Responsive image

Rusia Kritik Tajam Amerika

Rusia Kritik Tajam Amerika

MOSKOW (Jurnalislam.com) – Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov pada hari Selasa (21/8/2018) dengan tajam mengkritik sanksi baru AS terhadap Rusia yang terkait dengan Korea Utara.

AS beroperasi berdasarkan prinsip “yang lebih buruk, lebih baik,” kata Rybkov dalam sebuah pernyataan yang dipasang di situs web Kementerian Luar Negeri yang memerinci sanksi atas dugaan pelanggaran sanksi PBB dan AS terhadap Korea Utara.

“Kami menentang pendekatan Amerika yang keras kepala, agresif dan tidak peduli untuk memecahkan masalah bilateral dan internasional yang seharusnya lebih tenang, metodis dan bekerja pada agenda yang konstruktif,” katanya. “Kami menanggapi dan akan merespon sanksi-sanksi tersebut dengan cara yang tidak akan membahayakan kepentingan kita sendiri.”

Begini Kata Korea Utara Setelah Putin Terpilih Kembali Jadi Presiden

Departemen Keuangan AS memberikan sanksi kepada dua perusahaan pelayaran, Primorye Maritime Logistics Co Ltd dan Gudzon Shipping Co LLC, pada 21 Agustus yang dituduh mentransfer produk minyak ke Korea Utara karena melanggar amanat PBB atas impor tersebut.

Enam perusahaan juga terpengaruh termasuk Patriot, Neptun, Bella, Bogatyr, Partizan dan Sevastopol.

Dalam sebuah pengumuman terpisah, AS mengatakan bahwa mereka mem-blacklisted dua orang – Marina Tsareva dan Anton Nagibin, serta dua perusahaan, Vela-Marine Ltd dan Lacno SRO yang berbasis di Slovakia, karena bekerja atas nama perusahaan yang mendapat sanksi AS pada bulan Juni setelah mencari cara memberikan pemerintah Rusia peralatan bawah air dan sistem penyelaman.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X