB saya kira Indonesialah yang paling tau kondisi segala sesuatunya bukan negara Australia,” katanya.

Karenanya ia berharap pemerintah Indonesia tak terpengaruh oleh tekanan dan intervensi asing tersebut.

Sebelumnya, dilansir Republika.co.id, KementerianLuar Negeri Australia menyebutkan,”Kami berharap keadilan terhadap terpidana terorisme Baayir diteruskan dan dilakukan sepenuhnya, ia sudah seharusnya tidak diizinkan untuk menghasut orang lain melakukan serangan lainya di masa depan terhadap warga sipil yang tak bersalah.”

Bagikan
Close X