Ribuan Warga Madura Penuhi Alun-Alun Sumenep Hadiri Malam Doa Untuk Rohingya

Ribuan Warga Madura Penuhi Alun-Alun Sumenep Hadiri Malam Doa Untuk Rohingya

SUMENEP (Jurnalislam.com) – Suasana malam minggu yang berbeda terjadi di Sumenep, Madura. Alun-alun kota Sumenep, persis depan Masjid Agung Sumenep yang bisa dipadati oleh muda-mudi kali ini, Sabtu (9/9/2017) dipadati oleh umat Islam Madura dalam rangka doa bersama untuk Ummat Islam Rohingya

“Acara ini selain untuk memanjatkan doa untuk ummat Islam Rohingya yang saat ini tengah disiksa, diperkosa, hingga dibunuh oleh kaum budha dan junta Myanmar dengan sangat bengis. Acara ini juga sebagai ajang silaturahmi ummat islam se-Madura khususnya Kabupaten Sumenep”, kata KH Taufiqurrahman, Wakil Rais Syuriah PCNU Sumenep sekaligus Pimpinan Pondok Mathlabul Ulum Jambu kepada JurnalIslam.com, Sabtu (9/9/2017).

Pernyataan Sikap Bersama MUI dan GUIB Jawa Timur Tentang Genosida Muslim Rohingya

Menurut KH Taufiq, umat Islam seperti satu tubuh, dan apabila ada bagian tubuh yang terluka, bagian yang lain ikut merasakannya. Ia pun mengutip hadits Nabi:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Namir, telah menceritakan kepada kami Abi(Abdullah bin Namir), telah menceritakan kepada kami Zakariya, dari Sa’bi, dari Nu’man bin Basyir dia berkata:

Rasulullah bersabda: “orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan panas (turut merasakan sakitnya).” (H.R. Muslim)

Bagikan
Close X