Serangan di Yaman, 15 Orang di Pos Polisi Militer Tewas

YAMAN (jurnalislam.com) – Setidaknya 11 orang tewas setelah seorang pembom istisyahidah menabrakkan mobil bermuatan bahan peledak ke basis polisi militer di al – Mukalla, ibukota provinsi Hadramaut, Yaman tenggara pada hari Minggu (11/5/14).

Ledakan itu terjadi saat pasukan pemerintah memburu pejuang al – Qaeda di selatan.

Dalam serangan sebelumnya pada hari Minggu, beberapa orang tewas setelah para pejuang berusaha menyerang sebuah pos pemeriksaan keamanan di ibukota Yaman. Menurut kementerian dalam negeri penembakan tersebut merupakan insiden kedua dalam beberapa hari yang menargetkan daerah sekitar istana presiden di Sanaa.

Selama aksi tembak-menembak yang meletus pada waktu fajar tersebut seorang dilaporkan tewas.

Serangan di Sanaa tampaknya merupakan pembalasan atas serangan militer terhadap al – Qaeda .

Lima polisi penjaga tewas pada Jumat dalam bentrokan yang pecah setelah orang-orang bersenjata menyerang pos pemeriksaan di luar istana di Sanaa. Istana tersebut hanya digunakan untuk pertemuan, dan pada waktu serangan terjadi presiden tidak ada di sana.

Sanaa berada dalam status siaga selama berhari-hari, dan ketegangan meningkat setelah militer telah memasuki daerah Azan, sebuah kubu mujahidin di provinsi Shabwa selatan. Amerika Serikat menutup kedutaan besarnya sejak hari Kamis .

Serangan terhadap istana pada hari Jumat terjadi beberapa jam setelah menteri pertahanan, yang telah bersumpah untuk menghancurkan pejuang aktif di Yaman, selamat dari penyergapan oleh para pejuang al –  Qaeda di wilayah selatan.

Washington menganggap al –  Qaeda Semenanjung Arab (AQAP) sebagai afiliasi al – Qaeda paling berbahaya dan telah dikaitkan dengan serangkaian serangan yang gagal di AS.

Negara-negara Barat khawatir bahwa AQAP bisa menggunakan Yaman sebagai batu loncatan untuk serangan internasional di masa mendatang. (ded412)

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X