Operasi Darat Jalur Gaza, Tentara Israel yang Tewas Terus Bertambah, Total Mencapai 338 Orang

Operasi Darat Jalur Gaza, Tentara Israel yang Tewas Terus Bertambah, Total Mencapai 338 Orang

PALESTINA (jurnalislam.com)- IDF mengonfirmasi, sejak Selasa hingga Jum’at pagi (31/10 – 3/11) jumlah total tentara Israel yang tewas di Jalur Gaza meningkat menjadi 23, total ada 338 anggota militer Israel tewas sejak serangan pejuang Hamas pada 7 Oktober 2023.

Belasan tentara Israel dilaporkan telah tewas pada hari Selasa dalam empat insiden di Jalur Gaza utara dan insiden lainnya di Kibbutz Be’eri dekat perbatasan Gaza.

Bentrokan hari Selasa di dalam Jalur Gaza mengakibatkan kematian dua tentara Brigade Givati ​​ketika Hamas menembakkan rudal, serta menewaskan Staf Sersan. Roei Wolf dan Staf Sersan. Lavi Lipshitz. Dua tentara lainnya dari unit yang sama menderita luka parah dalam pertempuran tersebut.

Pada hari Rabu, IDF kembali mengumumkan bahwa sepuluh tentara tewas dalam dua insiden terpisah di Jalur Gaza utara pada hari Selasa.

11 tentara tewas ketika pengangkut personel lapis baja mereka terkena rudal anti-tank, sementara ledakan menewaskan dua orang. Dan dua tentara lainnya tewas oleh rudal anti-tank lainnya.

Pada hari Kamis, diumumkan juga bahwa perwira cadangan Letnan (res.) Yuval Zilber (25) dari Ramat Gan, Letkol Salman Habaka (33) dari desa Druze di Yanuh-Jat yang memimpin batalion ke-53 Korps Lapis Baja, dan Sersan Kelas 1 Yair Nifosy (20) dari kota Adi di Israel utara, dan merupakan anggota Batalyon 101 Brigade Pasukan Terjun Payung, tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza utara.

Seorang tentara cadangan tewas pada Rabu malam akibat ledakan mortir yang diluncurkan dari Gaza di Kibbutz Be’eri. Dia diidentifikasi sebagai Sersan. Kelas 1 (res.) Shalev Zion Sharabi, dari pemukiman Teneh Omarim di Tepi Barat.

IDF menyebutkan jumlah tentara Israel yang tewas sebagai berikut:

Sersan Staf. Roei Wolf, (20) dari Ramat Gan; Sersan Staf. Lavi Lifshitz, (20) dari Modi’in-Maccabim-Reot; Kapten Ariel Reich, (24) dari Yerusalem; Sersan. Asif Luger, (21) dari Yagur; Sersan Staf. Adi Danan, (20) dari Yavne; Sersan Staf. Halel Solomon, (20) dari Dimona; Sersan Staf. Erez Mishlovsky, (20) dari Oranit; Sersan Staf. Adi Leon, (20) dari Nili; Sersan. Ido Ovadia, (19) dari Tel Aviv; Sersan. Lior Siminovich, (19) dari Herzliya; Sersan Staf. Roei Dawi, (20) dari Yerusalem; dan Letnan Satu Pdaya Mark, (22) dari Otniel; Sersan Staf. Roei Saragosti, (22) dari Nahal HaRoa; Sersan Staf. Itai Yehuda, (21) dari Rishon Lezion; Sersan Staf. Shay Arvas, (20) dari Holon; Sersan. Kelas 1 (res.) Shalev Zion Sharabi, (22) dari Teneh Omarim; Letnan (res.) Yuval Zilber, (25) dari Ramat Gan; Letkol Salman Habaka, (33) dari Yanuh-Jat.

Kemudian pada Jum’at pagi (3/11/2023) Jubir pasukan zionis Israel kembali mengumumkan 4 anggota pasukan lapis baja mati ditembak oleh mujahidin Palestina di Jalur Gaza Utara,

– Kapten Benny Weiss, (22) dari Haifa, komandan peleton di Batalyon ke-195, Brigade ke-460.

– Sersan Uriah Mesh, (41) dari Talmon, pejuang lapis baja di Batalyon ke-52, Brigade ke-401.

– Sersan Utama (res’) Jonathan Joseph Brand, (28) dari Yerusalem, seorang pejuang lapis baja di Batalyon ke-52, Brigade ke-401.

– Mayor Jenderal (res.) Gil Fisich, (39) Pembajak, pengemudi tank di Batalyon ke-9, Tim Tempur Brigade ke-401.

Sementara itu, Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaidah dalam tayangan videonya mengatakan “Jumlah korban tewas jauh lebih tinggi daripada yang diumumkan oleh pimpinan Israel.”

Sumber: Haaretz, AAP

Reporter: Bahri

Bagikan